Sekapur Sirih
Diplomasi dan politik luar negeri Indonesia di masa pandemi dilaksanakan secara anticipative, adaptive dan agile, disertai langkah refocussing dalam prioritasnya. Di tahun 2020, diplomasi diprioritaskan pada upaya memperkuat perlindungan WNI, dukungan bagi upaya mengatasi pandemi, baik dari aspek kesehatan maupun dampak sosial ekonomi, serta terus berkontribusi pada upaya perdamaian dan stabilitas regional dan global.
Sementara untuk tahun 2021, Indonesia akan memperkuat diplomasi kesehatan, diplomasi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan, diplomasi perlindungan, diplomasi peran aktif di kawasan dan dunia global, serta diplomasi kedaulatan.
Peran human capital Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang kuat, handal dan berkualitas sangatlah penting bagi terwujudnya prioritas-prioritas diplomasi tersebut.
Tanpa human capital yang memadai, mesin diplomasi Indonesia tidak akan berjalan dengan sempurna. Oleh karena itu, peran pendidikan dan pelatihan (Diklat) melalui Pusdiklat dalam menyiapkan human capital yang dibutuhkan menjadi sangat penting.
Saya menyambut baik dan mengapresiasi penerbitan Katalog Diklat ini yang menginformasikan beragam Diklat yang diselenggarakan Pusdiklat selama tahun 2021.
Saya mendorong agar seluruh ASN Kemenlu memanfaatkan berbagai Diklat tersebut, baik yang bersifat berjenjang seperti Sekdilu, Sesdilu dan Sesparlu, atau semi berjenjang seperti in-house training, maupun yang bersifat tailor-made.
Dengan telah diterapkannya sistem pembelajaran daring (online learning) di Pusdiklat, saya juga mendorong para pegawai Kemenlu di perwakilan dapat memanfaatkan peluang Diklat tersebut sehingga kompetensinya dapat terus ditingkatkan.
Retno L.P. Marsudi
Menteri Luar Negeri
Kesuksesan suatu organisasi dalam mencapai visi dan misinya memerlukan infrastruktur yang kuat. Sejalan dengan pemahaman ini, Menteri Luar Negeri telah menjadikan penguatan infrastruktur diplomasi sebagai salah satu prioritas dalam politik luar negeri Indonesia. Infrastruktur diplomasi yang kokoh, kredibel dan akuntabel merupakan fundasi penting bagi politik luar negeri yang viable.
Salah satu unsur esensial dari infrastruktur diplomasi adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Saat ini, komposisi SDM Kemenlu telah mencapai lebih dari 3.200 pegawai. SDM tersebut tidak hanya merupakan pejabat yang menduduki jabatan fungsional ampuan Kemenlu (Pejabat Fungsional Diplomat, Pejabat Fungsional Penata Kanselerai, dan Pejabat Fungsional Pranata Informasi Diplomatik), tetapi juga pejabat yang menduduki jabatan administrasi dan jabatan fungsional lainnya (non-ampuan) yang digunakan oleh Kemenlu.
Melalui pengembangan kompetensi yang terstruktur dan sistematis, SDM tersebut akan menjadi aset bagi organisasi Kemenlu dalam merealisasikan berbagai prioritas diplomasi dan politik luar negeri Indonesia. Oleh karena itu, peran Pusdiklat menjadi penting sebagai tempat dimana SDM Kemenlu membangun dan mengembangkan kompetensi.
Saya menyambut baik penerbitan Katalog Diklat 2021 ini. Saya berharap para ASN Kemlu dapat menggunakannya sebagai training planner guna merancang Diklat apa yang ingin diikuti di tahun 2021 sehingga kompetensinya terus meningkat.
Cecep Herawan
Sekretaris Jenderal
Situasi pandemi Covid-19 yang terus bergulir sejak awal tahun lalu telah menimbulkan beragam dampak yang unprecedented terhadap berbagai sendi kehidupan. Pandemi sangat berdampak tidak hanya pada kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga kondisi sosial ekonomi dengan beragam disrupsi yang dibawanya. Bagi setiap negara dan pemerintahan, upaya penanganan pandemi dengan cepat seraya mengurangi dampak sosial ekonominya serta upaya pemulihan merupakan prioritas yang mengemuka.
Dampak pandemi juga terasa nyata dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (Diklat) di Pusdiklat Kemenlu. Sejak awal tahun 2020 pelaksanaan Diklat telah berevolusi dari format kelas tatap muka (in person classes), menjadi blended learning (sebagian tatap muka, sebagian online) yang kemudian menuju full online learning. Evolusi format pembelajaran ini telah memungkinkan semakin bervariasinya jenis Diklat yang dapat ditawarkan dengan partisipasi peserta yang lebih luas, termasuk dari Perwakilan, khususnya Diklat yang bersifat synchronous tailor-made. Namun bagi Diklat yang berdurasi panjang seperti Diklat berjenjang fungsional Diplomat dan in-house training bagi fungsional Penata Kanselerai, online learning menghadirkan sejumlah tantangan, baik yang bersifat teknis maupun substantif.
Melalui Katalog Diklat 2021 yang kami terbitkan ini, diharapkan para ASN Kemenlu baik di Pusat maupun di Perwakilan dapat sedari awal merancang dan memilih program- program Diklat mana yang diminati dan akan diikuti di tahun 2021. Seluruh program yang dilaksanakan secara daring ini disiapkan guna membangun kompetensi pengetahuan (knowledge), ketrampilan (skills) dan sikap (attitude) serta kompetensi teknis, manajerial dan sosio-kultural.
Dr. Yayan G.H. Mulyana
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Selayang Pandang
Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri tumbuh dari Akademi Dinas Luar Negeri yang dibentuk segera setelah berdirinya Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada tanggal 19 Agustus 1945. Pada waktu itu, Bapak Achmad Soebardjo, Menteri Luar Negeri yang pertama memandang penting hadirnya suatu institusi yang berdedikasi untuk mendidik dan melatih diplomat-diplomat Indonesia yang meneruskan perjuangan demi kepentingan nasional Indonesia di mancanegara. Akademi Dinas Luar Negeri kemudian berubah nama menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) pada tahun 1973.
Pada awal berdirinya, Pusdiklat hanya menyelenggarakan diklat fungsional diplomat, dengan materi yang lebih difokuskan pada berbagai isu diplomasi dan hubungan internasional. Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) diikuti dengan semakin beragamnya jabatan dan fungsi yang ada, Pusdiklat kemudian berkembang tidak hanya menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi para pejabat dinas luar negeri, namun juga para ASN di bidang administrasi dan komunikasi. Selain itu, dengan semakin meningkatnya kerjasama bilateral antara Republik Indonesia dengan negara-negara sahabat, Pusdiklat juga memberi pelatihan bagi para diplomat negara-negara sahabat sebagai tindaklanjut perjanjian kerjasama bilateral.
Pusdiklat juga bertanggungjawab atas teknis pelaksanaan tugas belajar ASN Kementerian Luar Negeri di berbagai Lembaga Pelatihan maupun Perguruan Tinggi di luar negeri, baik berupa kursus singkat maupun untuk program studi sarjana dan pascasarjana. Pusdiklat juga mengembangkan kerjasama dengan berbagai Lembaga Pelatihan terkait di seluruh dunia. Pusdiklat secara aktif berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Diplomatik, Akademi dan Institut Hubungan Internasional serta Pertemuan Regional ASEAN Plus Three untuk Lembaga Diplomatik.
Pusdiklat memiliki tekad yang kuat untuk menjadi suatu lembaga pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi secara nasional dan internasional, dan menghasilkan ASN dan diplomat yang handal, profesional, berdedikasi dan berwawasan kebangsaan.
Dengan adanya tekad yang disertai dengan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan, Pusdiklat telah berhasil menerima beberapa sertifikat dan akreditasi. Pada akhir tahun 2020, Pusdiklat telah memperoleh Reakreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN RI) untuk penyelenggaraan program Pelatihan Dasar CPNS Golongan III dengan masa berlaku 3 (tiga) tahun. Pada tahun yang sama, Pusdiklat juga telah berhasil menerima predikat sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Selain itu, Pusdiklat juga telah berhasil mendapatkan 4 (empat) Resertifikasi ISO 9001:2015 untuk Diklat Sesparlu, Diklat Sesdilu, Diklat Sekdilu, dan Diklat Pengenalan dan Promosi Bahasa dan Budaya Indonesia, serta 1 (satu) Sertifikasi baru untuk Bidang Diklat Teknis terkait Diklat Perjurubahasaan dari British Standard Institute (BSI).
Daftar
Isi 10 Sesparlu (Sekolah Staf dan Pimpinan Luar Negeri)
14 Sesdilu (Sekolah Staf Dinas Luar Negeri) 18 Sekdilu (Sekolah Dinas Luar Negeri)
31 PPT (Pendidikan dan Pelatihan Teknis)
22 KSPP (Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan)
49 PPN (Pendidikan dan Pelatihan Non
Diplomatik)
S E S P A R L U
S e k o l a h S t a f D a n P i m p i n a n
L u a r N e g e r i
“SESPARLU”
Sekolah Staf dan
Pimpinan Kementerian Luar Negeri
Salah satu Diklat fungsional diplomatik yang diselenggarakan Pusdiklat Kemenlu adalah Diklat Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (SESPARLU). Diklat ini merupakan sarana peningkatan kompetensi bagi para diplomat senior Indonesia yang telah berkarya lebih kurang 15-17 tahun di
Kemenlu dan telah sedikitnya dua kali ditempatkan di Perwakilan RI. Diklat Sesparlu merupakan prasyarat bagi para diplomat senior untuk dapat dipertimbangkan dan dipromosikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan mendapatkan gelar diplomatik Minister Counsellor.
Persyaratan Peserta:
1. Telah diangkat dalam jenjang jabatan Diplomat Ahli Madya atau paling kurang telah berada dalam pangkat Pembina golongan IV/A bagi peserta Sesaprlu yang diangkat dalam Jabatan Fugnsional Diplomat melalui pengangkatan pertama.
2. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat TOEFL dengan nilai paling rendah 550 atau parameter lain yang setara.
3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja paling rendah bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir.
4. Diusulkan oleh pejabat tinggi pratama pada unit kerja tempat bertugas.
5. Tidak sedang dalam proses atau sedang menjalani hukuman disiplin;
6. Lulus tahapan seleksi administrasi, tulis, dan wawancara substansi.
Waktu Diklat:
1. Sesparlu 67 Februari – April 2021.
2. Sesparlu 68 Juni – Agustus 2021.
3. Sesparlu 69 Oktober – Desember 2021.
Durasi Diklat:
Pelaksaan Diklat Sesparlu akan dilaksanakan kurang lebih selama 2,5 bulan (487 Jam pelajaran).
Materi Diklat:
1. Strategic Issue.
2. Strategic Diplomacy.
3. Strategic Leadership with Ethics and Values.
4. Strategic Communication.
5. Infrastructure of Diplomacy.
6. Leaders Fellowship.
7. Multi Stages Negotiation Simulation (MSNS).
8. Final Project.
9. Table-top Exercise (TTX).
10. Tutor Mingguan bersama Dubes Pembina.
11. Kertas Kerja Perorangan (TASKAP) 12. Tugas-tugas.
13. Individual Strategic Project.
Metode Diklat:
Metode pembelajaran yang diterapkan adalah praktik/experience (70%), mentoring (20%), dan ceramah (10%).
Tujuan atau Sasaran Diklat:
Diklat Sesparlu berfokus pada peningkatan tiga kompetensi strategis yaitu pengetahuan, keterampilan dan perilaku pesertanya. Diklat ini menyiapkan peserta sebagai calon pemimpin yang memiliki attitude, dapat beradaptasi dengan situasi eksternal yang selalu berubah dan beragam internal constraints. Dalam situasi tersebut pemimpin harus memastikan bahwa segenap sumber daya yang berada di bawah koordinasinya berkontribusi pada pencapaian misi institusi.
Pembukaan Sesparlu 65 Final Project Sesparlu 66 Cigar Diplomacy, the
Hermitage, Menteng, Jakarta
Pre-Program Assessment oleh IPMI International Business School Sesparlu Angkatan ke-65
S E S D I L U
S e k o l a h S t a f D i n a s
L u a r N e g e r i
Sesdilu merupakan Diklat Fungsional Berjenjang Diplomatik yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para diplomat muda Indonesia. Para peserta diklat akan dibekali dengan isu-isu strategis dan pemantapan skills yang relevan bagi seorang Diplomat Ahli Muda.
“SESDILU”
Sekolah Staf Dinas
Kementerian Luar Negeri
Persyaratan Peserta:
1. Telah diangkat dalam jenjang jabatan Diplomat Ahli Muda atau paling kurang telah berada dalam pangkat Penata/IIIC.
2. Memiliki nilai TOEFL setidaknya 550 atau parameter lain yang setara.
3. PPK bernilai baik selama 2 tahun terakhir.
4. Diusulkan oleh pimpinan di unit masing-masing.
5. Tidak sedang dalam proses atau sedang menjalani hukuman disiplin.
6. Dan persyaratan lainnya yang diatur dalam Permenlu.
7. Kuota peserta untuk setiap angkatan adalah 20 orang untuk diklat daring dan 30 orang untuk diklat luring.
Materi Diklat:
1. Infrastructure of Diplomacy.
2. Critical Issues in Foreign Policy.
3. Priority Issues in Indonesian Diplomacy.
4. Effective Writing.
5. Effective Communication and Presentation.
6. Negotiation Skills.
7. Media Handling and
Engagement.
8. Competency Consolidation and Deep Learning 4.0 Skills.
9. Character Building.
Waktu Diklat:
1. Sesdilu 69 Februari – April 2021.
2. Sesdilu 70 Juni – Agustus 2021.
3. Sesdilu 71 Oktober – Desember 2021.
Tujuan atau Sasaran Diklat:
Membentuk Pegawai Negeri Sipil Kemenlu yang memenuhi standar kompetensi sebagai prasyarat untuk diangkat dalam jenjang Jabatan Fungsional Diplomat Ahli Muda dengan gelar diplomatik Sekretaris Pertama.
Durasi Diklat:
Pelaksaan Diklat Sesdilu akan dilaksanakan kurang lebih sebanyak 360-440 Jam pelajaran.
Metode Diklat:
Ceramah, Diskusi, Peer Review, Studi Kasus, Simulasi/Praktek, Bimbingan Teknis, Carousel Interview, dan Kunjungan yang dilaksanakan secara daring dan/atau luring menyesuaikan kondisi dan protokol kesehatan selama pandemi.
Kunjungan Virtual Diklat Sesdilu Angkatan 68 ke Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta dan berdialog
dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X, Jumat 11 Desember 2020
Pelaksanaan bimbingan Taskap antara Dubes Benny Bahana Dewa dan peserta Diklat Sesdilu
Angkatan 66 menggunakan fasilitas Zoom
Oktober 2 Alumni Sesdilu 67 Menyerahkan Rekomendasi Kebijakan kepada Wamenlu
S E K D I L U
S e k o l a h D i n a s
L u a r N e g e r i
“SEKDILU”
Sekolah Dinas
Kementerian Luar Negeri
Diklat Sekdilu merupakan pendidikan dan pelatihan fungsional diplomatik berjenjang tingkat dasar.
Persyaratan Peserta:
1. Persyaratan untuk peserta Diklat Sekdilu: Calon PNS Kementerian Luar Negeri yang telah lulus Latihan Dasar CPNS Tingkat III dan/ atau PNS Kementerian Luar Negeri. Calon PNS dan PNS Kementerian Luar Negeri dimaksud akan mengisi kebutuhan Jabatan Fungsional Diplomat.
2. Kuota jumlah peserta Diklat Sekdilu Angkatan ke-42 yang akan diselenggarakan tahun 2021 adalah 70 (tujuh puluh) peserta.
Waktu Diklat:
Bulan April – September 2021
Durasi Diklat:
Pelaksaan Diklat Sekdilu akan dilaksanakan kurang lebih sebanyak 720 (tujuh ratus dua puluh) Jam pelajaran s.d. 864 (delapan ratus enam puluh empat) Jam Pelajaran dengan lama penyelenggaraan 24 minggu ( 6 bulan).
Tujuan atau Sasaran Diklat:
Tujuan Diklat adalah untuk memberikan peserta diklat pengetahuan, keahlian dan keterampilan dasar diplomasi, dasar administrasi, serta pembentukan sikap/perilaku Diplomat Pertama yang memiliki tiga kualifikasi yang wajib dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenlu yaitu tangguh, profesional, dan loyal. Selain itu, diklat juga bertujuan membekali peserta dengan standar kompetensi teknis, manajerial dan sosial-kultural sesuai Permen PAN RB No. 38 Tahun 2017 dan Permenlu No.7 Tahun 2019 tentang Kamus Kompetensi Teknis Jabatan Fungsional Diplomat.
Metode Diklat:
Sesuai dengan Permenlu No.9 Tahun 2020 tentang pelatihan Fungsional Diplomat, metode pembelajaran menggunakan metode klasikal dan non klasikal. Metode klasikal di antaranya seminar /konferensi/ sarasehan; simulasi;
lokakarya (workshop); kursus; bimbingan teknis; sosialisasi; ceramah; dan diskusi.
Sedangkan metode non klasikal di antaranya bimbingan (coaching);
pendampingan (mentoring); pembelajaran daring (e-leaming); magang/praktik kerja;
kunjungan lapangan; pembelajaran alam terbuka (outbound); belajar mandiri (self- development); dll. Selain itu peserta Sekdilu juga dilibatkan dalam berbagai
kegiatan yang diselenggarakan unit kerja Kementerian Luar Negeri
Mengantisipasi kondisi Pandemi COVID- 19, Diklat Sekdilu akan dilaksanakan dalam 2 dua skenario. Skenario pertama adalah pelaksanaan secara normal apabila Pandemi Covid-19 telah berakhir.
Skenario kedua, dilaksanakan secara hybrid, di mana sesi pembelajaran transfer of knowledge dapat dilaksanakan secara virtual, sementara pembelajaran keterampilan (skill) dan sikap (attitude) serta pembentukan jiwa korsa (team building) dilakukan secara tatap muka.
Materi Diklat:
1. Dasar-Dasar Diplomasi dan Politik Luar Negeri.
2. Isu-Isu Strategis dan Arah Kebijakan Luar Negeri Indonesia.
3. Diplomasi Bilateral dan Mitra Strategis Indonesia.
4. Diplomasi Regional dan Isu-Isu Strategis di Kawasan.
5. Diplomasi Multilateral.
6. Hukum dan Perjanjian Internasional.
7. Layanan Protokol dan Konsuler.
8. Perlindungan WNI dan BHI.
9. Informasi dan Diplomasi Publik.
10. Diplomasi Ekonomi.
11. Isu-Isu Kontemporer.
12. Keahlian Diplomasi.
13. Keterampilan Diplomasi.
14. Pendukung Diplomasi.
15. Manajemen dan Kepemimpinan.
16. Pembinaan Karakter dan Pemantapan Nilai Kebangsaan.
UPT Sekdilu bersama Ka. Pusdiklat
Foto bersama Sekdilu 41 setelah sesi Bapak Dirjen Aspasaf, Dr. Desra Percaya – Isu dan Tantangan Diplomasi Bilateral Indonesia di Kawasan Asia, Pasifik
dan Afrika.
Sesi praktik bersama Duta Besar Djoko Hardono – Pengantar Table Manner dan
Jamuan Resmi.
Sekdilu 41 menjadi paduan suara di Upacara HUT RI ke-74 di Kantor
Kemenlu, Pejambon.
K S P P
K e r j a s a m a P e n d i d i k a n d a n P e l a t i h a n
K e m e n t e r i a n L u a r N e g e r i
Materi Diklat
1. Bilateral relations.
2. Regional development.
3. Contemporary issues.
4. Economic diplomacy.
5. Multilateralism.
6. International security.
7. International trade.
8. Public diplomacy.
9. Science diplomacy.
Metode Diklat:
1. Ceramah 2. Tanya jawab 3 . S h a r i n g b e s t
Webinar – Knowledge And Skills Enhancement Series
Durasi Diklat:
Sebulan 2 kali, 3 jam pelajaran setiap sesi.
Januari - Desember 2021.
Waktu Diklat:
Peserta
Seluruh Pejabat fungsional diplomat dan pejabat struktural Kementerian Luar Negeri baik yang berada di kantor pusat ataupun Perwakilan RI.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan isu-isu diplomasi dan hubungan internasional kontemporer.
Webinar – Knowledge and Skills
Enhancement Series Tahun 2020
Pelatihan Dasar CPNS Kementerian Luar Negeri Golongan III
Peserta
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Luar Negeri Golongan III hasil rekrutmen Tahun Anggaran 2019 – 2020.
Tujuan Diklat
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali CPNS Kementerian Luar Negeri dengan kompetensi dasar yang perlu dimiliki oleh seorang Aparatur Sipil Negara sebelum dapat mulai bekerja atau mengikuti pendidikan dan pelatihan fungsional/berjenjang lainnya.
Durasi Diklat:
51 Hari kerja Via metode Blended learning
Materi Diklat
1. Bela Negara.
2. Integritas.
3. Anti Korupsi.
4. Nilai Dasar PNS.
5. Kedudukan dan Peran PNS.
6. Habituasi.
7. Kompetensi Teknis Administratif.
8. Kompetensi Teknis Substantif.
9. Whole of Government.
Metode Diklat:
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.
3. Latihan.
4. Studi kasus / studi lapangan.
5. Diskusi dan presentasi kelompok.
6. Role modelling.
7. Sharing best practices and experiences.
Februari – April 2021.
Waktu Diklat:
P e l a t i h a n D a s a r C P N S K e m e n t e r i a n L u a r N e g e r i G o l o n g a n I I I T a h u n
2 0 1 9
P e n y e r a h a n S e r t i f i k a t P e l a t i h a n D a s a r C P N S K e m e n t e r i a n L u a r N e g e r i T a h u n
2 0 2 0 d a r i L e m b a g a A d m i n i s t r a s i N e g a r a
Clingendael Online Series – Capacity Building For Indonesian Junior, Mid Career, And Senior Diplomats
Peserta
Pejabat fungsional diplomat dan pejabat struktural Kementerian Luar Negeri yang memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan dan mendapatkan izin / penugasan dari pimpinan unit kerja masing-masing.
Durasi Diklat:
3 (tiga) minggu untuk setiap jenjang (Junior, mid career, dan senior).
Materi Diklat
1. Foreign Policy and Analysis.
2. Economic Diplomacy and Trade Craft.
3. Multilateralism and the
Maintenance of International Peace and Security.
4. Multilateralism and the Attainment of Economic Progress and
Common Prosperity.
5. US – China bilateral relations.
6. The dynamics of Asia – East Asia and Southeast Asia.
7. EU and Asia relations.
8. Others .
Metode Diklat:
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.
3. Latihan.
4. Studi kasus.
5. Diskusi dan presentasi kelompok.
6. Role modelling.
7. Sharing best practices and experiences.
Mei – Juli 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan isu-isu hubungan internasional kontemporer di tataran multilateral, regional / kawasan, dan bilateral.
Capacity Building By Clingendael Institute – Jakarta Session
Peserta
Pejabat fungsional diplomat dan pejabat struktural Kementerian Luar Negeri yang memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan dan mendapatkan izin / penugasan dari pimpinan unit kerja masing-masing.
Durasi Diklat:
3 (tiga) hari.
Materi Diklat
1. Recent Developments and Trends in Multilateralism: Challenges and Opportunities.
2. Multilateralism and the Maintenance of International Peace and Security.
3. Multilateralism and the Attainment of Economic Progress and
Common Prosperity.
4. US – China bilateral relations.
5. The dynamics of Asia – East Asia and Southeast Asia.
6. EU and Asia relations.
7. The Future of Diplomacy after the Pandemic Era.
Metode Diklat:
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.
3. Latihan.
4. Studi kasus / studi lapangan.
5. Diskusi dan presentasi kelompok.
6. Role modelling.
7. Sharing best practices and experiences.
November 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan isu-isu hubungan internasional kontemporer di tataran multilateral, regional / kawasan, dan bilateral.
Capacity Building On Economic Diplomacy By Clingendael Institute Peserta
Pejabat fungsional diplomat dan pejabat struktural Kementerian Luar Negeri yang memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan dan mendapatkan izin / penugasan dari pimpinan unit kerja masing-masing.
Durasi Diklat:
10 Hari secara daring.
Materi Diklat
1. Multilateralism and the Attainment of Economic Progress and
Common Prosperity.
2. US – China bilateral relations.
3. The dynamics of Asia – East Asia and Southeast Asia.
4. Bilateral economic diplomacy.
5. Trade policy.
6. Multilateral economic diplomacy.
7. Business and economic.
negotiation / mediation skill 8. Development and trade issues.
Metode Diklat:
1. Ceramah 2. Tanya jawab 3. Latihan
4. Studi kasus / studi lapangan 5. Diskusi dan presentasi kelompok 6. Role modelling
7. Sharing best practices and experiences
Oktober 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali diplomat Indonesia dengan pengetahuan dan skill yang dinilai dapat mendukung upaya menyukseskan diplomasi ekonomi.
CAPACITY BUILDING BY
CLINGENDAEL INSTITUTE
P P T
P e n d i d i k a n d a n P e l a t i h a n T e k n i s
K e m e n t e r i a n L u a r N e g e r i
Diklat Penjurubahasaan (3 Bahasa Asing)
Peserta
Peserta 15 orang – PDK:
1. PDK (diutamakan yang masih akan bertugas di dalam negeri setidaknya 1 (satu) tahun setelah mengikuti diklat).
2. Belum pernah mengikuti pelatihan interpreter.
3. Memiliki nilai tes bahasa asing setara nilai TOEFL 550.
Durasi Diklat:
80 Jam pelajaran / 10 hari.
Materi Diklat
1. Public Speaking.
2. Memory retention.
3. Message vs Words.
4. Note Taking.
5. Structure and Analysis.
6. Consecutive Interpreting.
7. Simultaneous Interpreting.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Simulasi.
Januari 2021
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Peserta memiliki pengetahuan terkait teknik-teknik penerjemahan dan melatih PDK menjadi penerjemah untuk berbagai pertemuan (bilateral maupun internasional), baik secara simultaneous maupun whispering.
Pembekalan TOEFL Tahap I - III
Peserta
30 orang per tahap – ASN Kemlu.
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Materi Diklat
1. Listening Comprehention.
2. Stucture and Written Expression.
3. Reading Comprehention.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Januari 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris peserta dan kemampuan untuk mencapai nilai TOEFL yang diinginkan.
Workshop on Editing and Polishing English Writing I - III
Peserta
Peserta Diklat Fungsional Sesparlu.
Durasi Diklat:
8 Jam pelajaran / 2 hari.
Februari, Mei dan September 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Meningkatkan kompetensi peserta dalam membuat tulisan ilmiah serta menyampaikan presentasi secara efektif dalam Bahasa Inggris.
Diklat Bahasa Spanyol I-II
Peserta
20 Orang per kegiatan - ASN Kemlu.
Durasi Diklat:
32 Jam pelajaran/16 pertemuan.
Materi Diklat
Silabus akan ditentukan berdasarkan level kelas bahasa.
(level kelas akan ditentukan berdasarkan hasil pre-test).
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
4. Simulasi.
Februari – Juni 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Peserta dapat melakukan komunikasi dalam Bahasa Spanyol.
Diklat Bahasa Asing I-IV (Pilihan Bahasa Ditentukan Berdasarkan Minat Peserta) Peserta
20 orang per kegiatan – ASN Kemlu.
Durasi Diklat:
32 Jam pelajaran/16 pertemuan.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
4. Simulasi.
April – Mei 2021,
September – Oktober 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Peserta dapat melakukan komunikasi dalam Bahasa Asing yang dipelajari pada pelatihan.
Peserta
45 Orang per kegiatan – PDK.
Durasi Diklat:
16 Jam pelajaran / 2 hari.
Materi Diklat
Materi workshop akan disesuaikan dengan prioritas diplomasi ekonomi Indonesia tahun 2021.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
Februari, April, Juli dan Oktober 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Workshop bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait topik-topk prioritas untuk mendukung pelaksanaan diplomasi ekonomi Indonesia.
Workshop Penguatan Diplomasi Ekonomi Tahap I-IV
Peserta
30 Orang – ASN Kemlu.
Durasi Diklat:
60 Jam pelajaran / 8 hari.
Materi Diklat
Silabus akan ditentukan berdasarkan level kelas bahasa.
(level kelas akan ditentukan berdasarkan hasil pre-test atau skor TOEFL/IELTS yang sudah dimiliki calon peserta).
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik . April 2021.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Peserta memiliki pengetahuan dan mampu berbicara bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari.
General English Course
Peserta
60 orang per kegiatan - Staf Bawaan Kepala Perwakilan dan Wakil Kepala Perwakilan.
Durasi Diklat:
21 Jam pelajaran / 3 hari.
Materi Diklat
1. Housekeeping.
2. Linen and bedding.
3. Penyajian dan penataan hidangan.
4. Seni melipat serbet.
5. Fruit carving dan merangkai bunga.
6. Memahami tugas dan peran staf bawaan.
7. Hak dan kewajiban staf bawaan.
8. Etika berpakaian dan pergaulan.
9. Keprotokolan, administrasi wisma.
10.Pemeliharaan barang milik negara (BMN) dan promosi batik nusantara.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Disesuaikan dengan jadwal mutasi dari Biro SDM.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Peserta mendapatkan informasi dan pengetahuan terkait tugas, fungsi dan hak-hak staf bawaan KEPPRI dan WAKEPPRI.
Bimbingan Teknis Staf Bawaan
Kepala Perwakilan dan Wakil
Kepala Perwakilan RI Tahap I - II
Bimbingan Teknis bagi Pendamping (Spouse)
Kepala/Wakil Kepala Perwakilan RI Tahap I-II
Peserta
40 orang per kegiatan - Pendamping (Spouse) Kepala Perwakilan dan Wakil Kepala Perwakilan RI.
Durasi Diklat:
12 Jam pelajaran / 2 hari.
Materi Diklat
1. Hak-hak kepegawaian KEPPRI.
2. Spouse dan perangkat KEPPRI.
3. Promosi Indonesia di luar negeri.
4. Tata krama dalam pergaulan internasional.
5. Etiket berbusana dalam pergaulan internasional.
6. Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemlu.
7. Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
8. Etika penggunaan media sosial.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Disesuaikan dengan jadwal mutasi dari Biro HAKP.
Waktu Diklat:
Tujuan Diklat
Peserta diharapkan mampu untuk membantu dan mendukung tugas dan kewajiban Kepala/Wakil Kepala Perwakilan (KEPPRI/WAKEEPRI) yang akan ditugaskan pada Perwakilan RI di luar negeri.
Bimbingan Teknis bagi Atase Teknis dan Staf Teknis Tahap I-II
Peserta
Atase Teknis dan Staf Teknis yang akan bertugas pada Perwakilan RI di luar negeri.
Tujuan Diklat
Peserta mendapatkan pengetahuan
dan pemahaman tentang
pelaksanaan tugas diplomatik pada Perwakilan RI di luar negeri.
Materi Diklat
1. Struktur
Organisasi/Kelembagaan Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Luar Negeri.
2. Manajemen Aset dan pengadaan di luar negeri.
3. Keprotokolan dan Etika Internasional.
4. Budaya Integritas ASN pada Perwakilan RI di Luar Negeri.
5. Pengelolaan
keuangan/anggaran,
Pengenalan dan Promosi Batik Nusantara.
6. Pengantar Perlindungan WNI di Negara Akreditasi, Pelaporan Dinas.
7. Public speaking.
8. Informasi mengenai Negara Akreditasi (group mentoring).
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Disesuaikan dengan jadwal Orientasi Penempatan dari Biro SDM.
Waktu Diklat:
Bimbingan Teknis Diplomasi dan Hubungan Luar Negeri bagi Kementerian/Lembaga dan
Pemerintah Daerah I
Peserta
40 Orang - ASN K/L terkait dan ASN Pemda.
Tujuan Diklat
Peserta mampu menjelaskan konsep kebijakan luar negeri Indonesia, hubungan luar negeri Indonesia serta peran Pemerintah Daerah dalam mendukung implementasi kebijakan luar negeri Indonesia.
Materi Diklat
1. Politik Luar Negeri RI.
2. Sinergi Kemenlu dan Pemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Hubungan Luar Negeri.
3. Protokol dan Etiket Pergaulan Internasional.
4. Table Manner: Teori dan Praktek,
5. Perjanjian Internasional: Teori dan Praktik.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Durasi Diklat:
20 Jam pelajaran / 3 hari.
April 2021.
Waktu Diklat:
Pelatihan Trade Negotiators Tingkat Dasar, TA 2021 bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK) Kementerian Luar Negeri
Materi Diklat
1. Introduction to the WTO;
2. Basic Skills in Trade Negotiations;
3. Related Soft Skills in Trade Negotiations;
4. Reading and Understanding Economic Indicators;
5. Trade in Services and Its Related Chapters (WTO);
6. Trade in Services and its Related Chapters (FTA);
7. JSI E-Commerce;
8. Investment Rules and Market Access;
9. FTA+Chapters;
10. How to maintain and preserves our Policy Space;
11. Legal and Institutional Issues;
12. Intellectual Property;
13. Provisions of the Implementation of FTA;
14. How to Maintain and Preserves our Policy Space;
15. Penyusunan Kertas Posisi dan Legal drafting.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
PESERTA
20 Orang per Tingkatan- PDK Kemlu RI.
TUJUAN DIKLAT
Peserta mampu dan terampil dalam melakukan negosiasi di bidang ekonomi khususnya perdagangan, baik pada tingkat bilateral, regional dan multilateral (global).
Durasi Diklat:
45 Jam pelajaran / 7 hari.
Sesuai permintaan pimpinan dan koordinasi dengan Direktorat HPE dan Dit. PKKI.
Waktu Diklat:
Pelatihan Trade Negotiators
Tingkat Menengah dan Mahir, TA 2021 bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK) Kementerian Luar Negeri
Materi Diklat
TIG (Trade in Good) Expertise yang meliputi:
1. Trade in Good: Rules and Exceptions;
2. Preferential Trade Agreement;
Negotiation Skills, 3. Rules of Origin;
4. Customs Duties/Tariff and Quantitative Restrictions;
5. Non Tariff
Measures/technical Barriers to Trade;
6. Anti Dumping Subsidies and Countervailing Measures;
7. Schedules of Tariff Commitments;
8. How to Maintain and preserved our Policy Space;
9. Offer and Requests lists;
implementing
PTASs/TIGAs/FTAs;
10.Reviewing PTAs/TIGAs/FTAs Implementations.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Peserta
20 Orang per Tingkatan- PDK Kemlu RI.
Tujuan Diklat
Peserta mampu dan terampil dalam melakukan negosiasi di bidang ekonomi khususnya perdagangan, baik pada tingkat bilateral, regional dan multilateral (global).
Durasi Diklat:
28 Jam pelajaran.
Sesuai permintaan pimpinan dan koordinasi dengan Direktorat HPE dan Dit. PKKI.
Waktu Diklat:
Pelatihan Trade Negotiators
Tingkat Menengah dan Mahir, TA 2021 bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK) Kementerian Luar Negeri
Materi Diklat
TIS (Trade in Services) Expertise yang meliputi:
1. WTO Rules on Trade in Services;
2. Trade in Services Agreements;
3. Negotiations Skills;
4. Penerapan Modes of Supply in GATS (Liberalisasi);
5. Performance Requirements;
6. Safeguards, Exceptions and Carve-outs;
7. Schedule of Commitments (Positive list, Negative list);
8. Sector-Specific Issues:
9. Financial Services;
10.How to maintain and preserved our policy space;
11.Sechedule of Commitments in the making;
12.Implementing TISAs/FTAs;
13.Reviewing TISAs/FTAs implementations.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Peserta
20 Orang per Tingkatan- PDK Kemlu RI.
Tujuan Diklat
Peserta mampu dan terampil dalam melakukan negosiasi di bidang ekonomi khususnya perdagangan, baik pada tingkat bilateral, regional dan multilateral (global).
Durasi Diklat:
29 Jam pelajaran.
Sesuai permintaan pimpinan dan koordinasi dengan Direktorat HPE dan Dit. PKKI.
Waktu Diklat:
Pelatihan Trade Negotiators
Tingkat Menengah dan Mahir, TA 2021 bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK) Kementerian Luar Negeri
Materi Diklat
Investment Expertise, meliputi:
1. TRIMS and Currents Debates in WTO;
2. Domestic Investment Regulation, International;
3. Investment Agreement and Evolution in Investment Rule Making;
4. Negotiations Skills;
5. Market Access, Investment Entry and Establishment;
6. TRIMS and performance requirements;
7. Safeguards, Exceptions and Carve-outs;
8. Schedule of Commitments (positives list, negative list);
9. Investor to State Dispute Settlement (ISDS) and State to State Disputes Setllement (SSDS);
10. Schedule of Commitment in the Making;
11. Implementinf BITs/FTAs.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Peserta
20 Orang per Tingkatan- PDK Kemlu RI.
Tujuan Diklat
Peserta mampu dan terampil dalam melakukan negosiasi di bidang ekonomi khususnya perdagangan, baik pada tingkat bilateral, regional dan multilateral (global).
Durasi Diklat:
24 Jam pelajaran.
Sesuai permintaan pimpinan dan koordinasi dengan Direktorat HPE dan Dit. PKKI.
Waktu Diklat:
Pelatihan Trade Negotiators
Tingkat Menengah dan Mahir, TA 2021 bagi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK) Kementerian Luar Negeri
Materi Diklat
Dispute, Settlement, Legal, and Institutional Issues Expertise, meliputi:
1. WTO: Dispute Settlement and Transparency;
2. Domestic Investment Regulation and Current FTAs/CEPAs;
3. Negotiation Skills;
4. Transparency and Good Regulatory Practices;
5. Institutional Matters under FTAs/CEPAs;
6. State to State Dispute Settlement:
7. Procedure and Practice;
Investor to State Dispute Settlement:
8. Procedures and Practice;
9. How to maintain and preserve our policy space;
10. Legal Drafting and Legal Scrubbing;
11. Implementing BITs/FTAs.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Peserta
20 Orang per Tingkatan- PDK Kemlu RI.
Tujuan Diklat
Peserta mampu dan terampil dalam melakukan negosiasi di bidang ekonomi khususnya perdagangan, baik pada tingkat bilateral, regional dan multilateral (global).
Durasi Diklat:
24 Jam pelajaran.
Sesuai permintaan pimpinan dan koordinasi dengan Direktorat HPE dan Dit. PKKI.
Waktu Diklat:
Workshop
Pengembangan Soft Skill SDM Kemlu I-II
Peserta
35 Orang per kegiatan – ASN Kemlu.
Tujuan Diklat
Peserta memperoleh keterampilan soft skill yang dapat menunjang
pelaksanaan tugas dan fungsinya.
Materi Diklat
Materi workshop akan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan soft skill SDM Kemlu.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka.
2. Diskusi.
3. Praktik.
Durasi Diklat:
16 Jam pelajaran / 2 hari.
April dan Agustus 2021.
Waktu Diklat:
Dokumentasi
Beberapa Kegiatan Diklat yang
Diadakan oleh
Bidang Diklat Teknis Di Tahun 2020
Diklat Penjuru Bahasaan
Diklat Bahasa Spanyol Tahap I
Workshop secara online Penguatan Diplomasi Ekonomi Indonesia bagi Pejabat Diplomatik dan
Konsuler (PDK)
Bimbingan Teknis bagi Spouse Kepala Perwakilan Konsuler & Wakil Kepala Perwakilan RI Tahun 2020, Pusdiklat 22-23
Juni 2020 ECONOmic Diplomacy Online Workshop Series Bagi
Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Luar Negeri
Penyelenggaraan Bimbingan Teknis Staf Bawaan Kepala Perwakilan RI
Pelaksanaan Kegiatan Diklat Pembekalan TOEFL (TOEFL Paper-Based Course) Tahap II secara Online
6 Juli 2020 Bidang Diklat Teknis, Pre-test Diklat Bahasa Spanyol Tahap II secara online
bagi ASN Kemlu (Pejabat Struktural dan Fungsional) T.A. 2020 Ruang Auditorium
Pusdiklat,
P P N
P e n d i d i k a n d a n P e l a t i h a n N o n D i p l o m a t i k
K e m e n t e r i a n L u a r N e g e r i
Bimbingan Teknis Kekanseleraian
Materi Diklat
A. Peran HOC dalam:
1. Pengelolaan Aset (BMN) dan Pemeliharaan, Renovasi dan Pengadaan BMN di Pusat dan Perwakilan RI dan MKKG.
2. Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan.
3. Manajemen Kinerja KP (Penyusunan PK dan IKU).
4. Evaluasi Kinerja KP (LKJ).
5. Pengelolaan Dokumen Kinerja dan Sistenm Penganggaran.
6. Tata Laksana dan Reformasi Birokrasi serta Manajemen Resiko.
7. Penyusunan Anggaran KP (Renja-KL, RKA-KL, TOR- RAB).
8. Evaluasi Anggaran KP, Revisi Anggaran, Monev Anggaran.
B. Audit pada Perwakilan
Peserta
JFD yang akan ditugaskan pada Perwakilan RI di luar negeri.
Tujuan Diklat
Peserta mendapatkan pengetahuan terkait kekanseleraian.
Metode Diklat:
1. Tatap muka atau virtual 2. Diskusi
3. Praktek
Durasi Diklat:
30 Jam pelajaran / 3 hari.
April dan Nopember 2021.
Waktu Diklat:
Peningkatan Kompetensi/ In-House Training BPKRT/Penata
Kanselerai
Materi Diklat
1. Etika Perkantoran, Kepegawaian, Security Awareness
2. Perjanjian Kinerja, Rencana Aksi, Disbursement Plan, Renja- KL/AKL
3. Revisi Anggaran
4. Monev Anggaran/Kinerja 5. Laporan Kinerja
6. Penata Usahaan/Pengelolaan BMN, Pemeliharaan
7. Prosedur Sewa, Pengadaan dan Renovasi pada Perwakilan RI 8. Peraturab dan Pengelolaan
Keuangan di Perwakilan RI, Pejabat Perbendaharaan dan Simulasi Penyelesaian TP/TGR 9. Pengelolaan PNBP.
10.Mekanisme Penggantian BPPR, BPJ dan BPPA
11.SIMKEU Real Time
12.Penyelesaian Tagihan dan Pembayaran DIPA melalui SAS 13.E-Recon dengan KPPN
14.Penyusunan Laporan Keuangan
Peserta
BPKRT/PK yang akan ditempatkan pada Perwakilan RI di luar negeri.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan administrasi perkantoran, keuangan, barang, serta sumber daya manusai.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka/Virtual 2. Kuliah
3. Tanya Jawab 4. Diskusi 5. Praktek 6. Simulasi
Durasi Diklat:
297 Jam pelajaran / 39 hari.
April-Juni 2021.
Waktu Diklat:
Peserta
Jabatan Fungsional Pranata Informasi Diplomatik.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait proses dan prosedur optimalisasi Digital Command Center (DCC).
Februari 2021.
Waktu Diklat:
Materi Diklat
Pelatihan terkait : 1. Operasional DCC.
2. Perawatan DCC.
3. Prosedur pengelolaan DCC.
4. Pengembangan.
5. Evaluasi DCC.
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Optimalisasi Digital
Command Center
Analisis Dan Perancangan Sistem
Informasi
Peserta
Jabatan Fungsional Pranata Informasi Diplomatik.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait analisis dan perancangan Sistem Informasi.
April 2021.
Waktu Diklat:
Materi Diklat
Pelatihan dalam hal-hal proses perancangan sistem informasi terkait :
1. Metodologi dan pendekatan dalam perancangan sistem informasi
2. kegiatan analisis dan desain, termasuk siklus hidup pengembangan sistem, teknik perencanaan sistem, pemodelan data dan proses yang akurat, serta sumber daya TIK yang dibutuhkan.
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Metode Diklat:
1. Tatap Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Tata Kelola Dan
Manajemen Layanan TIK
Peserta
Jabatan Fungsional Pranata Informasi Diplomatik.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait tata Kelola dan manajemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Juni 2021.
Waktu Diklat:
Materi Diklat
Pelatihan dalam hal-hal terkait kontribusi penting dari manajemen layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap tata Kelola TIK, serta nilai strategis dan taktis yang dihasilkan oleh manajemen layanan yang efektif.
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Metode Diklat:
1. Tatap
Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Metode Diklat:
1. Tatap
Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Materi Diklat
Pelatihan dalam hal-hal terkait kontribusi penting dari manajemen layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap tata Kelola TIK, serta nilai strategis dan taktis yang dihasilkan oleh manajemen layanan yang efektif.
Peserta
Jabatan Fungsional Pranata Informasi Diplomatik.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan tata kelola jaringan komputer dan server yang baik.
Juli 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Pengelolaan Jaringan
Komputer Dan Server
Data Center
Metode Diklat:
1. Tatap
Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Manajemen Proyek Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Materi Diklat
Pelatihan terkait pengetahuan bagaimana mengelola proyek TIK dalam hal :
1. Mendemonstrasikan formula, bagan, dan teori-teori manajemen proyek,
2. Menghitung rincian diagram jaringan proyek yang kompleks, 3. Serta membandingkan dan
memperjelas proses, area pengetahuan, teori, termasuk mengelola perubahan arah dan sistem bisnis,
4. Best practice manajemen proyek.
Peserta
Jabatan Fungsional Pranata Informasi Diplomatik.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait pengelolaan proyek Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Agustus 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Metode Diklat:
1. Tatap
Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Pengelolaan Keamanan Jaringan Dan Layanan TIK
Materi Diklat
1. Menganalisa eksposur organisasi terhadap potensi ancaman keamanan TIK
2. Meminimalisir potensi ancaman keamanan terhadap sumber daya TIK organisasi
3. Menilai alternatif dan mekanisme otentikasi host/user yang valid
4. Mengelola risiko yang berasal dari dalam dan luar organisasi.
Peserta
Jabatan Fungsional Pranata Informasi Diplomatik.
TUJUAN DIKLAT
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menganalisa dan menilai risiko keamanan jaringan dan layanan TIK, untuk kemudian memilih dan menentukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.
Agustus 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
40 Jam pelajaran / 5 hari.
Bimtek Kompetensi Penyusun Laporan
Keuangan Materi Diklat
1. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan E-Rekon
2. Pengembangan Mebu E-Rekon 3. E-Rekon sebagai alat bantu
Analisis Horizontal dan Vertikal 4. Telaah Laporan Keuangan 5. Kebijakan Akutansi Akrual atas
Aset, Kewajiban, Aekuitas, P{endapatan dan Beban
6. Perbaikan Nilai Buku Minus atas Aset
7. Tata cara pengecekan rekonsiliasi GL-BMN untuk pengecekan Saldo Aset di SIMAK BMN (Intakomptabel, Ekstrakomptabel, dan KDP) dan SAIBA
8. Analisis Horizontal dan Vertikal atas Laporan Keuangan
9. Sosialisasi
PMK17/PMK.09/2019
Peserta
Bendahara dan Penyusun Laporan Keuangan.
Tujuan Diklat
Membekali peseerta dengan pengetahuan guna menghasilkan Laporan Keuangan Kemlu yang berkualitas, akurat dan handal serta
dapat meningkaykan dan
mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian pada Laporan Keuangan Kemlu. .
Oktober 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
50 Jam pelajaran / 5 hari.
Metode Diklat:
1. Tatap
Muka/Virtual.
2. Kuliah.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
5. Praktek.
6. Simulasi.
Pelatihan Dan Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa
Tingkat Dasar Untuk Staf/Pejabat Dalam Negeri
Materi Diklat
1. Opening and Building Learning Commitment.
2. Persyaratan Umum.
3. Tujuan,ijakan, Prinsip, dan Etika Pengadaan Barang/Jasa (PBJ).
4. Pihak-pihak pelaksana PBJ.
5. PBJ secara elektronis, SDM dan Institusi, Pengawasan, Pengaduan, Sanksi, dan Pelayanan Hukum.
6. Perencana Pengadaan.
7. Persiapan PBJ.
8. Implementasi PBJ melalui Penyedia.
9. Pengadaan khusus.
10.Diskusi Try Out.
11.Post Test.
PESERTA
Pegawai Kemlu:
1. Minimal pendidikan SMA/ Setara.
2. Belum memiliki Sertifiksi Pengadaan Barang atau Jasa Tingkat Dasar.
3. Memiliki akun portal PPSDM.
TUJUAN DIKLAT
Membekali peserta dengan dasar- dasar pengadaan barang/jasa., tahapan pengadaan, dan Permenlu mengenai Barang dan Jasa.
Sesuai kalender kegiatan orientasi penempatan oleh Biro SDM.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
20 Jam pelajaran e-learning dan
18 jam pelajaran tatap muka.
Metode Diklat:
1. E-learning.
2. Kuliah Tatap. Muka.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
Pelatihan Dan Sertfikasi PBJ Tingkat Dasar Bagi Pejabat/Staf Perwakilan Ri Di Luar Negeri (Kawasan Amerop/Aspasaf)
Materi Diklat
1. Opening and Building Learning Commitment.
2. Persyaratan Umum.
3. Tujuan,ijakan, Prinsip, dan Etika Pengadaan Barang/Jasa (PBJ).
4. Pihak-pihak pelaksana PBJ.
5. PBJ secara elektronis, SDM dan Institusi, Pengawasan, Pengaduan, Sanksi, dan Pelayanan Hukum.
6. Perencana Pengadaan.
7. Persiapan PBJ.
8. Implementasi PBJ melalui Penyedia.
9. Pengadaan khusus.
10.Diskusi Try Out.
11.Post Test.
Peserta
Pegawai Kemlu:
1. Minimal pendidikan SMA/ Setara.
2. Belum memiliki Sertifiksi Pengadaan Barang/Jasa Tingkat Dasar.
3. Memiliki akun portal PPSDM.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan dasar- dasar pengadaan barang/jasa., tahapan pengadaan, dan Permenlu mengenai Barang dan Jasa.
Maret- dan September 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
20 Jam pelajaran e-learning dan 18 jam pelajaran tatap muka.
Metode Diklat:
1. E-learning.
2. Kuliah Tatap. Muka.
3. Tanya Jawab.
4. Diskusi.
Pelatihan Dan Ujian Okupasi Pejabat Pengadaan (PP)
Materi Diklat
1. Menyusun Harga Perkiraan.
2. Memilih Penyedia Barang/Jasa.
3. Menyusun Dokumen
pengadaan Barang/Jasa.
4. Melakukan Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa.
5. Menyampaian Penjelasan Dokumen Barang/Jasa.
6. Mengevaluasi Dokumen Penawaran.
7. Melakukan Negosiasi.
8. Mengelola Kinerja.
9. Mengelola Resiko.
Peserta
Pegawai Kemlu:
1. Memiliki Sertifikat Keahlian Tingkat Dasar PBJP.
2. Memiliki akun portal PPSDM.
3. Diutamakan telah atau akan menjadi PP atau akan membantu
PP dibuktikan dengan
SK/keterangan/ tugas.
4. Memiliki surat rekomendasi dan Unit Kerja Kepegawaian untuk mengikuti Pelatihan Okupasi Pejabat Pengadaan.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan dasar- dasar pengadaan barang/jasa., tahapan pengadaan, dan Permenlu mengenai Barang dan Jasa.
Februari 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
104 Jam pelajaran atau 15 hari.
Metode Diklat:
1. E-learning.
2. Synchronous (webinar/
chatting).
3. Ceramah.
4. Tanya jawab.
5. Latihan.
6. Studi kasus.
7. Diskusi dan presentasi kelompok.
Materi Diklat
1. Etika Perkantorn.
2. Komputer Tingkat Dasar.
3. Tata Cara dan Penyusunan Persuratan.
4. Perencanaan Anggaran.
5. Pengelolaam Anggaran.
6. Pelaporan Keuangan.
7. Pengelolaan BMN.
8. Pengelolaan Kepegawaian.
9. Bahasa Inggris Dasar.
Peserta
Staf Non-PDLN yang tidak menduduki jabatan fungsional yang menangani atau diproyeksikan untuk ditugaskan ke Perwakilan RI.
Tujuan Diklat
Membekali pesertta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan administrasi perkantoran, keuangan dan barang.
Februari-Maret 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
80 Jam pelajaran atau 10 hari.
Diklat Pengembangan
Kompetensi Staf Non-PDLN yang Akan Ditugaskan ke Perwakilan RI (Sp 111)
Metode Diklat:
1. Kuliah Tatap Muka 2. Tanya Jawab 3. Diskusi. 4. Praktik 5. Simulasi
Diklat Keuangan Calon Pegawai Setempat
Materi Diklat
1. Etika Perkantoran.
2. Komputer.
3. Tugas-Tugas Perwakilan RI.
4. Pembuatan Nota/ Brafaks.
5. Keprotokolan.
6. Pelayanan dan Perlindungan WNI.
7. Perencanaan Anggaran.
8. Pengelolaan Anggaran.
9. Pengelolaan BMN.
Peserta
Calon Pegawai Setempat yang telah diseleksi oleh Biro SDM.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pengelolaan administrasi perkantoran, keuangan dan barang serta keprotokolan.
Januari-Februari 2021.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
210 Jam pelajaran atau 24 hari.
Metode Diklat:
1. Kuliah Tatap Muka.
2. Tanya Jawab 3. Diskusi. 4. Praktik 5. Simulasi
Diklat Pengembangan Kompetensi Auditor
Materi Diklat
Pelatihan dalam hal-hal terkait pengembangan kompetensi auditor yang dibutuhkan untuk melaksanakan audit internal
Peserta
Fungsional Auditor Ahli Pertama, Muda dan Madya.
Tujuan Diklat
Membekali peserta Diklat agar mampu melaksanakan tugas-tugas audit intern yang memerlukan analisis dan pertimbangan professional yang tinggi.
Sesuai kalender kegiatan Pusdiklatwas BPKP.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
50 Jam pelajaran atau 5 hari.
Metode Diklat:
1. Kuliah Tatap Muka.
2. Tanya Jawab.
3. Diskusi.
4. Praktik.
5. Simulasi.
Materi Diklat
Pelatihan dalam hal-hal terkait pengembangan kompetensi arsiparis yang dibutuhkan untuk melaksanakan pengarsipan.
Durasi Diklat:
30 Jam pelajaran atau 3 hari.
Metode Diklat:
1. Kuliah (tatap muka/ virtual).
2. Tanya jawab.
3. Diskusi.
4. Praktek.
5. Simulasi.
Peserta
Fungsional Arsiparis.
Tujuan Diklat
Membekali peserta dengan pengetahuan dan kemampuan untuk meningkatkan keterampilan dan keahliannya serta mengembangkan profesionalisme tenaga kearsipan.
Oktober 2021.
Waktu Diklat:
Diklat Pengembangan
Kompetensi Arsiparis
Diklat Pembentukan
Fungsional Perencana Ahli Pertama
Peserta
Fungsional Perencana Ahli Pertama .
Tujuan Diklat
Meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan fungsional Perencana Pertama secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan fungsional Perencana Pertama.
Sesuai kalender kegiatan Pusbindiklatren Bappenas.
Waktu Diklat:
Durasi Diklat:
580 Jam pelajaran atau 58 hari.
Metode Diklat:
1. Kuliah (tatap Muka/virtual).
2. Tanya Jawab 3. Diskusi. 4. Praktik 5. Simulasi
Diklat Pembentukan
Fungsional Perencana Ahli Pertama
Materi Diklat
1. Analisis Wilayah dan Daerah
2. Pertumbuhan, Pemerataan dan Kemiskinan
3. Potensi dan Pemanfaatan Sumber Daya Daerah
4. Sumber Dana dan Pembiayaan Pemerintah
5. Perdagangan dalam
Pembangunan
6. Teknik dan Metode – Metode Analisis Daerah Administrasi dan Management Publik
7. Pengantar Manajemen
Pembangunan
8. Lingkungan Kelembagaan
9. Organisasi dan Sumber Daya Manusia
10.Dasar-dasar Penganggaran
Perencanaan Spasial
11.Ruang Sebagai Sumber Daya Wilayah dan Kota
12.Rencana Spasial Kota dan Wilayah Konsep dan Teknik Perencanaan 13.Konsep Dasar perencanaan 14.Perencanaan dan Pembangunan 15.Perencanaan Sektoral
16.Perencanaan Daerah dan Pengembangan Wilayah
17.Perencanaan Proyek
18.Analisis Dampak Pembangunan 19.Pengumpulan Data dan Informasi
Studi Kasus Topik Khusus Skill/Ketrampilan
20.Latihan Perencanaan
Sikap/Affective Uji Kompetensi