• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI MAKANAN OLEH krisnadi pelatihan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "UJI MAKANAN OLEH krisnadi pelatihan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

UJI MAKANAN

OLEH : Krisnadi Bima W

Savira Tafnia Surya Kusuma Wiwid Widya Noftarini

SMAN 2 DENPASAR

XI IPA 4

(2)

Judul Keguiatan : Uji Makanan

I. Tujuan : Membuktikan bahwa suatu bahan makanan mengandung amilum, lemak, protein, dan glukosa

II. Waktu dan Tempat:

Waktu: 10:00 sampai 11:00 Tempat: Laboratorium Biologi

III. Landasan Teori :

Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dana nutrisi. Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan. Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktifitas sehari-harinya. Makanan dapat membantu kita dalam mendapatkan energi, membantu pertumbuhan badan dan otak. Memakan makanan yang bergizi akan membantu pertumbuhan kita, baik otak maupun badan. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan.

Setiap jenis gizi yang kita dapatkan mempunyai fungsi yang berbeda. Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang kita dapatkan sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan kita, baik otak maupun tubuh kita. Lemak digunakan oleh tubuh kita sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi. Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat, dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh kita saat kita membutuhkan energi. Berikut zat-zat yang terkandung dalam makanan yang diperlukan oleh tubuh.

1. Amilum

Pati atau amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang. Hewan dan manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting.

Pati tersusun dari dua macam karbohidrat, amilosa dan amilopektin, dalam komposisi yang berbeda-beda. Amilosa memberikan sifat keras (pera) sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket. Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tes iodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi. Penjelasan untuk gejala ini belum pernah bisa tuntas dijelaskan. Adapun fungsi amilum (karbohidrat) adalah sebagai berikut:

1. Sebagai penghasil kalori (1 gram = 4,1 kalori )

(3)

2. Gula (GLUKOSA)

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (17 kilojoule) energi pangan per gram. Pemecahan karbohidrat (misalnya pati) menghasilkan mono- dan disakarida, terutama glukosa. Melalui glikolisis, glukosa segera terlibat dalam produksi ATP, pembawa energi sel. Di sisi lain, glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme lipid, jaringan ini sangat tergantung pada glukosa. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen ("pati hewan") dan sel lemak, yang menyimpannya sebagai lemak. Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi. Meskipun lemak simpanan dapat juga menjadi sumber energi cadangan, lemak tak pernak secara langsung dikonversi menjadi glukosa. Fruktosa dan galaktosa, gula lain yang dihasilkan dari pemecahan karbohidrat, langsung diangkut ke hati, yang mengkonversinya menjadi glukosa. Adapun fungsi glukosa adalah sebagai berikut:

1. Untuk menyediakan energi langsung ke sel. 2. Glukosa merupakan sumber utama energi 3. Perantara metabolisme

3. Protein

Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua

sel makhluk hidup dan juga virus.

Kebanyakan protein merupakan enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).Adapun fungsi protein, yaitu :

1. Penghasil energi ( 1 gram = 4,1 kalori )

2. Pembangun jaringan-jaringan baru dan mengganti yang rusak 3. Pembuat enzim dan hormone

(4)

4. Lemak

Lemak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan, lepas dari wujudnya yang padat maupun cair.

1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori. lemak terdiri atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Adapun fungsi lemak sebagai berikut :

1. Sebagai penghasil energi ( 1 gram = 9,3 kalori ) 2. Pembangun bagian-bagian sel tertentu

3. Pelarut beberapa vitamin, yaitu vitamin A, D, E, dan K 4. Sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah

5. Sebagai pelindung alat-alat tubuh bagian dalam (sebagai bantalan)

IV. Alat dan Bahan :

a. Alat :

- Rak tabung reaksi

- Tabung Reaksi (10 buah)

- Tisu

- Pipet tetes

- Pembakar spiritus - Penjepit tabung reaksi - Korek Api - Kertas HVS atau Buram

- Kertas Label

b. Bahan :

- Air

- Benedict - Lugol

- Biuret

- Bahan Makanan yang sudah ditumbuk (Larutan tepung kanji/terigu, larutan glukosa, putih telur, minyak, pisang, tahu, wortel, kacang tanah, tomat, susu.

V. Langkah Kerja

1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan diuji.

2. Siapkan 10 buah tabung reaksi, berilah label nomor 1-10. Dan taruh di raknya. 3. Isikan bahan ke dalam masing-masing tabung reaksi.

(5)

5. Lakukan kembali langkah 3 setelah semua tabung di bersihkan! Teteskan ke dalam masing-masing tabung reaksi dengan bahan Biuret sebanyak 4 tetes.. Amati perubahan warnanya! Catatlah hasil pengamatan!

6. Lakukan kembali langkah 3 setelah semua tabung di bersihkan, kemudian gunakan reagen-reagen benedict masing-masing 4 tetes dan panaskan tabung reaksi di atas nyala api spiritus! amati perubahn warnanya dan catat!

7. Teteskan kesepuluh larutan bahan makanan tadi pada kertas HVS atau buram dan panaskan di bawah sinar matahari! Amati bekas yang ditinggalkan pada kertas HVS atau buram tersebut dan catat hasil pengamatannya!

Catatan :

1. Uji amilum : bahan makanan + larutan lugol biru 2. Uji protein : bahan makanan + larutan biuret ungu

3. Uji glukosa : bahan makanan + larutan Benedict dipanaskan merah bata 4. Uji lemak : bahan makanan

VII. Tabel Pengamatan

No. BahanNama

Warna

Mula-Mula

Warna Setelah Ditetesi Noda kertas setelah kering

Keterangan Lugol Benedict Biuret

(6)

Gambar

Tabel Pengamatan

Referensi

Dokumen terkait

 lemak yang berada di seluruh tubuh, hanya bisa dibuang kalau tubuh kita membutuhkan tenaga dimana tenaga dari makanan yang kita makan sudah habis.  Lemak di tubuh akan

Sistem Ekskresi adalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti:.. • Menghembuskan gas CO2 ketika

itu uji karbohidrat lemak prote'in vitamin buat

Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita....  Minuman yang sehat

Tiga fungsi utama zat gizi dalam makanan bagi tubuh adalah (1) sebagai sumber energi yaitu karbohidrat, lemak, protein yang dapat ditemukan dalam nasi, jagung, dll. (2)

Kita akan makan lebih sedikit kalori dan menghindari zat tambahan kimiawi, tambahan gula, dan lemak tidak sehat dari makanan kemasan dan makanan yang dibawa pulang

Makanan yang kita makan akan diserap tubuh dan sari-sarinya (salah satunya glukosa)akan dibawa oleh darah dan diedarkan ke seluruh tubuh, jika dalam darah

Setiap 1 gram karbohidrat akan dihasilkan 4 kilokalori (kkal). Glukosa dapat berasal dari zat tepung dan gula, asam amino, serta gliserol. Di dalam tubuh, glukosa