KEWENANGAN BIDANG PERTANAHAN DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH
Teks penuh
Dokumen terkait
Disarankan agar urusan pertanahan yang menyangkut hukum tanah nasional tetap menjadi kewenangan Pemerintah, sedangkan untuk pelimpahan wewenang kepada Pemerintah Daerah
Pelaksanaan sistem nilai dan simbol yang digunakan Kasultanan DIY dalam mengelola tanah SG dan PAG selama ini terletak pada model-model tanah yang telah dipetahkan
Pendaftaran peralihan hak atas tanah yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus, mengacu pada pasal 23 ayat (1) UUPA disebutkan bahwa hak milik
Hal tersebut dikarenakan Pasal 26 ayat (2) UUPA telah menegaskan bahwa kepemilikan hak atas tanah dengan titel hak milik tidak dapat dimiliki oleh orang asing atau warga negara
Keterkaitan antara kaidah “hak menguasai negara” dengan “sebesar-besarnya kemakmuran rakyat” menimbulkan kewajiban negara sebagai berikut: (1) Segala bentuk
Hak atas tanah dinyatakan dalam Pasal 4 Ayat (1) UUPA yaitu : Atas dasar hak menguasai negara atas tanah sebagai yang dimaksud dalam Pasal 2 UUPA ditentukan adanya
Tanah sebagai bagian dari bumi yang sebagaimana disebutkan dalam Pasal 4 ayat 1 UUPA, yaitu: “Atas dasar hak menguasai dari negara sebagai yang dimaksud dalam
Dalam perkembangan pemegang Hak Pengelolaan yang merupakan gempilan dari Hak Menguasai Negara maka dari Undang – Undang Pokok Agraria Pasal 2 (4) mengenai Hak Menguasai