minyak
kertas
kertas Pada proses mekanis
Tidak digunakan bahan-bahan kimia. Bahan baku digiling dengan mesin sehingga selulosa terpisah dari zat-zat lain.
Pada proses semi-kimia
Dilakukan seperti proses mekanis, tetapi dibantu dengan bahan kimia untuk lebih melunakkan, sehingga serat-serat selulosa mudah terpisah dan tidak rusak.
Pada proses kimia
Bahan baku dimasak dengan bahan kimia tertentu basa (proses soda & proses kraft) asam (proses sulfit, proses magnetik, proses netral sulfit) untuk menghilangkan zat lain yang tidak perlu dari serat-serat selulosa. Dengan proses ini, dapat diperoleh selulosa yang murni dan tidak rusak.
1. AB scra kontinyu dialirkan msk k dlm sulfonator dg sejmlah oleum ttt, suhu reaksi 130F. Konversi mncpai 96% u/ wktu reaksi 1 mnt, kadar SO3 hrs d jga (78,5 dlm larutan) u/ mncgah ttrjdnya reaksi smpg yg akan mnutup permukaa reaksi.
2. Hasil sulfonasi di alirkan k dlm cooler sblm masuk k tangki sulfator , mksdnya:
u/ mnjga spya T operasi ttp (120-130F) shggga reaksi sulfonasi smprna (reaksi sulfonasi eksoterm) 3. Oleum d tmbhkan dlm tngki sulfator brsm2 dg fatty alkohol, trjd reaksi sulfatasi, juga pada suhu 120-130F
4. Hsl sulfatasi-sulfonasi dialirkn k dlm mixer brpa pompa sentrifugal, dinetralisasi dg naoh sdmikian shngga sisa SO3 dlm larutan 1-4% dlm oleum, ditampung didinginkan & dsimpan d dlm surfactant tank.
5. Selanjtnya surfaktan, fosfat, silikat dan sisa (scrap) di masukkn k dlm cutcher. Kndungan air yg d bw surfactant akn di iktt olh fosfat, pngadukan d utmakn spya homogen.
Reaksi : Na3P3O10 + 6H2O Na3P3O10.6H2O
6. Slurry yg ttrjd di alirkn k dlm spray tower di semprotkan dr ats &pns gas pmbkran dg arah brlwanan pd suhu 240F.
7. Hsl pnyaringan brupa btirn dg trnsporttsi udra, melalui elevatr, di ayak, dtmbahkan parfum u/ selanjtny d pack, kndungn H20 = 1-10% trgntg jenis dtergen.
8. Spesifikasi produk
NB: serbuk halus dr spray tower dtgkap oleh cyclon, butiran padat (scrap) dikmbalikn k dlm proses.
sabun
1. minyk ato lemak dan ktalisator ZnO dialrkn k dlm tangki pencampur , dismprotkn dg uap spya homogen dn lbh encer
2. cmpuran homogen d masukkn k dlm hydrolyzer pd bgian bwah sdgkn air/uap pns dg arah brlawanan dr atas, dsmprot dlm kondisi operasi pd 250C 4 Mpa. trbntuk 2 fase senyawa asam yg bgian ats krena dnsitas kecil, akn naik k atas, lapisan bawah mngndung gliserin 10-25%, dialirkn keluar, msk evaporator u/ mngndapkan komponen airnya,slnjutnya dmurnikan mnjd gliserin98-99%.
3. larutan asam d alirkan k flash tank, larutandisemprotkan akn ttrpisahasamnya dr kndungan ua airyg kluar sbgai uap air dr puncak, larutn asam pkatt ini, dipanaskan dg uap air dlm HE, selanjutny di alirkn k dlm high vacuum still.
4. dlm tngki fraksionasi HVS asam lemak dipisahakn brdasarkn a. asam dg titik didih rendah
b. asam dg titik didih ttinggi
larutan bgian dasar dikembalikan k dlm proses sdgkn asam titk didih rendah dialirkan masuk k dlm condensor
5. pndinginan dlm kondensor mnggunakan air pndingi. destilat yg diperoleh dipompakan k dalam tangki netralisasi, direaksikn dg laruttan NaOH 50%, di dlm mixer netralizer. pngadukan sgt pntg supya tdk trjd pnggumpalan juga kdar H2O, hasilnya berupa sabun dasar (neat soap)
6. sabun dasr d tambahkan dg parfum zat warna bluider dan additiv.dilakukan d dlm soap blender T operasi 93C, pnyempurnaan reaksi kandungan yg dperkenankn yaitu:
NaOH=n0.002-0.10% ; NaCl= 0.3-0.5% ; H2O= 0.30%. selnjutny dpt di ubah mnjd sabun bubk, krim dst
7. bila akn diolah mnjd sabun btangan maka sabun dasar yg berbentuk krim ini akn dipompakan dg pompa tkanan tinggi dg P=3.5 Mpa k dlm HE u/ mnaikkan suhunya mnjd 200C.