• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemodelan Potensi Bencana Tanah Longsor Menggunakan Analisis Sig Di Kabupaten Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemodelan Potensi Bencana Tanah Longsor Menggunakan Analisis Sig Di Kabupaten Semarang"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.  Peta Kelerengan
Gambar 3. Pembuatan Peta Curah Hujan
Tabel 2. Nilai Random Indeks (Thomas L. Saaty)
Gambar 6. Parameter Kelerengan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kerawanan tanah longsor dan mengetahui upaya mitigasi bencana tanah longsor di Kecamatan Kemiri.. Metode penelitian yang

Parameter-parameter yang digunakan dalam pemetaan bencana tanah longsor adalah kemiringan lereng, intensitas curah hujan, penggunaan lahan, jenis tanah, faktor

Bahaya tanah longsor dapat diidentifikasi secara cepat melalui Sistem Informasi Geografis dengan menggunakan metode tumpang susun atau overlay terhadap

Dalam penelitian ini dilakukan analisis kerawanan tanah longsor menggunakan software ArcGIS dengan metode dari Paimin, et al (2006) yang dimodifikasi,

Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan maka analisis dengan menggunakan SIG dapat dimanfaatkan dalam mengidentifikasi potensi longsor berupa pembuatan peta

Sebaran potensi bencana tanah longsor sangat tinggi paling luas terdapat pada Kecamatan Uluiwoi dengan luas 11 Km 2 , dan yang paling sempit terdapat pada kecamatan Loea

Sehingga dalam penyusunan pemetaan risiko bencana tanah longsor Kota Semarang dapat menggunakan VCA modifikasi rumus PERKA dimana klasifikasi tingkat risiko rendah

Dari peta-peta potensi masing-masing bencana alam yang telah dihasilkan di atas (Potensi Rawan Tanah Longsor, Potensi Rawan Banjir, Potensi Bahaya Gempa Bumi dan