MUTU LULUSAN
TATA T E RTI B
BUKU
i
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... i
KATA PENGANTAR... ii
BAB. I TATA TERTIB SISWA ... 1
1.1. Pasal 1 Pengertian ... 2
1.2. Pasal 2 Peraturan Umum... 4
1.3. Pasal 3 Waktu Belajar ... 6
1.4. Pasal 4 Pakaian Siswa/i ... 6
BAB. II KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ... 13
2.1. Pasal 5 Kegiatan Belajar ...13
2.2. Pasal 6 Tugas Sekolah ...14
2.3. Pasal 7 Kegiatan Shalat Berjama’ah ...14
2.4. Pasal 8 Penggunaan iPad dan Barang Elektronik ...14
2.5. Pasal 9 Kenaikan Kelas...16
BAB. III SARANA DAN PRASARANA ... 17
3.1. Pasal 10 Menjaga Sarana dan Prasarana Sekolah dan Pribadi ...17
BAB. IV HUBUNGAN DENGAN GURU/STAFF DAN SESAMA ... 17
4.1. Pasal 11 Hubungan Dengan Guru, Staff dan Sesama Siswa ...18
4.2. Pasal 12 Hubungan Siswa Dengan Sesama Siswa ...18
4.3. Pasal 13 Kegiatan Organisasi Siswa, Ekskul dan PAB ...18
4.4. Pasal 14 Hubungan Guru dan Wali Siswa ...19
BAB. V HAK DAN KEWAJIBAN SISWA ... 19
5.1. Pasal 15 Hak-Hak Siswa ...19
5.2. Pasal 16 Kewajiban Siswa/i ...20
5.3. Pasal 17 Hak-Hak Orang Tua ...21
5.4. Pasal 18 Kewajiban Orang Tua ...21
BAB. VI KEGIATAN ASRAMA... 23
6.1. Pasal 19 Ketentuan Kegiatan Asrama ...23
BAB. VII KUNJUNGAN ORANG TUA DAN KEPULANGAN SISWA .. ... .29
7.1. Pasal 20 Kunjungan Orang Tua dan Kepulangan Siswa/i...29
BAB. VIII PUNISHMENT DAN REWARD ... 35
8.1. Pasal 21 Jenis-Jenis Pelanggaran dan Punishment ...35
ii
8.2. Pasal 22 Ketentuan dan Jenis-Jenis Reward ...41
BAB. IX ATURAN TAMBAHAN ... 43
9.1. Pasal 23 Aturan Tambahan ...43
9.2. Pasal 24 Maklumat ...43
9.3. Pasal 25 Amandemen ...43 PENUTUP
iii
KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah Rabbul Izzati, atas rahmat dan inayah- Nya buku yang berjudul “Panduan, Norma Berperilaku dan Tata Tertib Siswa”
telah diterbitkan sebagai salah satu untuk mendukung pelaksanaan visi Sekolah Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara yaitu membentuk generasi muslim intelektual yang istiqamah pada Al-Qur’an dan Sunnah.
Membangun akhlak dan karakter luhur merupakan pondasi yang harus dimiliki oleh semua penuntut ilmu terutama siswa/i usia muda. Berbagai peristiwa kerisis akhlak dan moral yang memperihatinkan sudah sering terjadi.
Berdasarkan clue diatas, kami merasa perlu untuk menerbitkan buku mengenai kode etik dan pembiasaan baik untuk menjadi rambu-rambu pengembangan karakter seorang penuntut ilmu yang baik, meskipun membangun karakter dari luar lebih susah dibandingkan dengan membangun dari dalam atas kesadaran diri, namun motivasi terbesar bagi kami adalah mendahulukan proses dari pada hasil, jika proses sudah kita jalankan dengan baik dan sesuai prosedur dalam pengambilan keputusan, insya Allah usaha ini tidak akan mengkhianati hasil dikemudian hari.
Mudah-mudahan kita semua menjadi orang yang memiliki kepribadian yang bisa di guguh dan ditiru. Terakhir, kami mengucapkan Alhamdulillah dan terimakasih kepada seluruh tim yang turut berpartisipasi dalam penulisan terutama kepada Pembina Yayasan Buya Doktor Haji Maratua Simanjuntak yang mendukung dan mengarahkan penyusunannya sehingga buku ini dapat diterbitkan.
Kepada Allah SWT kita berserah diri, percaya, memohon Taufiq dan Hidayah-Nya.
Deli Serdang, 2 Juni 2021 Dto
Muhammad Adyan MS, S.T.,M.M Direktur Ma’had
1
TATA TERTIB SISWA
SMP ISLAM AL-AZHAR ASY-SYARIF SUMATERA UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022
BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1
Pengertian
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan :
1. Yayasan adalah Yayasan Doktor Haji Maratua Simanjuntak.
2. Sekolah adalah SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
3. Pimpinan sekolah adalah direktur ma’had dan kepala sekolah SMP Islam Al- Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
4. Guru adalah tenaga pendidik yang bekerja di Yayasan Doktor Haji Maratua Simanjuntak yang bertugas mengajar dan mendidik di lingkungan SMP Islam Al- Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
5. Karyawan adalah pegawai yang bekerja di Yayasan Doktor Haji Maratua Simanjuntak yang bertugas di lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara .
6. Siswa adalah siswa yang terdaftar sebagai pelajar di SMP Islam Al-Azhar Asy- Syarif Sumatera Utara.
7. Pelatih adalah orang yang melatih ekstrakurikuler Anak Berbakat (PAB) di lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy- Syarif Sumatera Utara.
8. Pembina adalah orang yang membina kegiatan Pembinaan Anak Berbakat (PAB) di lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
9. Wali Asrama adalah orang yang mengasuh siswa/i di luar jam KBM di lingkungan asrama SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
10. Punishment adalah sanksi yang diberikan kepada siswa yang melanggar aturan tata tertib yang terbagi empat jenis, yaitu pelanggaran ringan,pelanggaran sedang, pelanggaran berat, dan pelanggaran sangat berat.
11. Reward adalah penghargaan yang diberikan sesuai dengan jenis prestasi yang
2
diperoleh siswa atau sebagai penghargaan atas usahanya dalam meningkatkan nama baik dan disiplin sekolah.
12. Surat dispensasi adalah surat keterangan yang ditujukan bagi siswa yang memiliki kegiatan lain di saat jam pelajaran berlangsung. Misalnya mengikuti pelatihan ekskul dan persiapan lomba. Surat ini dikeluarkan secara resmi oleh pihak sekolah dalam jangka waktu tertentu.
13. Kartu Izin Siswa/i (KIS) adalah kartu yang wajib dimiliki oleh siswa yang memiliki kepentingan diluar lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara dan dikeluarkan oleh pihak SMP Islam Al-Azhar Asy- Syarif Sumatera Utara.
14. Report kesiswaan adalah laporan hasil rekapitulasi akhlak yang berisi catatan perilaku siswa/i yang dikeluarkan oleh guru Bimbingan Konseling dan Wali Asrama.
15. Tindakan asusila adalah tindakan siswa/i yang sudah di luar batas kenakalan remaja dan atau tindakan yang mengarah kepada pelanggaran norma agama, norma kesopanan, kriminalitas atau tindak pidana.
16. Problem Solving adalah bentuk pengayaan atau remedial untuk mengejar ketertinggalan pelajaran siswa/i.
Pasal 2 Peraturan Umum
1. Siswa Memiliki kewajiban
a. Menjalankan Syariat Islam dan menjauhi larangannya.
b. Mematuhi peraturan dan tata tertib yang telah dibuat oleh sekolah dengan segala konsekuensinya.
c. Menjadikan buku Panduan Norma Berperilaku dan Tata Tertib Siswa ini sebagai pedoman dalam beraktivitas.
d. Melaksanakan aktivitas sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah.
e. Menjaga barang-barang inventaris sekolah (kerusakan atau kehilangan barang milik sekolah akibat kelalaian, perbaikan dan penggantiannya menjadi tanggung jawab siswa yang bersangkutan).
f. Mematuhi dan menghormati pengurus yayasan, wali asrama, guru-guru, dan
3
seluruh pegawai sekolah, dan membudayakan 5 S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) kepada sesama.
g. Bersikap sopan dan menghormati tamu.
h. Melaporkan setiap barang/paket/bingkisan/bungkusan yang dibawa siswa ke asrama kepada wali asrama (wali asrama berhak mengecek bawaan tersebut).
i. Melaporkan kejadian-kejadian penting atau pelanggaran yang dilakukan siswa lainnya kepada wali asrama dengan jujur dan benar.
j. Membantu dan menolong siswa lainnya yang membutuhkan dengan sukarela.
k. Berpakaian sesuai aturan sekolah.
l. Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.
Siswa Dilarang
a. Menyekutukan Allah dan melanggar syariat Islam.
b. Melanggar tata tertib dan peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah.
c. Mengkonsumsi narkoba, merokok dan memiliki rokok.
d. Melewati batas zona putra maupun putri.
e. Membawa barang ilegal, seperti :
1) Benda tajam (pisau, cutter, gunting, dll),
2) Logo yang berbau politik dan bertentangan dengan syariat dan Pancasila, 3) Buku-buku yang tidak bernilai islami,
4) Aksesoris/perhiasan berharga (kalung, gelang, cincin, dll), 5) Binatang peliharaan.
6) Kartu, dadu dan sejenisnya
f. Melakukan perusakan fasilitas sekolah, mencorat-coret fasilitas sekolah dan asrama (vandalisme).
g. Mengganggu atau merugikan siswa lainnya.
4
h. Membawa dan memiliki media yang tidak islami, yang tidak ada kaitan langsung dengan pendidikan.
i. Menghina atau merendahkan pegawai sekolah ataupun sesama siswa lainnya.
j. Memakai/menggunakan barang milik orang lain tanpa seizin pemiliknya.
Termasuk membawa keluar barang-barang asrama tanpa seizin wali asrama.
k. Menjalin komunikasi atau bentuk hubungan lainnya yang tidak islami dengan lawan jenisnya.
l. Berenang dalam keadaan haid (khusus siswi).
m. Memperingati hari kelahiran dengan cara jahiliyah (menjahili, foya-foya, mubazir, merusak, dan mengintimidasi).
n. Berolahraga outdoor saat hujan.
3. Siswa diperbolehkan
a. Melintasi wilayah batas dengan kendali guru atau wali asrama.
b. Membawa media islami dengan seizin wali asrama.
c. Siswa diperbolehkan membeli dan membaca buku-buku, novel bermutu yang bernuansa pendidikan dengan izin wali asrama.
Pasal 3 Waktu Belajar
1. Hari belajar di SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara adalah hari Senin sampai dengan hari Sabtu, kecuali hari-hari yang diliburkan menurut ketentuan pemerintah dan ketentuan SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
2. Waktu belajar siswa dimulai pukul 07.00 s.d 15.35 WIB dan siswa diwajibkan mengikuti sholat ashar berjamaah di sekolah sebelum pulang ke ma’had masing- masing.
3. Di luar hari dan waktu belajar yang disebutkan pada ayat (1) dan (2), siswa/i melakukan kegiatan asrama.
4. Berpakaian seragam lengkap sesuai aturan dan membawa iPad.
5. Membaca doa ketika memulai dan mengakhiri kegiatan belajar dipimpin ketua
5 kelas atau siswa yang mewakili.
6. Mengikuti kegiatan belajar dengan baik dan tidak meninggalkan kelas sebelum waktunya berakhir.
7. Apabila guru yang mengajar di kelas belum hadir setelah 10 menit dari awal KBM, maka ketua kelas menghubungi guru piket, dan memberitahukan perihal tersebut.
8. Menjaga dan menegakkan ketertiban, kebersihan, kerapian, keindahan, kenyamanan, dan kesopanan.
9. Membawa perlengkapan belajar yang dibutuhkan pada hari tersebut dan membawanya kembali ke asrama.
10. Tidak diperkenankan kembali ke asrama selama jam sekolah.
11. Bila ada keperluan yang mengharuskan siswa pulang ke asrama di saat jam KBM harus minta izin kepada guru piket dan wali asrama.
12. Tidak makan, minum, tidur dan memakai headset pada saat kegiatan belajar berlangsung, kecuali diperbolehkan.
13. Membersihkan dan merapikan kelas bagi piket kelas, sebelum dan sesudah kegiatan belajar dilaksanakan.
14. Mengisi buku jurnal kelas bagi sekretaris kelas dan mengingatkan kepada guru yang mengajar untuk mengisi buku tersebut.
15. Jadwal pembinaan siswa berbakat dan olimpiade akan diinformasikan sekolah melalui surat.
16. Siswa/i dicatat terlambat hadir pada kegiatan belajar mengajar jika tiba di kelas lebih dari pukul 07.00 WIB.
17. Siswa yang terlambat lebih dari lima kali dalam satu bulan akan dikenakan sanksi. Jika terulang kembali di bulan berikutnya, maka akan dikenakan pembinaan oleh BK dan/atau wali kelas dan diberikan surat peringatan pertama. Apabila terjadi selama tiga bulan berturut-turut maka termasuk dalam kategori pelanggaran berat.
18. Jika siswa tidak dapat mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), karena:
a. Sakit, diharuskan ada konfirmasi dari pihak wali asrama/orang tua/wali siswa/i kepada wali kelas siswa/i yang bersangkutan. Jika siswa/i yang bersangkutan mengalami sakit di luar lingkungan sekolah lebih dari 2 hari
6
pada saat pulang ke rumah, diharuskan melampirkan surat keterangan dokter. Apabila yang bersangkutan mengalami sakit lebih dari 3 hari, maka pihak sekolah akan berkunjung ke rumah atau tempat siswa yang bersangkutan di rawat untuk menjenguk.
b. Izin, diharuskan mengirimkan surat atau telepon dari UKS yang menjelaskan keperluannya. Jika izin lebih dari tiga hari, diharuskan melampirkan rekomendasi dari sekolah. Batas konfirmasi ketidakhadiran siswa pukul 08.30 WIB.
19. Jika siswa/i pulang sebelum waktu KBM berakhir, karena:
a. Sakit, setelah diperiksa petugas UKS, diharuskan meminta izin guru piket, diketahui wali kelas dan kembali ke asrama. Jika tidak memungkinkan untuk dirawat di lingkungan sekolah setelah lebih dari 36 jam, maka wali asrama dan wali kelas akan berkoordinasi dengan orang tua siswa/i yang bersangkutan untuk tindakan lebih lanjut.
b. Karena alasan lain, diharuskan bagi orangtua mengonfirmasi kepada Wali Kelas dan Wali Asrama.
20. Kartu Izin Siswa/i (KIS) dapat diberikan dengan syarat:
a. Siswa/i memenuhi syarat dan ketentuan perizinan dispensasi keluar;
b. Siswa/i memenuhi syarat dan ketentuan perizinan pulang;
c. Siswa/i memenuhi syarat dan ketentuan perizinan khusus.
Pasal 4 Pakaian Siswa/i
1. Pakaian seragam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) a. Jenis Pakaian
1) Senin
• Laki-laki
Baju putih, celana panjang biru dongker, dasi biru, ikat pinggang hitam, kaos kaki putih di atas mata kaki, dan sepatu sekolah warna hitam.
7
• Perempuan
Baju putih lengan panjang, rok panjang biru dongker, dasi biru, jilbab instan berpet warna putih dilengkapi ciput, kaos kaki putih minimal 15 cm di atas mata kaki dan sepatu sekolah warna hitam.
2) Selasa
• Laki-laki
Kemeja sweater biru dongker, celana panjang putih, ikat pinggang hitam, kaos kaki di atas mata kaki dan bersepatu sekolah warna hitam.
• Perempuan
Kemeja sweater biru dongker, rok panjang putih biku, jilbab instan berpet warna putih dilengkapi ciput, berkaos kaki minimal 15 cm diatas mata kaki, dan bersepatu sekolah warna hitam.
3) Rabu
• Laki-laki
Hem pramuka, celana panjang coklat, beserta atribut pramuka meliputi kacu dan cincinnya, berkaos kaki warna hitam di atas mata kaki, dan sepatu sekolah warna hitam.
• Perempuan
Hem pramuka lengan panjang, celana panjang pramuka, beserta atribut pramuka lengkap, berjilbab instan berpet warna coklat, berkaos kaki warna hitam minimal 15 cm di atas mata kaki dan sepatu sekolah warna hitam.
4) Kamis
• Laki-laki
Baju batik seragam, celana panjang biru dongker, ikat pinggang hitam berkaos kaki diatas mata kaki dan sepatu sekolah warna hitam.
• Perempuan
Baju batik seragam lengan panjang, rok panjang biru dongker, berjilbab biru dongker, kaos kaki minimal 15 cm diatas mata kaki, dan sepatu sekolah warna hitam.
8 5) Jumat
• Laki-laki
Baju muslim Pakistan, berkaos dalam putih, berkaos kaki dan bersepatu sekolah warna dominan hitam.
• Perempuan
Baju gamis, berjilbab warna gold, berkaos kaki minimal 15 cm di atas mata kaki dan sepatu sekolah warna dominan hitam.
b. Pakaian seragam yang dikenakan siswa adalah pakaian seragam yang sesuai dengan ketentuan sekolah.
c. Pakaian seragam yang telah dikenakan tersebut diharuskan untuk dipergunakan dengan rapi, sopan, tidak ketat, tidak transparan, dan menutup aurat.
d. Hari Sabtu, laki-laki menggunakan jubah putih, peci hitam polos dan perempuan menggunakan gamis putih dan jilbab putih polos.
e. Siswa harus mengenakan legging panjang (perempuan) dan boxer (laki-laki) yang disesuaikan dengan seragam.
f. Siswa berseragam lengkap sesuai ketentuan saat masuk ke lingkungan sekolah dari pagi hingga sore hari.
g. Bagi siswa putri wajib menggunakan dalaman jilbab seperti ciput, antem, ninja dan lain-lain.
2. Pakaian di Asrama
Secara umum santri diwajibkan berpakaian bersih, rapi, sopan, dan sesuai dengan tuntutan syariat Islam, dengan ketentuan tambahan sebagai berikut:
a. Semua pakaian santri wajib diberi identitas (minimal inisial) dengan di jahit/bordir nama.
b. Dilarang mengenakan kaos/baju/jaket dengan gambar-gambar seram, logo terlarang, kata-kata tidak baik menurut syariat Islam.
c. Pakaian yang tidak diberi identitas akan disita oleh wali asrama dan jika dalam waktu sepekan tidak diambil maka akan dihibahkan.
9
d. Pakaian yang sudah rusak, sobek, kekecilan, cingkrang, dan tidak layak pakai, maka wajib diganti oleh orang tua (beli baru)
e. Dilarang mengenakan celana pendek, ataupun setengah panjang (3/4), yang rawan terbukanya aurat, dalam keadaan sadar ataupun tidak disadari.
f. Tidak diperkenankan mengenakan celana panjang berbahan jeans atau berjenis ketat (span) bahan apapun.
g. Ketika keluar asrama harus mengenakan sandal/sepatu. Keluar asrama wajib mengenakan kaos kaki (bagi siswi)
h. Pakaian ketika acara resmi sekolah keluar sekolah (rihlah, kunjungan edukasi, studi banding, dsb) santri mengenakan pakaian seragam sekolah yang ditentukan. Tidak boleh berganti pakaian selama di tempat tujuan.
i. Ketika acara keluar sekolah (lomba, kunjungan dll) atau ke kampung sekitar sekolah, santri siswi wajib mengenakan rok (tidak ketat/bukan span).
j. Ketika berada di wilayah sekolah santri siswi wajib mengenakan rok dan dilarang memakai celana panjang dengan seluruh jenisnya
k. Santri dilarang bertelanjang dada meskipun di dalam kamar
l. Siswi dilarang mengenakan tank top / pakaian dalam sebagai luaran Laki-Laki :
a. Memakai pakaian yang menutup aurat.
b. Diperkenankan memakai peci hitam polos pada saat kegiatan ibadah c. Memakai alas kaki
d. Tidak diperkenankan memakai aksesoris (gelang, anting, kalung) yang tidak sesuai dengan aturan asrama.
e. Hari Sabtu setelah selesai KBM untuk shalat 5 waktu, untuk siswa diwajibkan menggunakan jubah hitam dan Ahad menggunakan jubah dengan warna terbaik
Perempuan :
a. Memakai pakaian yang menutup aurat.
b. Kerudung harus menutup dada dan tidak transparan.
10
c. Tidak diperkenankan memakai celana panjang ketika beraktivitas di luar asrama.
d. Harus menggunakan legging ketika memakai rok dan gamis.
e. Diwajibkan memakai kaus kaki dan handsock
f. Hari Sabtu dan Ahad ketika shalat 5 waktu, siswi diwajibkan menggunakan mukenah warna putih polos.
BAB II
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Pasal 5 Kegiatan Belajar
1. Siswa diharuskan untuk menjaga ketenangan dan keamanan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, baik di lingkungan sekolah maupun asrama.
2. Dalam hal guru terlambat datang dalam kelas atau tempat belajar lainnya, ketua kelas/wakil ketua kelas melaporkan kepada guru piket, sementara siswa yang lain diharuskan tetap berada di dalam kelas atau tempat belajar lainnya dan menjaga ketenangan.
3. Siswa/i diperbolehkan keluar kelas untuk keperluan ke kamar kecil atau keperluan lainnya atas seizin guru yang mengajar.
4. Siswa/i dilarang memesan makanan dan minuman dari luar sekolah secara online/offline pada saat kegiatan di sekolah maupun asrama.
Pasal 6 Tugas Sekolah
1. Siswa diharuskan untuk mengerjakan tugas sebagaimana mestinya dan dikumpulkan kepada guru pengajar sesuai dengan waktu yang ditentukan.
2. Siswa yang tidak mengerjakan dan/atau mengumpulkan tugas sekolah pada waktu yang telah ditentukan, maka dikenakan sanksi sesuai kebijakan guru mata pelajaran.
Pasal 7
11
Kegiatan Sholat Berjamaah
1. Sholat berjamaah termasuk dalam bagian kegiatan belajar mengajar yang wajib diikuti oleh semua siswa kecuali siswa perempuan yang berhalangan dan siswa yang sakit.
2. Sholat berjamaah yang dimaksud dalam ayat (1) pasal ini adalah sholat 5 waktu berjamaah, dan sholat sunnah bersama yang dijadwalkan dalam kegiatan harian sekolah, serta sholat jumat bagi siswa laki-laki pada hari jumat.
3. Siswa/i diwajibkan berada di masjid maksimal 10 menit sebelum waktu sholat.
Siswa diwajibkan membawa perlengkapan sholat sendiri dan dilarang untuk meminjam dari orang lain. Pelanggaran akan dikenakan punishment.
4. Sebelum meninggalkan masjid siswa/i diharuskan bersalaman dengan para guru/wali asrama, dan BKM masjid, diiringi shalawat.
5. Siswa/i yang tidak mengikuti sholat 5 waktu berjamaah serta sholat sunnah akan dikenakan punishment tegas dan terukur.
6. Siswi yang saat berhalangan harus berada di dalam kelas saat jam KBM dan harus tetap berada di asrama pada saat diluar jadwal KBM.
7. Sesuai yang berhalangan tidak berteriak, berbincang-bincang, atau membuat kegaduhan saat menanti dan berlangsungnya ibadah.
8. Siswa/i yang tidak merapikan sandal di tempat yang telah disediakan, memakai sendal orang lain dan tidak memakai sandal ke masjid akan dikenakan Punishment.
Pasal 8
Penggunaan iPad dan Barang Elektronik Lainnya
1. Siswa/i diwajibkan memanfaatkan iPad sebagai media pembelajaran di lingkungan sekolah.
2. Siswa/i tidak diperkenankan mengakses website, video dan aplikasi yang tidak berhubungan dengan kegiatan pembelajaran.
3. Siswa/i tidak diperkenankan menggunakan iPad sebagai media untuk membully
12 orang lain.
4. Siswa/i diwajibkan menggunakan flip case dan tempered glass pada iPad masing-masing.
5. Siswa/i hanya diperbolehkan mengisi ulang daya iPad saat jam istirahat.
6. Siswa/i tidak diperkenankan mendengarkan musik melalui iPad selama kegiatan belajar mengajar di kelas dan kegiatan asrama kecuali berkaitan dengan materi.
7. Siswa/i harus menyimpan iPad di loker kelas dan tidak diperbolehkan membawa iPad ke asrama.
8. Siswa/i tidak diperkenankan menggunakan iPad milik orang lain.
9. Siswa/i diwajibkan mempersiapkan iPad agar tidak mengalami hambatan ketika proses belajar mengajar (baterai, charger, headset bertali dan akses internet).
10. Siswa/i tidak diperkenankan mendownload aplikasi game, social media, video, dan aplikasi lainnya di dalam iPad yang tidak berhubungan dengan pelajaran saat KBM dan di asrama.
11. Siswa/i diwajibkan merawat dan menjaga iPad masing-masing dan apabila terjadi kerusakan dan kehilangan yang dikarenakan kelalaian siswa, maka hal tersebut akan menjadi tanggung jawab siswa/i yang bersangkutan.
12. Jika iPad siswa/i disita pihak sekolah, maka siswa membuat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali pelanggarannya. Jika siswa/i tersebut kembali mengulangi pelanggarannya, maka siswa/i tersebut akan mendapatkan punishment hingga surat pemanggilan orang tua (SPO) dan surat peringatan (SP).
13. Siswa/i yang iPadnya disita karena melanggar aturan, wajib mencatat pelajaran di buku catatan khusus.
14. Siswa/i yang melanggar aturan pada ayat 1 s.d 13 pada pasal ini dikenakan penyitaan iPad. Rentang waktu penyitaan iPad selama 1 hari, 3 hari, dan 1 minggu.
Jika masih melanggar maka, akan diberikan surat panggilan kepada orang tua/wali siswa.
15. Apabila siswa/i menghapus management sekolah di iPad maka akan dikenakan sanksi sebagai berikut :
a. Pelanggaran pertama :
Pendataan dan pemberitahuan oleh tim IT kepada wali kelas dan wali asrama untuk dilakukan pembinaan
13 b. Pelanggaran kedua :
Puasa dan menghafal 10 ayat Al-Qur’an yang belum dihafal dan dilakukan penyitaan iPad selama 3 hari
c. Pelanggaran ketiga :
Pemanggilan orang tua (SPO) dan surat peringatan (SP)
Pasal 9
Syarat Kenaikan Kelas
1. Kenaikan kelas ditentukan berdasarkan nilai raport semester 1 dan semester 2 di sekolah dan penilaian raport sikap, spiritual dan sosial di asrama.
2. Hanya boleh memiliki nilai kurang (di bawah nilai KKM), maksimal 2 mata pelajaran dan bukan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan mata pelajaran khusus Al-Azhar Al-Sharif Mesir yaitu, Pendidikan Agama Islam (PAI), Tahfidzul Qur’an dan Bahasa Arab.
3. Nilai akhlak dan kepribadian minimal B (Baik) untuk seluruh mata pelajaran 4. Jika seorang siswa tidak memenuhi salah satu dari kriteria tersebut diatas
sebagai mana yang dimaksud pada ayat 1 s.d 3 pada pasal ini maka siswa tersebut dinyatakan tidak naik kelas.
14 BAB III
SARANA DAN PRASARANA Pasal 10
Menjaga Sarana dan Prasarana Sekolah dan Pribadi
a. Siswa diwajibkan selalu menjaga kerapian dan kebersihan sarana dan prasarana sekolah, yayasan, pribadi dan orang lain.
b. Siswa tidak diperkenankan membawa barang-barang yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan belajar mengajar. Jika siswa melakukannya maka guru berhak menyita barang tersebut.
c. Siswa yang merusak sarana dan prasarana sekolah akan dikenakan sanksi seperti memperbaiki, jika tidak bisa diperbaiki maka harus mengganti dengan barang yang sama.
BAB IV
HUBUNGAN DENGAN GURU, KARYAWAN, SEKOLAH, ASRAMA DAN SESAMA SISWA
Pasal 11
Hubungan Siswa Dengan Guru, Karyawan/ Pegawai, Wali Asrama
1. Siswa/i diharuskan menjaga hubungan yang baik dan menghormati yayasan, guru dan karyawan/pegawai, pelatih ekstrakurikuler, dan wali asrama sesuai dengan ajaran agama Islam.
2. Siswa diharuskan menjaga nama baik SMP Islam Al-Azhar Asy-syarif Sumatera Utara, dilarang masuk ke ruang guru dan teaching lab tanpa mengucapkan salam dan izin dari guru yang berada di ruangan tersebut.
15 Pasal 12
Hubungan Siswa Dengan Sesama Siswa
1. Siswa diharuskan menjaga hubungan yang baik dengan sesama siswa baik di dalam lingkungan sekolah, asrama maupun di luar lingkungan sekolah sesuai dengan ajaran Islam.
2. Siswa laki-laki dan perempuan dilarang berpacaran, mengobrol berdua, berjalan berpasang-pasangan di lingkungan sekolah, lingkungan asrama, dan dalam kegiatan sekolah. Jika melanggar akan dikenakan pembinaan serta punishment hingga surat pemanggilan orang tua (SPO) dan surat peringatan (SP)
3. Siswa laki-laki dan perempuan dilarang melakukan kontak fisik (contoh:
pegangan tangan, berpelukan, dan lain sejenisnya).
4. Siswa/i dilarang menggunakan satu toilet untuk berdua.
5. Siswa dilarang berkomunikasi dengan siswi melalui surat, iPad dan aplikasi sejenis dengan alasan apapun.
Pasal 13
Kegiatan Organisasi Siswa, Ekstrakurikuler, dan PAB
1. Organisasi siswa/i yang diakui keberadaannya oleh sekolah adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara dan kegiatan ekstrakurikuler serta Pembinaan Anak Berbakat (PAB).
2. Seluruh kegiatan siswa/i diharuskan berada dalam koordinasi dengan OSIS, ekstrakurikuler dan PAB yang ada di SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
3. Seluruh kegiatan organisasi siswa/i sebagaimana yang diatur dalam ayat (1) dan (2) pasal ini harus dengan mendapatkan izin dari pimpinan sekolah dan pemberitahuan kepada wali asrama.
4. Setiap siswa/i yang mengikuti ekstrakurikuler dan Pembinaan Anak Berbakat
16
(PAB) dipilih berdasarkan minat dan bakat masing- masing.
5. Setiap siswa/i dapat berpindah ekskul dalam 1 bulan pertama di awal tahun ajaran baru.
6. Setiap siswa/i hanya boleh mengikuti 1 (satu) ekstrakurikuler dan pembinaan anak berbakat (PAB).
Pasal 14
Hubungan Guru dan Wali Siswa
1. Guru dan Wali Siswa menjaga hubungan baik dalam rangka menunjang kegiatan belajar mengajar selama kegiatan belajar mengajar dan keasramaan.
2. Guru menggunakan report kesiswaan untuk mengetahui perilaku siswa selama proses kegiatan belajar mengajar dan keasramaan, sebagaimana yang tercantum pada pasal 18 yang berisi tentang catatan pelanggaran.
BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN SISWA Pasal 15 Hak-hak Siswa
Hak siswa yang dimaksud dalam pasal ini adalah hak yang terkait mengenai pelaksanaan atau penegakkan tata tertib siswa yang telah diatur di SMP Islam Sumatera Utara Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara sebagai berikut :
1. Menjawab dan membela diri terhadap tuduhan pelanggaran yang disangkakan kepadanya dengan tetap menjaga etika.
2. Meminta kehadiran saksi–saksi yang dapat meringankan atau membuktikan dirinya tidak bersalah.
3. Mendapatkan keringanan hukuman karena telah berkata jujur dan membantu memudahkan terselesaikannya suatu kasus pelanggaran.
4. Mendapatkan reward sesuai dengan ketentuan.
5. Tidak mendapatkan diskriminasi.
17
Pasal 16 Kewajiban Siswa/i
1. Kewajiban di Sekolah
Kewajiban siswa/i yang dimaksud dalam pasal ini adalah kewajiban yang harus dilaksanakan dalam penegakkan tata tertib yang telah diatur di SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara, sebagai berikut :
a. Taat kepada Allah SWT dan selalu meneladani sifat-sifat nabi Muhammad SAW.
b. Menghafal surat-surat dalam Al-Qur’an sesuai ketentuan dan waktu yang ditetapkan.
c. Menjaga ketertiban sholat berjamaah dan membiasakan sholat di awal waktu.
d. Mengenakan pakaian seragam sekolah dan pakaian yang dianjurkan asrama sesuai ketentuan dengan rapi, bersih dan sopan.
e. Menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris di lingkungan sekolah dan asrama.
f. Membiasakan diri untuk tersenyum, mengucapkan salam dan menyapa apabila bertemu/berpisah kepada sesama teman, guru, karyawan, wali asrama maupun tamu di lingkungan sekolah.
g. Menggunakan tutur kata yang baik, dan bersikap sopan terhadap sesama teman, menaati guru, karyawan/pegawai maupun orang lain di lingkungan sekolah.
h. Rajin belajar dengan giat dan tekun.
i. Siswa/i memilih dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan bakat dan minat diri.
j. Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
k. Menaati peraturan atau tata-tertib sekolah dan asrama serta saling mengingatkan dalam kebaikan (amar ma’ruf nahi munkar).
l. Menjaga nama baik sekolah dimanapun berada.
2. Kewajiban di Asrama
a. Mengucapkan salam kepada orang yang berada dalam asrama.
18
b. Jangan membuat gaduh/keributan karena dapat mengganggu seluruh penghuni asrama.
c. Meletakkan sesuatu barang pada tempatnya (rapi dan tertib).
d. Memperhatikan dan menjaga kebersihan dan kerapian asrama.
e. Membantu pekerjaan/tugas wali asrama di lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
f. Hidupkan suasana ruhiyah di asrama, seperti : membaca Al - Qur’an, sholat sunnah, dsb.
Pasal 17 Hak-hak Orang Tua
Hak orang tua yang dimaksud dalam pasal ini adalah hak yang terkait mengenai feedback/umpan balik yang akan didapat selama masa pendidikan di SMP Islam Sumatera Utara Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara sebagai berikut :
a. Mendapatkan perlakuan yang sama seperti orang tua lainnya
b. Mendapatkan rapor hasil belajar di sekolah dan rapor sikap/perkembangan siswa/i di asrama
c. Mendapatkan kesempatan untuk mediasi/tabayyun dan klarifikasi serta solusi penanganan permasalahan siswa/i baik di sekolah maupun di asrama .
Pasal 18
Kewajiban Orang Tua 1. Kewajiban di Asrama
Bagi Orang tua/wali siswa yang anaknya belajar di SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara. Orangtua hendaknya memberikan dukungan penuh kepada kepada Wali Asrama/Guru di SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara, sebagai berikut :
a. Kewajiban orangtua untuk dapat mengarahkan dan memberikan
19
motivasi/dorongan kepada siswa/i untuk menyesuaikan diri terhadap segala aktivitas, budaya, dan kebiasaan yang ada di asrama yang biasanya pasti berbeda dengan kebiasaan yang ada di rumah.
b. Memberikan informasi sejujur-jujurnya mengenai permasalahan anak dari sekolah sebelumnya atau kebiasaan anak yang bisa menjadi acuan Wali Asrama/Guru dalam mendidik dan mengasah tumbuh kembangnya
c. Tidak melakukan intervensi terhadap semua kebijakan dan peraturan yang berlaku baik diasrama maupun disekolah termasuk dalam metode/sistem pendidikan dan pengajaran
d. Tidak melakukan perbuatan provokasi kepada orang tua siswa/i lainnya yang dapat menimbulkan kegaduhan/perselisihan maupun perbuatan tidak menyenangkan yang dapat menghambat program sekolah maupun asrama e. Jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi baik permasalahan siswa/i di
sekolah maupun di asrama untuk bisa diselesaikan melalui cara mediasi/tabayyun dan klarifikasi
f. Jika tidak ditemukannya mufakat dalam penyelesaian permasalahan siswa/i, maka pihak sekolah/asrama maupun orang tua dapat mengambil langkah/keputusan seperti dikembalikan/dipulangkan/menarik diri siswa/i dari sekolah
2. Kewajiban di Sekolah
Kewajiban orangtua yang dimaksud dalam pasal ini adalah kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati dan diatur di SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara, sebagai berikut :
a. Melaksanakan kewajiban orang tua sebagai mana yang disebutkan pada pasal 16 tentang kewajiban orang tua di asrama pada point a sampai dengan point f.
b. Pembayaran SPP paling lama pada tanggal 5 (lima) setiap bulannya
c. Bagi orang tua/wali siswa yang menunggak/terlambat saat pembayaran SPP selama 1 (satu) bulan maka akan mendapatkan surat pemberitahuan orang tua dari wali kelas.
20
d. Bagi orang tua/wali siswa yang menunggak/terlambat saat pembayaran SPP selama 2 (dua) bulan setelah diberikan surat pemberitahuan orang tua dari wali kelas maka akan mendapatkan surat pemanggilan orang tua (SPO) dan surat peringatan (SP) dari kepala sekolah
e. Dan bila sampai bulan ke 3 (tiga) tidak ada itikad untuk melunasi SPP, maka siswa/i atau anak didik yang dimaksud akan dikembalikan/dipulangkan kepada orang tua.
BAB VI KEGIATAN ASRAMA Pasal 19 Ketentuan Kegiatan Asrama
1. Masjid
a. Siswa melaksanakan sholat fardhu 5 waktu di masjid tepat waktu.
b. Siswa petugas penyelenggara sholat hadir 5 menit sebelum waktu adzan.
c. Siswa diwajibkan (dalam rangka pendidikan) melaksanakan shalat sunah rawatib (qabliah dan ba’diyah).
d. Setelah shalat, siswa melaksanakan dzikir, berdoa bersama secara jahriyah dipimpin oleh seorang siswa yang ditunjuk/bertugas.
e. Siswa menghadirkan suasana khusyuk/khidmat di masjid dengan tidak berbicara yang tidak perlu, bercanda, dan berlarian.
f. Siswa wajib mengikuti semua kegiatan masjid sehingga dilarang membawa buku bacaan selain Al-Quran.
g. Ketika shalat Jumat (khusus siswa) wajib datang sebelum waktu adzan.
h. Siswa yang terlambat atau tidak ke masjid, maka wajib memberikan surat izin dari guru pembimbing atau wali asrama.
2. Asrama
a. Kepengurusan
1) Di tiap kamar ditentukan seorang ketua kamar (rois ghurfah) yang dipilih secara bergantian.
2) Setiap asrama diharuskan mengadakan kerja bakti minimal satu
21 minggu sekali.
3) Kegiatan rapat asrama hanya diizinkan di asrama dengan sepengetahuan dan pengawasan wali asrama seminggu sekali.
b. Keluar dan Masuk Asrama
1) Siswa kembali ke asrama pada sore hari maksimal pukul 17.15 wib.
2) Memasuki asrama melalui pintu gerbang utama.
3) Mengucapkan salam ketika keluar dan masuk asrama.
4) Meninggalkan asrama dengan mengenakan kaos kaki (bagi siswi) dan alas kaki.
5) Meletakkan sandal, sepatu, dan barang/benda lainnya di tempat yang ditentukan dengan tertib dan rapi.
6) Sepatu dan sandal yang tidak diletakkan pada tempat yang disediakan maka akan disita oleh wali asrama untuk ditebus dengan sebuah hukuman hafalan, Jika dalam waktu satu pekan tidak ditebus maka akan dibaksoskan (bakti sosial).
7) Jika siswa meninggalkan asrama malam hari untuk kegiatan pembelajaran atau sejenisnya hanya diizinkan sampai pukul 22.00.
Wajib diketahui dan atas izin wali asrama. Peminta izin bukan siswa melainkan guru penanggung jawab.
8) Pada hari Ahad siswa dapat mulai berolahraga pada pukul 07.00 setelah menyelesaikan kerja bakti asrama.
c. Ruangan Kamar
1) Menjaga agar kamar selalu bersih dan rapi.
2) Kran air kamar mandi senantiasa terkontrol pemakaiannya.
3) Gunakan air sehemat mungkin.
4) Gunakan penerangan dengan hemat dan cermat.
5) Membuka jendela dan kain gorden setelah penghuni kamar berpakaian rapi/menutup aurat.
6) Menutup kain gorden dan mengunci jendela pada sore hari paling lambat pukul 17.30 WIB.
7) Kasur dan bantal senantiasa dibalut sprei/selimut yang bersih dan
22 rapi
8) Buku dan alat-alat belajar diletakkan serta ditata dengan rapi 9) Pakaian bersih diletakkan di lemari pakaian dengan rapi 10) Tidak menggantung pakaian bukan pada tempatnya.
11) Meninggalkan kamar harus mengunci lemari terlebih dahulu, untuk menghindari kehilangan barang- barang milik pribadi.
12) Jika meninggalkan kamar, wajib mematikan lampu, air, AC dan alat elektronik lainnya.
13) Selalu membuang sampah kamar pada tempatnya.
14) Tidak menempel/mencoret-coret apapun pada lemari, dipan, meja belajar, dinding kamar, pintu, dll. yang dapat meninggalkan bekas/merusak.
d. Laundry, Mencuci dan Menjemur
1) Pakaian yang di cuci melalui laundry sesuai jadwal
2) Pakaian yang hendak di laundry harus sudah dibawa dan diletakkan di tempat yang ditentukan selambatnya pukul 18.00 wib.
3) Jika pada waktu yang telah ditentukan pakain kotor belum juga diletakkan, maka pakainnya tidak akan dicuci, dan jatah laundry pada hari itu tidak diganti.
4) Jadwal laundry akan diatur oleh penanggung jawab laundry beserta wali asrama.
5) Pakaian yang harus dicuci sendiri oleh siswa/i adalah pakaian dalam, tas, kaos kaki, dan sepatu.
6) Bagi siswa, pakaian yang dapat dicucikan oleh sekolah adalah :
• Selimut biasa dan sprei (bukan bed cover).
• Pakaian seragam sekolah.
• Pakaian harian.
7) Pakaian kotor karena tanah, lumpur, ilalang, darah haid, ngompol, atau bekas muntah harus dibersihkan dahulu oleh siswa sebelum digabung dengan pakaian teman yang lain.
23
8) Pakaian hanya boleh dijemur ditempat yang telah disediakan di kamar mandi.
9) Pakaian kotor dimasukkan ke dalam tempat yang telah disediakan dan disusun rapi.
10) Pakaian dalam yang kotor segera dicuci dan dijemur pada tempat yang telah disediakan.
11) Tidak merendam pakaian lebih dari satu hari
12) Siswa disarankan menjemur kasur minimal sebulan sekali.
13) Siswa yang sakit kulit wajib memberi tahu petugas laundry untuk memisahkan pakaiannya dengan yang lain.
e. Penggunaan Hand Phone
1) Tidak boleh membawa HP ke lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy- Syarif Sumatera Utara.
2) Untuk menghubungi atau berkomunikasi dengan orang tua, disediakan HP yang diatur oleh wali asrama.
3) Jadwal penggunaan HP adalah setiap hari tertentu mulai pukul 16.00 hingga pukul 17.30 Wib
• Siswa : Senin, Selasa, dan Sabtu
• Siswi : Senin, Kamis, dan Sabtu
4) Penggunaan HP hanya dapat dilakukan untuk menghubungi orangtua atau keluarga dekat.
5) Penggunaan HP hanya boleh dilakukan dalam pengawasan wali asrama.
6) Wajib menggunakan bahasa Arab atau Inggris sebagai kata pembuka, lalu kemudian berkomunikasi dengan bahasa Indonesia.
7) Tidak dibenarkan berkomunikasi lewat telepon menggunakan bahasa daerah.
8) Pelanggaran terhadap atauran penggunakan HP, menyebabkan tidak bisa mendapat jatah atau fasilitas HP yang disediakan di asrama.
f. Tidur
1) Siswa/i diharuskan tidur paling lambat pukul 21.15 Wib, dan bangun
24
pada pukul 04.00 Wib, atau setengah jam sebelum waktu subuh.
2) Selebihnya siswa/i dapat menggunakan waktu yang lain untuk istirahat/tidur tanpa mengganggu aktivitas belajar dan kegiatan lainnya (liqo’, persiapan sekolah, remedial, ekskul, dll).
3) Sebelum tidur malam siswa/i diwajibkan menggosok gigi, berwudhu, membaca istighfar sebelum tidur dan membaca doa.
4) Mematikan lampu kamar dan kran air sebelum tidur.
5) Siswa/i tidur di kamar dan tempat tidurnya masing- masing.
Dilarang tidur di lantai, tidur berdua, sekasur, satu selimut, tidur di masjid dan tidur di ruang organisasi.
6) Mengenakan pakaian yang menutup aurat.
g. Sakit dan berobat
1) Siswa/i yang merasa sakit harus memeriksakan diri ke klinik sekolah dan memberitahu wali asrama.
2) Siswa/i harus menaati anjuran yang disampaikan oleh dokter/perawat.
3) Wajib memeriksakan kondisi kesehatannya ke klinik sekolah dan siswa/i yang rawat jalan (contoh : periksa kawat gigi, flek paru, dokter gigi, dll.) wajib menyerahkan surat dari dokter yang menangani kepada pihak klinik sekolah.
4) Siswa/i diperkenankan ke klinik pada waktu yang ditentukan oleh wali asrama. Pada kondisi darurat, siswa/i harus disertai wali asrama/guru.
5) Untuk rujukan kesehatan ke rumah sakit dilaksanakan sesuai jadwal klinik sekolah dengan biaya yang telah diatur oleh sekolah.
h. Makan dan Minum
1) Makan dilakukan dengan adab islami, secara bersama-sama, di tempat yang sama, di bawah pengawasan wali asrama.
2) Siswa/i harus makan tiga kali sehari secara cukup dari makanan yang disediakan sekolah.
3) Tidak diperkenankan membuang makanan tanpa alasan syar’i.
25
4) Alat-alat makan harus senantiasa bersih sebelum dan sesudah makan.
5) Galon air minum diletakkan di dispenser dan dijaga kebersihannya.
6) Tidak diperkenankan mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat merugikan/membahayakan kesehatan siswa/i, baik di masa sekarang maupun yang akan datang. Contoh, rokok, minuman keras, mie, dan yang mengandung zat adiktif lainnya.
7) Tidak diperkenankan mengambil jatah makanan siswa/i lain.
8) Siswa/i dilarang memesan makanan dari luar sekolah. Pemesanan makanan dari luar sekolah hanya boleh melalui wali asrama atau guru pendamping. Setelah memesan, wali asrama/guru pendamping menghubungi satpam agar pengantar makanan bisa masuk gerbang sekolah. Makanan yang dipesan oleh selain wali asrama dan guru pendamping dapat disita oleh satpam atau tim kedisiplinan.
i. Keuangan Siswa
1) Siswa menggunakan E-Money dalam transaksi sehari-hari.
2) E-Money yang dimiliki siswa/i di top up oleh orang tua/wali maksimal sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan.
Kecuali, jika ada keperluan lain.
3) Diperbolehkan memegang uang cash maksimal Rp.100.000,- /minggu, guna kepentingan pembayaran yang tidak dapat dilakukan dengan E-Money.
4) Untuk menghindari kehilangan akibat kelalaian diri sendiri, maka E- Money dapat dititipkan kepada Wali Asrama/Wali Kelas dengan bukti serah terima
5) Siswa/i tidak diperkenankan berhutang kepada siapapun (siswa/i lain, koperasi, guru, kantin, dsb).
6) Uang organisasi, kas kelas, dll. yang bukan milik pribadi, maka harus disimpan oleh guru pembimbing yang bersangkutan. Jika tidak dititipkan dan terjadi kehilangan maka tidak menjadi tanggung jawab lembaga.
3. Bahasa
26
a. Siswa/i diwajibkan mengikuti kegiatan pemberian kosa kata harian dan mencatat materi kosa kata ke dalam buku khusus.
b. Siswa/i diwajibkan mengikuti kegiatan muhadatsah/ conversation.
c. Siswa/i diwajibkan berbahasa Arab atau Inggris sesuai dengan ketentuan waktu dan tempatnya.
d. Siswa/i diwajibkan mematuhi dan melaksanakan tata tertib dan konsekuensi berbahasa sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh lembaga bahasa/penanggung jawab bahasa.
e. Setiap siswa/i wajib menghidupkan lingkungan berbahasa seperti : pengumuman, surat-surat internal, dan lain-lain.
f. Siswa/i yang melanggar peraturan bahasa maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
BAB VII
KUNJUNGAN ORANG TUA DAN KEPULANGAN SISWA/I Pasal 20
Kunjungan Orang Tua dan Kepulangan Siswa/i
1. Kunjungan Orang Tua dan Tamu
a. Bagi orang tua/wali siswa dan tamu yang berkunjung berlaku ketentuan sebagai berikut:
1) Menggunakan busana muslim/muslimah selama berada di lokasi sekolah, dan senantiasa bersikap sopan dan berakhlaqul karimah.
2) Melaporkan kepentingannya pada security (satpam) dan wali asrama.
3) Mengisi buku tamu di pos security (satpam) ketika berkunjung ke lokasi sekolah.
4) Tidak membawa makanan atau minuman yang haram dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar syariat islam dan undang-undang negara RI yang berlaku.
b. Meninggalkan kartu identitas (KTP/SIM) untuk ditukar dengan kartu
27 kunjungan di pos security (satpam).
c. Kunjungan orang tua/wali siswa hanya berlaku di tempat yang ditentukan, orang tua/wali hanya bisa memasuki asrama dengan izin dan disertai oleh wali asrama dengan catatan hanya diperbolehkan 1 (satu) orang tua/wali siswa saja.
d. Kunjungan menjenguk siswa dapat dilakukan dihari Ahad, dengan catatan tidak mengganggu kegiatan . Adapun kunjungan di hari lain harus mendapatkan izin khusus dari security dan wali asrama.
e. Waktu kunjungan berakhir pukul 18.00 WIB. Orang tua, tamu, dan pengunjung diharapkan sudah meninggalkan wilayah sekolah.
f. Tamu/pengunjung dimohon untuk menjaga ketertiban dan kebersihan sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya.
g. Orang tua yang akan berkomunikasi dengan wali asrama diharapkan datang sesuai waktu penjengukan dan sudah memberitahu terlebih dahulu.
2. Perpulangan
a. Siswa dapat keluar dari sekolah untuk pulang dengan ketentuan sebagai berikut :
1) Waktu pulang siswa adalah waktu libur yang ditentukan oleh sekolah (bulanan, semesteran dan tahunan)
2) Aturan Kepulangan bulanan
• Siswa/i : hari Sabtu dan Ahad
• Penjemputan dilakukan pada hari sabtu sore setelah shalat ashar berjama’ah di Masjid
• Wajib kembali ke asrama di hari Ahad sebelum pukul 17.00 wib karena akan dilakukan pengabsenan kedisiplinan.
3) Tidak ada jadwal kepulangan diluar jadwal yang telah ditentukan kecuali udzur syar’i.
4) Bagi orang tua yang ingin membawa teman anaknya diperbolehkan (maks 2 orang) selama yang bersangkutan tidak keberatan dan siap bertanggung jawab terhadap kedisiplinan serta tingkah laku siswa yang dibawa,
28
dengan syarat seizin orang tuanya dan wali asrama serta tidak ikhtilat (campur baur antara laki-laki dan perempuan).
5) Bagi orang tua yang memiliki anak siswa dan siswi diperbolehkan menjenguk pada waktu yang bersamaan. Boleh dibawa keluar dengan syarat tidak membawa serta teman anak.
b. Siswa tidak diizinkan pulang sendirian tanpa dijemput.
c. Yang berhak menjemput siswa adalah orang tua/wali siswa, atau keluarga dekat siswa. Bila penjemputan dipercayakan kepada orang lain, maka penjemput wajib mendapatkan izin dan konfirmasi dari orang tua siswa, serta meninggalkan fotokopi bukti identitas diri.
d. Siswa harus sudah menyelesaikan segala urusan dengan perpustakaan (peminjaman buku), Tim kedisiplinan (pelaksanaan hukuman), guru-guru (problem solving) dan teman (pengembalian barang pinjaman).
e. Siswa yang pulang tanpa melalui prosedur akan dikenakan sanksi yang berlaku (SPO dan SP).
f. Siswa tetap menjaga adab Islami (contoh: menutup aurat, rapi, dan sopan tetap menjada etika ketika keluar sekolah).
g. Waktu kembali ke sekolah maks pada pukul 17.00 Wib, Apabila terjadi keterlambatan kembali ke sekolah dari waktu yang telah ditentukan karena alasan yang tidak diizinkan (contoh: tidak bisa/tidak ada yang mengantar) siswa tetap dikenakan sanksi kedisiplinan.
3. Perizinan Khusus
Siswa dapat diizinkan pulang atau meninggalkan sekolah untuk keperluan tertentu, yang mengharuskan siswa menginap di luar sekolah dengan ketentuan kasus sebagai berikut :
a. Kematian
Yang dimaksud kematian dalam hal ini adalah kematian yang menimpa orang tua, paman/bibi, kakek/nenek, dan saudara kandung.
b. Pernikahan
Yang dimaksud pernikahan dalam hal ini adalah pernikahan: orang tua,
29
kakek/nenek, paman/bibi, dan saudara kandung.
c. Sakit keras
Yang dimaksud sakit keras dalam hal ini adalah sakit parah, atau sakit yang disangka mendekati ajal, yang menimpa orang tua, kakek/nenek, dan saudara kandung.
d. Berobat
Siswa dapat diizinkan berobat keluar dari sekolah setelah mendapat rekomendasi dari dokter sekolah melalui surat yang dikeluarkan oleh klinik sekolah, dan penanganannya diserahkan kepada orang tua/wali siswa (Kembali segera setelah sembuh).
e. Keperluan lainnya yang dianggap penting selain tersebut diatas, perizinan diberikan atas permintaan orang tua secara langsung, telepon atau sms, jika dianggap penting oleh lembaga dalam hal ini diwakili oleh wakepsek bidang asrama.
Catatan :
Lamanya kepulangan ditentukan oleh hasil diskusi antara orang tua, kepala sekolah, dan wali kelas. Bukan sepihak keinginan orang tua.
4. Prosedur Perizinan Khusus
a. Orang tua/wali siswa menyampaikan perihal keperluannya kepada wali kelas dan kepala asrama min 2 hari sebelumnya.
b. Siswa yang mendapat izin sesuai kesepakatan diharuskan mengisi Kartu Izin Siswa (KIS) dan form kepulangan yang ditandatangani oleh wakil kepala sekolah bidang asrama jika izin di lakukan pada hari Sabtu (setelah kegiatan siswa) sampai dengan Ahad.
c. Jika meninggalkan aktivitas sekolah (Senin-Sabtu) maka harus izin dan mendapat tanda tangan dari kepala sekolah/wali kelas terlebih dahulu baru kemudian kepada wakil kepala sekolah bidang asrama
d. Formulir kepulangan/keluar dibawa oleh siswa untuk selanjutnya diserahkan ke pos security (satpam), sebagai bukti bahwa siswa yang bersangkutan telah mendapat izin untuk meninggalkan sekolah.
30
e. Bila kepulangan disebabkan karena berobat, baik rutin maupun mendadak dan serius, maka siswa tersebut harus mendapat dan menyerahkan rekomendasi dari pihak klinik sekolah kepada wakil kepala sekolah bidang asrama.
f. Setelah kembali ke sekolah siswa diharuskan melapor ke bagian keamanan dan wakil kepala bidang asrama (wali asrama).
g. Siswa yang keluar tanpa memenuhi prosedur di atas akan dikenakan peringatan atau sanksi yang berlaku.
h. Siswa yang izin karena berobat, sekembalinya ke sekolah harus menyerahkan bukti berobat (surat keterangan dokter) pada wakil kepala sekolah bidang asrama.
i. Keterlambatan siswa ke sekolah setelah libur dan izin pulang, lebih dari dua hari (tanpa alasan syar’i atau tidak disetujui pihak sekolah) maka orang tua yang bersangkutan akan mendapatkan surat peringatan 1 (SP1).
j. Keterlambatan kembali ke sekolah/asrama setelah libur dan izin pulang bagi siswa/i akan dikenakan sanksi dengan membersihkan areal sekolah/asrama selama 7 (tujuh) hari berturut-turut, serta meminta nasehat dan tandatangan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang pendidikan dan wakil kepala sekolah bidang asrama.
5. Keluar Lingkungan Sekolah
Siswa dapat keluar dari lingkungan sekolah dengan ketentuan :
a. Hanya untuk keperluan pembinaan/halaqoh dan kegiatan sekolah (olahraga, rihlah, lomba dll) dengan mendapatkan tanda tangan persetujuan/rekomendasi lomba dan didampingi oleh guru atau wali asrama.
b. Pendamping siswa menyampaikan informasi tertulis (surat resmi dari bidang penanggung jawab) terlebih dahulu kepada wali asrama minimal 1 (satu) hari sebelum keberangkatan.
c. Siswa mengisi Kartu Izin Siswa (KIS) dan mendapatkan form kepulangan/keluar dari wali asrama untuk diserahkan kepada security (satpam).
d. Guru pendamping bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan
31
kegiatannya ke bidang dapur jika keluar sampai melewati waktu makan, pemberitahuan dilakukan sebelum makanan disiapkan.
e. Jadwal keluar lingkungan sekolah tidak dibenarkan pada saat jadwal kunjungan.
f. Bagi siswa yang keluar tanpa izin (kabur) akan diberikan sanksi dengan kategori pelanggaran berat dan surat pemanggilan orang tua (SPO) dan surat peringatan (SP).
g. Siswa yang kabur (tidak mendapat izin keluar/memaksa keluar), maka jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (co: perampokan, kecelakaan, kematian), maka lembaga tidak bertanggung jawab apapun.
h. Siswa yang mendapat SP (Surat Peringatan), dan dalam program Problem Solving dilarang keluar dengan alasan apapun selain berobat. (Tidak boleh ikut rihlah apapun, lomba, dll yang berkaitan kegiatan keluar dari sekolah) sesuai dengan aturan hukuman.
32 BAB VIII
PUNISHMENT DAN REWARD
Pasal 21
Jenis-jenis pelanggaran dan PUNISHMENT
1. Pelanggaran Ringan
Pelanggaran yang dikenakan punishment dan dibina oleh guru yang bersangkutan, guru piket dan/atau wali kelas serta wali asrama. Jenis-jenis pelanggaran ringan adalah sebagai berikut :
a. Tidak memakai seragam sesuai dengan ketentuan hari.
b. Memakai pakaian ketat dan/atau transparan.
c. Tidak memakai atribut sekolah seperti yang tercantum pada pasal 3 bagi siswa laki-laki.
d. Tidak memasukkan baju seragam sekolah.
e. Tidak memakai kaos dalam bagi siswa perempuan.
f. Tidak mengganti pakaian olahraga dengan seragam sekolah setelah jam pelajaran olahraga berakhir.
g. Memakai jaket pada saat jam pelajaran atau sejenisnya tanpa ada alasan yang dibenarkan (sakit).
h. Tidak mengenakan pakaian olahraga pada saat jam olahraga.
i. Siswa laki-laki yang berambut gondrong dan tidak rapi, yaitu :
• Rambut belakang menyentuh kerah baju, rambut samping menyentuh daun telinga, rambut depan menyentuh alis mata, dan rambut atas tidak rapi.
• Jambang panjang, tebal, dan menutupi telinga.
• Rambut dicat (termasuk yang perempuan).
j. Berkuku panjang, berkutek, berdandan berlebihan dan memakai aksesoris yang berlebihan dan aksesorisnya disita.
33
k. Terlambat masuk ke kelas pada jam pertama dan setelah istirahat.
l. Keluar kelas tanpa izin guru ketika jam belajar di kelas dan keluar asrama tanpa izin wali asrama.
m. Makan atau minum tanpa izin pada waktu kegiatan belajar mengajar.
n. Membuat kegaduhan, keributan, dan mengobrol yang mengganggu ketenangan, konsentrasi belajar dan waktu istirahat teman di kelas maupun di asrama.
o. Mempergunakan atau memakai barang milik orang lain tanpa izin dari pemiliknya.
p. Tidak membawa perlengkapan sekolah.
q. Berlari-lari di koridor sekolah.
r. Tidak membawa mukena ke masjid bagi siswi perempuan.
s. Tidak menggunakan dan merapikan sandal saat ke masjid atau ke tempat shalat.
t. Menggunakan sandal saat kegiatan belajar.
u. Memakai sepatu tidak sesuai ketentuan
v. Memesan makanan dan minuman dari luar sekolah secara online maupun offline pada saat jam belajar.
w. Menggunakan bahasa daerah dan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah.
x. Tidak mengikuti ekstrakurikuler/PAB tanpa seizin Pelatih.
y. Bila poin pelanggaran dilakukan lebih dari tiga kali maka pelanggaran tersebut akan dikategorikan sebagai pelanggaran sedang.
z. Tidur pada saat ujian berlangsung 2. Pelanggaran Sedang
Pelanggaran yang dikenakan mendapatkan punishment berupa pembinaan dari guru BK dan sanksi. Jenis pelanggaran sedang adalah sebagai berikut:
a. Mengobrol pada saat dzikir dan do’a.
b. Tidak berwudhu di tempat yang telah ditentukan.
c. Tidak wudhu sebelum sholat/berwudhu dengan main-main.
34
d. Siswi yang berhalangan/menstruasi tidak berada didalam kelas saat jam KBM, dan tidak berada di asrama pada saat diluar jadwal KBM.
e. Bermain-main pada waktu shalat dan harus mengulang sholatnya.
f. Terlambat shalat Jumat pada saat khotib sudah memulai khutbahnya bagi siswa laki-laki.
g. Tidak shalat berjamaah tanpa alasan.
h. Tidak sholat Jumat tanpa alasan bagi siswa laki-laki.
i. Tidak melaksanakan tugas adzan, imam, memimpin dzikir dan do’a bagi siswa laki-laki.
j. Terlambat/tidak mengikuti fiqh nisa tanpa alasan dan diberikan sanksi oleh penanggung jawab fiqh nisa bagi siswa perempuan.
k. Tidak melaksanakan sholat sunnah rawatib.
l. Tidak melaksanakan tugas tausiyahnya, dan kepadanya diberikan sanksi tambahan dari guru BK atau keagamaan.
m. Mengotori (mencorat-coret meja, kursi dan dinding), merusak, dan menghilangkan sarana dan prasarana sekolah dan barang milik orang lain, dan harus membersihkannya, memperbaiki, dan harus menggantinya.
n. Mengoperasikan komputer atau LCD, tablet, dan iPad bukan untuk keperluan KBM tanpa izin guru atau wali asrama pada waktu yang telah ditentukan.
o. Membawa barang-barang seperti majalah, kaset, CD, VCD, DVD, komik, mainan dan sejenisnya tanpa seizin guru dan wali asrama.
p. Tidak menyampaikan pesan/surat dari guru atau wali asrama kepada orangtua.
q. Panggil-memanggil dengan ucapan buruk dan memelesetkan nama orang tua, guru, dan temannya.
r. Bercanda berlebihan sehingga mengakibatkan cedera dan biaya pengobatan dibebankan pada pelaku.
s. Membentuk organisasi atau geng atau perkumpulan lain selain organisasi yang diakui sekolah.
t. Membuat acara mengatasnamakan sekolah tanpa mendapatkan izin dari
35 pimpinan sekolah.
u. Mengadakan kegiatan di lingkungan sekolah tanpa mendapatkan izin dari pimpinan sekolah.
v. Berada di lingkungan sekolah tetapi tidak mengikuti pelajaran baik di kelas maupun di asrama tanpa izin terlebih dahulu dengan guru atau wali asrama.
w. Meninggalkan lingkungan sekolah sebelum waktu yang telah ditentukan tanpa mendapatkan izin dari guru, wali asrama, pimpinan sekolah, atau tidak memiliki KIS.
x. Terlambat dalam mengikuti KBM lebih dari 5 (lima) kali dalam sebulan.
y. Tidak hadir tanpa keterangan (alpa) selama tiga hari dalam sebulan.
z. Terlibat dalam kasus contek menyontek baik dalam ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah/asrama dan problem solving, dan wajib mengikuti ujian ulang.
aa. Berbahasa atau berperilaku tidak sopan baik lisan maupun tulisan kepada yayasan, guru, wali asrama, pelatih,
pengurus orang tua, karyawan/pegawai yang berada di lingkungan sekolah.
ab. Tidak memakai jilbab atau melepas jilbab selama berada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah bagi siswi perempuan.
ac. Jilbab dipakai selama di lingkungan sekolah tetapi menampakkan rambut dan poni, serta tidak menutupi rambut dan dada bagi siswi perempuan.
ad. Merayakan ulang tahun temannya dengan cara menyiram air, melempar telur, dan kegiatan sejenisnya yang menyakiti.
ae. Membuka laptop, iPad, dan HP milik orang lain (siswa, guru, wali asrama, dan karyawan) dan membuka file yang ada di dalamnya tanpa ada izin.
3. Pelanggaran Berat
Siswa yang melakukan tindakan berikut ini, akan dikenakan sanksi dan pemanggilan orang tua, surat peringatan pertama dan mendapatkan pembinaan dari BK. Jika siswa masih melanggar setelah diberikan tiga kali surat peringatan maka, siswa tersebut akan dikembalikan ke orang tua/wali siswa. Jenis pelanggaran berat adalah sebagai berikut :
a. Berangkat dari asrama menuju kelas tetapi tidak masuk kelas (membolos).
b. Menerobos atau melompati pagar, jendela dan sejenisnya.
c. Membawa, menghisap, dan mengedarkan rokok/vape dan yang sejenisnya dengan atau tanpa atribut sekolah baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.
d. Membawa, melihat, menonton, membuat, menyimpan, mengedarkan gambar atau video yang mengandung unsur pornografi melalui media elektronik ataupun lainnya.
e. Berpacaran, berduaan dengan lawan jenis atau bersentuhan fisik (contoh : berpegangan tangan, merangkul, dll) secara sengaja. Bila terjadi kasus
khusus maka dikonferensikasuskan, dan apabila terulang kembali akan dikembalikan kepada orang tua.
f. Mengambil dan menyimpan barang milik orang lain tanpa seizin pemiliknya.
g. Menghina atau mencela sesama siswa, guru, wali asrama, pelatih, pengurus yayasan, orang tua, karyawan/pegawai, dan lainnya baik secara lisan maupun tulisan melalui media cetak ataupun elektronik.
h. Memberikan kesaksian palsu dan atau keterangan tidak benar kepada orang lain tentang perilaku negatif temannya.
i. Memprovokasi sehingga terjadinya perkelahian atau pengeroyokan atau pemukulan.
j. Terlibat langsung dalam suatu perkelahian atau pengeroyokan kepada siswa lain
k. Melakukan pemalakkan, atau pemerasan.
l. Melakukan pemukulan atau penganiayaan secara fisik kepada sesama siswa (berkelahi).
37 4. Pelanggaran Sangat Berat
Tindakan tercela dan asusila, siswa yang melakukan tindakan tercela dan asusila seperti di bawah ini akan dikembalikan pada orang tua. Jika tindakan murid mengarah kepada tindakan kriminalitas dan tidak dapat diselesaikan pihak sekolah maka akan diselesaikan melalui jalur hukum. Jenis-jenis tindakan tercela dan asusila adalah sebagai berikut:
a. Terlibat perjudian.
b. Membawa senjata api dan senjata tajam.
c. Melakukan perzinahan (persetubuhan) baik di dalam lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah.
d. Melakukan pelecehan seksual ataupun tindakan asusila.
e. Terlibat dalam kriminalitas dan dinyatakan bersalah oleh putusan pengadilan.
f. Melakukan pemukulan atau melawan secara fisik terhadap guru, wali asrama, pelatih, pengurus yayasan, orang tua, karyawan/pegawai yang berada di lingkungan SMP Islam Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.
g. Membawa, menggunakan atau mengedarkan minuman keras/ NAPZA (Narkotika, Ampetamin, Psikotropika & Zat Adiktif)
h. Terlibat dalam tawuran atau perkelahian massal dengan sekolah lain.
i. Merusak atau mencemarkan nama baik sekolah melalui tindakan fisik atau media lainnya, setelah ada bukti penyelidikan ICT.
5. Punishment/Hukuman
Adapun jenis hukuman yang akan diberikan disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang dilakukan siswa/i yang bersangkutan, yaitu sebagai berikut : a. Pelanggaran Ringan :
Istighfar.
1) Menghapal sebuah hadist.
2) Jika tidak melaksanakan hukuman maka akan diserahkan kepengasuh
38 asrama.
3) Pelanggaran akan disesuaikan berdasarkan nilai bobot tata- tertib yang terlampir.
b. Pelanggaran Sedang :
1) Tidak diperbolehkan facetime dengan orangtua.
2) Tidak boleh mengikuti olah raga (1 hari).
3) Berpuasa 1 hari.
4) Pelanggaran akan disesuaikan berdasarkan nilai bobot tata- tertib yang terlampir.
c. Pelanggaran Berat :
1) Tidak diizinkan pulang kerumah.
2) Tidak boleh mengikuti olah raga (2 hari).
3) Berpuasa 2 hari.
4) Surat peringatan tertulis.
5) Pelanggaran akan disesuaikan berdasarkan nilai bobot tata- tertib yang terlampir.
a. Pelanggaran Sangat Berat :
1) Dikeluarkan dari sekolah
Pasal 22
Ketentuan dan Jenis-Jenis Reward
1. Poin/ Skor
Seluruh siswa berhak mendapatkan reward dengan ketentuan sebagai berikut : a. Reward 75
1) Sebagai muadzin di masjid Dr. H. Maratua Simanjuntak “Al-Adyan”.
2) Memimpin dzikir dan do’a saat sholat bersama.
39
3) Memberikan tausyiah di masjid Dr. H. MS “Al-Adyan”.
4) Menjadi MC pada kegiatan sekolah.
5) Menjadi delegasi sekolah dalam mengikuti kegiatan dan lomba di luar sekolah.
6) Menjadi juara dalam perlombaan antarkelas.
7) Melaporkan kejadian yang tidak sesuai dengan tata tertib.
8) Mencegah terjadinya perkelahian.
9) Melerai perkelahian.
b. Reward 100
1) Peningkatan prestasi belajar minimal pada empat mata pelajaran.
2) Siswa yang mengikuti kegiatan sosial.
3) Siswa yang meraih kejuaraan atas nama pribadi c. Reward 150
1) Mengikuti perlombaan tingkat kota
2) Karya pribadi yang terpublikasi dalam media massa sesuai dengan visi dan misi Al-Azhar.
d. Reward 200
1) Berprestasi tingkat kota
2) Mengikuti perlombaan tingkat provinsi
3) Siswa yang mengikuti pembinaan akhlak diri dan tidak melakukan pelanggaran selama satu semester.
e. Reward 300
1) Berprestasi tingkat provinsi
2) Mengikuti perlombaan tingkat nasional (belum berprestasi).
f. Reward 400
1) Mengikuti perlombaan tingkat Internasional melalui beberapa tahapan seleksi.
40 2) Berprestasi tingkat nasional
3) Mengikuti kegiatan di luar negeri yang mengatasnamakan sekolah melalui beberapa tahapan seleksi.
g. Reward 500
1) Berprestasi tingkat internasional.
2. Untuk setiap kebaikan yang dilakukan siswa tetapi belum tercatum seperti di atas maka guru berhak memberikan reward tambahan maksimal 50 (lima puluh) sesuai dengan perjanjian guru yang bersangkutan dengan siswanya.
3. Sertifikat
Diberikan kepada siswa yang berprestasi sesuai dengan bidangnya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
4. Medali
Diberikan kepada siswa yang berprestasi sesuai dengan bidangnya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
5. Wall of Frame
Diberikan penghargaan berupa pemajangan foto siswa/i yang berprestasi pada bidangnya sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
BAB IX ATURAN TAMBAHAN Pasal 23
Pada setiap semester akan diumumkan 6 (enam) siswa terbaik untuk 6 (enam) kategori yaitu :
1. The best academic student, yaitu siswa yang pada satu tahun dalam satu angkatan meraih nilai tertinggi dari komulatif semua mata pelajaran.
2. The best behaving student, yaitu siswa yang pada satu tahun dalam satu angkatan
41
paling sedikit bahkan tidak pernah melanggar tata- tertib serta banyak terlibat dalam kebaikan. Penentuan dimusyawarahkan kembali oleh semua guru.
3. The Friendliest student, yaitu siswa yang dipilih oleh siswa lainnya (temannya) pada satu tahun dalam satu angkatan yang sama sebagai sahabat terbaiknya.
4. The most religious student, yaitu siswa yang pada satu tahun dalam satu angkatan aktif dalam kegiatan keagamaan.
5. The most talented student, yaitu penghargaan bagi siswa yang paling banyak mendapatkan reward.
6. Aktsar Hifdzan Lilquran adalah siswa yang hafalan Al-Qur’an terbanyak dalam satu tahun.
Pasal 24
Peraturan tata tertib siswa ini berlaku selama menjadi siswa SMP Islam Al-Azhar Asy- Syarif Sumatera Utara, yaitu sejak diterima sebagai siswa sampai dengan diterimanya ijazah.
Pasal 25
Hal-hal yang berkaitan dengan perubahan dan atau penambahan tata tertib siswa yang diatur dalam peraturan ini, diputuskan kemudian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Demikian Tata Tertib Siswa ini di perbuat untuk menjadi pedoman dan dilakukan dengan penuh tanggungjawab dan keikhlasan.
Mengetahui, Deli Serdang, 2 Juni 2021 Pembina Yayasan Direktur Ma’had,
Buya Dr. H. Maratua Simanjuntak Muhammad Adyan MS, S.T.,M.M