• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Berpikir Kritis antara Model Problem Solving dan Posing Menurut Sikap Siswa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perbedaan Berpikir Kritis antara Model Problem Solving dan Posing Menurut Sikap Siswa"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.  Data Kondisi Awal Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Tabel 5. Distribusi Nilai Posttest Siswa Berdasarkan Jenjang Sikap terhadap   mata  pelajaran IPS
Tabel  7.  Ringkasan  Hasil  Uji  Normalitas  Sebaran  Data  Menggunakan  Uji         Kolmogorov-Smirnov    Variabel  Terikat  Variabel  Moderator      N      Rerata     Std
Tabel  10.      Hasil  Uji  T  Sampel-Independen  (Independent-Samples  T-test)  terhadap   hipotesis 2  Kemampuan  Berpikir Kritis  Lavene Statistic *)  Uji-t  F  P  T  Db  P  rerata  SE  Diasumsikan kedua  varian sama  1,250  0,281  2,438  14  0,029  8,1

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan pendekatan problem solving berbasis pembelajaran kooperatif tipe

signifikan kemampuan berpikir kritis antara pembelajaran fisika dengan PBL dan konvensional dilain pihak ada perbedaan yang signifikan kemampuan problem solving antara

Teknik analisis data penelitian analisis variansi dua jalan sel tak sama dan disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran Problem Posing memberikan kemampuan berpikir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving , (2) prestasi belajar siswa pada

Dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa pada

1. Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan problem posing secara signifikan lebih baik daripada siswa

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis siswa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik siswa melalui pembelajaran pendekatan problem Solving lebih baik dari