• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMILIHAN DIREKTUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMILIHAN DIREKTUR"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LPM AKDW Standar Operasional Prosedur 1 Pemilihan Direktur

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMILIHAN DIREKTUR

I. TUJUAN

Adapun tujuan dari Standar Opersional prosedur ini adalah

1. Memberikan pedoman bagi Perguruan Tinggi untuk melakukan suksesi kepemimpinan.

2. Menjamin bahwa proses pelaksanaan suksesi berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan

II. RUANG LINGKUP :

1. Persyaratan terjadinya suksesi 2. Persyaratan calon direktur

3. Prosedur pelaksanaan pemilihan direktur

III. PERSYARATAN TERJADINYA SUKSESI DIREKTUR 1. Persyaratan terjadinya suksesi

Untuk dapat dilakukan suksesi perlu ditetapkan syarat syarat sebagai berikut:

a) Telah habis masa jabatan yakni 4 tahun kepemimpinan b) Direktur berhalangan tetap karena meninggal dunia c) Direktur berhalangan tetap karena sakit

d) Mengundurkan diri

 Bersalah melakukan tindak pidana berdasarkan putusan pengadilan yang diancam dengan hukuman paling sedikit 5 tahun.

 Diberhentikan berdasarkan rapat pengurus yayasan karena melakukan tindak diluar kewenangannya atau melakukan pelanggaran berat terhadap ketentuan pengurus yayasan.

2. Persyaratan Calon direktur

Untuk dapat mengikuti kegiatan pemilihan direktur seseorang harus sudah memenuhi persyaratan sebagai berikut :

1. Dosen tetap dengan latar belakang pendidikan S2 Kesehatan 2. Memiliki jenjang jabatan akademik minimal AA

3. Mengisi surat pernyataan sanggup bertugas penuh sebagai direktur 4. Telah bekerja di bidangnya minimal 5 tahun

5. Sehat jasmani dan rohani

(2)

LPM AKDW Standar Operasional Prosedur 2 Pemilihan Direktur

IV. PROSEDUR

a) Penyusunan Tatib

untuk kelancaran penyelenggaraan pemilihan direktur di Akper Dharma Wacana Metro yang diatur dalam tata tertib pemilihan yang disahkan oleh Senat Akademi tentang tata tertib pemilihan direktur Akper Dharma Wacana Metro

b) Proses penjaringan

Prores penjaringan bakal calon dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Panitia seleksi membuat pengumuman tentang berakhirnya masa jabatan Direktur Akper Dharma Wacana Metro

2. Panitia seleksi mengumumkan jadwal pendafataran dan batas akhir pendaftaran bakal calon

3. Panitia seleksi menerima pendafataran bakal calon

4. Panitia seleksi melakukan seleksi berkas administrasi, dan mengumumkan calon yang lolos seleksi berkas

c) Pemaparan Visi dan Misi serta Program Kerja

Calon Direktur Akper Dharma Wacana Metro menyampaikan pemaparan visi dan misi serta program kerja jika mereka terpilih menjadi pimpinan di hadapan senat akademi

d) Proses pemungutan suara dan penetapan pimpinan terpilih

Pemilihan Direktur Akper Dharma Wacana Metro dilakukan oleh seluruh anggota senat akademi dan dilakukan secara langsung bebas rahasia. Penghitungan surat suara

dilakukan setelah semua anggota senat memberikan suaranya. Direktur terpilih adalah calon yang memiliki dukungan paling banyak atau lebih dari 50% anggota senat yang hadir pada saat proses pemungutan suara.

e) Selanjutnya senat akademi mengusulkan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Dan Kebudayaan Dharma Wacana untuk mendapatkan Surat Keputusan Pengangkatan direktur secara definitive.

f) Serah Terima Jabatan g) Selesai

(3)

LPM AKDW Standar Operasional Prosedur 3 Pemilihan Direktur Diagram Alir

SOP PEMILIHAN DIREKTUR Mulai

Penyusunan Tata Tertib Pemilihan Direktur

Proses Penjaringan

Pemaparan Visi Misi dan Program Kerja oleh

calon Direktur

Proses pemungutan suara dan penetapan

direktur terpilih

senat mengusulkan kepada Ketua Yayasan

Sertijab

Selesai

(4)

LPM AKDW Standar Operasional Prosedur 4 Pemilihan Direktur

Kegiatan Unit yang terkait Waktu Dokumen

Pansel Senat Yayasan

Penyusunan Tatib untuk kelancaran

penyelenggaraan pemilihan direktur di Akper Dharma Wacana Metro yang diatur dalam tata tertib pemilihan yang disahkan oleh Senat Akademi tentang tata tertib pemilihan direktur Akper Dharma Wacana Metro Proses penjaringan Prores penjaringan bakal calon dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1) Panitia seleksi membuat pengumuman tentang berakhirnya masa jabatan Direktur Akper Dharma Wacana Metro 2) Panitia seleksi

mengumumkan jadwal pendafataran dan batas akhir pendaftaran bakal calon

3) Panitia seleksi menerima pendaftaran bakal calon

4) Panitia seleksi melakukan seleksi berkas administrasi, dan mengumumkan calon yang lolos seleksi berkas

Pemaparan Visi dan Misi serta Program Kerja Calon Direktur Akper Dharma Wacana Metro menyampaikan pemaparan visi dan misi serta program kerja jika mereka terpilih menjadi pimpinan di hadapan senat akademi

Proses pemungutan suara dan penetapan pimpinan terpilih

Pemilihan Direktur Akper

1

2

3

4 2

4

(5)

LPM AKDW Standar Operasional Prosedur 5 Pemilihan Direktur Dharma Wacana Metro

dilakukan oleh seluruh anggota senat akademi dan dilakukan secara langsung bebas rahasia. Penghitungan surat suara dilakukan setelah semua anggota senat memberikan suaranya.

Direktur terpilih adalah calon yang memiliki dukungan paling banyak atau lebih dari 50% anggota senat yang hadir pada saat proses pemungutan suara.

Selanjutnya senat akademi mengusulkan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Dan Kebudayaan Dharma Wacana untuk mendapatkan Surat Keputusan

Pengangkatan direktur secara definitive.

Serah terima jabatan

Selesai

V. REFERENSI

1. Peraturan Akademik Akper DW 2. Permen RI No 19 tahun 2005 3. Undang-undang No 12 tahun 2012

5

6 5

7

(6)

LPM AKDW Standar Operasional Prosedur 6 Pemilihan Direktur

Referensi

Dokumen terkait

Ketua panitia menyerahkan proposal yang sudah ditandatangani kepada sekretaris panitia untuk digandakan dan dijilid.. Sekretaris panitia menggandakan dan

Uang Muka tersebut apabila telah sesuai dengan standar bukti keuangan dan menyerahkan kembali ke Staf Akuntansi untuk dibukukan dalam Program Akuntansi.. Manajer Keuangan dan

persidangan dan melalui Panitera memerintahkan Juru Sita untuk memanggil Termohon Eksekusi supaya hadir menghadap di persidangan tersebut untuk menerima Tegoran, dan

Penyampaian surat permintaan data yang telah ditandatangani oleh Anggota DPR/Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan/Pimpinan DPR/Sekjen DPR kepada Kepala Bidang Pengkajian

Tujuan : Prosedur ini digunakan unt uk m enjelaskan proses pener im aan calon siswa baru di SMK Negeri 1 Cim ahi3. Ruang Lingkup : Prosedur ini digunakan unt uk

Prosedur Operasional Baku ini bertujuan untuk memberikan keterangan tentang proses administrasi dan seleksi mahasiswa dalam Olimpiade Nasional MIPA dan Olimpiade Sains

1). Guru Bimbingan dan Konseling dijadwalkan bertatap muka dengan siswa di kelas fisik atau kelas daring untuk memberikan layanan kelompok berkenaan

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI Nomor SOP Tanggal pembuatan 27 Agustus 2018 KEUANGAN Tanggal revisi 28 Agustus 2018 Tanggalpengesahan 29 Agustus 2018 Disahkan oleh Direktur