METABOLISME
ASAM LEMAK
DISAMPAIKAN OLEH:
Pengertian
Lemak: sumber energi tubuh (sebaiknya hanya 15 %
makanan yg berasal dari lemak)
Lemak: ester yg tersusun dari 3 asam lemak dg gugus
alkohol dr senyawa gliserol
Lemak: senyawa organik alamiah yg tidak terlarutkan oleh
air tapi larut dlm pelarut organik (etanol panas, eter, aseton, kloroform, karbon tetraklorida, benzen, toluen)
Struktur lipid
Sifat Lemak
Mengapung pd permukaan air Tidak larut dlm air
Mencair pd suhu tertentu Melarutkan Vitamin A, D, E, K
Fungsi lemak
Fungsi lemak: sumber energi, bahan baku hormon (estrogen,
progesteron, testosteron), membantu transport vitamin yg larut dlm lemak (A,D,E,K), sbg bahan insulasi thd perubahan suhu, serta pelindung organ2 tubuh bag dalam, penyekat
Penghasil energi 1 gram lemak = 9 kalori
Pembangun/ pembentuk struktur tubuh lemak disimpan dalam
jar adiposa (bawah kulit/ jar subkutan 50 %), alat tubuh dlm rongga perut 45 %, otot 5 % (berfungsi sbg pelindung tubuh & suhu
Dlm saluran pencernaan: lemak lebih lama berada di lambung &
proses penyerapan lambat
Penyekat pd membran sel, seluruh sel makhluk hidup
dibungkus oleh membran yg antara lain tdd molekul2 lemak yg tersusun sedemikian rupa, shg isi sel terpisah dr dunia luar
Sumber Lemak
Lemak hewani (keju, daging,
mentega, susu, ikan basah, minyak ikan, telur dll)
Lemak nabati (kelapa, kacang,
Klasifikasi lipid
Lipid Fungsi primer Contoh
Asam lemak Sumber energi, biologis prekursor
Asam palmitin, asam olein, asam linol Gliserida Penyimpan energi Trigliserida
Fosfogliserida Komponen dari membran fosfatidylcholin, fosfatidylserin, fosfatidyletanolamin
Badan keton Sumber energi Aceton, acetoacetat, ß hidroxibutyrat Sfingolipid Komponen dari membran Sfingomyelin (Ceramid) dan
glikosfingolipid (Cerebrosid, Globosid)
Eicosanoida Modulator proses fisiologis
Prostaglandin, tromboxan, leukotriene, HPETE
Cholesterin Komponen dari membran Cholesterin, cholesterinester Hormon steroid Modulator proses
fisiologis
Lanjutan…
Berdasar struktur, lipid
dibagi menjadi:
Lipid dg rantai
hidrokarbon terbuka
asam lemak, TAG,
spingolipid,
spingoasilgliserol,
glikolipid
Lipid dg rantai
hidrokarbon siklis
steroid (kolesterol)
Berdasar fungsinya, dibagi
menjadi:
Lipid simpanan
(storage lipid)
Lipid struktural
(penyusun membran)
Lipid fungsional (sbg
tanda/ signal, kofaktor
& pigment)
Lipid sbg simpanan energi:
Asam lemak
Triasilgliserol (TAG)/ trigliserida Wax
Asam lemak
Struktur asam
lemak:
Kepala hidrofilik
Ekor hidrofobik
Shg asam lemak
dikatakan
mempunyai sifat
amfipatik
Rumus umum:
O
R – C - OH
Triasilgliserol (TAG)/ trigliserida (TG)
Gliserol = trihidroksi alkohol yg tdd 3 atom C. tiap atom C mempunyai
gugus -OH
TAG: Merupakan senyawa yg tdd gliserol & 3 as lemak yg dihubungkan oleh ikatan ester
Spingolipid
Merupakan derivat spingosin Tdk mengandung gliserol
Mengandung spingosine (amino alkohol yg berantai panjang) Ditemukan baik pd hewan & tumbuhan
Banyak ditemukan pd sistem saraf
Yg paling sederhana = ceramids 1 as lemak terhubung dg gugus amino dari
Steroid
[email protected] 14 Tdd 4 cincin hidrokarbon yg menyatu: 3 cincin mempunyai 6 karbon 1 cincin mempunyai 5 karbonLanjutan……….
Steroid/ sterol utama pd hewan
Gugus yg bersifat hidrofilik C3 (gugus hidroksil) shg sangat
hidrofobik
Sbg penyusun membran
Prekursor steroid yg lain & vit D
Pembagian lemak berdasar tingkat
kejenuhan:
Lemak hewani produk hewani
mengandung banyak asam
lemak jenuh/ (saturated fatty acid) tidak memiliki ikatan
rangkap
Lemak nabati produk nabati
(kecuali minyak goreng) mengandung sejumlah besar
asam lemak tidak jenuh/
(unsaturated fatty acid) memiliki satu atau lebih ikatan rangkap
Makin banyak konsumsi lemak jenuh makin tinggi kadar kolesterol dlm darah penyempitan/ penyumbatan PD shg berisiko PJK
Macam Lemak
Lemak sederhana: lemak & minyak Lemak majemuk
Ad1. lemak sederhana
Lemak sederhana dihidrolisis menghasilkan alkohol (gliserol)
dan asam lemak
Contoh: Tri Asil Gliserol/ Trigliserida (TG), yg ditemukan dlm
serum, minyak kelapa, dll.
Minyak: lemak yg dalam suhu ruang dalam bentuk cair (berasal
dr tumbuhan)
Lemak: lemak yg dalam suhu ruang dalam bentuk padat
(berasal dr hewan)
Cair/ padat ditentukan oleh jumlah atom C yg menyusun asam
lemak dr TG & jumlah ikatan rangkap antar atom C
Makin panjang rantai C makin padat
Makin banyak ikatan rangkap makin cair disebut lemak
esensial
Ad2. lemak majemuk
Penyusun membran sel & selubung sel & serat saraf
Bila dihidrolisis menghasilkan alkohol, asam lemak, &
senyawa lain non alkohol non asam lemak.
Senyawai lain tsb dapat berupa asam fosfat, asam amino,
basa organik (kolin/ betain)
Lemak majemuk bermuatan listrik/ mempunyai
pengkutuban muatan di molekulnya lebih mudah berinteraksi dg air
Ad3. turunan lemak
Berbagai senyawa yg diperoleh dari hidrolisis/ pemecahan
kedua jenis lemak sederhana & lemak majemuk
Ex: gliserol & berbagai alkohol lain yg ikut menyusun
lemak, asam lemak dg ikatan rangkap/ ikatan tidak jenuh & asam lemak tanpa ikatan rangkap/ asam lemak jenuh,
kolesterol, & berbagai senyawa steroid (hormon steroid: kortisol, prednison, estrogen, progesteron, testosteron & aldosteron)
Vitamin A D E K, larut dalam lemak agar dapat diserap
& digunakan tubuh
LIPOPROTEIN
Lipid tidak larut dalam darah karena darah mengandung air. Agar lipid dapat “diangkut” oleh darah maka lipid harus
berikatan dengan zat yang larut dalam darah/air. (apoprotein).
Ikatan lipid dengan apoprotein disebut lipoprotein.
Dalam bentuk lipoprotein ini lipid dibawa oleh darah dari
tempat pembuatannya ke tempat penggunaannya (jaringan/organ).
Tiap jenis lipoprotein berbeda kadar berat lipid dan
proteinnya.
Jenis lipoprotein yang ada dalam tubuh selalu berubah
tergantung dari tinggi rendahnya kadar kolesterol dan TG di dalam tubuh.
Ada 4 klas mayor dari lipoprotein plasma yang
masing-masing tersusun atas beberapa jenis
lipid, yaitu:
Kilomikron Kilomikron berfungsi sebagai alat
transportasi trigliserid dari usus ke jaringan lain, kecuali ginjal
VLDL (very low - density lypoproteins) mengikat trigliserid
di dalam hati dan mengangkutnya menuju jaringan lemak
LDL (low - density lypoproteins)
berperan mengangkutkolesterol ke jaringan perifer
HDL (high - density lypoproteins)
mengikat kolesterolplasma dan mengangkut kolesterol ke hati.
1. Kadar kolesterol dan TG tinggi terjadi peningkatan Kilomikron, VLDL dam LDL.
Kolesterol tinggi terjadi peningkatan LDL
TG tinggi terjadi peningkatan Kilomikron dan VLDL
2. Kadar kolesterol dan TG rendah terjadi peningkatan HDL.
Kadar Lipoprotein dalam tubuh diatur oleh tubuh dengan cara : Mengatur pembentuk lipoprotein, Mengatur jumlah lipoprotein yang masuk ke peredaran darah, Mengatur kecepatan pembuangan lipoprotein dari darah.
Metabolisme lemak
Lemak mulut lambung masuk ke duodenum usus
(merangsang hormon kolesistokinin) kantung empedu berkontraksi mengeluarkan cairan empedu
Empedu mengandung garam empedu mengemulsi lemak
(pemecahan lemak menjadi ukuran kecil/ trigliserida) sehingga memudahkan hidrolisis lemak oleh lipase (berasal dari pankreas) menjadi campuran asam lemak & monogliserida
Pengeluaran cairan pankreas dirangsang oleh hormon sekretin
berperan meningkatkan jumlah elektrolit, cairan pankreas & pankreoenzim merangsang pengeluaran enzim dalam cairan pankreas
Campuran asam lemak & monogliserida diserap di sel2 mukosa
usus dinding halus diubah kembali menjadi trigliserida dalam bentuk kecil masuk ke hati
Empedu : cairan yg diekskresi oleh sel- sel hati &
mengandung senyawa2 yg diproduksi oleh sel tsb
Dari hati empedu dialirkan ke dalam kantung empedu
melalui saluran empedu dalam kantung empedu terjadi pemekatan & disimpan sementara dikeluarkan ke usus halus bila diperlukan pd proses pencernaan
Empedu tdd air, musin, asam/ garam empedu, pigmen2
empedu, lesitin, kolesterol & garam anorganik (Fe, Mn, Cu)
Asam empedu: hasil akhir katabolisme kolesterol dalam
hati fungsi: membantu pencernaan & penyerapan lemak & vitamin yg larut dalam lemak (A D E K)
Lanjut ….
Kolesterol di dalam hati diubah dlm bentuk asam
empedu (asam kolat & asam taurokolat) mengalami konyugasi dg glisin & taurin membentuk asam
glikokolat & asam taurokolat di dalam usus, kedua asam empedu diubah oleh bakteri usus jadi asam
deoksikolat, likolat, asam glikokenodeoksikolat, & asam taurokenodeoksikolat diekskresi ke dalam kantung
empedu asam empedu bersama dg fosfolipid berfungsi melarutkan kolesterol
Jika kadar kolesterol meningkat dalam empedu
kolesterol akan mengendap & dapat terbentuk batu kolesterol dlm kantung empedu/ saluran empedu
Di dalam lumen usus asam empedu mengaktifkan
enzim lipase pankreas berfungsi mencerna lemak makanan
pH netral asam empedu berbentuk anion (ion negatif)
sehingga dapat mengikat mineral seperti natrium membentuk garam empedu
Garam empedu bersifat mengemulsi lemak jd fraksi/
butir kecil misel sehingga permukaan lemak jd luas & dapat lebih banyak berikatan dg enzim lipase pankreas.
Garam empedu berikatan dg asam lemak membentuk
Pigmen empedu bilirubin, merupakan hasil pemecahan
senyawa yg mengandung heme (hemoglobin, mioglobin, & sitokrom) yg terjadi dlm sistem retikuloendotelial hati, limpa & sumsum tulang.
Bilirubin tidak larut dalam plasma berikatan dg albumin
plasma dibawa masuk ke sel parenkim hati di dalam hati, bilirubin berkonyugasi dg glukoronat membentuk bilirubin diglukuronida.
Di dalam usus, bilirubin diglukuronida akan dihidrolisis
jadi bilirubin bebas diubah jadi urobilinogen & sterkobilinogen diekskresi dalam feses
Sebagian urobilinogen
dapat diserap kembali dari usus dibawa ke hati diekskresikan ke dalam urin Urobilinogen dalam usus mengalami oksidasi urobilin (memberi warna feses)
Jalur transportasi lipid/lipoprotein di
dalam tubuh melalui Jalur Eksogen :
TG dan Kolesterol dari makanan di usus TG &
Kolesterol dikemas dalam bentuk partikel besar lipoprotein yang disebut Kilomikron masuk ke
peredaran darah TG dalam Kilomikron dengan bantuan enzim lipase (LPL) diubah menjadi asam lemak bebas (FFA) dan chylomicron remnant (sisa).
FFA yang ada di peredaran darah masuk ke jaringan
lemak dan sel otot FFA diubah menjadi TG lagi di
jaringan lemak TG disimpan sebagai cadangan energy. Di sel otot TG diubah menjadi energy.
Chylomicron remnant yang ada di peredaran darah
dibawa ke hati dimetabolisir di hati menghasilkan kolesterol bebas.
Sebagian kolesterol diubah di hati menjadi asam
empedu dikeluarkan dari kandung empedu ke usus untuk membantu proses penyerapan lemak di usus.
Sebagian kolesterol yang lain tetap dalam bentuk
kolesterol keluar dari hati melalui saluran empedu menuju ke jaringan tubuh yang lain melalui jalur endogen
Jadi fungsi kilomikron adalah membawa lemak dari usus
(yang berasal dari makanan) ke peredaran darah dan membawa TG ke jaringan lemak dan sel-sel otot.
Jalur transportasi lipid/lipoprotein di
dalam tubuh melalui Jalur Endogen :
Di hati terjadi proses :Pembentukan kolesterol dengan
enzim HMG CoA Reductase.
Pembentukan TG : karbohidrat (dari makanan yang
mengandung KH berlebihan) diubah menjadi asam lemak bebas (FFA) menjadi TG.
Ingat : ada 2 sumber Kolesterol dan TG tubuh yaitu dari
luar tubuh (makanan yang mengandung KH berlebihan atau TG atau Kolesterol) dan dari dalam tubuh (dibuat oleh hati).
TG dan Kolesterol dari hati masuk ke peredaran darah
dalam bentuk VLDL
FFA dari peredaran darah masuk ke jaringan lemak
(FFA TG dan disimpan sebagai cadangan energy) dan ke sel-sel otot (FFA TG Energi).
FFA dari peredaran darah ke jaringan lemak dan sel-sel
otot.
LDL (yang banyak mengandung kolesterol) dari
peredaran darah akan masuk ke sel-sel tubuh
untuk mengantarkan kolesterol LDL adalah
pengirim kolesterol yang utama ke sel-sel tubuh
LDL disebut kolesterol ‘jahat’