• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh: SEKAR HARUM BUANA DAMAI NIM: KERTAS KERJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Oleh: SEKAR HARUM BUANA DAMAI NIM: KERTAS KERJA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA INDUSTRI GARMEN

MENURUT TANGGAPAN BURUH WANITA

(Survey Industri Garmen di Karangjati, Ungaran, Jawa Tengah)

Oleh:

SEKAR HARUM BUANA DAMAI NIM: 212011054

KERTAS KERJA

Diajukan kepada Fakultas Ekonomika dan Bisnis Guna Memenuhi Sebagian dari

Persyaratan-Persyaratan untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi

FAKULTAS : EKONOMIKA DAN BISNIS PROGRAM STUDI : MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA 2016

(2)

ii

(3)

iii

(4)

iv

(5)

v MOTTO

(6)

vi

"

Apabila Anda berbuat kebaikan kepada orang lain, maka Anda telah berbuat baik terhadap diri sendiri."

(Benyamin Franklin)

"Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang.

Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh."

(Andrew Jackson)

"Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah."

(Abu Bakar Sibli)

(7)

vii ABSTRACT

The purpose of the study is to describe and analyze women worker perception in garmen industry toward Safety and Health Management System (SMK3) from four aspects.

The first is the company aspect (1), the second is the support availability about Safety and Health Management System that consist of working location, machine and working equipment used, working place condition, also health assessment and chemical substances (2), the third is the company control system (3), the fourth is is the worker awareness (4).

Acctidental sampling was applied as a sampling method. The selected respondents were those who met accidentially. The responden criteria in this study was the women worker who works in the garmen industry in Karang Jati, Ungaran, Central Java. The analysis technique used in this research was qualitative descriptive statistic. Next, the result showed women worker perception towards four aspects of Safety and Health Management System

Implemenation (SMK3) in the company commitment of K3 implementation was categorized as bad. Meanwhile, their perception of the support availability of K3 toward working

location, machine and working equipment, also medical assessment and chemical substances was categorized as quite good. Moreover, they had very good perceptionof the support avalability of K3 in working condition and its facilities.

Key words: SMK3 of garmen industry, women worker perception, company commitment, support availability, control system, and worker awareness.

(8)

viii SARIPATI

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tanggapan buruh wanita pada industri garmen terhadap Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang dilihat dari 4 aspek yaitu (1) Komitmen pihak perusahaan, (2) Ketersediaan dukungan tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang meliputi tempat lokasi kerja, mesin dan perlengkapan alat kerja yang digunakan, kondisi tempat kerja serta pemeriksaan kesehatan dan bahan-bahan kimia, (3) Sistem kontrol perusahaan, dan (4) Kesadaran pekerja. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dimana pengambilan sampel dengan memilih responden yang kebetulan dijumpai. Kriteria pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah buruh wanita yang bekerja pada industri garmen di wilayah Karang Jati, Ungaran, Jawa Tengah.

Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan tanggapan buruh wanita terhadap 4 (empat) aspek penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berupa tanggapan buruh wanita terhadap komitmen perusahaan pada penerapan K3 dan kesadaran pekerja masuk dalam kategori buruk, sedangkan tanggapan buruh wanita terhadap ketersediaan dukungan K3 terhadap lokasi tempat kerja, mesin dan perlengkapan alat kerja, pemeriksaan kesehatan dan bahan-bahan kimia masuk dalam kategori cukup baik.

Kata kunci: SMK3 industri garmen, persepsi buruh wanita, komitmen perusahaan, ketersediaan dukungan, sistem kontrol, kesadaran pekerja.

(9)

ix

KATA PENGANTAR

Berawal dari ketertarikan terhadap penelitian mengenai Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Industri Garmen menurut tanggapan Buruh Wanita (Survey Industri Garmen di Karangjati, Ungaran, Jawa Tengah), penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada industri garmen dan menganalisis tanggapan buruh wanita industri garmen dengan melihat 4 (empat) aspek yaitu (1) komitmen pihak perusahaan, (2) ketersediaan dukungan yang meliputi tempat lokasi, mesin dan perlengkapan alat kerja, kondisi tempat atau fasilitas, dan pemeriksaan kesehatan serta bahan-bahan kimia berbahaya, (3) sistem kontrol perusahaan, dan (4) kesadaran pekerja. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberi gambaran penerapan program K3 pada industri garmen menurut tanggapan buruh wanita, kemudian memberi informasi lebih mendalam bagi perusahaan industri garmen dalam pertimbangan pelaksaaan program K3 selanjutnya, serta bagi buruh wanita yang bekerja pada industri garmen untuk lebih mengenal, mengerti, dan memahami bagaimana pelaksanaan program K3 yang diterapkan oleh perusahaan.

Penulis menyadari bahwa dalam penelitian ini masih terdapat kekurangan yang mungkin akan ditemukan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan segenap kritikan, masukan, dan saran yang membangun dari pembaca.

Semoga hasil dari penelitian ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi pihak- pihak yang berkepentingan serta dapat memberikan dorongan bagi peneliti-peneliti lain untuk melakukan pengembangan penelitian serupa di kemudian hari.

Salatiga, Februari 2016

Penulis

(10)

x

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis sangat menghargai banyak pihak yang telah membantu, mendukung, dan memberikan semangat serta motivasi kepada penulis selama proses perkuliahan dan proses penulisan kertas kerja ini. Bersamaan dengan terselesaikannya penulisan kertas kerja ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT karena berkat karunia, rahmat, kekuatan, kesabaran, dan ketenangan yang diberikan sehingga penulis bisa menyelesaikan kertas kerja ini.

Selain itu ucapan terima kasih tertuju kepada:

1. Alm. Mbahti, Papahku Sonny Agus Himawan, Ibuku Endah Purgawati, Kakakku Andhita Kusuma Wardhani dan keluarga besar Roesman. Terima kasih untuk semua perhatian, doa, motivasi, dan kasih sayang yang dicurahkan selama ini.

2. Ibu Ir. Lieli Suharti, MM, Ph.D selaku pembimbing yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk memberikan masukan, bimbingan, dan saran-saran maupun kritik yang bermanfaat bagi penulis sehingga penulisan kertas kerja ini dapat terselesaikan.

3. Bapak Prof. Christantius Dwiatmadja, SE, MM, Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana.

4. Seluruh staff pengajar FEB UKSW yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan kepada penulis selama menempuh study.

5. Seluruh staff administrasi dan tata usaha FEB UKSW yang telah membantu penulisan dalam pengurusan persyaratan administrasi selama proses perkuliahan dan penyelesaian skripsi.

6. Mbak Maria Entina dan Mas Gunawan sebagai teman bertukar pikiran dan guru yang baik serta sabar.

7. Mas Angga Dwika Kumala Putra, S.Si selaku kekasih penulis, terimakasih telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran sehingga penulis dapat menyelesaikan kertas kerja ini.

8. Sahabat-sahabatku Saraswati Hedwich, Dina Widyastuti, S.Kep, Hana Suryadjana, Malfino Tendik Suharto, S.Pd, Ardian Fernandes, Candra Puspita Dewi, SE, Winanti Anggarsiwi, SE, Wahyu Tri Wibowo, SE, Lucy Amelia Sumual, SE, Giovania Kartika, SE, Ferita Adelia, SH, Anisa Kencana Putri, Satya Aji Pratama, dan teman- teman yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.

(11)

xi

9. Teman-teman Egoal angkatan 2011, teman senasib dan seperjuangan. Terimakasih untuk kebersamaannya, dan dukungannya selama ini.

Semoga Allah SWT senantiasa selalu melimpahkan karunia serta rahmatNya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan kertas kerja ini.

(12)

xii

Daftar Isi

Halaman Judul ... i

Halaman Pernyataan Keaslian Kertas Kerja ... ii

Halaman Persetujuan ... iii

Motto ... iv

Abstract ... v

Saripati ... vi

Kata Pengantar ... vii

Ucapan Terimakasih ... vii

Daftar Isi ... x

Daftar Tabel ... xi

Daftar Lampiran ... 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1.Latar Belakang ... 1

1.2.Tujuan Penelitian ... 2

1.3.Persoalan Penelitian ... 2

1.4.Manfaat Penelitian ... 3

2. TELAAH TEORITIS ... 3

2.1.Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) ... 3

2.2.Pedoman Penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Indonesia ... 4

2.3.Faktor Penyebab Industri Garmen Masih Belum Memberikan Pelayanan K3 yang Baik ... 7

2.4.Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Industri Garmen ... 8

(13)

xiii

3. METODE PENELITIAN ... 10

3.1.Populasi dan Sampel ... 10

3.2.Metode Pengambilan Sampel ... 10

3.3.Jenis Data ... 11

3.4.Teknik Analisis Data ... 11

4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 12

4.1.Proses Produksi Industri Garmen ... 12

4.2.Gambaran Umum Responden ... 13

4.3.Tingkat Kecelakaan Kerja Buruh Wanita pada Industri Garmen ... 15

4.4.Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Industri Garmen ... 16

4.4.1.Komitmen Perusahaan Terhadap Program K3 ... 16

4.4.2.Ketersediaan Dukungan K3, Tempat Lokasi ... 17

4.4.3.Ketersediaan Dukungan K3, Mesin dan Perlengkapan Alat Kerja ... 18

4.4.4.Ketersediaan Dukungan K3, Kondisi Tempat / Fasilitas ... 19

4.4.5.Ketersediaan Dukungan K3, Pemeriksaan Kesehatan dan Bahan-Bahan Kimia ... 20

4.4.6.Sistem Kontrol Perusahaan ... 21

4.4.7.Kesadaran Buruh Wanita Terhadap Pelaksanaan K3 ... 22

4.5.Rekapitulasi Perhitungan Rata-Rata Indikator Penilaian K3 ... 23

5. Kesimpulan dan Saran ... 23

5.1.Kesimpulan ... 24

5.2.Saran ... 24

5.3.Keterbatasan Penelitian ... 25

5.4.Saran Penelitian Mendatang ... 25

Daftar Pustaka ... 26

(14)

xiv Daftar Tabel

Tabel 1 Karakteristik responden berdasarkan usia ... 13

Tabel 2 Karakteristik responden berdasarkan divisi ... 14

Tabel 3 Karakteristik responden berdasarkan masa kerja ... 14

Tabel 4 Karakteristik responden berdasarkan jenis kecelakaan kerja ... 14

Tabel 5 Karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan ... 15

Tabel 6 Komitmen perusahaan terhadap program K3 ... 16

Tabel 7 Ketersediaan dukungan K3 terhadap tempat lokasi kerja ... 15

Tabel 8 Ketersediaan dukungan K3 terhadap mesin dan perlengkapan alat kerja ... 18

Tabel 9 Ketersediaan dukungan K3 terhadap kondisi tempat / fasilitas ... 19

Tabel 10 Ketersediaan dukungan K3 terhadap pemeriksaan kesehatan dan bahan-bahan kimia ... 20

Tabel 11 Sistem kontrol perusahaan terhadap K3 ... 21

Tabel 14 Kesadaran pekerja terhadap pelaksanaan K3 ... 22

Tabel 15 Ringkasan Perhitungan Rata-Rata Indikator penilaian K3... 23 Daftar Lampiran

Lampiran 1 Kuesioner

Lampiran 2 Statistik Deskriptif SPSS Lampiran 3 Crosstabulation

Lampiran 4 Perusahaan-Perusahaan yang tercakup dalam Laporan ini

Referensi

Dokumen terkait

gPROMS, ditargetkan untuk pemodelan dan simulasi sistem kontinu, didisain baik untuk lingkungan simulasi fledged penuh maupun sebagai engine simulasi yang dapat dimasukkan

Berdasarkan hasil pengujian residu antibiotika , diperoleh hasil bahwa keseluruhan sampel susu sapi segara yang diperiksa bebas dari residu antibiotika yang

Baxter (2010) menyebutkan peneliltian terdahulu mengenai kualitas komite audit yang dinilai malalui karakteristik komite audit, antara lain: penelitian Menon and

Development, Vol. The effects of exchange rate fluctuations on economic activity in Turkey. Journal of Asian Economics. Financial System Fragility. Basri, Terjemahan). Financial

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;.. Peraturan Menteri Pendidikan dan

Pada dasarnya manusia dalam kehidupannya dituntut melakukan suatu usaha untuk mendatangkan hasil dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya.Di dalam Islam, bekerja merupakan suatu

sediaan berakhir didapatkan satu dari empat ampul yang kami buat bocor pada ujung atasnya hal tersebut mungkin dikarenakan proses pembakaran tutup ampul yang kurang baik dan

Jika persamaan diferensial berbentuk = ( , ) , yaitu persamaan yang ruas kanannya dapat dinyatakan sebagai perkalian atau pembagian fungsi x dan fungsi y,