BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. dengan partikel bahan pengisi. Kelemahan sistem resin epoksi, seperti lamanya
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Komposisi Matriks resin Bahan pengisi Coupling agent Initiators dan accelerators Bahan tambahan lain: Penghambat (Inhibitor) Modifier optik Polymerization
10 Selain itu, alumunium oxide sering juga digunakan dalam pemolesan resin komposit.Alumunium oxide dapat menyebabkan partikel bahan pengisi dan matriks resin
Ukuran partikel yang sangat kecil (0.02 µm dibandingkan dengan resin komposit hybrid yang berukuran 0.4-1 µm) akan menghasil muatan partikel bahan pengisi yang lebih
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan persentase bahan pengisi resin epoksi silane menyebabkan kenaikan sudut kontak yang berarti resistansi permukaan bahan
2.4 Kerangka Teori Resin Komposit Klasifikasi Komposisi Sifat Matriks Resin Inorganic Filler Coupling Agent Inisiator atau Aktivator UV-Absorber Pigmen Fisik
Kekasaran permukaan resin komposit ditentukan oleh ukuran, kekerasan dan jumlah partikel filler, yang juga mempengaruhi sifat mekanik bahan.. Parameter luas kekasaran permukaan
Bahan resin komposit jenis hibrid saat ini sering digunakan karena kehalusan permukaannya yang lebih baik dari jenis resin komposit partikel kecil, estetik setara dengan
Dari beberapa hasil penelitian menyimpulkan bahwa sifat suatu bahan pengisi akan kompatibel dengan matriks polimer,dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain,