• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis pengaruh Perputaran Piutang dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Analisis pengaruh Perputaran Piutang dan"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

[ 4 ]

[Akuntansi ]

[AA]

Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Analisis pengaruh Perputaran Piutang dan Persediaan Terhadap Rentabilitas

Ekonomi Pada Perusahaan properti.

Eka Novita Sari1), Ratih Damayanti2), Eva Fatmawati3) dan Khoriyah Candra Kusuma4)

1AA, Akuntansi, Ekonomi dan Bisnis Email: [email protected] 2AA, Akuntansi, Ekonomi dan Bisnis

Email: [email protected]

3AA,Akuntansi,Ekonomi dan Bisnis Email: [email protected]

4AA,Akuntansi,Ekonomi dan Bisnis Email: [email protected]

Abstrak

artikel ini menjelaskan tentang pengaruh rasio perputaran piutang dan juga perputaran persediaan perusahaan terhadap rentabilitas perusahaan properti , dimana dalam artikel ini dijelaskan seberapa besar pengaruh dari kedua rasio tersebut terhadap rentabilitas ekonomi perusahaan yang diproyeksikan kedalam rasio return on asset ( ROA ). Dimana dalam artikel ini kami menggunakan perusahaan bakrieland sebagai studi kasus nya . dan di dalam artikel ini diketahui bahwa rasio perputaran pitang dan rasio perputaran persediaan secara bersamaan mempengaruhi rentabilitas ekonomi yang diproyeksikan ke dalam return on asset perusahaan properti yang sudah go publik, dimana dalam artikel ini diketahui bahwa ke dua rasio tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap rentabilitas ekonomi sebuah perusahaan properti. Sehingga dapat diketahui bahwa kedua rasio tersebut dapat dijadikan sebagai alat prediksi untuk memprediksi rentabilitas perusahaan , khususnya perusahaan properti yang sudah go publik.

Keywords: rentabilitas perusahaan, perputaran piutang, perputaran persediaan, return on asset (ROA)

1.

PENDAHULUAN

Dunia usaha saat ini telah berkembang dengan pesat dan juga berjalan dengan cepat. Hal ini diketahui dengan banyaknya industri –industri baru yangbbermunculan, dimana itu berarti semakiin banyak industri yang berdiri maka semakin tinggi pula persaingan diantara mereka. Demi meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang ada di indonesia maka dibutuhkan partisipasi dari segala sektor, termasuk juga sektor swasta. Sektor swasta yang paling diminati saat ini yaitu adalah sektor properti

dan juga sektor real estatate, dimana setor ini merupakan sektor pengelolaan bangunan dan juga sektor pengelolaan infrastuktur.

Sektor ini merupakan sektor yang paling menjajikan saat ini dimana sektor ini sering kali digunakan untuk pengelolaan properti dan juga infrastuktur yang berupa penyewaan bangunan hunian, perkantoran, komersil, pusat perbelanjaan dan perhotelan yang akhir-akhir ini banyak dikunjungi.

(2)

perusahaan sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang tiggi bagi pemilik perusahaan dan juga para investor yang telah menanamkan modal nya di perusahaan tersebut. Dimana selain para pemilik perusahaan keuntungan atau laba yang dicapai sebuah usaha sangat pentin pula bagi para investor dimana tingkat laba akan mempengaruhi tingkat return yang akan diterima oleh investor tersebut. Sedangkan untuk tujuan jangka pendeknya adalah untuk memperoleh laba yang sebanyak mungkin supaya perusahaan bisa tetap menjalankan kegiatan operasionalnya dan juga tetap mampu tumbuh dan berkembang.

Namun disisi lain laba perusahaan yang tinggi tidak menjadi jaminan bahwa perusahaan telah melakukan kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien. Efisien tidaknya kegiatan operasional perusahaan dapat diketahui dari tingkat pencapaian rentabilitas perusahaan. Hal ini sejalan dengan pendapat Riyanto (2001) bahwa bagi perusahaan pada umumnya masalah rentabilitas adalah hal penting dari masalah laba, karena laba yang besar saja belum dapat dijadikan sebagai ukuran bahwa perusahaan tersebut telah menjalankan kegiatan operasionalnya dengan efektif dan efisien.

Efisiensi perusahaan dapat diketahui dengan cara membandingkan laba yang diperoleh dengan kekayaan atau modal yang

Dengan demikian yang harus diperhatikan perusahaan tidak hanya memperbesar laba perusahaan , tetapi lebih penting adalah usaha untuk mempertinggi rentabilitas perusahaan.

Cara untuk menilai suatu perusahaan adalah bermacam-macam dan bergantung pada laba dan aktiva atau modal mana yang akan diper bandingkan satu dengan yang lainnya. Apakah yang akan diperbandingkan itu laba yang berasal dari kegiatan operasi atau usaha, taupun laba neto setelah pajak yang diperbandingkan dengan keseluruhan aktiva ataukah yang diperbandingkan itu laba neto sesudah pajak dengan jumlah modal sendiri. Dengan adanya beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghitung rentabilitas atau sering kita kenal return on asset didalam sebuah perusahaan , maka tidak jadi satu hal yang mengherankan jika terdapat beberapa perusahaan yang berbeda – beda dalam cara menghitung rentabilitasnya. Kinerja perusahaan dapat diukur dengan penilaian yang mengacu pada ukuran rasio profitabilitas yang didasarkan paa investasi yakni yang diukur dari perbandingan antara laba operasi dengan total aktiva yang disebut dengan return on asset.

(3)

[ 4 ]

[Akuntansi ]

[AA]

Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

berpengaruh terhadap kelangsungan hidup atau pertumbuhan perusahaan dimasa yang kan datang. Dimana tingkat return on asset yang rendah atau bahkan negatif akan menurunkan kemampuan perusahaan untuk dapat tumbuh dan berkembang.

Disini perusahaan yang kami gunakan sebagai contoh studi kasus adalah perusahaan bakrie land development. Dimana perusahaan ini salah satu perusahaan go publik yang merupakan pengembang kawasan terpadu di Indonesia yang bergerak dalam pembangunan properti dan proyek– proyek infrastruktur terkait properti. Sebagai pengembang superblok pertama dan terbesar di kawasan bisnis utama Jakarta, yaitu Rasuna Epicentrum Kuningan, Bakrieland telah berhasil mengembangkan berbagai proyek properti perkotaan, kawasan perumahan, konstruksi serta hotel dan resor kelas dunia di beberapa lokasi strategis dan bergengsi di Indonesia. Keberhasilan Bakrieland menyelesaikan ruas jalan tol Kanci-Pejagan di tahun 2009 menjadikan Bakrieland sebagai perusahaan properti pertama di Indonesia yang memiliki unit usaha dalam bidang pengembangan jalan tol berskala besar. Seluruh proyek Bakrieland dikembangkan dengan konsep ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

2. PEMBAHASAN

Akhir – akhir ini dunia industri akan semakin ketat persaingannnya , karena untuk

saat ini semakin banyak orang mendirikan perusahaan , sehingga semakin sempit peluang untuk dapat memenanngnkan pasar dalam persaingan bisnis.

Namun sekarang ini salah satu sektor bisnis yang banyak dilirik oleh para pengusaha adalah sektor properti dan pengelolaan infrastuktur. Karena sektor ini dianggap mampu menjajikan jumlahpendapatan yang tinggin sehingga secara tidak langsung juga akan memberikan laba yang juga tinggi bagi perusahaan.

Laba yang diperoleh perusahaan sangatlah penting untuk menunjang kelangsungan hidup perusahaan , bahkan perkembangan perusahaan itu sendiri. Dimana laba perusahaan ini sangat penting bukan hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi para investor yang sudah menginvestasikan dananya di perusahaan tersebut, mengapa demikian karena tinggi rendahnya laba perusahaan akan berpengaruh juga terhadap tinggi rendahnya tingkat pengembalian yang akan diterima oleh para investor.

(4)

menghasilkan laba. Tingkat ROA berpengaruh terhadap kelangsungan hidup atau pertumbuhan perusahaan dimasa yang kan datang. Dimana tingkat return on asset yang rendah atau bahkan negatif akan menurunkan kemampuan perusahaan untuk dapat tumbuh dan berkembang.

Untuk mengetahui atau memprediksi seberapa besar tingkat rentabilitas ekonomi perusahaan disini kami menggunakan dua rasio sebagai alat untuk memprediksi seberapa besar tingkat rentabilitas perusahaan khususya perusahaan properti yang sudah go publik. Rasio yang kami gunakan yaitu adalah rasio tingkat perputaran piutang dan juga tingkat perputaran persediaan yang ada dalam perusahan tersebut.

Dimana rasio ini biasanya sangat fluktuatif atau seringkali mengalami penurunan dan juga peningkatan untuk beberapa perioe yang berbeda. Diman dengan adanya peningkatan dan juga penurunan perputaran piutang dan juga perputaran persediaan secara tidak langsung juga akan mempengaruhi tingkat rentabilitas perusahaan, hal ini sesuai dengan studi kasus kami di perusahaan Bakrie land dimana dalam lima tahun terakhir ini perusahaan properti ini mengalami kenaikan dan juga penurunan untuk perputaran piutang dan juga perputaran persediaannya.

(5)

[ 4 ]

[Akuntansi ]

[AA]

Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

maka semakin tingi tingkat profitabilitas perusahaan sehingga akan semakin efektif pula perusahaan dalam menyalurkan penjualan kredit kepada para pelanggan , tertagih. Selanjutnya semakin tinggi tingkat perputaran piutang maka semakin tinggi pula tingkat efektifitas perusahaan dalam kegiatan pengumpulan piutangnya.

Demikian pula pada rasio perputaran persediaan yang juga memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan tingkat rentabilitas perusahaan. Hal ini sesuai dengan hal yang terjadi pada perusahaan bakrieland dimana semakin tinggi tingkat perputaran persediaannya maka semakin tinggi pula tingkat rentabilitas perusahaa. (Putra, 2012). Mengatakan bahwa bertambahnya penjualan kredit diharapkan dapat meningkatkan laba, sehingga rentabilitas juga meningkat. Demikian halnya pada perputaran persediaan dimana dalam pengelolaannya merupakan suatu pekerjaan yang sulit, karena kesalahan dalam menentukan tingkat persediaan dapat berakibat fatal. Besarnya persediaan dapat ditingkatkan sepanjang ada penghematan. Keseimbangan antara penghematan dan biaya yang timbul sangat tergantung atas tambahan biaya simpan dan pengendalian persediaan yang efisien. Jika hal ini dapat

dilakukan maka perusahaan memiliki manajemen yang baik dalam hal menghasilkan laba. Adanya peningkatan laba bersih perusahaan, tentunya diharapkan memiliki rentabilitas ekonomi yang juga meningkat. Dari uraian tersebut diketahui bahwa tingkat perputaran persediaan bagi perusahaan sangatlah penting karena dengan perputaran persediaan perusahaan harus mampu mengelola perputaran persediaan dengan baik , pengelolaan ini dapat dilakukan oleh perusahaan ketika perusahaan memiliki manajemen yang baik dalam mengelola hal tersebut. Dimana semakin efektif dan efisien perusahaan dalam mengelola perputaran persediaan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut maka semakin tinggi pula peluang perusahaan dalam menghasilkan laba perusahaan. Hal ini sangatlah berpengaruh terhadap rentabilitas perusahaan yang di proyeksikan kedalam return on asset karena semakin tinggi laba perusahaan maka diharapkan semakin tinggi pula tingkat rentabilitas yang dimiliki perusahaan. Dengan tingkat rentabilitas yang tinggi maka perusahaan dapat diharapkan mampu memanfaatkan seluruh modal atau aktiva yang dimiliki perusahaan secara efektif dan juga efisien sehingga perusahaan mampu menghasilkan laba yang benar- benar menjadi laba perusahaan.

(6)

menggunakan seluruh aktiva atau modalnya guna mendapatkan laba yang sebesar-besarnya. Dimana diketahui tingkat laba sangatlah penting bagi sebuah perusahaan karena dengan laba tersebut maka dapat menopang keberlangsungan hidup perusahaannya. Namun tidak hanya semata mengejar laba perusahaan akan tetapi juga mengetahui tingkat efisiensi penggunaa aktuva atau modal perusahaan dalam memghasilkan laba tersebut. Untuk dapat mengetahui seberapa efektif dan efisien perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya , seorang pengusaha dapat mengetahui hal tersebut dengan melihat tingkat perputaran piutang dan juga tingkat perputaran persediaan yang ada dalam perusahaan yang dimilikinya, karena dengan melihat kedua rasio tersebut maka diketahui seberapa besar tingkat rentabilitas ekonomi perusahaan yang dimilikinya. Dimana tingkat rentabilitas ekonomi perusahaan dapat diketahui dengan membandingkan tingkat perputaran piutang dan perputaran persediaan ,dimana msemakin tinggi tingkat perputaran piutang dan juga tingkat perputaran persediaan maka semakin tinggi pula tingkat rentabilitas ekonomi yang dimiliki perusahaan tersebut, begitu pula sebaliknya semakin rendah tingkat perputaran piutang dan tingkat perputaran persediaannya yang dialami suatu perusahaan maka semakin

Maka dari itu penting bagi manajemen perusahaan untuk mengetahui seberapa besar tingkat rentabilitas ekonomi perusahannya, karena hal ini juga dapat dijadikan ptokan untuk manajemen dalam menentukan arah perusahaan dan bahan evaluasi bagi manajemen. Karena perusahaan yang akan mampu bersaing dengan perusahaan lain salah satu faktor terpentingnya adalah perusahaan yang memiliki manajemen yang baik di segala aspek perusahaan karena maju mundurnya perusahaan ada di tangan manajemennya. Mengingat semakin banyak perusahan yang berdiri itu berarti akan semakin ketat pula persaingan bisnisnya sehingga untuk memenangkan pasar maka perusahaan harus memiliki strategi yang tepat dan juga didukung dengan manajemen yang baik. 3. PENUTUP

(7)

[ 4 ]

[Akuntansi ]

[AA]

Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Untuk dapat mengetahui seberapa besar tingkat rentabilitas ekonomi sebuah perusahaan ,manajemen dapat menggunakan beberapa rasio,diantaranya adalah dengan melihat tingkat perputaran piutang dan juga tingkat perputaran persediaan yang ada dalam perusahaan tersebut.

Dimana tingkat perputaran piutang memiliki pengaruh yang positif terhadap tingkat rentabilitas ekonomi perusahaan . hal ini bearti ketika tingkat perputaran piutang semakin tinggi maka akan seakin tinggi pula tingkaat rentabilitas ekonomi perusahan tersebut, begitu pula sebaliknya semakin rendah tingkat perputaran piutang yang dimiliki oleh sebuah perusahaan maka semakin rendah pula tingkat rentabilitas ekonomi yang dimiliki perusahaan tersebut.

Hal ini juga sejalan dengan rasio tingkat perputaran persediaan dimana tingkat perputaran persediaan juga memilki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat rentabilitas ekonomi perusahaan . hal ini perusahaan akan semakin tinggi pula, begitu juga sebaliknya semakin rendah tingkat perputaran persediaan maka semakin rendah pula tingkat rentabilitas ekonomi perusahaan

yang disisini diprroyeksikan kedalam return on asset.

Maka dari itu bagi perusahaan diharapkan dapat terus meningkatkan aktivitas perusahaan khususnya dalam pengelolaan perputaran piutangnya sehingga dapat meningkatkan rentabilitas atau profitabilitas perusahaan. Manajemen dapat lebih memperhatikan kebijakan-kebijakan yang diambil khususnya menyangkut aktivitas dalam hal pengelolaan dananya terutama kas ataupun piutang, sehingga dana yang nantinya akan diperoleh diharapkan dapat dikelola dengan baik. Kinerja perusahaan yang baik akan mendapat reaksi yang positif dari berbagai stakeholder tak terkecuali para investor.

Bagi pihak investor yang ingin menanamkan modalnya pada perusahaan agar memperhatikan variabel-variabel yang mempengaruhi rentabilitas atau profitabilitas

Bramasto, Ari. 2007. “Analisis Aktiva

Tetap dan Perputaran Piutang

Kaitannya Terhadap Return On

assets Pada PT. POS Indonesia

(PERSERO) Bandung”, Jurnal

Ekonomi Unikom Vol 9, No. 2,

hal. 215 – 230.

Kurniawati, Nova. 2006. Pengaruh

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Matlamat kajian ini dijalankan adalah bertujuan untuk mengkaji kesan kolaborasi yang berlaku semasa proses PBM berbantukan alatan kolaborasi asinkronous forum board dengan

Setelah waktu tiba pengumuman, seluruh siswa pun bersorak sorai, karena seluruh siswa siswi kelas XII dinyatakan lulus pada hari itu, kegembiraan dan syukur kepada

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA (KEMENTERIAN/LEMBAGA ATAU PEMERINTAH DAERAH) DAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR ……… NOMOR 02/PKS/.../2011

Pengelolaan lanskap merupakan upaya dalam penataan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan suatu kawasan.Mengelola lanskap harus memperhatikan ruang sesuai dengan

 Setiap Sub-Index mempunyai bobot yang berbeda sesuai dengan tingkat kemajuan ekonomi.. Indonesia termasuk ke dalam Kelompok Negara Tahap 2: Efficiency

Dari hasil penelitian yang dilakukan Di Gugus IV Labuapi Tahun Ajaran 2018/2019 maka dapat ditaraik kesimpulan sebagai berikut: Hasil dari analisis data penelitian dan

Sistematika pembahasan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Pengembangan Pantai Tirta Samudra Bandengan di Jepara dengan penekanan desain arsitektur organic

1) Kelayakan Teknik (Technical Feasibility) menunjukkan apakah sistem yang diusulkan dapat dikembangkan dan diterapkan dengan menggunakan teknologi yang ada atau dibutuhkan