68 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan tentang Dampak Pengembangan Objek Wisata Denda Seruni Terhadap Perekonomian Masyarakat Di Desa Seruni Mumbul Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur sebagai berikut :
1. Pengembangan objek wisata merupakan hal yang di lakukan oleh masyarakat dan perangkat Desa Seruni Mumbul. Dengan adanya objek wisata Denda Seruni ini diharapkan mampu memajukan perekonomian masyarakat, mengurangi angka pengangguran, dan membuat Desa Denda Seruni lebih di kenal oleh masyarakat luas. Setelah di lakukannya pengembangan objek wisata Denda Seruni, membawa dampak yang positif bagi bidang ekonomi. Ada beberapa dampak pengembangan objek wisatayang ada di Denda Seruni, dari hasil Penelitian yang telah di lakukan oleh peneliti di bidang ekonomi adalah dapat meningkatkan peluang usaha, pendapatan masyarakat, kesempatan kerja serta mampu meningkatkan pendapatan Desa.
69 5.2 Saran
Berdasarkan penelitian yang telah di lakukan, peneliti dapat memberikan saran diantaranya sebagai berikut :
1. Kepada pemerintah khususnya Pemerintah di Desa Denda Seruni di harapkan mampu mengembangkan objek wisata yang ada di Desa Seruni dengan menambah spot-spot foto, fasilitas untuk pengunjung, memperbaiki sarana maupun prasarana objek wisata Denda Seruni supaya pengunjung nyaman dan terus mengunjungi objek wisata Denda Seruni.
2. Bagi Masyarakat Desa Seruni Mumbul, harus tetap mempertahankan hal-hal kecil maupun hal-hal yang besar seperti kenyamanan dan keamanan pengunjung objek wisata Denda Seruni, supaya hal-hal yang tidak di inginkan terjadi.
3. Bagi Peneliti hasil penelitian ini dapat di jadikan sebagai pegangan guna melakukan penelitian selanjutnya, terkait dengan penelitian ini masih mempunyai kekurangan dan membutuhkan bimbingan mengenai objek wisata yang berada di Desa Seruni Mumbul. Sehigga dari hasil penelitian ini dapat berguna sebagai tambahan refrensi bagi peneliti selanjutnya.
70
DAFTAR PUSTAKA
Adek Safitri, (2020. Analisis Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyrakat Dalam Perspektif Ekonomi Islam.
Universitas Islam Negeri Sumater Utara Medan.
Angga Septian Pratama, (2020). Analisis Dampak Pengembangan Pariwisata Pantai Pink Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Tanjung Luar Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Universitas Muhammadiyah Mataram.
Alim Sumarno. 2012. Penelitian Kausalitas Komparatif. Surabaya. Elearningunesa.
Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.(2020). Data Kunjungan Wisatawan (diakses tanggal 17 Desember, Pukul 18.00)
B.Nurhidaya Ningsih, (2020). Sinergitas Stakeholder Di Desa Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat (Studi Di Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Universitas Muhammadiyah Mataram.
Cooper, Chris and Stephen Jackson. 1997. Destination Life Cycle: The Isle Of Man Case Study. In:Lesley France The Earthscan Reader In Sustainable Tourism.
Uk: Earthscan Publication Limited
Dinas Pariwisata Provinsi NTB. (2019). Data kunjungan Wisatwan (di akses tanggal 17 Desember, Pukul 11.00)
Deliarnov, Perkembangan Pemikiran Ekonomi, (Jakrta: Rajawali Pers: 2009)
Endang Kurniawati, (2019). Dampak Pengembangan Pantai Walur Terhadap Perekonomian Masyarakat Perspektif Etika Bisnis Islam.Institut Agama Islam Neger (IAIN) Metro.
Heri, Larasati. 2011. Strategi Pengembangan Pariwisata Kabupaten Pati.. Jurnal Universitas Diponegor.
https://travel.detik.com/travel-news/d-4751263/pesona-denda-seruni-rawa-yang- disulap-jadi-tempat-wisata-di-lombok(diakses tanggal 03 November 2020, Pukul 19.50 WITA)
https://www.google.com/amp/s/www.hestanto.web.id/definisi-pariwisata-indikator- perkembangan-objek-dan-daya-tarik/amp/(diakses tanggal 13 November 2020, Pukul 14.00 WITA)
71
http://www.suarantb.com/objek-wisata-dende-seruni-legenda-sang-putri-yang- terpendam/(diakses tanggal 09 Januari 2020, Pukul 16.00 WITA)
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http//file.upi.edu
/Direktori/FPIPS/JUR_PEND_GEOGERAFI/1972102420001121_BAGJA_WALUY A/GEOGRAFI_PARIWISATA (diakses tanggal 21 Desember 2020, Pukul 15.30 WITA)
Lalu Muhammad Ikhlas Ridho, (2019). Analisis Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Perekonomian Masyarakat Dusun Sade Desa Rembitan Lombok Tengah. Universitas Muhammadiyah Mataram.
Moleng, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleng, L.J. 2006.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Moleng, L.J. 2011.Metodologi Penelitian Kualitatif Ediai Revisi. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya Offset.
Moleng, L.J. 2014.Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi).PT. Remaja Rosdakarya: Bandung
Nia Pitrianingsih, (2019). Dampak Pengembangan Obyek Wisata Terhadap Perekonomian Dan Sosial Budaya Masyarakat Lokal.Institut Agama Islam Neger (IAIN) Pekalongan.
Prasetyo Hadi Atmoko. Strategi Pengembangan Potensi Desa Brajan Kabupaten Slemen. Jurnal Media Wisata, Vol.12 No 12 November 2014
Pradikta, Angga. 2013. Strategi Pengembangan Objek Wisata Waduk Gunungrowo Indah Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Pati:
Jurnal Universitas Negeri Semarang
Pitana, I.G. 2005 Sosiologi Pariwisata, Kajian Sosiologi terhadap Struktur, Sistem, dan Dampak – Dampak Pariwisata. Edisi pertama, Yogyakarta: ANDI
Statistik Daerah Kabupaten Lombok Timur (2020). (di akses Tanggal 17 Desember, Pukul 10.15)
Sholahuddin M. Asas-Asas Ekonomi Islam, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007)
72
Soerjono Soekanto, 2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Soekanto, Soerjono 1997. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Spillane, James J. 1989, Ekonomi Pariiwsata, Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta : Kanisius
Sugiyono, 2010 Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta
Sugiyono, 2012 “Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan RD”. Alvabeta Bandung.
Sugiyono, 2015 Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Cetakan ke 21).Bandung: Alfabeta
Sugiyono, 2016 Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D Bandung: CV Alfabeta.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan pasal 1 ayat 5 Yoeti, O. 1994.Pengantar Ilmu Pariwisata.Bandung: Angkasa
73
LAMPIRAN-LAMPIRAN
74 WAWANCARA Nama : Abdul Halim Umur : 38 Tahun
Pekerjaan : Kaur Perencanaan Pertanyaan :
1. Bagaimana kondisi awal mulanya objek wisata di Denda Seruni ini?
2. Bagaimana Peran Pemerintah Desa dalam mengembangkan objek wisata Denda Seruni ini?
3. Apa saja faktor yang mempengaruhi dalam pengembangan objek wisata?
4. Bagaimana bentuk kerjasama antara pemerintah desa dengan pengelola objek wisata dalam mengembangkan wisata Denda Seruni?
5. Apa Dampak Positif dan Dampak Negatif dari Pengembangan Objek Wisata Denda Seruni Mumbul ini?
6. Bagaimana perekonomian masyarakat di Desa Seruni Mumbul, Sebelum dan Sesudah adanya Wisata Denda Seruni ?
75 Jawab :
1. Awal mulanya Wisata Denda Seruni ini dibangun atas dasar keperhatinan terhadap kebiasaan buruk masyarakat yang selama ini membuang sampah di kali mumbul, timbullah pemikiran dari Pak Kepala Desa, Pak sekdes dan toko-toko masyarakat lainnya, untuk merubah kali Mumbul ini diubah menjadi Objek Wisata.
2. Wisata Denda Seruni dimiliki oleh pihak Desa, karena pendanaan murni dari Desa tanpa ada bantuan dari Pihak Swasta dan lainnya.
3. Awalnya terjadi pro dan kontra diantara masyarakat dan desa, karena yang namanya pro dan kontra itu biasa terjadi, pada awalnya masyarakat takut wisata akan menjadi tempat maksiat. Tetapi disini Desa tetap bertekat untuk membangun Wisata dengan inovasi – inovasi. Untuk faktor pendorong dulunya pemuda-pemuda disini berawal dari mereka tidak mempunyai kegiatan-kegiatan yang positif yang mereka kerjakan dan setelah adanya wisata ini kami dari pihak desa merekrut mereka untuk berpartisipasi dalam wisata ini sehingga kegiatan dan hal negatif tidak mereka kerjakan.
4. Bentuk kerjasama antara Pemerintah Desa dan Pengelola harus saling support, jika tidak ada dukungan anatra Pemerintah Desa dan Pengelola akan terjadi hal ang tidak dinginkan, karena pendanaan Wisata berasal dari Desa.
76
5. Dampak Postitif sudah jelas akan menambah perekonomi masyarakat, menambah PADes (pendapatan Asli Desa) dan PADes (pendapatan Asli Desa) biasa kita gunakan untuk sosial, nama Desa akan lebih terkenal dari sebelumnya. Dulu sebelum adanya Wisata Denda Seruni ini masyarakat tidak tahu Desa Seruni, tapi setelah adanya wisata Denda Seruni ini, Desa Seruni Mumbul ini berkesempatan di undang ke Jakarta, Kabupaten ke Provinsi jadi kami bangga dengan adanya Wisata ini. Untuk rencana kedepannya wisata ini kami akan membuat seperti Pasar Wisata, dan untuk ke depan kita akan kembangkan Mangrove, dan semua orang di perbolehkan untuk membuka usaha (perdagangan). Dan Aparat Desa bersedia memfasilitasi, tapi ini masih ini masih sebuah wacana. Di karnakan disini baru sebagian yang membuka usaha tapi untuk kedepannya semua orang yang ingin membuka usaha kami akan di berikan fasilitasi.
Sebagaimana kita lihat di Bali majunya wisata berdasarkan dari banyaknya orang yang bergelut di dalamnya.
Dampak Negatif karena jalur memasuki objek Wisata Denda Seruni masih melewati jalur dalam kampung, jadi masyarakat banyak yang takut akan banyak kendaran yang melewati jalur dalam kampung, dan takut akan anak-anaknya mereka mengalami kecelakaan lalu lintas. Dan masyarakat berpendapat kalau bisa jalur menuju kawasan Wisata di buat lewat jalur luar kampung.
77
6. Perekonomian Masyarakat di Desa Seruni Mumbul sebelum dan sesudah adanya objek wisata ini ialah sebelumnya, masyarakat di Desa Seruni Mumbul mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan dan pertanian sehingga sumber pendapatan mereka terbatas hanya pada sektor itu saja. Dan Khusus bagi para ibu rumah tangga lebih banyak hanya sebatas mengurus rumah tangga saja. Dan Setelah berdirinya wisata ini, masyarakat biasa mengembangkan sumber mata pencaharian mereka ketika para suami mereka melaut atau bertani, para istri biasa memanfaatkan keberadaan wisata untuk berbisnis. Dengan membuka lapak kuliner khas dan sejenisnya.selain itu Pemuda disini juga dapat memenfaaatkan keberadaan wisata dengan membuka galeri kerajinan tangan dan lain-lain. Jadi dapat disimpulkan keberadaan Objek wisata ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat dengan hadir menjadi sumber mata pencaharian tambahan.
78
WAWANCARA Nama : Imran
Umur : 31 Tahun
Pekerjaan : Ketua Pengelola Wisata
Pertanyaan :
1. Bagaimana Sejarah dan Latar belakang dibangunnya wisata Denda Seruni?
2. Bagaimana bentuk kerjasama antara Pemerintah desa, masyarakat dan pengelola wisata dalam mengembangkan objek wisata Denda Seruni?
3. Berapa Dana yang di keluarkan untuk pengembangan objek wisata Denda Seruni?
4. Apakah ada Pro dan Kontra dalam Pengembangan objek wisata Denda Seruni?
5. Fasilitas apa saja yang ada di wisata Denda Seruni?
6. Menurut anda apa Kelebihan dan hal yang menarik dari wisata Denda Seruni ini, sehingga masyarakat harus berkunjung ke Denda Seruni?
7. Apa saja Faktor Pendukung dan Pengehambat dalam pengembangan objek wisata Denda Seruni?
8. Apakah Denda Seruni hanya di kunjungi oleh wisatawan lokal saja atau ada di kunjungi oleh wisatawan asing?
79 Jawab :
1. Denda Seruni di bangun pada tahun 2019 melalui anggaran Dana Desa sejumlah Rp. 650.000.000 dan Wisata Denda Seruni sendiri berawal dari keinginan Bapak Kepala Desa untuk meningkatkan PADes (Pendapatan Asli Desa) kemudian mengurangi angka pengangguran, kemudian timbullah ide dari Bapak Kepala Desa mengubah tempat pembuangan sampah menjadi tempat wisata.
2. Wisata Denda Seruni ini di bangun melibatkan para pemuda dan pokdarwis. Sehingga terbentuklah tim untuk pembangunan wisata.
Langkah awal yang kami lakukan yaitu membersihkan lokasi, karena lokasi ini dulunya sebuah Kali yang tidak terurus, dan tempat pembuangan sampah.
3. Dana awal Rp.650.000.000 di tahun 2019 dari desa.
4. Pro dan kontra pasti ada, karena menurut masyarakat tempat wisata biasanya identik dengan tempat maksiat. Namun tugas kami disini sebagai pemuda dan toko masyarakat menjelaskan dan meyakinkan masyarakat bahwa apa yang kita bangun ini terjauh dari tempat maksiat.
Kenapa kami menjamin hal tersebut karena tempat ini sangat terbuka sekali, dan disini kami hanya menyediakan tempat foto dan tempat berlibur keluarga, sehingga disini kami dapat meyakinkan masyrakat kalau wisata Denda Seruni jauh dari tempat maksiat.
80
5. Fasilitas yang ada, seperti Mushollah, toilet, kolam renang, spot foto, berbagai macam wahana dan lesehan.
6. Kelebihan dan keunikan dari Denda Seuni ini yang pertama wisata denda seruni adalah wisata yang dibangun oleh Desa dan pemuda, kemudian di Wisata Denda Seruni ini biasa menemukan reflika menara eiffel atau menara dari pohon bambu.
7. Faktor Pendukung untuk pengembangan ojek wisata Denda Seruni ini ialah masyarakat yang sangat mendukung dalam segala hal pembangunan. Sementara Untuk faktor penghambat dari Dana, kita ketahui Dana merupakan hal yang cukup penting, dengan keterbatasan dana ini dapat menghambat pengerjaan fasilitas yang ada di Wisata Denda Seruni ini.
8. Ada, beberapa dari wisatawan asing misalnya dari luar pulau Lombok Timur Seperti : Lombok Barat, Mataram, Bima, Bali, dan Sumatera.
Dan alasan berkunjung kesini ingin melihat menara dari bambu.
81
WAWANCARA
Nama : Ibu Sapiah Umur : 65 Tahun
Pekerjaan : Pegawai Lesehan di Wisata Denda Seruni Pertanyaaan :
1. Bagaimana menurut anda tentang adanya wisata di desa Seruni Mumbul ini?
2. Bagaimana pendapat anda dengan perubahan kondisi Denda Seruni yang dulu dengan sekarang?
3. Menurut anda apa dampak yang anda rasakan setelah adanya objek wisata Denda Seruni?
4. Menurut anda setujuhkah anda dengan adanya objek wisata di desa Seruni Mumbul ini?
5. Menurut anda apa dampak pengembangan objek wisata terhadap perekonomian masyarakat di desa Seruni Mumbul ini?
Jawab :
1. Syukur Alhamdulillah, menurut ibu ini sangat membantu. Karena dengan adanya wisata ini dapat membantu anak-anak muda mempunyai pekerjaan dan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang lainnya.
82
2. Iya, memang betul ada perubahan yang sangat kita rasakan seperti halnya sebelum adanya Wisata Denda Seruni ini kami ibu-ibu masih belum mendapatkan pekerjaan, dan ketika Denda Seruni ini di bangun kami ibu-ibu yang tidak mempunyai pekerjaan dapat bekerja di Wisata Denda Seruni, dan dapat menambah pendapatan.
3. Alahmdulillah, ada kemajuan yang kami rasakan setelah adanya wisata Denda Seruni ini.
4. Sangat setuju, karna sudah banyak perubahan yang kami dirasakan, seperti halnya jalan akses masuk ke wisata Denda Seruni sudah banyak masyarakat yang membuka usaha.
5. (1) Dampak yang dirasakan mungkin hanya untuk sekitar kawasan ini saja, di karnakan orang yang tidak mempunyai pekerjaan biasa mendapatkan pekerjaan, dan sangat membantu anak-anak di Desa Seruni Mumbul. Karena sebelum di bangunnya Wisata Denda Seruni Mumbul ini banyak anak-anak dari Desa Seruni Mumbul banyak yang merantau ke Malaysia, tetapi setelah di bangunnya Wisata Denda Seruni Mumbul ini tidak ada yang keluar merantau ke Luar Negeri.
karena anak-anak tersebut sekarang bekerja sabagai tukang parkir dan penjaga loket.
(2). Dengan adanya wisata ini alahmdulillah semakin bertambah walaupun sedikit. Sedikit demi sedikit banyak manfaat yang dirasakan
83
masyarakat sekitar Denda Seruni. seperti contoh pedagang bensin, tukang parkir dan pedagang di dalam wisata denda seruni, walaupun sedikit setidaknya menambah penghasilan.
(3). Dan yang terakhir dampak yang dirasakan itu bertambahnya kesempatan wirausaha, sekarang banyak masyarakat yang membuka usaha misalnya menjual bensin, membuka warung. Sebelum adanya wisata denda Seruni tidak ada masyarakat yang membuka usaha. Tapi, Alhamdulillah setelah adanya wisata ini banyak mayarakat yang membuka usaha.
84 WAWANCARA Nama : Ibu Napisah
Umur : 45 Tahun
Pekerjaan : Pegawai Lesehan di Wisata Denda Seruni
Pertanyaan :
1. Bagaimana menurut anda tentang adanya wisata di desa Seruni Mumbul ini?
2. Bagaimana pendapat anda dengan perubahan kondisi Denda Seruni yang dulu dengan sekarang?
3. Menurut anda apa dampak yang anda rasakan setelah adanya objek wisata Denda Seruni?
4. Menurut anda setujuhkah anda dengan adanya objek wisata di desa Seruni Mumbul ini?
5. Menurut anda apa dampak pengembangan objek wisata terhadap perekonomian masyarakat di desa Seruni Mumbul ini?
Jawab :
1. Alhamdulillah, dengan adanya wisata ini sangat membantu anak-anak muda yang tidak mempunyai pekerjaan dan kami para ibu-ibu rumah tangga yang tidak ada pekerjaan jadi dapat bekerja semenjak adanya wisata Denda Seruni ini.
85
2. Tentu banyak perubahan yang kami rasakan sebelum dan sesudah misalnya dulu, kami ibu-ibu rumah tangga tidak ada pekerjaan tapi semenjak adanya wisata ini kami ibu-ibu rumah tangga memiliki pekerjaan walaupun dengan hasil yang tidak seberapa.
3. Alhamdulillah, banyak sekali dampak yang kami rasakan setelah adanya Wisata Denda Seruni ini banyak sekali. Contohnya sekarang banyak membuka lapangan pekerjaan, pendapatan pendapataan dan berkurangnya pengangguran.
4. Sangat setuju sekali, karena dengan adanya wisata denda seruni ini mampu mengurangi pengangguran yang ada di Desa Denda Seruni ini.
5. Dampak yang kami rasakaan tentunya banyak sekali misalnya, membantu kami ibu-ibu rumah tangga yang tidak mempunyai pekerjaan dan pemuda disini tentunya, dimana dengan adanya objek wisata ini kami dapat bekerja di Wisata Denda Seruni ini walaupun sebagai pegawai lesehan. Tapi kami sangat bersyukur sekali
86 WAWANCARA
Nama : Nabila
Umur : 20 Tahun
Pekerjaan : Pelajar
Pertanyaan :
1. Berapa kali biasanya anda berkunjung ke objek wisata Denda Seruni?
2. Apa alasan anda memilih berkunjung ke objek wisata Denda Seruni?
3. Bagaimana pendapat anda tentang objek wisata Denda Seruni?
4. Menurut anda prasarana apa yang perlu ditambah di objek wisata Denda Seruni ini?
5. Menurut anda apa kekurangan dari objek wisata Denda Seruni?
Jawab :
1. Saya berkunjung ke Objek Wisata Denda Seruni baru pertama kali.
2. Karna ingin menikmati pemandangan yang ada di Wisata Denda Seruni
3. Menurut pendapat saya tempatnya sangat bagus, karena menurut saya baru kali ini ada wisata yang membuat reflika eiffel dari pohon bambu.
4. Menurut saya, prasarana yang perlu ditambahkan seperti spot-spot foto yang lebih unik.
87
5. Kekuranganya itu dari warna cat. Mungkin warna cat nya harus di tambahkan lagi supaya lebih bagus dan lebih indah.
88
WAWANCARA Nama : Rizka
Umur : 20 Tahun Pekerjaan : Pelajar Pertanyaan :
1. Berapa kali biasanya anda berkunjung ke objek wisata Denda Seruni?
2. Apa alasan anda memilih berkunjung ke objek wisata Denda Seruni?
3. Bagaimana pendapat anda tentang objek wisata Denda Seruni?
4. Menurut anda prasarana apa yang perlu ditambah di objek wisata Denda Seruni ini?
5. Menurut anda apa kekurangan dari objek wisata Denda Seruni?
Jawab :
1. Saya berkunjung ke Objek Wisata Denda Seruni baru kali kali.
2. Karna ingin menikmati suasana dan pemandangan di wisata Denda Seruni 3. Menurut saya tempatnya sangat bagus, dan spot-spot foto yang ada disini
sangat menarik, dan mampu membuat saya ketagihan menikmati keindahan Wisata Denda Seruni ini.
4. Menurut saya pasarananya yang perlu ditambahkan seperti spot-spot foto yang lebih menarik
5. Menurut saya kekuranganya mungkin dari fasilitas tempat duduk, jika banyak pengunjung yang dating terkadang pengujung yang lainnya tidak mendapatkan tempat duduk.
89
WAWANCARA Nama : Akbar
Umur : 23 Tahun Pekerjaan : -
Pertanyaan :
1. Berapa kali biasanya anda berkunjung ke objek wisata Denda Seruni?
2. Apa alasan anda memilih berkunjung ke objek wisata Denda Seruni?
3. Bagaimana pendapat anda tentang objek wisata Denda Seruni?
4. Menurut anda prasarana apa yang perlu ditambah di objek wisata Denda Seruni ini?
5. Menurut anda apa kekurangan dari objek wisata Denda Seruni?
Jawab :
1. Saya berkunjung ke Objek Wisata Denda Seruni baru pertama kali.
2. Karena penasaran , seperti apa Wisata Denda Seruni, di karnakan banyak teman-teman saya merekomendasikan tempat Wisata Denda Seruni ini.
3. Sangat bagus sekali karena mungkin dari tempat fotonya yang banyak dan lebih bagus lagi karena ada menara dari bambu.
4. Mungkin harus di tambahkan lagi spot-spot foto yang lebih bagus supaya menarik minat pengunjung
5. Kekurangnya menurut saya mungkin nantinya akan ditambahkan lagi spot-spot foto yang lebih banyak lagi.
90 A. Dokumentasi
Berikut dalah dokumtasi yang peneliti dapatkan pada saat melakukan sesi wawancara dengan Kepala Desa Seruni Mumbul, Pengelola Wisata Denda Seruni, Masyarakat dan Pengunjung.
Foto gerbang masuk Kantor Desa Seruni Mumbul
91
Foto Lokasi Wisata Denda Seruni
92
Foto saat wawancara dengan Informan
93
Foto fasilitas di Wisata Denda Seruni
94
Foto fasilitas di Wisata Denda Seruni
95
Foto Kerajinan di Galeri Objek Wisata Denda Seruni
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105