• Tidak ada hasil yang ditemukan

Annelida_Siti Aminatul Fitriyah_1A.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Annelida_Siti Aminatul Fitriyah_1A.doc"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBAR PENGAMATAN PRAKTIKUM TAKSONOMI HEWAN

Nama : Siti Aminatul Fitriyah NIM : 2013041010

Kelas : 1A Pendidikan Biologi Topik : Filum Annelida

No Jenis/Klasifikasi Foto Karakter Morfologi Karakter Anatomi Keterangan

1. Platynereis sp. -Platynereis yang

bermetamorfosis dan dewasa secara seksual ditangkap saat berenang di dekat pantai pada malam hari di lepas pantai Selandia Baru memiliki perbedaan morfologi utama yang menunjukkan empat spesies simpatrik yang serupa, di mana sebelumnya hanya P. australis yang diketahui.

-Memiliki Organ apikal seperti ini bersifat fotosensitif yang merupakan komponen kunci dalam pembentukannya. -Mereka juga memiliki nenek moyang yang sama dengan cnidaria dan bilaterian.

-Selama reproduksi seksual, cacing merangkak yang biasanya bentik, menjadi pelagis dan berenang bebas di kolom air.

-Spesimen ini ditangkap pada malam hari di derek plankton, di laguna Kepulauan Gambier.

2. Lumbricus -Mempunyai panjang antara -Diantara segmentasi tiap coelom Dalam bidang pertanian, cacing

(2)

terrestris 0,5 mm - 3 m.

Kepala berbentuk kerucut yang sederhana tanpa alat sensori.

-Oligochaeta mempunyai tubuh yang bersegmen, tiap segmen mengandung setae yang tersusun dalam 4 pasang.

-Jumlah segmen diantara prostomium (anterior) dan pygidium 100-150 segmen.

-Mulut terdapat pada bagian ventral dan peristomium yang merupakan segmen pertama dari cacing.

-Pada segmen juga terdapat lubang metanephridia (alat ekskresi) yang terdapat pada daerah rolateral.

terdapat simpul-simpul saraf ventral dan pembuluh darah mayor pada bagian atas dan bawah

-Epidermis yang terdapat dibawah lapisan kutikula terdiri dari satu lapis berupa sel penyokong berbentuk sel glandular (struktural).

-Pada bagian epidermis juga terdapat sd sensor yang banyak (sense cell) yang tersebar lebih banyak pada bagian ventral daripada di bagian dorsal.

-Rongga tubuh (coelom) yaitu terdiri dari lapisan kutikula, epidermis dan lapisan otot.

-Rongga tubuh (coelom) yang cukup luas tempat terdapatnya usus, metanephridia dan organ reproduksi.

menghancurkan bahan organik sehingga memperbaiki aerasi dan struktur tanah. Akibatnya lahan menjadi subur dan penyerapan nutrisi oleh tanaman menjadi baik.

Keberadaan cacing tanah akan

meningkatkan populasi mikroba yang menguntungkan tanaman.

(3)

3. Nereis sp. -Umumnya berukuran 5-10 cm dengan diameter 2-10 mm.

-Pada tiap sis lateralnya ruas tubuhnya kecuali kepala dan bagian ujung posterior.

-Terdapat sepasang parapodia dengan sejumlah besar setae yang terdiri atas notopodium dan neuropodium, masing- masing disangga oleh sebuah batang kithin yang disebut acicula.

-Pada notopodium terdapat cirrus dorsal dan pada neuropodium terdapat cirrus ventral.

-Bentuk parapodia dan setae pada setiap jenis tidak sama.

-Pada prostomium terdapat mata, antenna dan sepasang palp (Suwignyo dkk., 2005).

-Pada parapodia yang ada pada cacing memiliki insang yang di dalamnya terdapat pembuluh darah halus.

-Reproduksi terjadi secara aseksual maupun seksual

-Habitat caacing ini banyak ditemuai di pantai, sangat banyak terdapat pada pantai cadas, paparan lumpur, dan sangat umum ditemui di pantai pasir.

-Beberapa jenis hidup di bawah batu, dalam lubang lumpur, dan liang di dalam batu karang, dan ada juga yang terdapat pada air tawar sampai 60 km dari laut, seperti di Bogor.

(4)

4. Pheretima sp. -Hewan ini juga dilengkapi dengan ruas yang berjumlah 9 hingga 11.

-Cacing memiliki kitellum yang akan berfungsi untuk alat reproduksi.

-Pada bagian receptaculum ada bagian yang berfungsi untuk menjadi penampung sel spermatozoa.

-Cacing ini memiliki peran dalam membantu aerasi di dalam tanah, juga akan menyuburkan tanah.

5. Eunice viridis -Cacing dewasa berukuran

sekita 40 cm dan terbagi menjadi segmen-segmen yang setiap segmennya memiliki kaki semua serupa rambut.

-Memiliki 2 moncong, 3 antena, dan kepala berbentuk sekop, serta tidak adanya mulut pengait.

-Palolo jantan berwarna merah kecoklatan, sedangkan betina berwarna biru

kehijauan.

-Terdapat juga beberpa

-Cacing ini menumbuhkan ekor khusus yang membuat sperma ataupun sel telur.

-Selama masa perkembangbiakan ekor ini pecah dan muncul ke permukaan air laut lalu melepaskan telur atau sperma berupa cairan kental.

-Cacing ini dikonsumsi menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat di sekitar kepulauan Fiji, Tonga, Samoa dan juga pulau-pulau lain yang tersebar di Pasifik bagian selatan.

-Cacing ini disebut cacing palolo.

-Cacing ini hidup di bebataun karang untuk berkembang biak.

-Cacing ini hidup di pantai Pasifik bagian selatan.

-Cacing ini memiliki habitat di laut.

(5)

tentakel sensor yang tumbuh di bagian kepala.

Referensi

Dokumen terkait

Communication: Behavioral Perspective , (New York: Holt Rinehart and Winstons, 1981), p.. membawa konsekwensi terjalinnya interaksi seluruh komponen yang ada dalam sistem

Pelayanan Rawat Inap adalah pelayanan kepada Pasien untuk Observasi, Diagnosis, Pengobatan, Rehabilitasi Medis dalam Pelayanan Kesehatan Jiwa, Napza dan Umum

Berdasarkan uraian tersebut, maka dapat dirumuskan permasalahannya, yaitu: “Apakah infusa campuran buah cabe jawa dan rimpang lempuyang gajah mempunyai khasiat sebagai tonikum

kritis siswa perempuan lebih tinggi dari siswa laki-laki, maka dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran matematika realistik pada siswa perempuan lebih baik dari siswa

Keluarga adalah suatu system sosial yang berisi dua atau lebih orang yang Keluarga adalah suatu system sosial yang berisi dua atau lebih orang yang hidup bersama yang mempunyai

Dalam pelaksanaan urusan wajib program-program yang dilaksanakan meliputi Program Pendidikan Dayah, Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Dayah, Program

Jadi dengan internal perspektive, kami dapat menilai dan mengukur apakah sistem van sales dalam proses bisnis yang berjalan telah sesuai dengan standar dan prosedur yang

Small Group Discussion (SGD) adalah serangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok kecil yang jumlah anggotanya terdiri dari 4