• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN TATA LETAK SIRKUIT TERPADU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DESAIN TATA LETAK SIRKUIT TERPADU"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

Legal Aspek Produk Tik

(2)
(3)
(4)

LAYOUT

• Pendahuluan

• Pengertian Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

• Subjek dari Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

• Hak Pemegang

• Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang Mendapat Perlindungan

• Pengalihan Hak

• Lisensi

• Bentuk dan Isi Perjanjian Lisensi

(5)

PENDAHULUAN

•

Salah satu komponen penting dari produk-produk

industri berteknologi tinggi adalah

Circuit Housed

in a Platform

(CHIP)

•

CHIP merupakan kumpulan dari sejumlah

transistor, dioda dan kapasitor, yakni unsur-unsur

penghubung atau pengubah arus listrik yang

(6)

PENDAHULUAN

•

Peletakan CHIP dalam satu kesatuan tidak

dapat dilakukan oleh sembarang orang yang

bukan ahli

•

Karena para inventor itu adalah tenaga

profesional dengan latar belakang

(7)

PENDAHULUAN

•

Di beberapa negara maju mempunyai istilah

Disain Tata Letak Sirkuit yang berbeda

• Amerika Serikat menyebut Semiconductor Chip;

• Australia menyebut Circuit Layout atau Integrated Circuit;

• Eropa menyebut Silicon Chips;

• TRIPs Agreement menyebutkan sebagai Layout Design (Topographies) of Integrated Circuit;

(8)
(9)

PENGERTIAN DESAIN TATA LETAK SIRKUIT

UU no 32 Tahun 2000

•

Sirkuit Terpadu

adalah suatu produk dalam bentuk jadi

atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai

elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen aktif,

yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta

dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan

(10)

PENGERTIAN DESAIN TATA LETAK SIRKUIT

UU no 32 Tahun 2000

•

Desain Tata Letak

adalah kreasi berupa rancangan

peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen,

sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut

adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua

interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan

(11)

PENGERTIAN DESAIN TATA LETAK SIRKUIT

•

Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

adalah hal eksklusif yang diberikan oleh

negara Republik Indonesia kepada Pendesain

atas hasil kreasinya, untuk selama waktu

tertentu melaksanakan sendiri, atau

(12)
(13)

SUBYEK DARI HAK DESAIN TATA LETAK

SIRKUIT TERPADU

•

Yang berhak memperoleh Hak Desain Tata Letak

Sirkuit Terpadu adalah Pendesain atau yang

menerima hak tersebut dari Pendesain

•

Dalam hal Pendesain terdiri atas beberapa orang

secara bersama, Hak Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu diberikan kepada mereka secara

(14)

SUBYEK DARI HAK DESAIN TATA LETAK

SIRKUIT TERPADU

• Jika suatu Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dibuat dalam

hubungan dinas dengan pihak lain dalam lingkungan

pekerjaannya, Pemegang Hak adalah pihak yang untuk dan/atau dalam dinasnya Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu itu dikerjakan, kecuali ada perjanjian lain antara kedua pihak dengan tidak

(15)

SUBYEK DARI HAK DESAIN TATA LETAK

SIRKUIT TERPADU

•

Jika suatu Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dibuat dalam

hubungan kerja atau berdasarkan pesanan, orang yang

membuat Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu itu dianggap

sebagai Pendesain dan Pemegang Hak, kecuali jika

(16)
(17)

HAK PEMEGANG

• Pemegang Hak memiliki hak eksklusif untuk melaksanakan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang dimilikinya dan untuk melarang orang lain yang tanpa persetujuannya membuat, memakai, menjual, mengimpor, mengekspor dan/atau

mengedarkan barang yang di dalamnya terdapat seluruh atau sebagian Desain yang telah diberi Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

• Dikecualikan dari ketentuan yang dimaksud adalah pemakaian Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu untuk kepentingan penelitian

(18)

DESAIN TATA LETAK SIRKUIT TERPADU YANG

MENDAPAT PERLINDUNGAN

•

Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu diberikan untuk

Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang orisinal

•

Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dinyatakan orisinal

apabila desain tersebut merupakan hasil karya mandiri

Pendesain, dan pada saat Desain Tata Letak Sirkuit

(19)

DESAIN TATA LETAK SIRKUIT TERPADU YANG

MENDAPAT PERLINDUNGAN

•

Desain orisinal itu juga harus mempunyai nilai

ekonomis dan dapat diterapkan dalam dunia

industri secara komersial

•

Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu tidak dapat

diberikan jika Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

tersebut bertentangan dengan perundang-undangan

yang berlaku, ketertiban umum, agama atau

(20)
(21)

PEMBATALAN HAK

•

Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang telah

terdaftar dapat batal berdasarkan dua alasan:

(22)

PENGALIHAN HAK

•

Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dapat

beralih atau dialihkan dengan:

•

pewarisan;

•

hibah;

•

wasiat;

•

perjanjian tertulis; atau

(23)

PENGALIHAN HAK

• Pengalihan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu disertai dengan

dokumen tentang pengalihan hak

• Segala bentuk pengalihan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

wajib dicatat dalam Daftar Umum Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku

• Pengalihan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang tidak

(24)

PENGALIHAN HAK

•

Pengalihan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

diumumkan dalam Berita Resmi Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu

•

Pengalihan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

tidak

menghilangkan hak Pendesain untuk tetap dicantumkan

nama dan identitasnya, baik dalam Sertifikat Desain Tata

Letak Sirkuit Terpadu, Berita Resmi Desain Tata Letak

(25)
(26)

LISENSI

• Pemegang Hak berhak memberikan Lisensi kepada pihak lain berdasarkan perjanjian Lisensi untuk melaksanakan semua perbuatan, kecuali jika diperjanjikan lain

• Pemegang hak tetap dapat melaksanakan sendiri atau memberi Lisensi kepada pihak ketiga untuk melaksanakan perbuatan,

kecuali jika diperjanjikan lain

• Perjanjian Lisensi wajib dicatatkan dalam Daftar Umum Desain

(27)

LISENSI

•

Perjanjian Lisensi yang tidak dicatatkan

dalam Daftar Umum Desain Tata Letak

Sirkuit Terpadu tidak berlaku terhadap

pihak ketiga

(28)

BENTUK DAN ISI PERJANJIAN LISENSI

1. Perjanjian Lisensi dilarang memuat ketentuan yang dapat menimbulkan akibat yang merugikan bagi perekonomian Indonesia atau memuat ketentuan yang mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku

2. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual wajib menolak pencatatan perjanjian Lisensi yang memuat ketentuan

sebagaimana dimaksud dalam butir 1 di atas

(29)

JANGKA WAKTU PERLINDUNGAN DESAIN TATA

LETAK SIRKUIT TERPADU

•

Perlindungan terhadap Hak Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu diberikan kepada Pemegang Hak sejak pertama

kali desain tersebut dieksploitasi secara komersial

dimana pun atau sejak Tanggal Penerimaan

•

Dalam hal Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu telah

dieksploitasi secara komersial, Permohonan harus

diajukan paling lama 2 (dua) tahun terhitung sejak

tanggal pertama kali dieksploitasi

(30)

JANGKA WAKTU PERLINDUNGAN DESAIN TATA

LETAK SIRKUIT TERPADU

•

Jika waktu perlindungan sudah selesai, jangka waktu

tersebut tidak dapat diperpanjang lagi dan

konsekuensinya desain tersebut menjadi milik umum

(

public domain

), siapa pun boleh mengunakan desain

tersebut

•

Tanggal mulai berlakunya jangka waktu perlindungan

dicatat dalam Daftar Umum Desain Tata Letak Sirkuit

(31)
(32)

PELANGGARAN DAN SANKSI

•

Pemakaian Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu untuk

kepentingan penelitian dan pendidikan sepanjang tidak

merugikan kepentingan yang wajar dari pemegang Desain Tata

Letak Sirkuit Terpadu tidak dianggap sebagai pelanggaran

•

Bagi mereka yang melanggar Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu yang telah terdaftar dapat diancam hukuman pidana

penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau denda paling

(33)
(34)

LAYOUT

•

Definisi

•

Ruang Lingkup

•

Lisensi

•

Cakupan Perlidungan

(35)

DEFINISI

•

UU NO 30 TAHUN 2000 tentang rahasia dagang adalah

informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang

teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi

karena berguna dalam kegiatan usaha dan dijaga

(36)

RUANG LINGKUP

•

Ruang lingkup perlindungan rahasia dagang

(

trade secrets

) meliputi:

•

metode produksi

•

metode pengolahan

•

metode penjualan

•

Informasi lain di bidang teknologi dan/atau bisnis yang

(37)

LISENSI

•

Pemilik rahasia dagang dapat memberikan lisensi

kepada pihak lain, yaitu izin yang diberikan

kepada pihak lain melalui suatu perjanjian

berdasarkan pada pemberian hak (bukan

pengalihan hak) untuk menikmati manfaat

ekonomi dari suatu rahasia dagang yang diberikan

perlindungan pada jangka waktu tertentu dan

(38)

CAKUPAN PERLINDUNGAN

• Berikut adalah hal-hal yang tidak dianggap sebagai pelanggaran rahasia dagang:

a. Mengungkap rahasia dagang untuk kepentingan pertahanan dan keamanan, kesehatan atau keselamatan masyarakat

b. Rekayasa ulang atas produk yang dihasilkan oleh penggunaan rahasia dagang milik orang lain yang dilakukan semata-mata untuk kepentingan pengembangan lebih lanjut produk yang bersangkutan

(39)

CAKUPAN PERLINDUNGAN

• Perlindungan rahasia dagang juga diberikan secara terbalik yakni tidak

mewajibkan suatu perusahaan untuk menyerahkan informasi tertentu yang sensitif. Hal tersebut mencakup:

a. Metode penjualan : perusahaan tidak diwajibkan mengungkapkan

strategi-strategi yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan/ omset yang besar

b. Metode produksi: tercakup dalam kategori ini adalah hasil penelitian, hasil riset pasar dan langkah yang hendak dilakukan terhadaP

pengembangan dari hasil tersebut, termasuk teknik penggunaan mesin-mesin, treatment terhadap bahan dan teknik pengolahan

(40)

CAKUPAN PERLINDUNGAN

• Komite Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dapat memaksa

perusahaan untuk membeberkan metode penjualan maupun

metode produksinya, jika ada dugaan monopoli yang didukung oleh bukti-bukti

• Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) juga dapat melakukan investigasi dengan memaksa perusahaan menjelaskan formula obat, jamu atau makanan/minuman yang dijualnya

apabila ada kasus keracunan dsbnya.

• Dalam prakteknya, belum ada orang atau perusahaan yang

(41)

SENGKETA RAHASIA DAGANG

• Di Indonesia, terdapat tujuh ragam Hak Kekayaan Intelektual (Intelectual

Property Rights), yaitu Hak Cipta, Paten, Merek, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Desain Industri, Varietas Tanaman, dan Rahasia Dagang.

• Diantara ketujuh Hak Kekayaan Intelektual tersebut, Rahasia Dagang adalah

satu-satunya hak yang jika terjadi sengketa, maka diselesaikan di Pengadilan Negeri, selebihnya di Pengadilan Niaga.

• Alasan utamanya adalah karena pemeriksaan sengketa rahasia dagang harus

(42)

Referensi

Dokumen terkait

Setelah syarat dan prosedur dipenuhi, maka setiap pengalihan hak dapat terjadi sejak adanya pencatatan dalam Daftar Umum DTLST dan diumumkan dalam Berita Resmi

Desain tata letak halaman majalah yang baik dan bisa diminati oleh segmentasi pasar adalah desain tata letak yang tidak membinggungkan, jelas, tertata dan

Hak eksklusif yang dimiliki pemegang hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu diberikan oleh Negara atas dasar Permohonan yang diajukan secara tertulis oleh Pemohon melalui

Dengan terjamin dan terlaksananya perlindungan hukum terhadap hak-hak pendesain Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu diharapkan dapat memajukan industri dan merangsang

--- untuk didaftarkan di Direktorat Hak Cipta, Desain Industri, Desain Tata Letak dan Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual,

KEGIATAN 1594 - Penyelenggaraan Sistem Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang :. UNIT ORGANISASI (ESELON 2) Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

Pasal 1 Ayat 2 UUDTLST menyatakan bahwa desain tata letak diartikan sebagai kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurang–kurangnya satu dari elemen

Dokumen ini membahas tentang jenis tata letak dalam desain