Research | valburysekuritas.co.id

11 

Teks penuh

(1)

    

 

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining

NEWS HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Sinyalemen teknis untuk IHSG terkonfirmasi melanjutkan konsolidasi dalam pekan ini. Terindikasi dari indikator MACD dan Stochastic mengisyaratkan downtrend. Hal yang sama juga tercermin dari lagging indicator baik MA5 dan MA20 terkonfirmasi fase bearish bagi IHSG..

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)

IHSG 6000.474 +2.279 9,429.195 7,629.903

LQ-45 1012.123 +4.228 3,720.402 5,129.001

MARKET REVIEW

MARKET VIEW

Bursa saham Indonesia swing pada Selasa (5/12). Diawali rally di awal perdagangan yang dikontribusikan oleh rebound saham-saham big cap, saham-saham di BEI sempat dilanda aksi profit taking yang menyebabkan IHSG melemah. Namun IHSG mampu ditutup menguat 0,038% ke 6000,474. Investor asing mencatat net sell Rp 231,36 miliar.

Pemerintah Indonesia menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi US dolar (global bond) senilai USD 4 miliar untuk kebijakan pre-funding guna menjamin ketersediaan anggaran pada awal tahun anggaran 2018. SUN itu terdiri dari 3 seri dengan tenor 5 tahun, 10 tahun dan 30 tahun. Penerbitan bond dilakukan pada pekan pertama Desember 2017, memanfaatkan momentum sebelum potensi kenaikan Fed Fund Rate (FFR). Sementara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji aturan porsi penjatahan saham investor ritel dan institusi pada saat penawaran umum saham perdana (IPO) agar likuiditas transaksi terjaga.

Penguatan di bursa saham Indonesia itu merupakan sedikit diantara bursa saham Asia. Mayoritas bursa saham Asia terkoreksi pada Selasa (5/12) karena pelemahan saham teknologi yang terimbas oleh aksi jual saham-saham teknologi Amerika Serikat (AS). Investor melakukan rebalancing pada portofolionya dengan menyesuaikan perkembangan reformasi pajak AS. Investor melepas saham teknologi dan beralih ke saham yang paling diuntungkan dari potensi pengurangan pajak AS. Senat AS telah menyetujui reformasi pajak pada Sabtu (2/12), yaitu memangkas pajak korporasi menjadi 20% dari 35% dan penurunan pajak temporer bagi kebanyakan orang Amerika. Hal itu membuka jalan bagi partai Republik dan presiden Donald Trump untuk merealisasikan rencana pemangkasan pajak perusahaan dan perorangan.

Tekanan di bursa saham Jepang kemarin terjadi menyusul data PMI Composite bulan November 2017 turun ke 52,2 dari 53,4 di Oktober dan data PMI Services turun ke 51,2 dari 53,4. Sedang bursa saham Cina melemah mengabaikan kenaikan data PMI Composite bulan November 2017 yang naik ke 51,6 dari 51 di Oktober dan data PMI Service naik ke 51,9 dari 51,2. Meski mengalami penurunan, tapi angka di atas 50 menunjukkan adanya ekspansi sektor jasa dan menjadi indikasi kondisi ekonomi global di tengah kecenderungan kenaikan suku bunga dan pengurangan program stimulus oleh bank sentral-bank sentral.

Bursa saham Eropa tentatif melemah kemarin mengikuti bursa saham Asia. Selain itu data Composite Purchasing Managers Index (PMI) Jerman bulan November 2017 turun ke 57,3 dari 57,6 di Oktober dan data Services PMI turun ke 54,3 dari 54,9. Ekonomi Eropa mengalami kenaikan tercepat dalam 6 tahun pada November di tengah situasi geopolitik Eropa. Sementara Irlandia tidak menyetujui kesepakatan perbatasan dengan Inggris, sehingga negosiasi Brexit terhambat.

Investor selanjutnya mencermati data Non-Farm Payroll (NFP) AS, data GDP Jepang, neraca perdagangan dan cadangan devisa Cina, neraca perdagangan Jerman dan Inggris pada akhir pekan ini. Sebelum nantinya fokus pada FOMC meeting pada 14 Desember 2017.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang dalam masa perputaran balik. Sejak 2016 berhasil memutarbalikkan arah perkembangan ekonomi, dari perlambatan menjadi percepatan. Meski angka pertumbuhannya terbilang rendah, namun pertumbuhan ini jelas membawa keadaan perekonomian masyarakat Indonesia ke arah yang lebih baik. Darmin menjelaskan bahwa meski pertumbuhan ekonomi Indonesia lambat, tapi banyak indikator lain yang membaik, seperti tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan atau gini ratio. Darmin memperkirakan pada 2018 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4% yang dihasilkan dari pembangunan-pembangunan yang sedang di lakukan pemerintah saat ini.

Ketidakpastian atas politik di Indonesia kembali muncul yakni wacana reshuffle kabinet kembali terdengar. Disebut-sebut, Jokowi akan mencopot sejumlah menteri bermasalah dan kebijakan menteri tersebut dinilai menurunkan elektabilitas Jokowi selaku kepala negara dalam menjalankan pemerintahannya. Namun, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak mempertimbangkan usia pemerintahan sebagai dasar keputusan untuk melakukan reshuffle. Johan pun menegaskan bahwa reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. Dilakukannya reshuffle atau tidak akan tergantung pada hasil evaluasi Jokowi terhadap para menterinya.

Dari AS, Senat AS pada akhir pekan lalau menyepakati usulan revisi undang-undang Partai Republik untuk merombak kode pajak dalam beberapa dasawarsa. Ini menjadi kemajuan besar pertama bagi legislatif di pemerintahan Trump dan anggota Partai Kongres. Partai Republik berencana mengadakan konferensi dalam beberapa pekan ke depan untuk merekonsiliasi versi parlemen dan Senat. Merombak pajak merupakan prioritas utama Partai Republik dan berharap bisa mengirim draf undang-undang terakhir kepada Presiden Donald Trump sebelum Natal..Namun, sentimen ini menjadi salah satu dorongan ketidakpastian berkenaan revisi UU pajak AS. tentunya akan mengamati mengenai RUU ini bersama DPR dan Senat akhir pekan ini.

Geopolitik Semenanjung Korea menghangat kembali, menyusul ketegangan setelah pemerintah Korea Selatan dan AS pada awal pekan ini melakukan latihan militer udara gabungan terbesar. Latihan militer gabungan ini dilakukan untuk menanggapi Korea Utara yang melakukan uji coba misil paling canggih sebagai bagian dari program pengembangan senjatanya. Latihan militer ini mengundang kecaman dari Korea Utara yang menyebutnya sebagai sebuah provokasi terhadap Korea Utara.

Trend pelemahan IHSG diperkirarkan berpotensi terjadi pada hari ini, pasalnya masih terbatasnya katalisa positif bagi pasar dapat mendorong pergerakan ke teritori negatif pada hari ini...

•BUMI targetkan kenaikan produksi 10%

•SMGR proyeksikan penjualan tumbuh 5% YoY pada 2017

•BKSL gandeng Sumitomo Corporation

•DMAS jual lahan 59,1 ha dari taret 60 ha

•DMAS akan kembangkan proyek residensial di tahun 2018

•MYOR akan emisi obligasi Rp 550 miliar

•KAEF alokasikan belanja modal Rp 3 triliun

•AHM, unit bisnis ASII, ajukan banding ke MA atas putusan PN Jakut

•IMJS akan melakukan rights issue

•VRNA akan emisi MTN II 2017 senilai RP 100 miliar

•BBLD anggarkan Rp 30 miliar untuk teknologi informasi

•BTPN siapkan dana Rp 408,2 miliar untuk lunasi utang obligasi

•INTA alihkan 30% saham PUS ke IDP

•INCF siapkan dana Rp 600 miliar

•MCAS tambah 8.000 unit kios digital

•MCAS luncurkan program kemitraan M CASH

•MDKI beli aset tanah di Cilegon dan Surabaya

•POLY anggarkan capex 2018 sebesar USD 10 juta

•PSSI peroleh Rp 135,8 miliar dari IPO

DAILY REPORT

06 December 2017

Support Level 5978/5955/5931 Resistance Level 6025/6049/6072

Major Trend Up

(2)

DAILY NEWS

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining

Bumi Resources (BUMI) berencana meningkatkan produksi batubara dari tambang Arutmin sehingga produksi dapat meningkat 10% pada tahun depan. Perseroan akan memulai produksi batubara berkalori tinggi dari Arutmin sebanyak 8 juta ton pada 2018. Dari sisi harga, BUMI berharap harga batubara tahun depan dapat naik 5% YoY. Untuk tahun ini, perseroan memperkirakan produksi batubara relatif stabil sebanyak 86-87 juta ton karena faktor curah hujan. Meskipun produksi relatif stabil, kenaikan harga sekitar 40% dinilai mampu mengkompensasi dan memberikan potensi pertumbuhan pendapatan pada 2017.

Semen Indonesia (SMGR) memperkirakan volume penjualan semen di dalam negeri dapat tumbuh 5% YoY pada 2017. Bila termasuk volume penjualan untuk ekspor dan penjualan semen oleh anak usahanya di Vietnam, penjualan dapat mencapai 7% YoY.

Sentul City (BKSL) menggandeng Sumitomo Corporation untuk menggarap superblok senilai Rp 2 triliun. Proyek itu terletak di dalam CBD Sentul City, Bogor. Sebagai proyek perdana, perusahaan patungan ini akan menggarap proyek apartemen sebanyak 3 menara.

Penjualan lahan Puradelta Lestari (DMAS), pengembang kota Deltamas, sudah hampir mencapai target yang telah ditetapkan di tahun 2017 ini. Puradelta berhasil menjual lahan industri seluas 20 ha kepada Kohler, perusahaan produsen peralatan dapur dan kamar mandi internasional asal Amerika Serikat. Dengan tambahan baru tersebut, DMAS telah mencatatkan penjualan lahan 59,1 ha atau hampir mencapai target yang ditetapkan, yakni 60 ha di tahun 2017. Inquiry (permintaan lahan) saat ini yang sedang ditangani perseroan lebih dari 100 ha. Sebelumnya dua perusahaan otomotif yaitu SAIC GM Wuling dan Mitsubishi telah menempati kawasan Greenland International Industrial Center Puradelta Lestari.Harga lahan di Greenland International Industrial Center tahun 2018 diperkirakan masih akan flat. Puradelta akan menambah pabrik sewa sekitar 4 unit-5 unit tahun 2018 dengan luas tanah 1.700 meter persegi (m²)-2.500 m² dan luas bangunan 1.100 m²-2.000 m² guna melengkapi fasilitas kawasan industri. DMAS ini sudah memiliki 5 unit pabrik dan sudah tersewa seluruhnya.

Puradelta Lestari (DMAS) akan mulai melakukan pengembangan proyek residensial tahun 2018. Kolaborasi perusahaan dengan PT Panahome untuk mengembangkan lahan seluas 37 ha akan dimulai tahun 2018. Pembentukan perusahaan patungan ini diharapkan dapat memperkuat produk hunian perusahaan dan memperkukuh posisi Kota Deltamas sebagai sebuah kota mandiri terpadu modern di timur Jakarta. Tahap pertama, perusahaan patungan itu akan mengembangkan rumah tapak di lahan 13 ha. Di samping kolaborasi dengan Panahome, Puradelta juga akan melakukan pengembangan proyek residensial sendiri pada kuartal I 2018. DMAS akan merilis rumah tapak dalam bentuk kluster-kluster.

Mayora Indah (MYOR) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 550 miliar berjangka waktu 5 tahun dengan kupon 8,25%. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk modal kerja. Rencana itu adalah bagian dari program obligasi Rp 2 triliun dan obligasi akan diterbitkan dengan full commitment.

Kimia Farma (KAEF) mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2-3 triliun sebagai belanja modal pada 2018. Dana tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan pabrik farmasi di Banjaran, Bandung dan pabrik bahan baku obat di Cikarang, Jawa Barat. Ada juga beberapa perbaikan pada anak perusahaan seperti gudang-gudang untuk distribusi. Anggaran tersebut belum termasuk untuk mengakuisisi perusahaan lain pada 2018. KAEF

berharap penjualan dapat tumbuh di atas pertumbuhan industri yang diperkirakan tumbuh 6-7% pada 2018.

Astra Honda Motor, unit usaha Astra International (ASII), berencana mengajukan banding ke Mahkamah Agung terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara bahwa perusahaan terlibat dalam pembentukan harga dan praktik bisnis tidak sehat. Pengadilan Negeri Jakarta mengumumkan putusannya pada 5 Desember 2017. Putusan itu didasarkan pada pernyataan Komite Persaingan Usaha (KPPU) bahwa Astra Honda, Yamaha Motor bersalah atas kartel.

Indomobil Multi Jasa (IMJS) akan melakukan rights issue dengan menawarkan 692 juta saham biasa atau 13,79% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 200 setiap saham dan harga pelaksanaan Rp 500 setiap saham. Rasio ditetapkan 25:4. Cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi adalah 11 Desember 2017. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk pembayaran utang kepada pemegang saham perseroan, Indomobil Sukses Internasional senilai Rp 113,75 miliar dan memperkuat struktur permodalan entitas anak, CSM Corporatama dalam bentuk tambahan setoran modal sebesar Rp 229 miliar.

Verena Multi Finance (VRNA) akan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) II senilai Rp 100 miliar tahun 2017 dengan tingkat suku bunga 10% per tahun dan jangka waktu 24 bulan. MTN ini dijamin dengan piutang penerbit yang diikat dengan jaminan fiducia sebesar 100% dari total nilai pokok MTN II. Pefindo memberikan peringkat idA- untuk MTN perseroan ini. Dana hasil penerbitan MTN II ini setelah dikurangi biaya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Buana Finance (BBLD) mengalokasikan dana hingga Rp 30 miliar untuk pengembangan sistem teknologi informasi guna menyongsong era digitalisasi.

Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) menyiapkan dana Rp 408,2 miliar untuk melunasi utang obligasi yang jatuh tempo. Dana tersebut dialokasikan untuk melunasi pokok dan bunga obligasi, yang terdiri dari pelunasan pokok obligasi Seri B sebesar Rp 400 miliar dan bunga obligasi sebesar Rp 8,25 miliar. Dana dimaksud pada saat ini ditempatkan pada Term Deposit Bank Indonesia dan SBI. Obligasi berkelanjutan I Bank BTPN dengan tingkat bunga tetap tahap III tahun 2013 Seri B tersebut akan jatuh tempo tanggal 5 Maret 2018.

Intraco Penta (INTA) mengalihkan 68.124 saham dengan nominal Rp 1.000.000 per saham di PT Petra Unggul Sejahtera (PT PUS) kepada PT Inta Daya Perkasa (IDP) anak usaha tidak langsung

melalui PT Sarana Infrastruktur dengan kepemilikan 99,9%.Jumlah

saham yang dialihkan itu setara 30% dari kepemilikan perseroan di PT PUS. Nilai transaksi sebesar Rp 337.500.000.000. Jual beli saham ini telah mendapatkan persetujuan dari Rapat Pemegang Saham PT PUS pada 29 November 2017. Perseroan melalui PT IDP akan memiliki portofolio bisnis strategis pada anak usaha di bidang ketenagalistrikan yang memiliki pendapatan yang berulang dan memiliki kepastian pendapatan yang dapat bersinergi dengan entitas anak lainnya khususnya dalam hal alat-alat berat.

(3)

DAILY NEWS

6 December 2017

     

           

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining

belanja modal sebesar Rp 50 miliar untuk peremajaan mesin dan pembangunan pelabuhan.

M Cash Integrasi (MCAS) berencana menambah mesin kios digital minimal 8.000 unit pada 2018. Perseroan menganggarkan dana sebesar Rp 75 miliar untuk penambahan 4.000 unit dan sisanya akan ditawarkan kepada masyarakat melalui sistem waralaba. Potensi dana untuk penambahan 4.000 mesin kios digital yang di luar anggaran MCAS akan membutuhkan dana sekitar Rp 60 miliar.

M Cash lntegrasi (MCAS) meluncurkan "Program Kemitraan M CASH", suatu program yang membuka kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasaran produk-produk digital di lokasi usaha mereka dengan menggunakan perangkat teknologi berupa kios digital MCAS. Program kemitraan ini bertujuan untuk memperkaya ragam layanan dan produk yang ditawarkan oleh para pelaku usaha UMKM, sehingga dapat ikut menikmati pertumbuhan bisnis digital dan e-commerce yang kini tengah berkembang pesat di Indonesia. Program kemitraan ini juga merupakan salah satu bentuk strategi usaha MCAS untuk menghantarkan Perseroan menjadi 'Digital Distribution Champion' dan memantapkan peranannya dalam memajukan industri UMKM Indonesia.

Emdeki Utama (MDKI) melakukan pembelian aset berupa tanah di Cilegon dan di Surabaya pada 29 dan 30 November 2017. Pembelian tanah di Cilegon seluas 10.625 m2 dengan harga total Rp 21.914.062.500 dari PT KIEC. Sedangkan tanah lain yang dibeli seluas 546 m2 yag terletak di Jalan Darmo Baru Surabaya dengan harga sebesar Rp 8.100.000.000 dari Adriaan S. Nafarin. Transaksi pembelian kedua tanah tersebut menggunakan sumber dana kas internal perusahaan.

Asia Pacific Fibers (POLY) pada tahun 2018 menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD 10 juta. Dana capex akan bersumber dari kas internal perseroan. Sekitar USD 7 juta akan dialokasikan untuk peremajaan mesin-mesin guna meningkatkan daya saing produk perseroan. Sisanya akan digunakan untuk peningkatan teknologi dan engineering yang ditujukan untuk revamping fasilitas purified terephthalic acid (PTA) di Karawang, Jawa Barat. Produksi polimer dan fiber perseroan pada tahun 2017 diprediksi masih akan mengalami penurunan sekitar 10% YoY. Hal tersebut dipicu salah satunya menurunnya permintaan pasar. Namun perseroan optimis tahun 2018 akan lebih baik. POLY menargetkan utilisasi pabik tumbuh menjadi 90% dari saat ini sekitar 85%.

(4)

      

 

 

 

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining

MARKET DATA

6 December 2017

COMMODITIES

DUAL LISTING

Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR)

Crude Oil (US$)/Barrel 57.47 -0.15 TLKM (US) 31 4,188 46

Natural Gas (US$)/mmBtu 2.92 0.00 ANTM (GR) 0.03 528 192

Gold (US$)/Ounce 1266.57 0.63

Nickel (US$)/MT 11385.00 95.00

Tin (US$)/MT 19525.00 70.00

Coal (NEWC) (US$)/MT* 96.55 34.15

Coal (RB) (US$)/MT* 95.20 31.84

CPO (ROTH) (US$)/MT 690.00 -7.50

CPO (MYR)/MT 2498.50 25.00

Rubber (MYR/Kg) 742.00 -4.50

Pulp (BHKP) (US$)/per ton 955.47 2.47

*weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

Change PER (X) PBV (X) Market Cap

Country Indices Price

%Day %YTD 2016E 2017F 2016E 2017F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 24180.64 -0.45 22.36 19.27 17.61 3.78 3.59 6,696.4

USA NASDAQ COMPOSITE 6762.21 -0.19 25.62 24.11 21.38 4.06 3.66 10,462.7

ENGLAND FTSE 100 INDEX 7327.50 -0.16 2.59 14.89 13.99 1.88 1.83 1,704.0

CHINA SHANGHAI SE A SH 3460.06 -0.17 6.48 14.65 12.94 1.63 1.49 4,951.1

CHINA SHENZHEN SE A SH 1952.64 -1.89 -5.21 25.09 19.83 2.95 2.64 3,447.0

HONG KONG HANG SENG INDEX 28842.80 -1.01 31.10 12.90 11.76 1.33 1.25 2,409.4

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 6000.47 0.04 13.29 17.69 15.61 2.60 2.36 493.4

JAPAN NIKKEI 225 22622.38 -0.37 18.35 19.11 17.00 1.86 1.73 3,573.0

MALAYSIA KLCI 1724.84 0.68 5.06 8.26 7.78 1.55 1.49 257.5

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3438.06 -0.01 19.35 15.77 14.28 1.26 1.20 444.1

FOREIGN EXCHANGE

FOREIGN EXCHANGE

Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change

USD/IDR 13,519.00 -8.00 1000 IDR/ USD 0.07 0.0000

EUR/IDR 15,994.33 -26.20 EUR / USD 1.18 0.0005

JPY/IDR 120.19 0.08 JPY / USD 0.01 0.0000

SGD/IDR 10,034.89 0.75 SGD / USD 0.74 -0.0001

AUD/IDR 10,279.85 -44.74 AUD / USD 0.76 -0.0003

GBP/IDR 18,134.39 32.46 GBP / USD 1.34 -0.0029

CNY/IDR 2,042.36 0.66 CNY / USD 0.15 0.0000

MYR/IDR 3,324.48 -4.83 MYR / USD 0.25 -0.0002

KRW/IDR 12.45 0.01 100 KRW / USD 0.09 0.0003

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

Description Country Rate (%) Description Country Rate (%)

FED Rate (%) US 1.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.83

BI 7-Day Repo Rate (%) Indonesia 4.25 LIBOR (GBP) England 0.50

ECB Rate (%) Euro 0.00 SIBOR (USD) Singapore 0.17

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.05

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.05

PBOC Rate (%) China 4.35 SHIBOR (RENMINBI) China 4.30

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

IDR AVERAGE DEPOSIT

Description November-17 October-17 Description Rate (%)

Inflation YTD % 2.87 2.67 1M 5.65

Inflation YOY % 3.30 3.58 3M 5.82

Inflation MOM % 0.20 0.01 6M 5.88

Foreign Reserve (USD) 126.55 Bn 129.40 Bn 12M 5.74325

(5)

      

 

 

 

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining

MARKET DATA

6 December 2017

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

Date Agenda Expectation

06 Dec US Nonfarm Productivity Naik menjadi 3.2% dari 3.0%

06 Dec US Unit Labor Costs Turun menjadi 0.3% dari 0.5%

07 Dec Indonesia Consumer Confidence Index --

07 Dec US Initial Jobless Claims Naik menjadi 240 ribu dari 238 ribu 07 Dec US Continuing Claims Turun menjadi 1900 ribu dari 1957 ribu

08 Dec Indonesia Foreign Reserves --

08 Dec Indonesia Net Foreign Assets --

08 Dec US Consumer Credit Turun menjadi $17.00 Bn dari $20.83 Bn

08 Dec US Unemployment Rate Tetap 4.1%

08 Dec US Underemployment Rate --

08 Dec US Wholesale Inventories MoM Naik menjadi 0.1% dari -0.4% 08 Dec US Wholesale Trade Sales MoM Turun menjadi 0.3% dari 1.3%

Ket: (*) US Time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt

BBRI IJ 3350 1.52 5.64 LPPF IJ 9775 -6.90 -1.95

HMSP IJ 4370 1.16 5.37 WSKT IJ 1950 -6.25 -1.63

BBCA IJ 21000 0.96 4.51 SMGR IJ 9350 -2.60 -1.37

BBNI IJ 8450 2.74 3.84 SMBR IJ 2140 -6.14 -1.28

ASII IJ 8200 1.23 3.74 BSDE IJ 1560 -4.29 -1.25

UNVR IJ 49650 0.71 2.47 ICBP IJ 8650 -1.14 -1.08

EMTK IJ 9800 4.26 2.08 IBST IJ 8550 -9.04 -1.06

GGRM IJ 80300 1.45 2.04 AKRA IJ 6150 -4.28 -1.02

SCMA IJ 2330 5.91 1.76 UNTR IJ 32725 -0.83 -0.95

AMRT IJ 690 4.55 1.15 INCO IJ 2690 -3.58 -0.92

UPCOMING IPO'S

Company Business IPO Price

(IDR)

Issued

Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter PT Panca Budi Idaman Manufacture &

Industries

850.00 738.80 30 Nov – 05 Dec’17 11 Dec’17 Bahana, CIMB Sekuritas, BCA Sekuritas

PT Dwi Guna Lausana Coal Mining & Energy

140-150 3,100.00 04-06 Dec’17 13 Dec’17 Sinarmas Sekuritas

PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi

Banking & Finance

130-150 400.00 11 Dec’17 14 Dec’17 Jasa Utama Capital Sekuritas

PT Ice Cream Campina Industry

Consumer 310.400 885.00 08-12 Dec’17 19 Dec’17 Shinhan Sekuritas

PT Jasa Armada Indonesia

Port Handling Service

(6)

      

 

 

 

 

 

 

6 December 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining

CORPORATE INFO

6 December 2017

DIVIDEND

Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment

UNVR 410.00 Cash Dividend 29 Nov 2017 30 Nov 2017 05 Dec 2017 20 Dec 2017

JECC 200.00 Cash Dividend 01 Dec 2017 04 Dec 2017 06 Dec 2017 27 Dec 2017

CORPORATE ACTIONS

Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period

SDPC Rights Issue 4:3 110.00 24 Nov 2017 27 Nov 2017 04 - 08 Dec 2017

MEDC Rights Issue 3:1 600.00 07 Dec 2017 08 Dec 2017 14 - 20 Dec 2017

TRAM Rights Issue 10:41 150.00 08 Dec 2017 11 Dec 2017 15 - 21 Dec 2017

PTBA Stock Split 1:5 -- TBA TBA --

GMCW Stock Split 1:8 -- TBA TBA --

HADE Reverse Stock 5:1 -- TBA TBA --

GENERAL MEETING

Emiten AGM/EGM Date Agenda

AGRO RUPSLB 06 Dec 2017

BJTM RUPST 06 Dec 2017

PTSP RUPSLB 06 Dec 2017

INRU RUPST 07 Dec 2017

MLPL RUPSLB 08 Dec 2017

MPPA RUPSLB 08 Dec 2017

SHIP RUPST 08 Dec 2017

JKON RUPSLB 11 Dec 2017

KARW RUPSLB 11 Dec 2017

BATA RUPSLB 12 Dec 2017

BIPI RUPSLB 12 Dec 2017

AKKU RUPSLB 13 Dec 2017

BRPT RUPSLB 13 Dec 2017

SQBB RUPSLB 13 Dec 2017

SQBI RUPSLB 13 Dec 2017

CMPP RUPSLB 14 Dec 2017

(7)

      

6 December 2017

TECHNICAL ANALYSIS

6 December 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

ASII

TRADING BUY

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area oversold

•Harga berada dalam area lower band

Prediksi •Trading range Rp 8125-Rp 8300

•Entry Rp 8200, take Profit Rp 8300

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 43.06 Positif

MACD 10.07 Negatif

True Strength Index (TSI) -30.13 Positif

Bollinger Band (Mid) 8286 Negatif

MA5 8200 Negatif

May Jun Jul August September October November December ASII Upward Sloping Channel

8,200

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

BBNI

TRADING BUY

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

•Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 8325-Rp 8500

•Entry Rp 8450, take Profit Rp 8500

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 85.00 Positif

MACD 44.22 Positif

True Strength Index (TSI) 15.97 Positif

Bollinger Band (Mid) 8078 Positif

MA5 8315 Positif

May Jun Jul August September October November December

BBNI Upward Sloping Channel

Bullish Breakout

(8)

      

6 December 2017

TECHNICAL ANALYSIS

6 December 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

SCMA

TRADING BUY

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

•Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 2240-Rp 2380

•Entry Rp 2330, take Profit Rp 2380

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 86.30 Positif

MACD 21.96 Positif

True Strength Index (TSI) 24.79 Positif

Bollinger Band (Mid) 2121 Positif

MA5 2258 Positif

May Jun Jul August September October November December

SCMA Downward Sloping Channel

2,197.5

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

BSDE

TRADING BUY

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi negatif

• Candle chart indikasi potensi rebound

• RSI berada dalam area oversold

•Harga berada dalam area lower band

Prediksi •Trading range Rp 1535-Rp 1615

•Entry Rp 1560, take Profit Rp 1615

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 37.48 Negatif

MACD -12.79 Negatif

True Strength Index (TSI) -48.21 Negatif

Bollinger Band (Mid) 1669 Negatif

MA5 1628 Negatif

May Jun Jul August September October November December BSDE Downward Sloping Channel

Bearish Breakout

(9)

      

6 December 2017

TECHNICAL ANALYSIS

6 December 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

LPKR

TRADING BUY

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi potensi rebound

• RSI berada dalam area oversold

• Harga berada dalam area lower band

Prediksi •Trading range Rp 520-Rp 560

•Entry Rp 545, take Profit Rp 560

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 34.37 Positif

MACD -11.88 Negatif

True Strength Index (TSI) -75.01 Negatif

Bollinger Band (Mid) 614 Negatif

MA5 573 Negatif

May Jun Jul August September October November December

LPKR Downward Sloping Channel

545

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

SMDR

TRADING BUY

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area oversold

• Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 368-Rp 450

•Entry Rp 422, take Profit Rp 450

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 59.43 Positif

MACD 2.91 Negatif

True Strength Index (TSI) -19.07 Positif

Bollinger Band (Mid) 381 Positif

MA5 434 Negatif

May Jun Jul August September October November December

SMDR Upward Sloping Channel

434

(10)

      

 

 

 

 

 

 

6 December 2017

TRADING VIEW

6 December 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

05-12-17 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low

Agriculture

AALI Trading Sell 13425 13425 13250 12750 13250 13750 14250 Negatif Negatif Negatif 14900 13800 LSIP Trading Sell 1355 1355 1345 1315 1345 1375 1405 Negatif Negatif Negatif 1570 1375 SGRO Trading Sell 2580 2580 2520 2420 2520 2620 2720 Negatif Negatif Negatif 2600 2300 Mining

PTBA Trading Buy 11200 11200 11500 10400 10950 11500 12050 Positif Positif Negatif 12100 10450 ADRO Trading Sell 1780 1780 1755 1705 1755 1805 1855 Positif Positif Positif 1925 1680 MEDC Trading Sell 1025 1025 1005 970 1005 1040 1075 Positif Positif Positif 1020 740 INCO Trading Sell 2690 2690 2660 2560 2660 2760 2860 Negatif Negatif Negatif 3340 2710

ANTM Trading Sell 630 630 620 590 620 650 680 Negatif Negatif Negatif 725 640

TINS Trading Sell 775 775 755 700 755 810 865 Negatif Negatif Negatif 950 800

Basic Industry and Chemicals

WTON Trading Sell 525 525 510 470 510 550 590 Negatif Negatif Negatif 705 545

SMGR Trading Sell 9350 9350 9250 8975 9250 9525 9800 Negatif Negatif Negatif 11100 9400 INTP Trading Sell 18850 18850 18500 17650 18500 19350 20200 Positif Positif Positif 23950 18375

SMCB Trading Sell 795 795 785 760 785 810 835 Negatif Negatif Negatif 850 795

Miscellaneous Industry

ASII Trading Buy 8200 8200 8300 7950 8125 8300 8475 Positif Positif Negatif 8600 7900

GJTL Trading Sell 700 700 690 665 690 715 740 Negatif Negatif Negatif 780 665

Consumer Goods Industry

INDF Trading Sell 7300 7300 7125 7125 7250 7375 7500 Negatif Negatif Negatif 8500 7300 GGRM Trading Buy 80300 80300 81350 76450 78900 81350 83800 Positif Positif Positif 83100 61925 UNVR Trading Buy 49650 49650 50325 48125 49225 50325 51425 Positif Positif Negatif 51000 48900 KLBF Trading Buy 1610 1610 1640 1580 1600 1620 1640 Positif Positif Negatif 1720 1585 Property, Real Estate and Building Construction

BSDE Trading Buy 1560 1560 1615 1455 1535 1615 1695 Negatif Negatif Negatif 1785 1615 PTPP Trading Sell 2490 2490 2430 2290 2430 2570 2710 Negatif Negatif Negatif 2960 2560 WIKA Trading Sell 1665 1665 1625 1520 1625 1730 1835 Negatif Negatif Negatif 2070 1725 ADHI Trading Sell 1830 1830 1800 1715 1800 1885 1970 Negatif Negatif Negatif 2300 1910 WSKT Trading Sell 1950 1950 1900 1760 1900 2040 2180 Negatif Negatif Negatif 2250 2060

Infrastructure, Utilities and Transportation

PGAS Trading Sell 1635 1635 1605 1535 1605 1675 1745 Negatif Negatif Negatif 1900 1630 JSMR Trading Buy 6425 6425 6525 5975 6250 6525 6800 Positif Positif Negatif 6775 5950 ISAT Trading Sell 5250 5250 5200 5075 5200 5325 5450 Negatif Negatif Negatif 6225 5250 TLKM Trading Buy 4200 4200 4260 4140 4180 4220 4260 Negatif Negatif Positif 4350 3910

Finance

BMRI Trading Buy 7475 7475 7625 7325 7425 7525 7625 Negatif Negatif Positif 7600 6825 BBRI Trading Buy 3350 3350 3420 3270 3320 3370 3420 Positif Positif Positif 3410 3090 BBNI Trading Buy 8450 8450 8675 8150 8325 8500 8675 Positif Positif Positif 8400 7525 BBCA Trading Buy 21000 21000 21350 20675 20900 21125 21350 Positif Positif Positif 21625 20200 BBTN Trading Sell 3400 3400 3330 3230 3330 3430 3530 Positif Positif Positif 3290 2690 Trade, Services and Investment

UNTR Trading Sell 32725 32725 32450 31750 32450 33150 33850 Negatif Negatif Negatif 37250 30775

(11)

 

 

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :