• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEL. Sel merupakan unit dasar kehidupan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SEL. Sel merupakan unit dasar kehidupan"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

SEL DAN

JARINGAN

(2)

SEL

Sel merupakan unit dasar kehidupan

Setiap organisme hidup tersusun atas sel

suatu ruangan kecil yang dikelilingi oleh membran dan

berisi cairan/larutan kimia yang pekat.

Sel mengandung 4 molekul organik utama : Gula  senyawa sumber makanan sel

Asam lemak  komponen dari membran sel

Asam amino  merupakan subunit dari protein

(3)

Komponen Sel TumbuhanDinding Sel – Dinding primer – Dinding sekunder – Lamela tengah Protoplas : – ProtoplasmaSitoplasmaIntiOrganel – Non protoplasmaVakuolaZat ergastik

(4)

Bahan dinding disekresikan sel Fungsi :

Memberi bentuk pada sel, Memperkuat sel serta

pelindung sel

Dinding sel dapat tumbuh apabila

masih memiliki kontak dengan protoplas

Komponen :

mikrofibril selulosa

Sintesis dilakukan oleh enzim berbentuk roset yang terdapat pada plasmalema

matriks non selulosa : senyawa

pektin, hemiselulosa, lignin dan protein

(5)

Dinding Sel Primer

* terbentuk pertama kali pada sel yang baru

* terbentuk pada sel yang sedang aktif tumbuh

Lamela tengah

* merekatkan satu sel dengan sel lainnya

* berada si antara dinding sel primer yang saling berdekatan

(6)

1. Dinding Sel Sekunder

* terbentuk pada bagian sebelah dalam dari dinding primer * terbentuk pada sel atau bagian sel, yang telah berhenti

tumbuh

tersusun atas :

mikrofibril selulosa, hemiselulosa, lignin, suberin, kutin,

tanin dan garam-garam anorganik

(7)

PROTOPLAS (sel tanpa dinding sel)

Membran plasma/membran sel/plasmalema

pembatas sel maupun organel di dalam sel melingkupi sel, inti, organel

pembatas yang bersifat selektif permeable  mencegah

pertukaran molekul dari satu sisi ke bagian lainnya secara bebas

Memberikan respons terhadap rangsangan luartransduksi sinyal  reseptor + ligand

interaksi interselular

membran plasma memperantarai interaksi antar sel dalam

(8)
(9)

Plasmodesmata

Saluran yang menghubungkan dua protoplas pada sel yang berdekatan /hubungan simplas

Fungsi :

komunikasi antar sel -- menyebarkan informasi antar sel yang

berdekatan

(10)

KOMPONEN PROTOPLASMA :

1. Sitoplasma

bagian dari protoplas

Larutan dengan komponen utama air (85 – 90%)

dan berbagai organel

aliran sitoplasma : rotasi dan sirkulasi

sitosol – bagian sitoplasma kecuali organel

sitoskeleton

bentuk sel

memegang organel

tersusun atas filamen protein

i. mikrofilamen

ii. mikrotubul

(11)

2. Inti/Nukleus

Di dalam inti/nukleus yang berada dalam stadium interfase :

kromosom matriks inti, satu atau lebih nucleolus dan nukleoplasma

(12)

Organel

1. Plastida

Merupakan organel khas untuk tumbuhan

Macam-macam plastida

1.1 Kloroplas

Fungsi : Fotosintesis Struktur :

Dibungkus oleh suatu seludang yang

terdiri atas 2 membran

Mengandung klorofil

(13)

1.2 Kromoplas

Menyimpan pigmen (karotenoid) yang tidak larut

air

Warna : orange, kuning keemasan dan merah

scarlet.

1.3 Leukoplas (Plastida yang tidak berpigmen)

Amiloplas : plastida yang berfungsi untuk menyimpan

pati

Proteinoplas, Elaeioplas

(14)

Mitokondria

Fungsi : respirasi sel

Bentuk : bulat, memanjang, atau

berlekuk

Diameter : 0.5 – 1.0 m,

panjang 3 m

Membran ganda :

1) membran dalam – cristae – membentuk matriks yang

terutama terdiri atas protein 1) membran luar

memiliki DNA – mitokondriommenyediakan ATP untuk

(15)

Retikulum endoplasma

Sistem yang terdiri atas dua lapis

membran yang melingkupi ruang sempit di antara keduanya.

Bentuk : sisterna, tubul atau lembaranBerhubungan dengan membran inti

Merupakan komponen dalam

plasmodesmata (saluran penghubung antar sel) –

desmotubul

Terdiri atas :

Retikulum endoplasma kasar (RER –

rough endoplasmic reticulum)

pada permukaannya terdapat

ribosom

sintesis protein

Retikulum endoplasma halus (SER –

smooth endoplasmic reticulum)

tanpa ribosom

produksi senyawa lipofilik

Fungsi : transport intraseluler

materi-materi yang akan disekresikan

terlibat dalam pembentukan vakuolamembentuk membran pada badan Golgi

(16)

Badan Golgi

Terdiri atas sekelompok sisterna yang pipih tersusun paralelFungsi : proses sekresi gula, polisakarida, kompleks

(17)

Ribosom

tersusun atas protein dan

RNA

tempat berlangsungnya

sintesis protein di dalam sel

melekat/menempel pada

permukaan membran retikulum endoplasma

(18)

Tempat penyimpanan senyawa dan makromolekul sementara (beberapa komponen bersifat toksik)

Tumbuhan tidak mempunyai sistem ekskretoris seperti pada hewan  vakuola untuk menyimpan byproduct Membran yang mengelilingi vakuola : tonoplas  mengandung sistem

transport aktif  air masuk dengan cara osmosis

Vakuola merupakan tempat

penghancuran senyawa tertentu – oleh enzim hidrolase

KOMPONEN NON PROTOPLASMA : Vakuola

(19)

Senyawa Ergastik

Adalah senyawa hasil metabolisme yang disimpan di dalam sel

Pati – tersimpan di amiloplasInulin – tersimpan di vakuola

Protein – aleuron, terakumulasi dalam vakuolaLipida, plastida (elaioplas), vakuola, spherosome Kristal, drus, raphida, pasir, sistolit – vakuolaSilika - dinding sel

Pigmen - plastid, vakuola

(20)
(21)

JARINGAN

Kelompok sel yang memiliki

struktur dan fungsi yang sama

Jaringan pada tumbuhan :Meristem

Non meristem

Jaringan dasarJaringan dermal

Jaringan pembuluh jaringan

kompleks jaringan sederhana

Meristem

Jaringan yang bertanggung jawab untuk menambah jumlah selSeluruh jaringan

yang ada pada

tumbuhan berasal dari meristem

(22)

Meristem

Meristem Primer

Ditemukan di daerah ujung

pertumbuhan primer (pertumbuhan primer = pemanjangan)

Tediri dari

(1) Meristem apeks pucuk

membentuk sistem pucuk Meristem batang

Primordia/bakal daunPrimordia/bakal tunas

(2) Meristem apeks akar

membentuk jaringan pada

akar

Meristem Sekunder/lateral

Pertumbuhan sekunder

menambah diameter melalui pembentukan kayu dan kulit kayu/kulit batang

Dimungkinkan oleh aktivitas :

(1) Kambium Pembuluh yang menghasilkan

(i) kayu untuk penguat tumbuhan

(ii) kulit kayu/kulit

batang untuk pelindung (2) Kambium Gabus

menghasilkan lapisan

pelindung tumbuhan yang dinamakan gabus

(23)
(24)

JARINGAN NON MERISTEM

Tiga sistem jaringan pada tumbuhan :

1) jaringan dermal 

menutupi permukaan luar tumbuhan

2) jaringan dasar/pengisi  jaringan pengisi organ 3) jaringan pembuluh 

(25)

Jaringan Dasar

Jaringan utama pengisi tubuh

tumbuhan a. Parenkim

jaringan dasar utama yang

terdapat dalam organ tumbuhan dan membentuk suatu jaringan yang bersinambungan

berkembang dari meristem dasar Pada saat dewasa

sel-sel tetap hidup

Dinding sel umumnya tipis,

tidak berpenebalan kecuali Pada sel-sel yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan pada biji – dinding sel tebal.

Fungsi parenkim :

Penyimpanan cadangan

makanan

Fotosintesis, mesofil

menyusun jaringan dasar dan

salah satu jaringan pengisi pada berkas pembuluh

(26)

b. Kolenkim

jaringan penyokong tumbuhan sel hidup pada saat dewasa Sel-sel pada jaringan kolenkim

memiliki penebalan pada dinding

selnya, akan tetapi tidak mengandung lignin

Penebalan dinding sel tidak merata, Kolenkim sudut : penebalan dinding

sel-nya hanya terjadi pada susut-sudut sel

Kolenkim papan : penebalan dinding

pada bagian dinding tangensial

umumnya ditemukan pada

bagian tepi batang dan pada

bagian tulang daun sebelah abaksial

(bawah) atau

(27)

c. Sklerenkim

jaringan tersusun atas sel-sel yang

dindingnya mengalami penebalan sekunder, umumnya berlignin

berfungsi sebagai penyokong

mekanik tumbuhan atau untuk proteksi

Secara umum sklerenkim dapat

terbagi menjadi dua macam

Serat :

sel berukuran panjang dan

ramping,

pada umumnya terdapat dalam

bentuk berkas

Sklereid/sel batu :umumnya pendek,

berupa sel tunggal atau

berkelompok dalam suatu berkas

(28)

Serat

lebih sering ditemukan di

daerah jaringan pembuluh

Berdasarkan letaknya serat

dapat dibedakan menjadi

serat xilem, terdapat di

antara sel-sel xilem

mis. serat libriform dan fibrotrakeid,

serat ekstrasilar yang

terdapat di luar xilem, mis. serat floem

(29)

Sklereid

Dapat ditemukan pada berbagai bagian

tumbuhan

Sklereid dapat dibedakan menjadi 5

macam, yaitu

brakisklereid  berbentuk

isodiametris atau agak memanjang;

makrosklereid  berbentuk

batang memanjang

osteosklereid  berbentuk tulang,

bagian ujung sel agak menggelembung

astrosklereid  bercabang-cabang

seringkali berbentuk bintang

trikosklereid  berbentuk panjang

seperti serat dan adakalanya bercabang

(30)

Jaringan Dermal

1) Lapisan Epidermis

Dihasilkan dari protoderm

Umumnya berupa lapisan tunggal yang cukup tebal

kecuali pada akar udara, mis. pada anggrek terdiri

atas beberapa lapisan sel ( = velamen), dan

pada beberapa daun tumbuhan tropis yang berfungsi

untuk menahan panas matahari)

Fungsi :

Proteksi terhadap kerusakan mekanis

Proteksi terhadap kehilangan air yang berlebihanProteksi terhadap hama dan penyakit

dimungkinkan karena adanya kutikula di bagian luar

(31)

Memiliki dinding yang tebal di bagian

permukaan luar epidermis

Bentuk bervariasi

Dapat berupa sel mati saat dewasa

adanya kutikula di bagian luar epidermis

mencegah kehilangan air yang berlebihan, proteksi terhadap hama dan penyakit.

(32)

3. Modifikasi epidermis

Trikoma – rambut : memiliki bentuk dan fungsi

yang bermacam-macam

Rambut akar : penyerapan air dan mineralRambut pada tumbuhan xeromorf akan

memantulkan sinar, menurunkan suhu dan mereduksi hilangnya air yang berlebihan

Rambut pada tumbuhan yang hidup di

lingkungan asin mensekresikan garam

Rambut : membangun system proteksi

tumbuhan terhadap serangan hama dan penyakit

Rambut kelenjar : mensekresikan metabolit,

mis. Pada permukaan daun Nicotiana tabacum

(33)

Stoma anisositik Stoma faneropor Stoma halter

(34)

2) Periderm atau Lapisan Gabus

Dihasilkan oleh kambium gabus

dan merupakan pengganti jaringan epidermis

Bersama dengan floem

membentuk kulit kayu/kulit batang

Berfungsi untuk

proteksi/pelindung

Tersusun atas :gabus (felem)

kambium gabus (felogen)feloderm

(35)

(1) Gabus (felem)

- lapisan terluar dari periderm

- pada saat dewasa berupa sel mati - dinding sel mengandung suberin (2) Kambium gabus /felogen

(meristem lateral)

hasil dediferensiasi dari jaringan parenkim korteks (3) Feloderm :

- jaringan parenkimatis yang dibentuk oleh felogen ke arah dalam dari batang

- umumnya tidak tampak secara jelas dan mungkin hanya tersusun atas satu lapisan sel parenkim

(36)

Lentisel

Limited part of periderm in which phellogen is more active that elsewhere and produces a tissue that, in contrast to the

phellem, has numerous intercellular spaces Fungsi : pertukaran gas

Banyak ditemukan pada batang, akar, buah-buah tertentu seperti apel, plum, pear

* Pola lentisel pada batang dapat digunakan untuk identifikasi pohon Pada dikotil :

lentisel sederhana, jaringan penyusun bersuberin lentisel yang memiliki jaringan pengisi berlapis

(37)
(38)

Jaringan pelindung pada monokotil

(1) Epidermis is permanent  become suberized and

sclerified with little or no cell division preceding the change

(2) In woody monocot (e.g. palms),

• parenchyma cells in succesively deeper positions divide

several times periclinally and become suberized

• Because of its storied appearance in transections, the

tissue is called storied cork e.g. Cordyline terminalis

Suberin : a fatty substance found in the cws of cork tissue and in Casparian strips of the endodermis

Lignin : an organic substance or mixture of substances of high carbon content derived from phenyl propane and distinct from c.hs. Associated with cellulose in the walls of many cells

Referensi

Dokumen terkait

Sitokinesis pada sel tumbuhan Pembelahan Mitosis Dinding Sel baru Vesikel yang mengandung materi dinding sel Sel anak Lempen g sel..

Sel normal akan berhenti tumbuh jika berada pada tempat atau posisi yang tidak semestinya, sedang sel kanker tidak, sehingga dapat timbul anak sebar (metastase).. (4) Tidak

lalulintas substansi yang masuk ke dalam sel • Pada bagian membran sel terdapat

Sel kanker kemungkinan dapat mensekresikan sinyal yang dapat menyebabkan pembuluh darah tumbuh ke arah tumor. Beberapa sel tersebut, kemungkinan dapat terpisah

Pada sel eukariota, bagian dari cairan sel yang terdapat di antara selaput inti (nuclear envelope) dengan membran plasma disebut sitoplasma, sedangkan cairan sel

Plasmolisis menyebabkan jaringan yang ditempatkan pada larutan yang hipertonis (konsentrasi air di dalam sel lebih tinggi daripada konsentrasi air di larutan sebelah luar

Pada sel prokariotik memiliki glikokaliks dalam bentuk kapsul atau lapisan lender sedangkan pada sel eukariot ia hanya terdapat pada sel yang tidak memiliki dinding sel..

Sel normal akan berhenti tumbuh jika berada pada tempat atau posisi yang tidak semestinya, sedang sel kanker tidak, sehingga dapat timbul anak sebar (metastase).. (4) Tidak