• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian - Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa pada Materi Pokok Hukum Newton di SMP NU Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 - Digital

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian - Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa pada Materi Pokok Hukum Newton di SMP NU Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016 - Digital"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1 Penilaian aktivitas guru dengan Menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing
Gambar 4.1 Grafik hasil analisis ketuntasan individual siswa
Tabel 4.3 Ketuntasan Tujuan pembelajaran Khusus (TPK)
Gambar 4.4 Diagram persentase ketuntasan TPK
+7

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi yang berjudul Penerapan Pendekatan Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok

Hukum pertama Newton menyatakan bahwa jika tidak ada gaya total yang bekerja pada sebuah benda, maka benda tersebut akan tetap diam, atau jika sedang bergerak, akan

Dari sisi lain, rendahnya pencapaian skor rata-rata N-gain keterampilan generik sains siswa kemungkinan juga karena jumlah soal yang digunakan untuk mengukur

Perbandingan nilai ini secara langsung menunjukkan bahwa penggunaan model JiTT dapat lebih efektif meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada konsep Hukum Newton

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Aktivitas siswa saat penerapan keterampilan proses sains dalam perangkat praktikum pada materi hukum newton, (2) Aktivitas guru

Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) aktivitas guru saat penerapan keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika secara keseluruhan dengan menggunakan model

Model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah salah satu alternatif solusi agar siswa yang mempelajari fisika mempunyai keterampilan proses sains dan pembelajaran

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1 Keterlaksanaan RPP meningkat setiap siklusnya, yaitu dengan reliabilitas 99,64% dan 99,77%; 2 Peningkatan keterampilan proses sains siswa