Ide dan Peluang Usaha
Peluang Usaha/Bisnis adalah suatu ide investasi atau usulan usaha yang menarik yang memberi kemungkinan untuk memberikan hasil bagi seseorang yang mengambil resiko. Peluang seperti itu merepresentasikan persyaratan pelanggan dan menuju penyediaan suatu produk atau jasa yang menciptakan atau menambah nilai bagi pembelinya atau pengguna akhir.
Ide bisnis adalah respon seseorang/banyak orang/organisasi untuk memcahkan masalah yang jelas atau memenuhi kebutuhan yang dipersepsikan di sebuah lingkungan (pasar, komunitas, dll.). Mencari sebuah ide bisnis yang bagus adalah langkah awal untuk mengubah keinginan dan kreatifitas pengusaha menjadi peluang bisnis.
Peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang sudah pasti yang bisa di dapatkan oleh seseorang dengan cara mengandalkan suatu potensi dan keahlian yang telah dimiliki oleh orang tersebut dengan cara memanfaatkan waktu dan kondisi yang ada.
Ide dan Peluang usaha adalah rencana/gagasan seseorang untuk menggunakan kesempatan yang sudah pasti yang bisa didapatkan oleh seseorang dengan cara mengandalkan suatu potensi dan keahlian yang telah dimiliki oleh orang tersebut dengan cara memanfaatkan waktu dan kondisi yang ada.
Sumber-sumber ide dan peluang usaha: 1.Pengalaman & Pekerjaan
Pengalaman diri sendiri atau orang lain bisa menjadi guru yang baik dan sumber ide bisnis. Pengalaman buruk/gagal sering kali sulit dilupakan, lalu kita akan berupaya mencari cara baru untuk mengatasinya. Cara ini akan membuka peluang munculnya ide yang menarik. Demikian juga pengalaman kerja yang diperoleh karena Jenis Pekerjaan yang pernah dan sedang ditekuni, juga merupakan sumber sangat besar untuk menghasilkan ide-ide bisnis yang tepat. Seseorang dengan jenis pekerjaan yang sudah lama ditekuni memahami betul bidang usaha apa saja yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan pekerjaannya saat itu.
2. Keterampilan
Keterampilan apapun yang sudah dimiliki dan dikembangkan dalam waktu cukup lama akan membentuk naluri atau insting bisnis. Banyak orang yang memulai usaha sendiri berdasarkan pada keterampilan yang mereka miliki.
Minat dan hobi cukup efektif untuk membangun keyakinan dan motivasi kuat untuk mandiri. Orang tidak merasa terbebani bila melakukan kegiatan yang ia sukai, terutama yang berkaitan dengan minat dan hobi. 4. Pengamatan
Mengamati sesuatu yang terjadi di "sekitar" kita bisa menjadi peluang bisnis. Pengamatan ini diperlukan bagi mereka yang ingin mandiri. Identifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi bisa menimbulkan peluang bisnis yang bisa terus dikembangkan.
5. Cita-cita
Bila keinginan Anda untuk menjadi pebisnis sangat kuat, maka Anda akan melihat peluang-peluang di hampir semua bidang. Hampir setiap apa yang dilihat adalah peluang bisnis. Atau setidaknya, Anda secara naluri akan berupaya mencari peluang di suatu jenis usaha.
6. Tekanan
Bila seseorang menghadapi tekanan maka banyak gagasan yang mucul. Ketika seseorang mendapatkan tekanan untuk bisa hidup dan menghidupi keluarganya, biasanya dia akan banyak berpikir untuk mendapatkan solusinya.
7.Kecenderungan pasar
Mengamati kebutuhan konsumen di pasar dapat menimbulkan peluang bisnis. Contoh, kecendrungan sebagian orang akan belanja langsung ke pabrik dengan harga murah. Maka bermuncullah factory outlet di mana-mn. Dengan berbagai promosi maka FO menawarkan barang dengan harga murah dengan kualitas barang yang dapat dijamin.
8. Inovasi baru
Gagasan untuk menciptakan produk baru timbul karena adanya kebutuhan, sementara produk itu belum ada di pasaran. Apabila kita berhasil menciptakan produk tersebut dan dibutuhkan konsumen maka kita dapat menjadi yang pertama dan menguasai bisnis tersebut (leader). Tentunya kita akan mendapatkan keuntungan yang cepat namun jangan terlena biasanya pesaing mengincar kita dengan membuat bisnis yang sama dengan kita (challenger dan para follower).
9. Komplemen dari produk yang ada
Berikut tips cara memanfaatkan peluang usaha :
1. Melakukan Riset Pasar : Ya, kita perlu akan data-data mengenai pasar produk yang akan menjadi unggulan. agar produk kita bisa diterima oleh orang lain, selain itu perlunya data-data mengenai tingkat persaingan pasar, kompetisi harga, karakteristik konsumen dll, hal ini agar kita bisa memprediksikan mengenai usaha kita apakah akan mampu bertahan atau tidak.
2. Mempersiapkan dan menyusun rencana (market plan), mencakup target pasar produk, target pendapatan perbulan, biaya operasional dll.
3. Patuh terhadap aturan, dengan kata lain tidak melanggar aturan dari pemerintah setempat,atau melanggar norma-norma yang berlaku dimasyarakat, misalnya membuaka usaha minuman keras dll.
4. Strategi Pemasaran yang tepat sasaran.
5. Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling penting adalah mempraktekannya. Anda harus berani memulai wirausaha atas ide-ide anda sehingga anda akan tahu peluang usaha yang sedang dijalankan adalah peluang usaha yang benar-benar bagus. Jangan takut untuk memulai usaha.
Pemanfaatan peluang usaha Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan jenjang pencari kerja, karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendirinya dan bahkan orang lain. Misalnya: · Memanfaatkan barang bekas
Misalnya : sedotan dibuat bunga, bulu ayam menjadi lukisan dan perca menjadi kaset dan sebagainya.
· Memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam
Misalnya : membuat kerajinan dari tanah liat dijadikan gerabah dan sebagainya.
· Memanfaatkan kejadian/ peristiwa yang ada
Misalnya : berjualan aneka minuma seperti es buah atau kelapa, es teller pada musim
kemarau dan sebagainya.
Pemetaan Peluang Dan Pemanfaatan Peluang Usaha
Ada kriteria atau faktor yang mencerminkan untuk mengidentifikasi dan menilai peluang usaha
serta memanfaaatkannya, yaitu faktor : Kondisi industri dan pasar
Lamanya masa “peluang produk”
Tujuan pribadi dan kompetensi yang dimiliki wirausaha Tim manajemen
Kondisi lingkungan
Studi kelayakan dan rencana usaha
Kadang-kadang seseorang yang ingin membuka usaha baru didorong oleh rasa optimis
berlebihan, jadi kita harus dapat mengevaluasi usaha tersebut. Ada 2 komponen membuka peluang usaha:
1.Peluang usaha yang diharapkan 2.Peluang usaha yang tersedia
Menurut Howard H Stevenhenson 5 dimensi dalam identifikasi peta peluang usaha Atau bisnis:
1.Orientasi strategi terhadap usahanya
2.Komitmen terhadap peluang usaha yang ada 3.Pengawasan terhadap sumber daya usaha 4.Melaksanakan konsep manajemen usaha 5.Adanya kebijakan balas jasa
Faktor-faktor Identifikasi peta peluang usaha :
1.Adanya persaingan didunia kehidupan masyarakat 2.Adanya sumber daya alam
3.Adanya latihan /kursus
4.Adanya kebijakan pemerintah Peta peluang usaha
Peta peluang usaha yang berhasil akan diidentifikasikan oleh pengalaman dan pendekatan terhadap faktor manusia,sedangkan kuncinya ialah
teknologi informasi.
Kekuatan-kekuatan peluang usaha
Menurut James L. Hesbett,kekuatan peluang usahayang mengacu pada penawaran dan
permintaan ialah :
a) Meningkatnya sistem distribusi b) Adanya deregulasi
c) Bekurangnya hambatan perdagangan d) Peningkatan teknologi informasi
e) Perkembangan pasar modal Manfaat peta peluang usaha
Wirausahawan sanggup untuk memasarkan barang-barang baru,menciptakan pasar baru,dan
usahanya dapat bersaing dan maju pesat.
Mengidentifikasi peta peluang usaha
elektronika(VCD,kalkulator,komputer, dan kamera).
cara mengevaluasi,di sini ada 2 komponen utama dalam membuka peluang usaha,yakni peluang
usaha yang diharapkan dan peluang sumber daya yang tersedia.
Keuntungan menjadi seorang wirausaha dengan adanya identifikasi peluang usaha
Dengan adanya hal di atas,maka keuntungan seorang wirausaha ialah : · Mencapai tujuan yang diinginkan
· Memperoleh manfaat dan keuntungan secara maksimal · Medemonstrasikan potensi secara penuh
· Menjadi pemimpin di perusahaanya
· Membantu masyarakat dengan usaha-usaha konkrit
Faktor-faktor identifikasi peta peluang usaha bagi para wirausahawan a. Adanya persaingan