• Tidak ada hasil yang ditemukan

2 konsep umum uji coba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "2 konsep umum uji coba"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Konsep Umum

Uji Coba (Penyiapan Awal) JKN

(2)

Rancang Bangun JKN

UU SJSN, UU BPJS & Turunannya

Pendana

Kebijakan (teknis), Instrumen & Manual

 Kebijakan : NIK utk integrasi database peserta

 Instrumen : Mekanisme link SIM JKN dg NIK

 Manual : SOP peserta PBI, NonPBI

(3)

Isu Dijawab via

1. Pedoman/Instrumen apa yang

dibutuhkan untuk menerapkan JKN sesuai UU SJSN & BPJS?

Desk-work

2. Apakah pedoman tsb applicable? Testing

Miniatur JKN

3. Apakah semua user paham & mampu menggunakannya?

4. Apa implikasi pedoman bagi pelaku JKN? 5. Apa langkah strategik untuk

meminimalisir response (+/-) atas penerapan pedoman JKN?

Perhatikan utk isu berikut:

(4)

Uji Coba vs

Reformed

JKN

• Skedar contoh: Pemanfaatan Layanan Dasar – Setiap peserta punya PCP sbg gatekeeper

(HMO-model). Tidak puas dg PCP-nya, peserta boleh pindah PCP lain (>3 bulan pertama).

Gatekeeper dibayar kapitasi. Rate kapitasi (PMPM) sesuai manfaat & kapasitas PCP.

Gatekeeper mengatur rujukan, & menerima rujuk balik. Ada standar dan mekanisme rujukan.

– Peserta dg double coverage (JKN & Komersial) bisa memanfaatkan layanan PCP JKN dan PCP non-JKN. Ada mekanisme COB.

– Kapitasi diiringi UR oleh BPJS utk kontrol kualitas. – PCP mencatat dan melaporkan pelayanan. Ada

aplikasi P-care

Butuh pedoman &

(5)

Instrumen yang harus siap & dites?

Aspek kepesertaan & kebijakan teknis terkaitnya:

• Mekanisme transfer peserta (Jamsostek, Asabri, Jamkesmas)

• Pemetaan peserta (untuk integrasi faskes, UR, dll);

• Integrasi NIK dengan kepesertaan JKN (sejalan dg SIM JKN);

• Database peserta, dan integrasinya dengan operasional JKN;

• Mekanisme pengalokasian peserta ke gatekeeper;

(6)

Instrumen yang harus siap & dites (2)

Aspek faskes primer & kebijakan teknis terkaitnya:

• Metode sosialiasi/advokasi bagi PCP sbg gatekeeper;

• Kredentialing dan kontrak gatekeeper;

• Kapitasi dan mekanisme (risk adjusted, withold, risk sharing);

• Kendali utilisasi & kualitas gatekeeper;

• Sistem rujukan;

• Mendeteksi response gatekeeper dari pemberlakukan aturan JKN (kapitasi, rujukan, syarat administrasi, dll);

(7)

Instrumen yang harus siap & dites (3)

Aspek pelayanan faskes lanjut & kebijakan terkaitnya:

• Metode sosialiasi/advokasi Faskes yang akan dikontrak;

• Kredentialing dan kontrak faskes lanjut

• Pembayaran INA-CBGs (grouper, coders, verifikasi klaim, dll)

• Kendali utilisasi dan kualitas layanan lanjut;

• Mekanisme rujukan dan rujuk balik;

(8)

Urgensi Penyiapan JKN

Triggers utk mempercepat penyiapan instrumen

• Instrumen JKN masih tataran konsep yang belum tentu implementatif & mengakomodasi kemungkinan;

• Instrumen ideal, namun pemahaman stakeholders

BELUM optimal;

• Berbenturan dengan sistem yang ada (JKN merubah sub-sistem kesehatan);

Ada RISIKO (Gagal, Chaos ) jika instrumen JKN diterapkan serentak:

(9)

Maksud & Tujuan Penyiapan

Implementasi

Maksud

Mengkondisikan pelaku

JKN supaya paham &

mampu dalam:

memanfaatkan (Peserta),

mengelola (BPJS &

Faskes)

mengatur (Regulator)

melakukan monev JKN

Tujuan

Menguji instrumen JKN

• mengaplikasikan sejumlah instrumen (turunan

kebijakan teknis JKN) dalam miniatur JKN,

• melakukan evaluasi &

revisi instrumen (iterative) yang akan digunakan

(10)

Metoda:

Pendekatan System

Inputs Proses Outputs &

Outcomes

Regulasi

Blue print/notes

Pedoman umum

Instrumen JKN

Manual teknis

Dana, SDM

Mapping peserta

Integrasi NIK dg

Alokasi peserta ke PCP,

Credentialing & kontrak,

Layanan kesehatan

Kapitasi, DRG, UR

Dll

Rate peserta

Rate utilisasi

Revised instrumen

Awarness pelaku

Alternatif perbaikan

Brebagai opsi

(11)

Inputs (utama)

Blue-print/Concept note & Pedoman Umum

• Transfer peserta; distribusi peserta ke PCP; & manual peserta

• Kredentialing dan kontrakting gatekeeper

• UR dan manualnya (integrasi dg SIM)

• Kapitasi dan manualnya (withold, risk-adjusted, risk-sharing)

• INA-CBGs dan manualnya (grouper, software, coder, dll)

• SIM RJTP, & installasi software dan hardware di setiap PCP

• SIM RJTL, dan installasi software dan hardware di setiap Faskes Penyiapan dan pengujian instrumen:

(12)

Proses (Utama)

Setting Lab

• Workshop, Sosialisasi & Perijinan;

• Pemetaan peserta tingkat desa by sosek dan lokasi

• Pemetaan provider calon faskes

• Installasi hardware dan software JKN (link

dengan mode payment: kapitasi & INA-CBGs)

• Training teknis JKN bagi pelaku inti

Proses pelaksanaan

• Transfer peserta non PNS ke database BPJS

• Pemilihan, kredentialing & kontrak faskes

• Pendistribusian kartu peserta

• Alokasi peserta ke PCP

• Pemantauan layanan kesehatan oleh BPJS

• Aplikasi UR oleh BPJS

• Identifikasi responses peserta & faskes

MonEv

• Pemantauan siklus bisnis JKN

• Iteratiffeedbackdari proses dan

output/outcome untuk perbaikan dan/atau pengembangan instrumen;

(13)

Luaran

Ujicoba memungkinkan untuk:

• perbaikan instrumen;

• identifikasi intervensi yang harus tersedia;

• identifikasi response setiap pelaku;

• inventarisasi langkah strategik perbaikan & antisipasi problem.

Luarannya adalah:

• Hasil revisi

instrumen yang siap digunakan dalam JKN 2014;

• Opsi perbaikan pelaksanaan.

• Pembelajaran &

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Kertas Warna Merah... Kertas

Dari uraian di atas hubungannya dengan produktifitas kerja karyawan koperasi pondok pesantren Al- Mubarok adalah dengan adanya pemimpin yang sesuai dengan harapan

Masa kemunduran islam II (1700-1800 M) diakibatkan dari kekuasaan islam pada masa tiga kerajaan besar yang dipegang oleh bangsa turki dan mongol..g.

Praktik Pengalaman Lapangan adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan di dalam sekolah yang bersangkutan, sebagai pelatihan untuk

Melakukan pembinaan terhadap kaum perempuan agar mampu menjalankan peran utama dan strategisnya dengan baik, sebagai pencetak generasi berkualitas prima, yang siap

Hasil penelitian yaitu pada responden STIE Perbanas Surabaya, yang menun- jukkan bahwa status sosial ekonomi orang tuayang meliputi tingkat peker- jaan, pendidikan dan

Dengan ini diharapkan untuk dapat menunjukan dokumen asli kualifikasi atau rekaman yang sudah dilegalisir oleh pihak yang berwenang dan bukti pendukung Data Kualifikasi yang

Dari hasil analisis uji t diperoleh bahwa variabel belanja total berpengaruh positif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten Klaten, dengan koefisien