• Tidak ada hasil yang ditemukan

Embun Pagi. October 20, Forward P/E trends (JCI index) (pt) 6,000 JCI MSCI EM. (pt) 1,200 1,000 5,000 4,000 3, /13 01/14 10/14

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Embun Pagi. October 20, Forward P/E trends (JCI index) (pt) 6,000 JCI MSCI EM. (pt) 1,200 1,000 5,000 4,000 3, /13 01/14 10/14"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Taye Shim +62-21-515-3281 [email protected] For subscription of our Daily Focus, please contact us at [email protected]

Embun Pagi

October 20, 2014

Between fear and hope, there are opportunities

Beberapa minggu belakangan ini pasar telah menjadi sangat flutuatif mendekati acara besar yakni pelantikan presiden terpilih Joko "Jokowi" Widodo pada hari ini.

Perdagangan pada bulan oktober sampai penutupan jumat kemarin, indeks turun 2,1%

sejalan dengan tren perkembangan global . Namun, kami juga menemukan harapan pada kenaikan IHSG sebesar 1,3% pada pekan lalu. Ditengah fluktuasi market, kami khawatir bahwa investor mungkin sulit untuk tetap berinvestasi ditengah kondisi pasar ini dan pembeli potensial menuggu waktu yang tepat untuk memasuki pasar.

Risiko masih tetap ada. Kami sangat menyadari bahwa pasar AS masih dalam tahap pemulihan dimana dapat berpotensi memundurkanwaktu untuk kenaikan suku bunga;

ekonomi dunia lemah dan tekanan disinflasi masih mengancam pertumbuhan global.

Mengingat kerentanan pelemahan mata uang lokal dan dampaknya terhadap pendapatan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi, kami tetap percaya bahwa perubahan struktural akan menempatkan implikasi negatif pada IHSG.

Apa yang bisa membalikkan sentimen investasi yang sakit ini? Pertama, kami percaya pelantikan presiden terpilih Jokowi akan menjadi sentiment positif. Kami tetap percaya bahwa Jokowi akan melakukan kebijakan reformasi ekonomi selama tahap awal pmerintahannya dan memulai meningkatkan ekonomi. Kami akan mengamati 1) inisiatif kenaikan BBM 2) harmonisasi dengan parlemen, dan 3) ada petunjuk dari Presiden bahwa ia akan melakukan apa saja dalam kekuasaannya untuk memberikan kebijakan reformasi ekonominya. Kedua, semakin mendekati kinerja keuangan 3Q14, rilis laba yang lebih baik dari perkiraan akan membalikkan sentimen investor. Sementara apresiasi siklus dolar cenderung membebani kinerja perusahaan, perusahaan dengan tingkat hutang rendah, kemungkinan akan mencatatkan kinerja 3Q14 yang lebih baik dari perkiraan. Ketiga, kami percaya valuasi telah menjadi semakin rendah. IHSG saat ini diperdagangkan pada P / E forward 16.2x. Ini merupakan diskon 4,5% dari puncaknya yang semakin melebar belakangan ini. Kami masih mempertahankan pandangan pesimis (bearish) kami dari sudut pandang taktis namun tetap menyarankan investor melihat perkembangan lebih lanjut .

Forward P/E trends (JCI index) Market Index

Last Trade Chg (%) MoM YoY

JCI 5,068.6 0.8 -3.8 10.6

MSCI EM 976.8 0.6 -7.9 -6.9

HANG SENG 23,242.8 1.0 -5.3 -1.4

KOSPI 1,900.7 1.5 -7.5 -7.4

FTSE 6,310.3 1.8 -9.4 -6.4

DJIA 16,380.4 1.6 -6.7 4.7

NASDAQ 4,258.4 1.0 -7.9 7.7

Key Rates

Last Trade Chg (bps) MoM YoY

Policy Rate 7.50 0 0 25

3yr 7.84 -4 9 87

10yr 8.21 -12 1 75

FX

Last Trade Chg (%) MoM YoY

USD/IDR 12,053.00 -0.5 1.1 11.6

USD/KRW 1,065.80 0.4 2.4 0.3

USD/JPY 106.88 0.5 -1.8 8.9

USD/CNY 6.12 0.0 -0.3 0.5

Commodities

Last Trade Chg (%) MoM YoY

WTI 82.8 0.1 -9.7 -12.5

Gold 1,238.3 0.0 1.9 -5.9

Coal 64.6 -0.2 -3.7 -17.9

Palm Oil 737.5 0.0 4.2 -13.2

Rubber 116.0 0.0 -4.4 -39.6

Nickel 15,700.0 1.5 -11.7 10.6

Copper 6,639.0 1.3 -2.9 -8.4

Tin 19,305.0 0.3 -9.0 -15.3

JCI Index VS MSCI Emerging Markets

12 13 14 15 16 17 18

1/2 2/2 3/2 4/2 5/2 6/2 7/2 8/2 9/2 10/2

(x)

600 800 1,000 1,200

3,000 4,000 5,000 6,000

04/13 01/14 10/14

(pt) JCI

MSCI EM (pt)

(2)

Local flashes

ADRO: Adaro bangun power plant US$ 550 Juta. Di tengah melempemnya industri batubara, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) lebih serius mengembangkan bisnis sampingannya, yakni pembangkit listrik alias power plant. Emiten batubara yang dikendalikan keluarga Thohir ini bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2 X 100 megawatt (MW) di Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), senilai US$ 450 juta-US$ 550 juta. (Kontan)

TRIO: Polaris Kendalikan 44,8% Saham Trikomsel. Polaris Ltd. melakukan aksi tukar saham PT Trikomsel Oke Tbk. milik Standard Chartered Private Equity Limited sebesar 13,5%. Dengan demikian, kepemilikan perusahaan asal Singapura itu bertambah menjadi 2,1 miliar saham atau sebesar 44,88%. (Bisnis Indonesia)

WSKT: Waskita Karya akuisisi lahan Rp 175 miliar. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) terus mengembangkan bisnis propertinya. Kali ini, WSKT akan membangun apartemen di Medan. Untuk itu, WSKT pun baru saja melakukan pengikatan jual beli untuk mengambil lahan dari PT Hotel Indonesia Natour (Persero), Jumat, (17/10).

"Nilai pembelian lahannya Rp 175 miliar," sebut Antonius Yulianto, Sekretaris Perusahaan WSKT, akhir pekan lalu. (Kontan)

MDLN: Moderland bidik marketing sales Rp 3,8 triliun. PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menargetkan kontribusi penjualan lahan ke PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI) menyumbang peningkatan marketing sales sebesar Rp 900 miliar atau sekitar 24% dari pendapatan pra-penjualan tahun ini. Sisa kontribusi marketing sales lainnya akan didapat dari penjualan properti dari Jakarta Garden City yaitu sebesar 47% dan bisnis properti di Modern Cikande, Banten sebesar 29%. (Kontan)

ANTM: Antam finalisasi pinjaman US$ 110 juta. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tengah memfinalisasi pencarian pinjaman senilai US$ 100 juta-US$ 110 juta untuk membiayai belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2015. Djaja Tambunan, Direktur Keuangan Antam, menuturkan, Antam sudah memperoleh komitmen fasilitas tersebut dari beberapa kreditur. (Kontan)

CTRS: 2015, CTRS incar pertumbuhan marketing sales 20%. Industri properti sedang muram tahun ini. Namun, manajemen Ciputra Surya Tbk yakin, tahun depan industri ini akan kembali mencetak pertumbuhan. Direktur Ciputra Surya Harun Hajadi menargetkan, pertumbuhan marketing sales emiten berkode saham CTRS ini mencapai 20% sepanjang tahun 2015. (Kontan)

TOTL: TOTL targetkan pendapatan Rp 2,5 triliun di 2015. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan bisa mendulang pendapatan tahun 2015 sebesar Rp 2,5 triliun. Jumlah itu hanya tumbuh tipis dari target pendapatan tahun ini yang sebesar Rp 2,4 triliun. Direktur Keuangan TOTL, Moeljati Soetrisno mengatakan, tahun depan, perseroan masih membidik proyek-proyek perkantoran dan residensial. (Kontan)

(3)

Technical analysis

Investor sentiment

Hari ini merupakan pelantikan Joko Widowo dan Yusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden, hal ini tentu memberikan sentiment positif pada IHSG setelah pada penutupan perdagangan IHSG berhasil menguat diatas 1 % sehingga peluang penguatan lanjutan kembali terbuka.

Daily chart

Pada penutupan akhir minggu lalu IHSG berhasil mengalami penguatan sebesar 1.56%

berhasil ditutup pada level diatas psikologis 5.000. kenaikan ini telah membuat indikator PSAR mengalami goldencross, sedangkan indikator stochastic telah terlebih dahulu melakukan goldencross.

Peluang penguatan lanjutan sangat terbuka lebar, apalagi jika kita melihat chart 1 dimana resistance terdekat pada 5.090 dan resistance berikutnya pada 5.185.

60 minute chart

Namun jika kita melakukan analisa dengan menggunakan chart 60 menit terlihat jelas bahwa peluang penguatan lanjutan akan menemui resistance 5.120. perubahan trend terbuka terjadi jika ternyata IHSG juga mampu melewati resistance ini. Tentunya all time high akan kembali berpeluang diuji.

Chart 1. Daily chart Chart 2. 60 minute chart

Source: HOTS, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Source: HOTS, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Recommendation Trading Buy

Target price 5.090

Stop-loss 4.990

Close 5.028

Indikator

Stoch UP

MACD DN

PSAR GC

Volume UP

GC = Golden-cross AC = Accumulation DC = Dead-cross Dis = Distribution

UP = Up OB = Overbought

DN = Down OS = Oversold

NM = Normal

(4)

Stocks on our focus list

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Saham BBRI telah berhasil melakukan penguatan pada penutupan perdagangan minggu lalu yang membuat dua indikator teknikal menjadi goldencross. Indikator MACD dan indikator PSAR telah sekaligus melakukan goldencross sehingga peluang penguatan lanjutan terbuka lebar.

Target pendek pada 11.200 merupakan resistance pertama yang perlu diuji terlebih dahulu sebelum menguji level all time high kembali.

Strategy trading buy pendek dapat dilakukan untuk menjadikan 11.200 target, sedangkan level stoplos berada pada level 10.500, mengingat sentiment positive ini maka buy at open market price dapat dilakukan.

Recommendation Trading Buy

Target price 11.200

Stop-loss 10.500

Entry price Open Market Price

Close 10.700

Indikator

Stoch UP

MACD GC

PSAR GC

Volume NM

GC = Golden-cross AC = Accumulation DC = Dead-cross Dis = Distribution

UP = Up OB = Overbought

DN = Down OS = Oversold

NM = Normal

Chart 3. BBRI

Source: HOTS, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

(5)

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)

Kenaikan 5.48% dalam sehari perdagangan tentu telah membuat peluang penguatan lanjutan saham PWON sangat terbuka lebar. Apalagi penguatan ini telah membuat indikator stochastic dan indikator PSAR melakukan goldnecross.

Sedangkan indikator MACD telah terlebih dahulu mengirimkan sinyal bullish, sehingga jika kita melihat chart 4 dimana menggunakan teori Fibonacci maka kita akan mendapatkan target 453 sebagai resistance pertama.

Namun tetap harus menjada level stoploss pada 415 dan dengan strategy trading buy maka level open market price dapat dilaksanakan.

Recommendation Trading Buy

Target price 453

Stop-loss 415

Entry price Open Market Price

Close 423

Indikator

Stoch GC

MACD UP

PSAR GC

Volume NM

GC = Golden-cross AC = Accumulation DC = Dead-cross Dis = Distribution

UP = Up OB = Overbought

DN = Down OS = Oversold

NM = Normal

Chart 4.PWON

Source: HOTS, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

(6)

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Saham LPKR telah berhasil menguat sebesar 5.63% pada perdagangan minggu lalu dan ditutup pada level 1.030. hal ini telah membuat penguatan lanjutan dapat terjadi pada minggu ini.

Kami melihat bahwa potensi penguatan lanjutan dapat terjadi hingga level 1.100 yang merupakan level Fibonacci.

Indikator stochastic telah berhasil melakukan goldencross sedangkan indikator MACD dan indikator PSAR telah mengirimkan sinyal bullish. Level stoploss berada pada level psikologis 1.000.

Recommendation Trading Buy

Target price 1.100

Stop-loss 1.000

Entry price Open Market Price

Close 1.030

Indikator

Stoch GC

MACD UP

PSAR UP

Volume NM

GC = Golden-cross AC = Accumulation DC = Dead-cross Dis = Distribution

UP = Up OB = Overbought

DN = Down OS = Oversold

NM = Normal

Chart 5. LPKR

Source: HOTS, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

(7)

Chart 6. JCI Vs. IDR/USD Chart 7. JCI performance (absolute vs. relative)

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Note: Relative to MSCI EM Index

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Chart 8. Foreigner’s net purchase (EM) Chart 9. Oil price

Note: The latest figure for India is October 16th

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Chart 10. Non-ferrous metal price Chart 11. Precious metal price

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research 11,000

11,250 11,500 11,750 12,000 12,250 12,500

4,500 4,750 5,000 5,250 5,500

7/14 8/14 9/14 10/14

(IDR)

(pt) JCI Composite Index (L)

USD/IDR (R)

1.6 1.3

-3.4

12.8

0.9

2.7

4.6

18.4

-8 -4 0 4 8 12 16 20

1D 1W 1M 1Y

Absolute Relative (%, %p)

-289 -233

-57 -82

-224 -178

-1,093 -888

-188

-249 -300

-482

-1,200 -1,000 -800 -600 -400 -200 0

Korea Taiwan Indonesia Thailand Philippines India

1 Day 5 Days

(USDmn)

80 85 90 95 100 105

7/14 8/14 9/14

(pt) WTI Brent Dubai

80 90 100 110

7/14 8/14 9/14 10/14

(pt) Copper Nickel Tin

75 80 85 90 95 100 105

7/14 8/14 9/14 10/14

(pt) Silver Gold Platinum

(8)

Table 1. Key valuation metrics

Company Name Ticker Price Market Cap Price Performance (%) P/E(X)* P/B(X)* ROE(%)*

(IDR) (IDRbn) 1D 1W 1M 1Y FY13 FY14 FY13 FY14 FY13 FY14

BANKING

Bank Central Asia Tbk PT BBCA 12,575 310,037 -0.2 -1.2 2.9 19.4 19.0 16.5 4.0 3.4 22.8 22.1 Bank Mandiri Persero Tbk PT BMRI 9,925 231,583 2.8 1.0 -6.1 15.6 11.2 9.7 2.2 1.9 21.2 21.2 Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk PT BBRI 10,700 263,960 4.6 -0.2 -1.7 25.5 10.6 9.3 2.6 2.2 27.1 25.4 Bank Negara Indonesia Persero Tbk PT BBNI 5,675 105,831 1.3 3.7 -0.4 23.8 10.4 9.1 1.9 1.6 19.4 19.1 Bank Danamon Indonesia Tbk PT BDMN 3,940 37,763 0.8 0.3 4.4 -4.6 11.5 9.5 1.1 1.0 10.0 10.8 Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk PT BTPN 4,450 25,989 0.0 -0.4 -1.7 11.3 12.0 10.1 2.2 1.8 19.9 19.9 PROPERTY

Surya Semesta Internusa Tbk PT SSIA 720 3,388 6.7 -1.5 -15.6 -12.3 5.7 5.1 1.2 1.0 23.9 22.4 Ciputra Property Tbk PT CTRP 760 4,674 5.6 2.1 -5.9 -10.0 18.4 9.9 #N/A

N/A

#N/A

N/A 8.0 13.1 Pakuwon Jati Tbk PT PWON 423 20,372 5.5 -0.2 -2.4 45.8 12.2 10.2 3.7 2.9 34.0 30.7 Alam Sutera Realty Tbk PT ASRI 472 9,275 7.3 -0.5 -10.2 -22.8 6.8 6.5 1.5 1.2 21.7 20.3 Bumi Serpong Damai PT BSDE 1,540 28,293 3.0 -0.3 -6.9 -1.0 10.2 11.3 2.0 1.7 24.1 17.1 CONSTRUCTION

Total Bangun Persada Tbk PT TOTL 940 3,205 2.7 1.7 -7.1 25.3 19.9 16.4 3.9 3.5 20.0 22.3 Adhi Karya Persero Tbk PT ADHI 2,810 5,062 3.9 7.1 -10.0 44.7 11.5 9.2 2.6 2.2 24.1 24.5 Wijaya Karya Persero Tbk PT WIKA 2,870 17,648 2.5 8.1 -1.6 48.1 24.8 19.7 4.4 3.8 19.7 20.0 Pembangunan Perumahan Persero Tbk PT PTPP 2,460 11,912 2.7 5.5 -0.4 119.7 21.6 16.6 4.9 4.1 23.4 25.2 Waskita Karya Persero Tbk PT WSKT 920 8,893 2.2 6.5 1.7 55.2 20.0 15.6 3.1 2.7 16.4 17.9 RETAIL & CONSUMER

Indofood Sukses Makmur Tbk PT INDF 6,975 61,243 2.2 0.7 -3.5 -3.9 14.3 12.5 2.3 2.0 16.2 16.9 Kalbe Farma Tbk PT KLBF 1,690 79,219 1.2 0.9 0.0 26.5 35.7 29.7 8.2 7.1 23.9 24.6 Mitra Adiperkasa Tbk PT MAPI 5,575 9,255 8.3 -2.4 -14.2 -16.9 29.4 20.0 3.2 2.8 10.9 14.4 Unilever Indonesia Tbk PT UNVR 31,950 243,779 3.3 0.7 -3.1 1.1 40.6 36.9 49.0 44.3 126.7 124.5 Indofood CBP Sukses Makmur Tbk PT ICBP 11,400 66,473 0.7 2.3 1.1 1.6 25.3 21.8 4.7 4.1 19.3 19.5 Ramayana Lestari Sentosa Tbk PT RALS 735 5,216 0.0 -11.4 -25.0 -42.6 12.6 11.2 1.5 1.4 12.2 12.7 Mayora Indah Tbk PT MYOR 30,200 27,009 0.0 1.7 3.8 10.1 32.2 25.2 6.0 5.0 18.9 21.7 Ace Hardware Indonesia Tbk PT ACES 835 14,320 2.5 -2.4 -16.0 35.8 24.4 20.7 6.0 4.9 26.3 25.4 Gudang Garam Tbk PT GGRM 60,500 116,407 4.4 3.9 2.1 70.7 20.9 18.1 3.4 3.0 17.0 17.4 Nippon Indosari Corpindo Tbk PT ROTI 1,140 5,770 4.6 2.8 -9.9 -14.2 25.9 20.3 5.7 4.6 23.9 23.8 AUTOMOTIVE

Astra International Tbk PT ASII 6,550 265,167 3.1 -5.6 -12.7 -7.3 12.4 11.1 2.7 2.4 22.4 21.7 Indomobil Sukses Internasional Tbk PT IMAS 4,280 11,835 -0.2 -0.3 -2.5 -18.3 16.0 11.4 1.9 1.7 13.5 13.3 Astra Otoparts Tbk PT AUTO 4,100 19,761 0.1 -1.3 -3.0 -11.9 14.6 11.8 1.9 1.7 13.9 15.3 TELECOMMUNICATION

Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk PT TLKM 2,805 282,744 0.0 0.2 -1.6 21.8 18.0 16.4 4.0 3.7 23.6 23.3 XL Axiata Tbk PT EXCL 6,000 51,207 3.9 -4.9 -9.4 23.5 126.7 36.5 3.2 3.0 2.1 7.3 Indosat Tbk PT ISAT 3,790 20,595 -0.7 -0.9 -4.1 -11.8 20.2 19.1 1.2 1.2 3.5 5.7 INFRASTRUCTURE

Jasa Marga Persero Tbk PT JSMR 6,100 41,480 2.5 -5.6 -6.7 6.3 25.4 22.2 4.0 3.6 15.7 16.3 Tower Bersama Infrastructure Tbk PT TBIG 8,500 40,770 2.7 4.4 0.6 43.9 28.0 21.1 7.4 5.0 29.7 28.0 MINING

Aneka Tambang Persero Tbk PT ANTM 950 9,062 -4.0 -2.9 -13.2 -34.0 108.4 15.1 0.7 0.7 2.4 4.0 Timah Persero Tbk PT TINS 1,120 8,341 -2.6 -6.9 -11.2 1.9 14.7 13.1 1.5 1.4 12.4 12.3 Tambang Batubara Bukit Asam Persero Tbk PTBA 12,650 29,147 5.6 -7.9 -7.7 -13.8 13.5 12.6 3.1 2.8 24.3 23.0 CEMENT

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk PT INTP 22,900 84,300 2.6 0.8 -5.4 16.0 15.4 14.0 3.2 2.8 21.4 21.0 Holcim Indonesia Tbk PT SMCB 2,600 19,924 4.4 -1.2 -9.3 -8.6 16.9 15.1 2.0 1.9 12.3 12.7 Semen Indonesia Persero Tbk PT SMGR 16,000 94,904 3.2 4.6 -5.3 8.8 15.6 14.3 3.8 3.4 25.8 25.0 Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

*Note: Valuation metrics based on Bloomberg consensus estimates

(9)

Sector performance Top 10 market cap performance

Name Index Chg (%) Ticker Price Market Cap (IDRbn) Chg (%)

Agricultural 2,003.2 1.8 MAYA IJ 1,880 6,539.2 22.9

Mining 1,171.3 2.6 MAPI IJ 5,575 9,254.5 8.3

Basic-Industry 533.0 2.1 APLN IJ 375 7,687.8 7.4

Miscellaneous Industry 1,171.3 2.6 LPCK IJ 7,975 5,550.6 7.4

Consumer Goods 2,146.0 2.3 BEST IJ 585 5,642.6 7.3

Property & Construction 460.9 3.1 ASRI IJ 472 9,274.5 7.3

Infrastructure 1,147.6 0.3 ARNA IJ 890 6,533.9 6.6

Finance 690.8 1.7 LSIP IJ 1,865 12,724.6 6.6

Trade 895.4 0.7 LPKR IJ 1,030 23,770.0 5.6

Composite 5,028.9 1.6 PTBA IJ 12,650 29,147.3 5.6

Source: Bloomberg

Top 5 leading movers Top 5 lagging movers

Name Chg (%) Close Name Chg (%) Close

BBRI IJ 4.7 10,700 TOWR IJ -2.4 4,100

ASII IJ 3.2 6,550 ITMG IJ -3.1 19,500

UNVR IJ 3.3 31,950 BBCA IJ -0.2 12,575

BMRI IJ 2.9 9,925 PGAS IJ -0.4 5,775

GGRM IJ 4.4 60,500 ABMM IJ -6.0 2,350

Source: Bloomberg

Economic Calendar

Time Currency Detail Forecast Previous

2:00am EUR German PPI m/m 0.1% -0.1%

4:00am EUR Current Account 21.3B 18.7B

6:00am EUR German Buba Monthly Report

10:00am USD FOMC Member Powell Speaks

10:00pm CNY GDP q/y 7.2% 7.5%

10:00pm CNY Industrial Production y/y 7.5% 6.9%

10:00pm CNY Fixed Asset Investment ytd/y 16.2% 16.5%

10:00pm CNY NBS Press Conference

10:00pm CNY Retail Sales y/y 11.8% 11.9%

Note: Time is based on Indonesian local time Source: Forex Factory

Disclaimers

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Daewoo Securities Indonesia (DWS). It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of DWS and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied) of DWS, its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither DWS, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

Gambar

Table 1. Key valuation metrics

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENGARUH PROMOSI,

Pembahasan dalam jurnal ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media boneka tangan dan pengaruhnya terhadap media pembelajaran daring dan ekonomi masyarakat yang

Adalah jumlah kas atau setara kas yang dibayarkan atau nilai wajar imbalan lain yang diberikan untuk memperoleh suatu aktiva pada saat perolehan atau konstruksi sampai

tingkat produksi kentang di Provinsi Aceh, yaitu: (i) Tingkat produksi kentang sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit kentang yang dipakai, dan karena keterbatasan

Dari paparan tersebut di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mendukung peran wanita dalam pendididikan agama Islam anak adalah lingkungan masyarakat

Etiologinya diperkirakan karena disfungsi dari mekanisme kerja hipotalamus – hipofisis yang mengakibatkan anovulasi sekunder. Pada masa ini ovarium masih belum

 Pengurangan kas di bendahara pengeluaran adalah belanja operasi sebesar Rp. Rincian sisa UYHD dan penyetorannya dapat dilihat pada Lampiran 1a. Tidak ada penerimaan

Kemampuan berkomunikasi dan interaksi dengan pimpinan, pihak luar dan juga rekan bisnis merupakan peranan yang sangat penting bagi seorang sekretaris, dia juga harus