• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jumlah Pemeluk Agama Di  Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Jumlah Pemeluk Agama Di  Indonesia"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Makanan dan minuman adalah menjadi kebutuhan yang selalu dibutuhkan oleh setiap manusia untuk melangsungkan hidup, dengan dimikian makanan dan minuman sendiri tidak akan habis minatnya untuk dikonsumsi oleh setiap orang. Seiring berkembangnya waktu, sektor industri makanan dan minuman salah satu menjadi industri yang memiliki perkembangan yang cukup pesat, sektor industri makanan dan minuman masih menjadi unggulan. Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya, hal ini mengakibatkan Indonesia memiliki berbagai macam makanan kuliner daerah. Dengan demikian makanan daerah merupakan salah satu jenis makanan yang cukup diminati konsumen dan dapat dimanfaatkan untuk menjadi potensi pengembangan usaha.

Gambar 1.1 Sektor penyumbang PDB di Indonesia 2021 Sumber Data : www.wartaekonomi.co.id 2021 diolah

41%

17%

14.9%

27.1%

SEKTOR PENYUMBANG PDB DI  INDONESIA

Kuliner Fesyen Kriya Lain‐lain

(2)

Berdasarkan gambar 1.1, sektor kuliner memiliki persentase tertinggi yaitu 41%, pada sektor selanjutnya fesyen sebesar 17%, kriya 14,9% dan lain-lain 27,1%.

Jadi dapat disimpulkan bahwa sektor kuliner memiliki kontribusi yang cukup berpengaruh terhadap Pendapat Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Sektor-sektor diatas merupakan contoh dari sektor ekonomi kreatif yang ada di Indonesia untuk dapat membantu memulihkan situasi yang ada pasca pandemi di era new normal.

Sesari Base adalah yang memiliki arti dalam Bahasa Bali “Sari Bumbu” yang bergerak pada usaha bidang Food and Beverage yang menjual Nasi Ayam Betutu,

”Sesari Base”. Sesari Base dibentuk oleh lima mahasiswa yang menjalani perkuliahan di Universitas Ciputra Surabaya jurusan International Business Management, meliputi Raimas Ayu Dayanti sebagai CEO, Vaisya Arisandyka sebagai CMO, Kadek Setyaningrum sebagai CFO, Niluh Ayu Desyana dan Denny Deschamps sebagai COO.

Perusahaan Sesari Base telah terbentuk pada tahun 2018, produk yang disajikan dalam bentuk Cup Rice Bowl, Sesari Base menyajikan nasi putih, potongan sayur, kacang goreng, bawang goreng, ayam suir, sambal matah dan sambal khas bali lainnya yang memiliki cita rasa identik.

(3)

Gambar 1.2 Foto produk sesari base Sumber : Data internal Sesari Base

Pada awalnya perusahaan hanya berjualan bumbu khas Bali yang dikemas dalam kemasan praktis sehingga dapat diolah dengan mudah dan efisien oleh calon customer. Perusahaan memilih produk bumbu khas Bali dikarenakan perusahaan melihat peluang besar yang dapat dijadikan keunggulan, mengingat langkanya pelaku usaha yang menjual bumbu khas Bali di Surabaya. Seiring berjalannya waktu, perusahaan mengevaluasi penjualan dan ditemukan bahwa penjualan kurang mencapai target yang sudah direncanakan. Oleh karena itu, perusahaan berinovasi dengan menjual rice bowl ayam betutu dengan tetap menggunakan bahan baku utama bumbu yang dimiliki oleh perusahaan Sesari Base. Penjualan rice bowl, dimulai dengan cara pre-order yang dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu. Hal ini

dijalani selama kurang lebih satu setengah tahun. Dalam sistem pre-order penjualan dinilai kurang efektif dan kurang beroperasional dengan baik yang dikarenakan naik turunnya penjualan. Pada bulan maret 2020 perusahaan Sesari Base melakukan

(4)

penjualan dengan sistem offline dengan membuka stand pada UC Walk. Stand kami hanya beroperasional selama satu bulan akibat adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan kami tutup dan tidak adanya aktivitas perusahaan yang dilakukan.

Gambar 1.3 Omset perusahaan sesari base (dalam Rupiah) periode Januari – Oktober 2020 Sumber : Data internal Sesari Base

Dilihat dari gambar 1.3 menunjukan penjualan dari sesari base sendiri tidak stabil, diawal tahun 2020 pada bulan januari dan februari mencapai omset Rp 500.000 hingga Rp 650.000 yang dimana dikarenakan penjualan dengan sistem pre-order.

Penjualan sesari base mengalami peningkatan pada bulan maret, sesari base mencapai omset terbesar pada bulan maret hingga Rp 4.200.000 dikarenakan sesari base telah melakukan penjualan secara offline dan memiliki booth yang berlokasi di UC Walk.

(5)

Gambar 1.4 Jumlah Pemeluk Agama di Indonesia Sumber Data : www.indonesia.go.id, 2021 diolah

Pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan adanya enam agama yang ada di Indonesia yaitu Muslim, Kristen, Katolik, Hindu, Khonghucu dan Buddha. Pada gambar 1.4 menunjukan bahwa pemeluk agama mayoritas terbanyak ialah Muslim dengan persantase 87,2%, Kristen Protestan 6,9%, Katolik 2,9% Hindu 1,7%, Buddha 0,7%, dan Khonghucu 0,05%. Berdasarkan dengan data ini, dapat dilihat bahwa penduduk mayoritas di Indonesia sendiri dengan populasi terbanyak ialah umat Muslim, ajaran umat islam sendiri mengajarkan untuk selalu menaati ajaran agamanya, yang dimana salah satu contohnya adalah mengkonsumsi makanan halal, kata halal seperti kata “diperbolehkan” istilah dalam bahasa Arab sehingga makanan yang non halal (haram) seperti babi dan alkohol dilarang untuk dikonsumi oleh umat Muslim (Sutardi, 2019).

87%

7%3%2%1%0%

Jumlah Pemeluk Agama Di  Indonesia

Muslim Kristen Katolik Hindu Buddha Khonghucu

(6)

Produk Sesari Base merupakan masakan khas Bali, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan selama beroperasional di UC Walk yang salah satunya adalah adanya keraguan dari teman-teman yang beragama Muslim dalam menanggapi produk perusahaan. Pada berita nasional yang dikemukakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonimi Kreatif yaitu Bapak Sandiaga Uno yang merencanakan pulau dewata akan dijadikan pariwisata halal (www.travel.detik.com). Dengan perencanaan yang akan dilakukan oleh pemerintah ini bisa disimpulkan bahwa masakan khas pulau dewata lebih identik dengan produk- produk olahan makanan yang lebih dominan non-halal bagi umat Muslim. Hal serupa juga terjadi pada perusahaan Sesari Base, dimana perusahaan sering menerima pertanyaan-pertanyaan seputaran kehalalan produk Sesari Base. Keraguan tersebut mengakibatkan timbulnya permasalahan berupa persepsi calon customer umat beragama Muslim yang meragukan kehalalan produk Sesari Base.

Selama menjalani penjualan perusahaan melakukan proses pemasakan dengan baik dan mengutamakan kebersihan. Mulai dari lokasi produksi memasak, penggunaan daging olahan ayam, penyimpanan daging pada tempat yang tidak terkontaminasi dengan daging-daging haram (babi), penyajian yang bersih dan penggunaan sarung tangan dalam setiap proses pengolahan sehingga produk olahan perusahaan selalu bersih, hijenis dan aman untuk dapat dikonsumsi.

Tidak hanya itu, Sesari Base sendiri memiliki kendala lainnya dimana variasi produk Sesari Base bisa dikatakan sangatlah sedikit, dikarenakan hanya memiliki dua

(7)

variasi produk yaitu Nasi Ayam Betutu Sambal Matah dan Nasi Ayam Betutu Sambal Embe, dimana yang membedakan dalam kedua produk ini hanya dalam varian sambal, diantara kedua varian produk ini yang lebih digemari oleh customer adalah nasi ayam betutu sambal matah, dikarenakan sambal matah sangat identik sebagai menu makanan khas Bali dan tentunya memililiki taste yang sangat pedas sehingga sangat digemari oleh customer.

Berbeda dengan perusahaan-perusahan lainnya yang memiliki variasi produk yang beragam. Sebagai contoh, pada perusahaan WARWIR (Warung Suwir) Surabaya yang sangat banyak memiliki variasi produk. WARWIR Surabaya tidak hanya menyediakan produk dengan olahan daging ayam saja melainkan juga daging olahan sapi seperti paru, empal, babat hingga lidah sapi. Perusahaan lainnya seperti Eatlah juga memiliki variasi produk yang beragam, dimana perusahaan menawarkan produknya dengan daging olahan ayam dan ikan dori. Eatlah menyajikan dengan banyak varian rasa, seperti halnya salted egg, brown butter, honey soy dan sambal.

Eatlah juga menawarkan dalam ukuran rice bowl yang berbeda-beda yang dimana ada ukuran regular dan jumbo dalam setiap menu, sehingga konsumen dapat memilih ukuran rice bowl yang diinginkan sesuai keinginan konsumen. Kotler & Amstrong (2018 dalam Suhardi 2020) mengungkapkan bahwa perusahaan ketika dalam persaingan agar perusahaan menjadi lebih unggul, maka perusahaan mampu memenuhi setiap keperluan konsumen yang terus menerus berubah dan mampu menciptakan produk yang terbaik.

(8)

Dengan ini calon customer sedikit meragukan akan produk Sesari Base yang dikarenakan variasi produknya sedikit sehingga membuat sedikitnya minat customer (pembeli) untuk membeli produk Sesari Base.

Tabel 1.1 Hasil Pra-Survey

Pertanyaan Jawaban

Iya Tidak

Apakah Anda berminat membeli produk Sesari Base?

58,3% 41,7%

Jikat tidak minat, mengapa Anda tidak berminat membeli produk Sesari Base?

1. Bosan dengan menu ayam saja 2. Belum tau halal apa haram produk yang dibuat 3. Karena agak ragu

tentang kehalallannya makanan 4. Kehalalannya

diragukan 5. Tidak ada

kepastian halal Jikat minat, mengapa Anda

berminat untuk membeli produk Sesari Base?

1. Karena tertarik dengan produknya 2. Jarang menemukan

makanan seperti sesari base di daerah saya 3. Masakan autentik 4. Menarik bentuknya 5. Karena suka dengan

nasi campur khas bali

6. Menarik dan mensupport usaha teman

7. Murah Sumber : Data diolah, 2021

(9)

Dengan hasil pra survey pada tabel 1.1 yang di isi sebanyak 12 responden mahasiswa Universitas Ciputra beragama Muslim untuk dapat dijadikan pertimbangan para calon konsumen dalam minat beli terhadap produk sesari base. Pra-survey ini pada pertanyaan pertama mengidentifikasikan sebesar 60 persen menjawab “IYA” dan sebesar 40 persen menjawab “TIDAK”. Pertanyaan kedua dan ketiga banyak memberikan jawaban yang bervariasi terhadap minat dan tidak minatnya calon konsumen untuk membeli produk sesari base. Dapat di lihat dari hasil pra-survey diatas menunjukan bahwa adanya tidak minat calon konsumen untuk dapat membeli yang dikarenakan diragukannya kehalalan produk sesari base.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan untuk dapat meningkatkan minat beli produk Sesari Base. Dengan ini penelitian akan mengambil judul “Pengaruh Persepsi Non-Halal dan Variasi Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Bisnis Sesari Base”.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang diangkat adalah :

1. Apakah faktor persepsi non-halal berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli?

2. Apakah faktor variasi produk berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli?

(10)

1.3 Tujuan Penelitian :

Ada tujuan dari penelitian ini sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui apakah faktor persepsi non-halal terhadap minat beli produk Sesari Base.

2. Untuk mengetahui apakah faktor variasi produk terhadap minat beli produk Sesari Base.

1.4 Manfaat penelitian

1. Manfaat teoritis, penelitian ini dilakukan agar dapat menjadi sumber refrensi untuk menjadi sumber peneliti dimasa akan yang datang untuk mengenai persepsi non-halal dan variasi produk.

2. Manfaat praktis, penelitian ini dapat menjadi penunjang dalam meningkatkan dan pengembangan bisinis “Sesari Base” kedepannya yang berkaitan dengan persepsi non-halal dan variasi produk.

3. Manfaat akademis, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber refrensi untuk pengembangan bisnis atau usahanya khususnya pada bidang food and beverage

1.5 Batasan Penelitian

Untuk penelitian ini tidak bias, maka penulis menyampaikan batasan penelitian yang penulis buat meliputi :

1. Penelitian ini hanya sebatas calon konsumen maupun konsumen “Sesari Base”.

(11)

2. Penelitian ini lebih spesifik meneliti usaha bisnis “Sesari Base” dalam hal mengenai persepsi non-halal dan variasi produk.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pembandingan pengujian terlihat bahwa kerapatan dari purun bajang memiliki nilai kerapatan yang paling rendah baik pada pangkal maupun pada ujung

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 1999

kan Surat Keputusan Penerima Bantuan yang diterbitkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota, setelah SK Penerima Bantuan tersebut diterima oleh Tim Manajemen BOS Provinsi. Pihak

Hadirnya filsafat ilmu adalah sebuah upaya falsafati untuk terus melihat ilmu tidak dalam menara gadingnya masing-masing tetapi keluar untuk terus memba!lgun relasi

Social Networks: Dalam dunia internet, istilah ini merujuk kepada sejumlah situs dan aplikasi, dimana tujuannya adalah untuk memberi kesempatan penggunanya yang memiliki sebuah

PIO Nas menyediakan akses informasi terstandar (approved label) dari semua obat yang beredar di Indonesia yang telah disetujui oleh Badan POM sebagai NRA

Efek samping yang paling serius dari beta bloker nonselektif adalah memperburuk penyakit obstruksi jalan napas kronik dan dapat terjadi bronkospasme mendadak

Jasa Medik Cito adalah imbalan atas jasa yang diberikan oleh dokter spesialis, dokter asisten ahli, dokter umum, dokter gigi, psikolog dan tenaga medis lainnya kepada