INTERFERENSI MORFOLOGI DAN SINTAKSIS BAHASA JAWA DALAM BAHASA INDONESIA Interferensi Morfologi Dan Sintaksis Bahasa Jawa Dalam Bahasa Indonesia Pada Rubrik “Kolom” Dalam Solopos.Com.
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan dari analisis data (pada Bab IV), maka didapat simpulan sebagai berikut. Interferensi sistem morfologi bahasa Jawa pada morfologi bahasa Indonesia tulis
Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) terdapat interferensi sintaksis bahasa Jawa dalam karangan narasi siswa kelas V dan VI, (2) jenis interferensi sintaksis yang ditemukan
Interferensi dapat terjadi pada saat penutur menggunakan bahasa pertama ketika sedang berbicara dalam bahasa kedua, pemakaian bahasa Jawa pada sat berbicara dengan
Data dalam penelitian ini berupa 62 kata yang mengandung interferensi morfologik bahasa Jawa, yang terdiri dari afiksasi meliputi ater-ater (awalan), seselan
Klausa merupakan tataran di dalam sintaksis yang berada di atas tataran frase dan di bawah tataran kalimat. Klausa adalah satuan sintaksis berupa runtunan kata – kata
Interferensi leksikon yang terdapat dalam data dikelompokkan menjadi interferensi leksikon kata kerja (verba), kata benda (nomina), kata sifat (ajektiva), kata
Kesimpulan dari penelitian yaitu (1) Bentuk interferensi morfologi yang ditemukan pada penelitian ini antara lain interferensi yang berupa afiksasi yang meliputi
Faktor lingustik yang menjadi penyebab terjadinya interferensi morfologi adalah penggunaan unsur pembentuk kata bahasa Indonesia ke dalam pemakaian bahasa Jawa yang meliputi proses