Pemodelan Potensi Bencana Tanah Longsor Menggunakan Analisis Sig Di Kabupaten Semarang
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kerawanan tanah longsor dan mengetahui upaya mitigasi bencana tanah longsor di Kecamatan Kemiri.. Metode penelitian yang
Parameter-parameter yang digunakan dalam pemetaan bencana tanah longsor adalah kemiringan lereng, intensitas curah hujan, penggunaan lahan, jenis tanah, faktor
Bahaya tanah longsor dapat diidentifikasi secara cepat melalui Sistem Informasi Geografis dengan menggunakan metode tumpang susun atau overlay terhadap
Dalam penelitian ini dilakukan analisis kerawanan tanah longsor menggunakan software ArcGIS dengan metode dari Paimin, et al (2006) yang dimodifikasi,
Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan maka analisis dengan menggunakan SIG dapat dimanfaatkan dalam mengidentifikasi potensi longsor berupa pembuatan peta
Sebaran potensi bencana tanah longsor sangat tinggi paling luas terdapat pada Kecamatan Uluiwoi dengan luas 11 Km 2 , dan yang paling sempit terdapat pada kecamatan Loea
Sehingga dalam penyusunan pemetaan risiko bencana tanah longsor Kota Semarang dapat menggunakan VCA modifikasi rumus PERKA dimana klasifikasi tingkat risiko rendah
Dari peta-peta potensi masing-masing bencana alam yang telah dihasilkan di atas (Potensi Rawan Tanah Longsor, Potensi Rawan Banjir, Potensi Bahaya Gempa Bumi dan