HUBUNGAN TEKANAN PANAS DAN KONSUMSI AIR MINUM SAAT KERJA DENGAN STATUS HIDRASI
PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK. UNIT SRAGEN
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan
Memperoleh Gelar Sarjana Terapan Kesehatan
Iryatika Nurhasanah R.0215053 HALAMAN JUDUL
PROGRAM DIPLOMA 4 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA 2019
PERNYATAAN
Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah disebutkan dalam daftar pustaka.
Surakarta, ...
Iryatika Nurhasanah NIM. R0215053
ABSTRAK
Iryatika Nurhasanah, R0215053, 2019. Hubungan Tekanan Panas dan Konsumsi Air Minum Saat Kerja dengan Status Hidrasi Pekerja Bagian Produksi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen, Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Latar Belakang : Paparan panas yang terlalu tinggi dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan penyakit akibat kerja salah satunya gangguan hidrasi berpotensi terjadi dehidrasi. Dehidrasi menyebabkan gangguan keseimbangan cairan tubuh, karenanya perlu minum untuk menyesuaikan jumlah air yang hilang dalam tubuh guna menyeimbangkan cairan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan antara tekanan panas dan konsumsi air minum saat kerja terhadap status hidrasi di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen.
Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pekerja bagian produksi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen sebanyak 48 orang. Pengumpulan data dengan pengukuran ISBB menggunakan Heat Stress Area untuk mengukur tekanan panas dan berat jenis urine (BJU) untuk mengukur status hidrasi, menggunakan lembar form untuk mendata jumlah konsumsi air minum saat kerja.
Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Spearman.
Hasil : Untuk hasil uji hubungan tekanan panas dengan status hidrasi diperoleh p
= 0,982, untuk menguji hubungan konsumsi air minum saat kerja dengan status hidrasi diperoleh p = 0,000 dan r = -0,620 yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi kuat dan arah korelasi negatif. Analisis multivariat tidak dilakukan karena salah satu hasil analisis bivariat tidak signifikan.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan tekanan panas dengan status hidrasi dan ada hubungan konsumsi air minum saat kerja dengan status hidrasi dan pekerja bagian produksi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen.
Kata kunci: Tekanan Panas, Konsumsi Air Minum Saat Kerja, Status Hidrasi
ABSTRACT
Iryatika Nurhasanah, R0215053, 2019. Correlation between Heat Stress and Water Consumption at Work with Hydration Status of Workers at Production Division PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Unit Sragen. Surakarta: The Study Program of Diploma VI in Occupational Health and Safety, the Faculty of Medicine, Sebelas Maret University.
Background : Heat Exposure that is too high can cause health problems and work-related illnesses, one of which is the inadecuate hydration that has the potential to cause dehydration. Dehydration causes a disruption in body fluid balance, so it is necessary to drink to adjust the amount of water lost in the body to balance fluids. The objective of this research is to investigate the correlation between heat stress and consumption of drinking water while working on hydration status at PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Sragen Unit.
Method : This research used the observational analytical research method with cross sectional approach. samples are 48 production workers. Heat stress were measurement of Heat Stress Area and hydration status were collected through measurement of urine specific gravity, the water consumption at work using a form sheet to record. The bivariate analysis used in this research is Spearman.
Result : The test on the correlation between heat stress and hydration status showed that the p-value was 0.982. The correlation between the water consumption at work and hydration status showed that the p-value was 0.000 and the r-value was -0.620, meaning that there was a significant correlation between the two variables, and they had strong correlation but negative correlation direction.
Conclusion : There is no correlation between heat stress and hydration status, and the water consumption at work had a correlation with hydration status.
Keyword : Heat Stress, Water Consumption At Work, Hydration Status
PRAKATA
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan berkat, kasih, karunia, kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam penyusunan skripsi dengan judul “Hubungan Tekanan Panas dan Konsumsi Air Minum Saat Kerja dengan Status Hidrasi Pekerja Produksi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen”.
Penyusunan skripsi ini sebagai persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan di Program Studi Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Dalam penyusunan skripsi ini penulis telah dibantu dan dibimbing oleh berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini secara khusus perkenankan penulis menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada:
1. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K) selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Dr. Isna Qadrijati dr., M.Kes selaku Kepala Program Studi Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakuas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
3. RAJ Sri Wulandari, dr., M.Sc selaku Pembimbing I.
4. Tutug Bolet Atmojo, S.K.M., M.Si selaku Pembimbing II.
5. Erindra Budi C., S.Kep., Ns., M.Kes. selaku Penguji.
6. Seluruh Pekerja Bagian Produksi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen yang telah bersedia menjadi responden dalam penelitian ini.
7. Bapak Johan beserta seluruh staff dan karyawan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sragen.
8. Bapak dan Ibu staff pengajar dan karyawan/karyawati Program Studi Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakuas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
9. Kedua orang tua penulis Bapak Kadir dan Ibu Sumiyati Khodiyah yang selalu memberikan doa, motivasi dan dukungan dalam penyusunan skripsi ini.
10. Sahabat-sahabatku tersayang Nikmah , Devy, Nada, Farida, Ananda, Ansy, Diah yang selalu menjadi tempat keluh kesah dalam penyusunan skripsi ini.
11. Teman-teman seperjuangan angkatan 2015 Program Studi Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakuas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan kesempurnaan laporan ini.
Surakarta, Juli 2019 Penulis,
Iryatika Nurhasanah
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL... i
PERSETUJUAN SKRIPSI ...Error! Bookmark not defined. PENGESAHAN SKRIPSI ...Error! Bookmark not defined. PERNYATAAN... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT... vi
PRAKATA... vii
DAFTAR ISI... viii
DAFTAR TABEL... x
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR SINGKATAN ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 4
C. Tujuan Penelitian ... 4
D. Manfaat Penelitian ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA... 7
A. Tinjauan Pustaka ... 7
B. Kerangka Pemikiran... 29
C. Hipotesis ... 30
BAB III METODE PENELITIAN... 31
A. Jenis Penelitian... 31
B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 31
C. Populasi Penelitian... 31
D. Teknik Sampling... 31
E. Sampel Penelitian... 33
F. Desain Penelitian ... 33
G. Identifikasi Variabel Penelitian... 33
H. Definisi Operasional Variabel Penelitian... 34
I. Alat dan Bahan Penelitian... 35
J. Cara Kerja Penelitian ... 37
K. Teknik Analisis Data... 41
BAB IV HASIL ... 43
A. Gambaran Umum Perusahaan... 43
B. Karakteristik Subjek Penelitian... 44
C. Uji Normalitas... 48
D. Analisis Bivariat... 48
E. Analisis Multivariat ... 50
BAB V PEMBAHASAN ... 51
A. Karakteristik Responden ... 51
B. Tekanan Panas ... 52
C. Konsumsi Air Minum saat Bekerja... 54
E. Hubungan Tekanan Panas dengan Status Hidrasi... 56
F. Hubungan Konsumsi Air Minum saat Bekerja dengan Status Hidrasi... 58
G. Keterbatasan Penelitian... 59
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN... 60
A. Simpulan ... 60
B. Saran ... 61
DAFTAR PUSTAKA ... 62
LAMPIRAN ………..65
DAFTAR TABEL
Tabel 1. NAB Iklim Kerja Indeks ISBB Yang Diperkenankan ... 10 Tabel 2. Perhitungan Beban Kerja ... 11 Tabel 3. Kategori Ambang Batas IMT untuk Indonesia ... 20 Tabel 4.Interprestasi Hasil Uji Hipotesis Korelasi Berdasarkan Kekuatan Korelasi, Nilai p, dan Arah Korelasi ………..42 Tabel 5. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Status Gizi pekerja
bagian produksi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Sragen……….44 Tabel 6. Pengukuran ISBB... 45 Tabel 7. Distribusi Frekuensi Status Hidrasi Pekerja Bagian Produksi PT
Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Sragen……….47 Tabel 8. Uji Normalitas Variabel ... 48 Tabel 9. Silang Tekanan Panas Dengan Status Hidrasi ... 49 Tabel 10. Uji Korelasi Spearman antara Konsumsi Air Minum saat
Bekerja dengan Status Hidrasi………...50
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Warna Urin ... 23 Gambar 2. Kerangka Berfikir... 29
DAFTAR SINGKATAN
ADH : Antidiuretic Hormone
BJU : Berat Jenis Urin
BLS : Bureau of Labor Statistics
ISBB : Indeks Suhu Bola Basah
DM : Diabetes Militus
FAO : Food and Agriculture Oeganization
HCT : Hydrochlorotiazide
NAB : Nilai Ambang Batas
NIOSH : National Institute for Occupational Safety & Health PURI : Periksa Urin Sendiri
WBGT : Wet Bulb Globe Temperature
WHO : World Health Organization
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian
Lampiran 2. Surat Keterangan Selesai Penelitian Lampiran 3. Ethical Clearance
Lampiran 4. Lembar Data Diri Responden Lampiran 5. Lembar Instrumen Konsumsi Air Lampiran 6. Lembar Pengukuran Tekanan Panas Lampiran 7. Lembar Pengukuran Beban Kerja
Lampiran 8. Lembar Penjelasan Pelaksanaan Penelitian Lampiran 9. Lembar Informed Consent
Lampiran 10. Hasil Uji Laboratorium Berat Jenis Urin Lampiran 11. Data Responden
Lampiran 12. Uji SPSS
Lampiran 13. Dokumentasi Kegiatan