• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Desain Interior Kursus Cake Dengan Tema Sweet.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Desain Interior Kursus Cake Dengan Tema Sweet."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas Kristen Maranatha - Pendahuluan

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kota Bandung merupakan sebuah kota yang terletak di antara gunung-gunung,

sehingga kota Bandung ini merupakan kota yang memiliki udara yang asri dan kaya

akan keindahan alam. Banyak wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri

yang mengunjungi Bandung untuk menikmati keindahan alam dari berbagai objek

wisata yang ada. Semenjak pembangunan jalan tol Cipularang telah selesai dibuat,

kota Bandung menjadi ramai akan wisatawan di setiap akhir pekan dan liburan

panjang, sehingga kota Bandung sekarang mempunyai sebutan nama baru, yaitu

sebagai kota wisata kuliner, dimana semua turis baik dari dalam negeri maupun luar

negeri yang datang ke Bandung untuk menikmati makanan. Tempat wisata kuliner

ini dapat ditemui diberbagai arah kota Bandung, dari yang utara, selatan, barat, dan

timur. Beberapa diantaranya adalah cafe, cake and pastry, bakery, dan restaurant.

(2)

Universitas Kristen Maranatha - Pendahuluan

2 dua, yaitu cake internasional dan cake tradisional. Cake internasional yaitu cake yang berasal dari luar Indonesia seperti blackforest, cheese cake, opera cake, dan tiramisu. Cake kebanyakan berasal dari Negara Eropa, sedangkan cake tradisional yaitu cake yang berasal dari dalam negeri seperti lapis legit, lapis Surabaya berasal dari Negara Indonesia. Cake internasional juga digolongkan menjadi dua jenis, yaitu High Fat dan Egg Foam dimana perbedaannya berada pada tahap awal pengocokan serta banyaknya mentega. Pada tahap awal cake jenis High Fat, tahap awal pengocokan adalah mentega, dimana penggunaan mentega lebih besar daripada penggunaan telur. Sedangkan untuk cake jenis Egg Foam, tahap awal pengocokan adalah telur, dimana penggunaan mentega diminimkan. Pada zaman dahulu, resep membuat cake menjadi sebuah rahasia yang tidak boleh diketahui orang lain, karena cake mempunyai nilai dan cita rasa yang sangat tinggi, sehingga hanya dapat dikonsumsi oleh kalangan pejabat dan juga atlet. Namun dengan seiringnya pergantian jaman, cake mulai dikenal oleh banyak orang. Resep membuat cake pun tidak menjadi sebuah rahasia lagi dan macam cake menjadi lebih bervariasi baik dari rasa, ukuran maupun bentuk, seperti greentea cake, dan coffee cake.

Pada zaman sekarang ini, kita dapat menemui banyak toko cake yang terdapat

di Bandung dan diantaranya ada yang membuka tempat kursus cake baik cake

internasional maupun cake tradional. Namun, tempat kursus cake yang ada saat ini

masih sangatlah minim, peralatan memasak yang terbatas dan dapur tempat membuat

cake yang disediakan tidak memadai, kurangnya space untuk gerak, peletakkan

peralatan yang masih tidak tertata dengan baik, interior dapur yang tidak nyaman

baik dalam warna maupun peletakan furnitur, dan kurangnya ventilasi. Hal itu

mengakibatkan para peserta kursus tidak dapat melakukan praktek membuat cake

secara langsung dengan menggunakan peralatan membuat cake, tidak tahu cara

menghias cake yang tepat, dan juga tidak mengetahui jenis cake yang mereka buat.

Tempat kursus cake yang ada di Bandung bukan merupakan tempat kursus yang

khusus untuk membuat cake, baik cake internasional maupun cake tradisional,

namun tempat kursus ini beralih fungsi menjadi kursus memasak lainnya, seperti

pada Ny.Liem, Nessa, dan beberapa tempat lainnya. Bahkan pada tempat ini peserta

hanya diperbolehkan untuk duduk sambil melihat demo membuat cake, sehingga

(3)

Universitas Kristen Maranatha - Pendahuluan

3 dikarenakan peralatan yang terbatas serta kurangnya space untuk mempraktikan

secara langsung.

Penulis ingin merancang dan menciptakan sebuah tempat kursus cake yang

khusus membuat cake internasional dan cake tradisional dimana peserta dapat

membuat cake dengan tangan sendiri, memilih jenis cake, serta menghias cake yang

diinginkannya dengan didukung oleh bahan dan peralatan yang memadai yang

disediakan di tempat kursus serta dapat memilih dekorasi cake yang diinginkannya.

Cake yang dimaksud adalah cake yang dipanggang diatas loyang dan dihias dengan

menggunakan whipping cream. Pembagian kelas kursus dibedakan berdasarkan

metode pengolahan cake, yaitu high fat dan egg foam. Para peserta juga dibimbing

oleh koki yang telah berpengalaman membuat cake sehingga hasilnya sesuai dengan

yang diharapkan. Selain itu juga interior dapur yang ingin dirancang dengan menarik,

dimana adanya penambahan space untuk sirkulasi orang agar nyaman saat

beraktivitas, penempatan peralatan membuat cake yang tepat sehingga

mempermudah dalam membuat cake, serta dibuatnya sirkulasi udara yang baik agar

ruangan ini selalu bersih dan segar.

Sweet Courses Cake ini juga akan dibuat fasilitas tambahan, yaitu kelas dekorasi untuk anak-anak, dimana anak-anak dapat bermain sambil belajar mengenal

cake serta melatih bakat dan kemampuan anak-anak. Area ini akan didesain dengan

menarik serta bentuk furniture yang disesuaikan dengan ergonomi anak-anak.

1.2 Identifikasi Masalah

Pada zaman sekarang ini, banyak toko cake yang membuka tempat kursus yang

terdapat di Bandung, namun para peserta kursus tidak dapat melakukan praktek

kursus membuat cake secara langsung dengan menggunakan peralatan membuat cake

serta interior tempat kursus yang tidak nyaman.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis akan membatasi identifikasi

masalah menjadi sebagai berikut:

1. Bagaimana menciptakan sebuah tempat kursus cake dimana para peserta

kursus dapat membuat cake secara langsung dengan didukung oleh

peralatan yang lengkap dan juga sirkulasi yang baik?

(4)

Universitas Kristen Maranatha - Pendahuluan

4 1.3 Tujuan

Dengan adanya identifikasi masalah diatas, penulis akan menuliskan tujuan pembahasannya antara lain:

1. Mendesain sebuah tempat kursus cake yang dapat dikerjakan secara langsung dengan dilengkapi fasilitas masak yang lengkap serta jalur sirkulasi yang baik

2. Menciptakan nuansa interior yang melambangkan kesan sweet

1.4 Sistematika Penulisan

Adapun sistematikan dalam penulisan laporan ini, yaitu :

Bab I. PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang, gagasan, identifikasi masalah, tujuan dan

sistematikasi masalah dari laporan ini secara keseluruhan.

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA

Berisi tentang studi literatur Modern Cake, kitchen, café, showroom, wedding cake,

book store, dan kursus masak

Bab III. DESKRIPSI PROJEK

Mendeskripsikan objek studi berikut dengan analisanya, serta tema dan konsep BAB IV. PENERAPAN DESAIN

Mendeskripsikan tentang desain yang akan dibuat dalam Sweet Cake Courses

BAB V. KESIMPULAN

(5)

Universitas Kristen Maranatha – Daftar Pustaka

62

DAFTAR PUSTAKA

Labensky, Sarah., 2005,On Baking.,Pearson, United States of America.

http://www.bakeryindonesiamag.com/2009/01/29/edisi-november-2008-cake-decorating-features/#ixzz0OvcJQPMf

http://default.tabloidnova.com/article.php?name=/cake-juga-punya-sejarah-lho-1&channel=news&print=1

http://www.lautanindonesia.com/serbarasa/artikel/in-topic/kenali-cara---cara-membuat-adonan-cake

Anness.,1999, Cakes & Cake Decorating, Anness Publishing, London

Fuller, John., Kitchen Management., London

Sukma, Indra.2007., Tren warna 2007., Samindra Utama., Jakarta

(6)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

v

ABSTRAK

Dalam laporan ini, penulis menuliskan rencana desain interior sebuah tempat kursus

yang khusus dimana dilengkapi dengan berbagai macam peralatan dan kebutuhan

membuat cake. Tema yang digunakan adalah sweet serta konsep make your own cake.

Konsep tersebut muncul dari permasalahan tempat kursus yang ada saat ini dimana para

peserta tidak dapat praktek secara langsung. Sedangkan untuk tema sweet diambil dari

bahan dasar cake yaitu gula untuk mengingatkan kembali cita rasa yang dari dulu sampai

saat ini tidak berubah yaitu rasa manis. Tema dan konsep tersebut akan diterapkan dalam

interior baik dalam material, bentuk, hingga penggunaan warna, sehingga akan

menciptakan nuansa interior yang sweet dan juga terjadinya jalur sirkulasi yang baik

(7)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

vi

ABSTRACT

(8)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

vii

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN..………...……...ii

HALAMAN PERNYATAAN ……….…...…...iii

HALAMAN PERSETUJUAN………....…...iv

KATA PENGANTAR……….v

ABSTRAKSI ...vii

ABSTRACT ...viii

DAFTAR ISI………...ix

DAFTAR GAMBAR……….……...xiii

DAFTAR LAMPIRAN………..………....xiv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah………...….…..1

1.2 Identifikasi Masalah.……….………....3

1.3 Tujuan...………...…….…4

1.4 Sistematika Penulisan...4

BAB II KAJIAN TEORI 2.1 Cakes……….………5

2.2 General Design Criteria for Food Outlet……….……..7

2.3 Maintain Safe and Secure Working Environment for Food Sanitation in the Kitchen…..….……….……8

2.4 Psikologi Warna……….….…….9

(9)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

viii

2.6 The Colour Scheme……….….……...11

BAB III SITE ANALISIS DAN KONSEP

3.1 Site Analisis...13

3.1.1 Lokasi...…...…….…...16

3.1.2 View...…………..…..…………...17

3.1.3 Matahari...…...….….…..17

3.1.4 Karakter Fisik Alam...…………..…..…………...17

3.1.5 Sirkulasi...18

3.1.6 Tetangga...18

3.1.7 Size dan Zoning...18

3.2 Tema Sweet Courses Cake...18

3.3 Konsep Sweet Courses Cake...19

3.2.1 Konsep Material...20

3.2.2 Konsep Warna...22

3.2.3 Konsep Lighting...23

3.2.4 Konsep Bentuk……...24

3.4 Programming...24

3.5 Zoning...28

3.6 Bloking...29

3.7 Bubble Diagram...31

3.8 Denah dan Potongan General...32

3.9 Cake Shop………....35

3.10 Cake Cafe………....35

(10)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

ix

3.12 Gallery cake……….…..…..…..37

3.13 Wripping Shop………...……….38

3.14 Exhibition Area dan Seminar Area………..….…………39

3.15 Library……….……….…..…….……..39

3.16 Commercial Office……….……….….…….……...39

3.17 Receptionist……….……….….……...40

3.18 Toilet……….……….….……….…...40

3.19 Book Store………..…….……….….……….…...41

3.20 Minimarket……….……….….………..…...41

3.21 Cake Equipment Store……….….…..……..…...41

BAB IV PENERAPAN DESAIN 4.1 Cake Shop………....42

4.2 Cake Cafe………....45

4.3 Kursus Cake……….………....48

4.4 Cake Gallery……….………..53

4.5 Library……….……….….…..54

4.6 Wripping Shop…….………..……..54

4.7 Exhibition Area dan Seminar Area……….….…...55

(11)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

x BAB V KESIMPULAN

5.1 Kesimpulan...60

DAFTAR PUSTAKA...62

(12)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Cake Internasional……….……….6

Gambar 2.2 Cake Tradisional…….……….…...……6

Gambar 3.1 Kartika Sari Dago... ...14

Gambar 3.10 Keramik bertekstur lembut... ...21

Gambar 3.11 Warna putih... ...………...22

Gambar 3.12 Warna soft......…………...22

Gambar 3.13 Warna Buah-buahan.. ...22

Gambar 3.14 General Lighting...23

Gambar 3.15 Spot Lighting...23

Gambar 3.16 Desain Dinamis...24

Gambar 3.17 Zoning lantai 1...28

Gambar 3.18 Zoning lantai2...28

Gambar 3.19 Zoning lantai3...29

(13)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

xii

Gambar 3.21 Bloking lantai2...30

Gambar 3.22 Bloking lantai3...30

Gambar 3.23 Bubble diagram...31

Gambar 3.24 Basement plan ...32

Gambar 3.25 First Floor Plan...32

Gambar 3.26 Second Floor Plan...33

Gambar 3.27 Third Floor Plan...33

Gambar 3.28 A-A’ General Plan...34

Gambar 3.29 B-B’ General Plan...34

Gambar 3.30 Cake Shop...35

Gambar 3.31 Cake Cafe...36

Gambar 3.32 Kursus Cake Dewasa...36

Gambar 3.33 Kursus Anak-anak...37

Gambar 3.34 cake...38

Gambar 3.35 window display...38

Gambar 3.36 library...39

Gambar 3.37 toilet anak-anak...40

Gambar 3.38 Cake equipments...41

Gambar 4.1 Denah lantai satu...42

Gambar 4.2 Konsep warna pada Cake shop and cake request...43

Gambar 4.3 Denah Cake shop, cake request, dan cake cafe...44

Gambar 4.4 Potongan Cake shop, cake request, dan cake cafe...44

Gambar 4.5 Denah lantai satu...45

(14)

Universitas Kristen Maranatha - Abstrak

xiii

Gambar 4.7 Cake Cafe perspective ...47

Gambar 4.8 Cake Cafe perspective ...47

Gambar 4.9 Cake Cafe perspective ...48

Gambar 4.10 Denah lantai dua...48

Gambar 4.11 Denah area kursus...49

Gambar 4.12 Potongan area kursus...50

Gambar 4.13 High fat/egg foam class perspective...51

Gambar 4.14 Children Decoration Class...52

Gambar 4.15 Denah khusus lantai satu...53

Gambar 4.16 Denah lantai dua...54

Gambar 4.17 Denah lantai dua...55

Gambar 4.18 Denah lantai dua...56

Gambar 4.19 Denah lantai dua...56

Gambar 4.20 Denah lantai satu...57

Gambar 4.21 Denah lantai satu...57

Gambar 4.22 Denah lantai satu...58

Referensi

Dokumen terkait

General Certificate of Education Advanced Level. FURTHER

Fuad Rizqi terhadap majlis ta‟lim ademe ati minggu kliwon di Kecamatan Mijen Kota Semarang yaitu dengan menggunakan metode ceramah yang berisi nasihat-nasihat yang baik dengan

Pesan yang ingin disampaikan adalah: (i) bahwa posisi pariwisata dalam struktur ekonomi wilayah berbeda antara satu daerah dengan daerah lain, demikian pula potensi dan

Anak usia sekolah dasar merupakan sasaran utama pengendalian cacingan khususnya siswa kelas 1 karena merupakan fase penyesuaian dalam lingkungan sekolah yang baru dan

[r]

Teknik dasar permainan musik Tobah suku Dayak Sekubang adalah adalah pola ritme yang saling bersahutan antara Ketawak atau gong yang satu dengan lainya atau yang disebut

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah

merupakan paparan dari simpulan penelitian ini. Kesulitan epistimologis yang dialami siswa dalam materi torsi dan momen inersia..