Efektivitas Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C.) Terhadap Bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans Secara In Vitro
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek antifungi perasan kulit jeruk purut ( Citrus hystrix) terhadap pertumbuhan Trichophyton mentagrophytes secara
Berdasarkan data menunjukkan bahwa infusa kulit jeruk purut dapat menghambat pertumbuhan koloni Candida albicans yang ditunjukkan pada hasil rata-rata jumlah
Pada penelitian kali ini ekstrak etanolik kulit jeruk purut terbukti tidak memiliki efek sitotoksik, oleh karena itu disarankan untuk penelitian lanjutan metode ekstraksi perlu
7 Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh ekstrak etanol kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia (Chrism.) Swingle) terhadap Aggregatibacter
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan daya proteksi ekstrak kulit jeruk purut ( Citrus h ystrik ) berupa daya tolak ( repellent ) terhadap
Kulit Jeruk Nipis ( Citrus aurantifolia (Chrism.) Swingle ) Terhadap Bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans Secara In Vitro ”, yang merupakan salah satu syarat untuk
Metode S/S dilakukan dengan mencampurkan ekstrak daun jeruk purut dengan reagen PbNO32 sehingga menghasilkan endapan kuning kecoklatan.. Adapun teknik ekstraksi daun jeruk purut adalah
Ekstrak etanol kulit buah jeruk purut memiliki sifat anti bakteri lebih kuat dengan diameter zona hambat yang terbentuk 19,3 mm jika dibandingkan dengan ekstrak etanol daun jeruk purut