Efektivitas Sediaan Obat Kumur Yang Mengandung Cengkeh (Syzigium aromaticum Linn.) Dalam Menghambat Pembentukan Plak Gigi.
Teks penuh
Dokumen terkait
Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Deo Devalas juga menunjukan bahwa pemakaian obat kumur ekstrak minyak cengkeh dapat menurunkan skor indeks plak secara klinis,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak atsiri cengkeh dapat diformulasi menjadi sediaan obat kumur (mouthwash) antibakteri dengan gliserin sebagai humektan dan
mengetahui efektivitas penyikatan gigi disertai berkumur dengan dan tanpa obat kumur chlorhexidine 0,2% terhadap penurunan indeks plak pada pasien pengguna
Sehingga dapat disimpulkan bahwa sediaan obat kumur dengan minyak cengkeh 1% dan 0,75% mempunyai efek bakterisid dan sediaan obat kumur dengan minyak cengkeh
Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata indeks sebelum dan sesudah menyikat gigi dan berkumur dengan obat kumur yang mengandung xylitol menunjukkan perbedaan
PERBANDINGAN KOMBINASI MENYIKAT GIGI DAN OBAT KUMUR XYLITOL DENGAN MENYIKAT GIGI DAN OBAT KUMUR TANPA. XYLITOL TERHADAP INDEKS PLAK PADA MAHASISWA FKG UNAND
Oleh karena itu, dapat dibuktikan bahwa berkumur dengan obat kumur yang mengandung ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza) 0,01% dapat menurunkan indeks plak dan
Penurunan indeks plak dengan berkumur menggunakan obat kumur dari ekstrak kulit buah manggis (Garcinia Mangistan Linn.) 0,05% yang paling optimal adalah selama 3 menit. Diperlukan