• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KUNJUNGAN KERJA KOMISI V DPR RI DALAM RANGKA RESES MASA SIDANG IV TAHUN KE PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TANGGAL: APRIL 2022

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN KUNJUNGAN KERJA KOMISI V DPR RI DALAM RANGKA RESES MASA SIDANG IV TAHUN KE PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TANGGAL: APRIL 2022"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

KUNJUNGAN KERJA KOMISI V DPR RI DALAM RANGKA RESES MASA SIDANG IV

TAHUN 2021-2022

KE PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TANGGAL: 18 – 22 APRIL 2022

KOMISI V DPR RI

JAKARTA, 2022

(2)

DAFTAR ISI

I. PENDAHULUAN

I.1. Dasar Hukum ...3

I.2. Maksud dan Tujuan ...3

I.3. Lokasi dan Waktu ...4

I.4. Agenda Kunjungan ...4

II. HASIL PENINJAUAN LAPANGAN ...5

III. KESIMPULAN / REKOMENDASI ...8

IV. PENUTUP ………..………….. 9

LAMPIRAN ... 10

Foto-foto ...10

(3)

LAPORAN KUNJUNGAN KERJA KOMISI V DPR RI DALAM RANGKA RESES MASA SIDANG IV TAHUN 2021 – 2022 KE PROPINSI KALIMANTAN SELATAN

TANGGAL: 18 – 22 APRIL 2022

=======================================================================

I. PENDAHULUAN I.1. Dasar Hukum

1. Amandemen Undang-Undang Dasar 1945; pada perubahan Pertama Pasal 20, Perubahan Kedua Pasal 20 A, perubahan Ketiga Pasal 23.

2. Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pasal 98 ayat (4) huruf f.

3. Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Pasal 7 huruf d; dan

4. Keputusan Rapat Intern Komisi V DPR RI Tanggal 12 Januari 2022.

I.2. Maksud dan Tujuan

Maksud Kunjungan Kerja Reses ke Propinsi Kalimantan Selatan ini adalah:

a. Untuk meninjau langsung program dan kegiatan pembangunan infratruktur dan transportasi di propinsi Kalimantan Selatan;

b. Untuk menginventarisir permasalahan-permasalahan dan kebutuhan Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan dalam bidang infrastruktur dan transportasi.

Tujuan dilaksanakannya Kunjungan Kerja adalah dalam rangka melaksanakan Fungsi dan Tugas Dewan sesuai dengan Pasal 59, ayat (4), Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, yaitu:

butir a. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang, termasuk

(4)

APBN, serta peraturan pelaksanaannya yang termasuk dalam ruang lingkup tugasnya;

butir d. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

Selanjutnya Tata Tertib DPR RI Pasal 60 ayat (3) juga menyatakan bahwa: ”Dalam melaksanakan tugas komisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (4) dan tindak lanjut pengaduan masyarakat, komisi dapat:”

butir f mengadakan kunjungan kerja dalam masa reses atau mengadakan kunjungan kerja spesifik dalam masa sidang, yang hasilnya dilaporkan dalam rapat komisi untuk ditindaklanjuti.

I.3. Lokasi dan Waktu

Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI dilaksanakan di Propinsi Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan pada tanggal 18 – 22 April yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Bapak H. Syaifullah Tamliha, S.Pi., M.S.

I.4. Agenda Kunjungan

Beberapa agenda kegiatan dalam Kunjungan Kerja Reses ini adalah sebagai berikut:

1. Agenda pertemuan dilakukan dengan:

a. Pertemuan Komisi V DPR RI dengan Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan;

Bupati/Walikota se Kalimantan Selatan; dan Mitra Kerja Komisi V DPR RI terkait kebutuhan infrastruktur dan transportasi di Kalimantan Selatan;

b. Pertemuan dengan kelompok penerima manfaat program P3-TGAI;

c. Pertemuan dengan PT. AP I dan Pertemuan dengan PT. Pelindo;

d. Pertemuan dengan Tenaga Pendamping Desa;

2. Dalam Kunjungan ini, Komisi V melakukan peninjauan ke beberapa lokasi, yakni:

a) Peninjauan progress pekerjaan Jalan Matraman ke Sungai Ulin di Kabupaten Banjar;

b) Peninjauan rencana duplikasi Jembatan Paringin Kabupaten Balangan;

c) Peninjauan Bandara Warukin;

d) Peninjauan pelebaran jalan Mabuun- Bandara Warokin;

(5)

e) peninjauan lokasi rencana pembangunan Bandara Internasional Kambitin di Kabupaten Tabalong;

f) peninjauan Jalan lintas Banjar Baru - Batu Licin.

II. HASIL PERTEMUAN DAN PENINJAUAN LAPANGAN

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT (PUPR) Ditjen Bina Marga

a. Pembangunan Jalan lintas Banjarbaru – Batulicin. Jalan ini berfungsi meningkatkan konektivitas kawasan Metropolitan Banjarbakula dengan KI Batulicin dan KEK Mekar Putih. Selain itu, akan mempersingkat waktu tempuh antara kawasan Metropolitan Banjarbakula dengan kawasan Batulicin dengan memangkas jarak tempuh dari semula 250 Km menjadi 180 Km dengan waktu tempuh semula 6 jam menjadi 2,5 jam. Jalan lintas ini juga akan mengakomodasi kebutuhan pergerakan logistik angkutan berat (perkebunan, pertambangan, semen, barang mentah, komoditi hasil industri) antara kawasan Metropolotan Banjarbakula dengan KI Batulicin.

b. Pembangunan Jembatan duplikasi Paringin di kabupaten Balangan sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas jembatan eksisting yang telah berumur 30 tahun.

Jembatan ini merupakan jalur logistik (lalu-lintas berat) dari dan ke arah Tanjung dan Propinsi Kalimantan Timur. Kondisi saat ini, telah terjadi kerusakan berupa retak pada struktur lantai jembatan. Perbaikan lantai jembatan telah dilaksanakan pada TA. 2021, namun hal tersebut tidak meningkatkan kapasitas struktur bangunan atas jembatan akibat umur jembatan.

c. Pembangunan Jalan Catur Karya – Kembang Kuning (Ruas Jalan Kambitin I – Nawin Dalam) sepanjang 5,3 Km di Kabupaten Tabalong yang merupakan salah satu ruas Jalan kabupaten yang terhubung langsung dengan Jalan Nasional menuju Jalan Propinsi sebagai Kawasan Industri.

d. Lanjutan pembangunan Jalan Mataraman – Sei Ulin di Kabupaten Banjar, sekitar 1, 10 Km. Jalan ini berfungsi sebagai alternatif jalan lingkar untuk meneruskan jalur logistik lalu-lintas berat menuju Jalan Lingkar Banjarbaru. Selain itu, keberadaannya dalam rangka mendukung konektivitas kawasan Metropolitan Banjarbakula dengan kawasan

(6)

di sekitarnya guna menunjang pergerakan manusia dan barang sehingga kegiatan perekonomian masyarakat dapat berlangsung dengan efektif dan efisien.

e. Pemerintah Kabupaten Tabalong memohon pelebaran Jalan Mabu’un – Dahai sepanjang 5,70 Km. Jalan Mabu’un – Dahai merupakan jalan Nasional yang menghubungkan 3 Provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur memiliki panjang ruas jalan sepanjang 12,03 Km. Sebagai akses transportasi darat yang cukup padat dengan volume kapasitas 0,809 SMP/Jam (arus mendekati tidak stabil), jalan yang berlokasi di Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan ini merupakan akses vital serta menghubungkan jalur logistik antar Kabupaten, antar Provinsi serta jalur penunjang distribusi logistik ke Ibukota Nusantara.

Dengan adanya pelebaran jalan ini akan semakin memberi manfaat dalam mengoptimalkan peran Jalan Mabu’un – Dahai serta meningkatkan akses masyarakat, distribusi logistik antar wilayah serta perkembangan dunia usaha.

f. Pembangunan Jalan akses bandara International Syamsudin Noor.

g. Pembangunan Jembatan penghubung Pulau Kalimantan – Pulau Laut.

Ditjen Sumber Daya Air

1. Pembangunan infrastruktur pendukung pengendali banjir dan ketahanan pangan, antara lain adalah pembangunan Bendungan Riam Kiwa, pembangunan Bendungan Kusan, pembangunan bendungan Jaro. Terkait Pembangunan Embung di kawasan Jaro selain memaksimalkan potensi pengairan, juga akan semakin meningkatkan produksi pertanian dan menjadikan Jaro sebagai daerah penyangga pangan Ibukota Nusantara. Kecamatan Jaro merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki potensi pertanian sangat besar. Dengan jumlah sawah seluas 4,632 hektar, Kecamatan Jaro mampu memproduksi 110.680 ton yang selama ini menyuplai kebutuhan lokal Kabupaten Tabalong serta kebutuhan beras di berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Timur. Melihat survei pendahuluan, pembangunan Embung di daerah Jaro sebaiknya diutaman sebagai embung irigasi yang berfungsi sebagai suplesi air irigasi di Jaro, khusunya dimusim kemarau dan sebagai wadah penampungan pada saat musim penghujan. Lokasi rencana pembangunan Embung

(7)

Jaro 2 sudah masuk kedalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tabalong tahun 2014 – 2034 sebagai kegiatan konservasi Sumber Daya Air.

2. Pembangunan pengendali banjir sungai Barabai dan kolam retensi di Kabupetan Hulu Sungai Tengah.

3. Pembangunan Irigasi di lahan Rawa Lebak Ampukung Kabupaten Tabalong.

Pemerintah Kabupaten Tabalong mengajukan permohonan pembangunan infrastruktur pengairan untuk memaksimalkan dan pemanfaatan lahan lebak.

Sebagai daerah yang memiliki lahan lebak seluas 5.684 Hektar, Kabupaten Tabalong telah memanfaatkan lahan lebak seluas 2.400 hektar untuk lahan pertanian yang mampu memproduksi lebih dari 5 Ton per hektar. Kawasan lebak di Kabupaten Tabalong yang meliputi Kecamatan Muara Harus, Tanta, Kelua dan Kecamatan Pugaan merupakan lahan berbentuk cekungan yang memungkinkan pengembangan sistem Watun.

Ditjen Cipta Karya

1. Pembangunan Infrastruktur pendukung penataan kawasan, antara lain penanganan kawasan kumuh perkotaan di Kabupetan Tabalong, Kab Hulu Sungai Utara, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kota Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupten Tanah Bumbu.

2. Pengembangan kawasan RTH Tugu Pal Nol KSN Banjarbakula.

3. Pengembangan TPAS Regional Banjarbakula.

4. Pemenuhan air bersih dan sanitasi pedesaan.

Ditjen Perumahan

1. Pembangunan rumah susun bagi santri Pondok Pesantren Teknologi Pertanian Al- Islam Kambitin di Kabupatenn Tabalong.

2. Pembangunan rumah susun Santri bagi Santri di Pondok Pesantren Al-Madaniyah Jaro di Kabupaten Tabalong.

3. Rehab rumah masyarakat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Tabalong sebanyak 3.016 unit rumah.

(8)

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN Ditjen Perhubungan Udara

1. Percepatan operasional kembali Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong. Operasional bandara ini sangat menguntungkan bagi pelayanan angkutan penumpang dan logistik di wilayah sekitar Kabupaten Tabalong. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong mengharapkan dukugan dari Kementerian Perhubungan untuk mendorong Maskapai Penerbangan melayani penerbangan dari dan ke Bandara Warukin.

Karena saat ini yang menjadi kendala di Bandara Warukin adalah tidak adanya maskapai yang membuka pelayanan setelah berhentinya PT. Pelita Air membuka layanan penerbangan Tanjung – Bandara Halim Perdanakusuma PP. Bandara Warukin berlokasi di Desa Warukin Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong merupakan landasan udara khusus yang melayani penerbangan umum dengan status bandara pengumpan berdasarkan PM 69 Tahun 2013. Memiliki runway sepanjang 1400 m x 30 m, Bandara Warukin merupakan aset PT Pertamina yang pengelolaannya dilaksanakan oleh UPT Bandara Warukin Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong. Dikarenkan letak geografis Kabupaten Tabalong yang berada di perlintasan 3 Provinsi menjadikan posisi Bandara Warukin mampu melayani penumpang dari Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengai, Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara di Provinsi Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan di Provinsi Kalimantan Tengah serta Kabupaten Paser di Provinsi Kalimantan Timur .

2. Usulan lokasi pembangunan bandara International di Kambitin Kabupaten Tabalong, sebagai penyangga IKN dengan letak yang strategis antara 3 propinsi, yakni propinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

3. Peningkatan pengawasan terhadap maskapai penerbangan dan operator bandar udara dalam meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan prima kepada penumpang, terutama dalam menyambut agenda nasional, baik mudik maupun agenda nasional lainnya.

KEMENTERIAN DESA, PDT DAN TRANSMIGRASI

1. Peningkatan kapasitas tenaga pendamping desa, utamanya tenaga pendamping lokal desa yang kegiatan utamannya adalah melakukan pendampingan terhadap aparatur desa dalam penyusunan program dan kegiatan di desa;

(9)

2. Perlu sosialisasi terkait penundaan transformasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Eks PNPM Mandiri Perdesaan menjadi Bumdesma akibat pembatalan UU No. 11 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA (BMKG)

1. Keaktifan dalam sosialisasi cuaca, terutama untuk mendukung operasional kembali bandara Warukin di Tabalong.

2. Koordinasi dengan Ditjen Perhubungan Udara terkait penetapan lokasi rencana pembangunan bandara international di Kambitin Kabupaten Tabalong.

BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN (BASARNAS)

1. Peningkatan sarana dalam mendukung operasi SAR di wilayah sungai dan laut di Propinsi Kalimantan Selatan.

2. Pembangunan Pos SAR di Kabupaten Tabalong.

III. REKOMENDASI DAN KESIMPULAN

1) Komisi V DPR RI mendukung pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana transportasi yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah Propinsi Kalimantan Selatan dalam rangka terwujudnya akses infrastruktur dan pelayanan jasa transportasi yang memadai demi mendukung mobilitas masyarakat dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

2) Komisi V DPR RI meminta Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait, dalam rangka optimalisasi dan pengoperasian kembali bandara Warukin di Kabupaten Tabalong, serta rencana pembangunan bandara international di Kambitin Kabupaten Tabalong dalam rangka mendukung pengembangan kawasan strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).

3) Komisi V DPR RI meminta Ditjen Bina Marga untuk mempercepat pembangunan duplikasi jembatan Paringin Kabupaten Balangan, lanjutan pembangunan Jalan Mataraman – Sei Ulin di Kabupaten Banjar, dan pembangunan Jalan untuk menambah Lajur Ruas Jalan Dahai – Mabuun di Kabupaten Tabalong.

4) Komisi V DPR RI meminta Ditjen Perumahan untuk membangun Rumah Susun bagi

(10)

Santri di Pondok Pesantren Teknologi Pertanian Al-Islam Kambitin dan Pondok Pesantren Al-Madaniyah Jaro di Kabupaten Tabalong.

5) Komisi V DPR RI meminta Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi agar memperhatikan keputusan Makamah Konstitusi dalam pelaksanaan transformasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Eks PNPM Mandiri Perdesaan menjadi Bundesma sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

IV. PENUTUP

Demikian Laporan Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dalam Rangka Reses Masa Sidang IV Tahun 2021 – 2022 Ke Propinsi Kalimantan Selatan, tanggal: 18 – 22 April 2022. Selanjutnya Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI akan menjadikan laporan ini sebagai data/informasi yang akan disampaikan dalam Rapat dengan Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR RI.

KETUA TIM,

H. SYAIFULLAH TAMLIHA, S.Pi., M.S A-475

(11)

LAMPIRAN Foto-foto

(12)
(13)
(14)
(15)

Referensi

Dokumen terkait

BAB II PELAKSANAAN KUNJUNGAN KERJA Pelaksanaan kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI ke Provinsi Kalimantan Timur Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021 – 2022 dilaksanakan

Metode ini digunakan oleh penulis untuk mengamati kegiatan-kegiatan yang ada di perpustakaan meliputi pengamatan faktor penyebab kerusakan bahan pustaka, upaya

Hal ini sebagai dampak dari lahirnya Mahkamah Syar'iyah di Provinsi Aceh, maka wewenang Mahkamah Syar'iyah sebagai pengadilan khusus seperti yang dijelaskan dalam Pasal

Apabila manuskrip telah dipersiapkan dengan baik dan pemilihan jurnal sudah sesuai (bereputasi dan bebas predator) maka dapat disubmit dan menunggu proses review.

Pada posisi baut 6 menerima tegangan terkecil yaitu sebesar 382 MPa, pada posisi ini tidak optimal (terlemah) menerima tegangan geser karena baut putus saat

Beberapa orang beranggapan bahwa kebahagiaan itu adalah kehidupan glamor yang disertai dengan kenyamanan hidup, kemewahan, dan kesenangan terus-menerus; tetapi pernikahan

Dia memberitahu bahawa bapa-nya, yang dibaptis sebagai seorang dewasa muda, telah berkhawin di bait suci, bahawa Elder Misiego adalah anak keempat daripada enam, bahawa

menasihati para putranya, “Ingatlah, ingatlah bahwa kamu harus mendirikan dasarmu di atas batu karang Penebus kita, yaitu Kristus, Putra Allah; supaya bilamana iblis akan mengi-