• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Kerja Alat1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Cara Kerja Alat1"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

OPERASIONAL ALAT SIEMENS RAPIDLAB 348EX OPERASIONAL ALAT SIEMENS RAPIDLAB 348EX PENGERTIAN

PENGERTIAN

Alat yang digunakan untuk pemeriksaan Astrup/ analisa gas darah dan elektrolit (Na, K, Cl, Ca ++). Alat yang digunakan untuk pemeriksaan Astrup/ analisa gas darah dan elektrolit (Na, K, Cl, Ca ++). TUJUAN

TUJUAN

Untuk mengukur atau menganalisa gas darah dan elektrolit darah. Untuk mengukur atau menganalisa gas darah dan elektrolit darah. KEBIJAKAN

KEBIJAKAN 1.

1. Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan prosedur baku dari pabrikprosedur baku dari pabrik / yang sudah ditetapkan.

/ yang sudah ditetapkan. 2.

2. Petugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat harPetugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat har us benar-benarus benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

memahami langkah-langkah yang harus dilakukan. 3.

3. Apabila alat mengalami masalah, lakukan Apabila alat mengalami masalah, lakukan penanganannya sesuai dengan petunjuk dalampenanganannya sesuai dengan petunjuk dalam buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda. 4.

4. Jika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian LaboratoriumJika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian Laboratorium dan kemudian menghubungi teknisi alat yang

dan kemudian menghubungi teknisi alat yang bersangkutan.bersangkutan. PROSEDUR PROSEDUR A. A. ALATALAT SIEMENS Rapidlab348EX SIEMENS Rapidlab348EX B. B. BAHANBAHAN Darah heparin Darah heparin

Tidak boleh ada bekuan Tidak boleh ada bekuan Tidak boleh lisis

Tidak boleh lisis C.

C. PROSEDUR QUALITY CONTROLPROSEDUR QUALITY CONTROL

Lakukan pengukuran QC harian setiap pagi / sehabis alat mati / diperbaiki. Lakukan pengukuran QC harian setiap pagi / sehabis alat mati / diperbaiki. D.

D. PROSEDUR PENGUKURANPROSEDUR PENGUKURAN

I.

I. PEMILIHAN ITEM PEMERIKSAANPEMILIHAN ITEM PEMERIKSAAN 1.

1. Pada tampilan layar, tekan gamPada tampilan layar, tekan gambar pengaturan, kemudian tekan SYSTEMbar pengaturan, kemudian tekan SYSTEM SETUP.

SETUP. 2.

2. Lalu tekan PARAMETER, pilih item pemeriksaan yang akan diperiksa.Lalu tekan PARAMETER, pilih item pemeriksaan yang akan diperiksa. II.

II. CARA MEMBACA SAMPELCARA MEMBACA SAMPEL 3.

3. Pada tampilan ready angkat probe lever.Pada tampilan ready angkat probe lever. 4.

4. Masukkan sampel dengan menutup penutup probe.Masukkan sampel dengan menutup penutup probe. 5.

5. Pilih di layar yang bergambar syringe.Pilih di layar yang bergambar syringe. 6.

6. Setelah itu probe akan menghisap sendiri, Setelah itu probe akan menghisap sendiri, ditunngu sampai bunyi beep,ditunngu sampai bunyi beep, apabila ingin membatalkan tutup kembali probe liver.

apabila ingin membatalkan tutup kembali probe liver. 7.

7. Apabila sudah bunyi beep tutup kApabila sudah bunyi beep tutup kembali probe lever.embali probe lever. 8.

8. Masukkan ID pasien, suhu pasien, dan Hb Masukkan ID pasien, suhu pasien, dan Hb pasien.pasien. 9.

(2)

E. PROSEDUR PERAWATAN ALAT & TROUBLE SHOOTING 1. Deprotein

Apabila terjadi penumpukan protein pada jalur sampel sehingga menyumbat jalur sampel, apabila terjadi seperti ini maka dilakukan:

1) Pada layar Ready tekan SETTING 2) Kemudian tekan MAINTENANCE

3) Lalu tekan DEPROTEINEIZER, kemudian masukkan cairan depro sama seperti sampel dan tunggu 5 menit.

4) Setelah selesai kembali ke layar READY, maka unit akan kalibrasi otomatis ful 2-point.

2. Condition

Untuk membersihkan pH dan Sodium Sensor , maka dilakukan: 1) Pada layar Ready tekan SETTING

2) Kemudian tekan MAINTENANCE

3) Lalu tekan CONDITIONER, kemudian masukkan cairan depro sama seperti sampel dan tunggu 5 menit.

4) Setelah selesai kembali ke layar READY, maka unit akan kalibrasi otomatis full 2-point.

UNIT TERKAIT

Petugas Laboratorium, distributor alat

OPERASIONAL ALAT CLOVER HBA1C PENGERTIAN

Alat yang digunakn untuk pemeriksaan HBA1C. TUJUAN

Sebagai acuan / pedoman langkah pemeriksaan HBA1C. KEBIJAKAN

1. Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan prosedur baku dari pabrik / yang sudah ditetapkan.

2. Petugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat har us benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

3. Apabila alat mengalami masalah, lakukan penanganannya sesuai dengan petunjuk dalam buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

4. Jika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian Laboratorium dan kemudian menghubungi teknisi alat yang bersangkutan.

(3)

PROSEDUR I. Alat

Clovee HBA 1C II. Bahan

Darah kapiler/vena dengan anti koagulan K3 EDTA, lithium, heparin, sodium citrate atau sodium fluoride/oxalate sebagai anti koagulan.

III. Cara Kerja

1. Quality control

 Setiap hari sebelum menggunakan alat lakukan QC dengan Daily Check.

 Nyalakan tombol POWER yang ada di belakang alat sampai terlihat WARMING UP

pada layar alat, tunggu sampai READY (kurang lebih 5 menit sampai ada tulisan READY).

 Buka tutup alat dengan menekan kebawah tombol yang ada pada bagian bawah

tutup, tekan tanda panah kebawah sampai keluar tulisan “ DAILY”.

 Masukkan cartridge QC Daily Check, tutup alat dan tunggu kurang lebih 1 menit

proses QC selesai.

 Bila hasil QC “OK” alat bisa langsung digunakan untuk sampai pasien

2. Sampel

 Buka tutup alat dengan menekan ke bawah tombol yang ada pada bagian bawah

tutup.

 Buka kantong cartridge yang akan digunakan dengan cara disobek, jangan

menggunakan gunting karena bisa merusak reagent atau c artridge.

 Pelan-pelan masukan cartridge ke cartridge compartemen ketika terlihat pada layar

alat tulisan “CARTRIDGE INSERT”.

 Pelan-pelan homogenkan reagent 5-6 kali sebelum masukkan sampel darah.  Masukan sampel darah di area sampel secara berhati -hati sampai tanda batas.  Masukkan reagent pack ke dalam cartridge yang ada pada alat.

 Tutup alat ketika terlihat di layar tulisan “CLOSE THE LID”.  Tes berjalan secara otomatis setelah penutup ditutup.

 Hasil keluar setelah 5 menit dan akan terlihat pada layar alat.

 Setelah selesai buka penutup alat, buang cartridge yang telah dipakai.

UNIT TERKAIT

(4)

OPERASIONAL ALAT MINDRAY BS 200 PENGERTIAN

Melakukan pemeriksaan kimia darah secara automatic. TUJUAN

Untuk melakukan pemeriksaan kimia darah. KEBIJAKAN

1. Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan prosedur baku dari pabrik / yang sudah ditetapkan.

2. Petugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat har us benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

3. Apabila alat mengalami masalah, lakukan penanganannya sesuai dengan petunjuk dalam buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

4. Jika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian Laboratorium dan kemudian menghubungi teknisi alat yang bersangkutan.

PROSEDUR A. Alat

Mindray BS 200 B. Bahan

Serum / plasma / urine Tidak boleh ada bekuan Tidak boleh lisis

C. Pengoperasian Alat

1. Switch power on Alat BS 200 (disamping kiri alat bagian belakang dan depan). 2. Power on monitor, printer dan komputer.

3. Sebeleum menjalankan alat periksa ketersediaan Aquadest 4. Setelah masuk ke windows, Double klik icon BS 200

Maukkan User : lab Password : lab Setelah itu klik ok

5. Ketika muncul perintah “please unload the first cuvette segment...” Angkat dan

Keluarkan Cuvette Segment 1 pastikan pada posisi nomer 1 tidak ada cuvette kemudian klik OK.

6. Kemudian muncul pertanyaan “ Replace Cuvette...” klik ok kemudian Masukan Cuvette Segment 1 klik Replace, kemudian Masukkan Cuvette Segment 2 klik Replace dan seterusnya Hingga Cuvette Segment 8 (apabila masih ada cuvette yang masih bersig di dalan reaction disk maka klik replace) kemudian klik Scan akan muncul dialat jumlah kuvet yang akan digunakan kemudian klik Finish kemudian klik Next

7. Letakan/periksa Detergent Pada Posisi 39 Pada Reagent Disk kemudian klik OK Tunggu Alat Sampai Stand By (±15 menit)

(5)

D. Menjalankan Quality Control

1. Klik QC REQUEST, pilih parameter yang akan di control (background warna akan berubah menjadi biru apabila dipilih), selanjutnya klik OK, letakan serum control pada posisi yang telah ditentukan, setelah itu klik START.

2. Untuk melihat hasil QC yang sudah dijalankan, klik QC dan klik QC Sum kemudian pilih pada kolom control spintrol (atau nama control yang digunakan) kemudia klik Refresh kemudian klik OK.

3. Cara memasukkan nilai control, klik QC lalu klik CONTROL klik A DD untuk memasukkan nilai control yang baru, masukkan nama control pada kolom Name :..., Tanggal ED pada kolom Ex Date :..., Position : Pilih 1 Dan Kolom Sebelahnya Pilih 38, No :..., Lot No :..., Leavel :..., Pada Kolom Test, Pilih Nama Test Masukkan Nilai Tengah

Control Pada Mean Conc:.... Dan SD :.... E. Menjalankan Sampel

1. Klik SAMPLE REQUEST, pilih Sampel Disk ( No. 1 ), isi sampel information dengan cara memasukkan ID pasien, masukkan posisi sample pada kolom Position, masukkan nama pasien pada kolom Nama, dikerjalan pilih test yang akan dikerjakan hingga background berubah biru, setelah itu klik OK. Setelah selesai masukkan sample sesuai dengan posisi sampel tertera di alat, lalu klik START kemudian klik OK untuk memulai pemeriksaan. 2. Alat akan melakukan pemeriksaan sampel secara otomatis

3. Jika pemeriksaan telah selesai hasil akan keluar dan untuk melihat hasil sample klik RESULT

Print hasil pemeriksaan dengan cara, klik No ID dan nama Pasien sampai berwarna biru, kemudian tekan print.

F. Menjalankan Calibrasi

1. Klik CALIBRATION lalu klik CALIBRATION REQUEST pada REQUES TYPE klik CALIB + Reagent Blank, pilih parameter yang akan di calibrasi lalu klik OK, masukkan cal ibrator sesuai dengan posisinya, kemudian klik STAR.

2. Untuk melihat hasil calibrasi klik CALIBRATION klik CALIBRATOR klik ADD untuk

menambahkan/memasukkan calibrator. Pada CALIBRATOR INFORMATION, masukkan nama calibrator pada kolom Nama :..., tanggal ED pada kolom Ex Date :...,

Position : Pilih 1 dan Kolom Sebelahnya Pilih 36 untuk 36 untuk water dan pilih 37 untuk calibrator, No :..., Lot No :..., Level :... pada kolom test pilih nama test

masukkan nilai tengah/nilai concentrasi : ..., kemudian 3. Klik OK, dan seterusnya.

G. Mematikan Alat

1. Klik Exit perhatikan detergent posisi 39 kemudian klik OK, kemudian segment 1 klik OK, kemudian keluarkan Cuvette segmen 2 klik OK, dan seterusnya hingga Cuvette Segment 8, kemudian klik Next.

Kemudian simpan reagent, buang limbah, matikan alat, matikan komputer, matikan monitor dan matikan printer.

UNIT TERKAIT

(6)

OPERASIONAL ALAT MINDRAY BC 1800

PENGERTIAN

Melakukan pemeriksaan hematologi dengan menggunakan alat automatik. TUJUAN

Untuk mengukur kadar hemoglobin, jumlah leukosit, eritrosit, trombosit, hematokrit, MCV, MCH, MCHC secara automatik.

KEBIJAKAN

1. Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan prosedur baku dari pabrik / yang sudah ditetapkan.

2. Petugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat harus benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

3. Apabila alat mengalami masalah, lakukan penanganannya sesuai dengan petunjuk dalam buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

4. Jika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian Laboratorium dan kemudian menghubungi teknisi alat yang bersangkutan.

PROSEDUR I. Bahan

- Darah EDTA 2-3 mL (vena) - Darah EDTA (kapiler) - Tidak boleh ada bekuan - Tidak boleh lisis

II. Alat MINDRAY BC 1800 III. Reagent Diluent Rinse Lyse Probe Cleanser E-Z Cleanser IV. Cara Kerja

A. Menghidupkan alat

1. Cek reagen masih cukup atau tidak

Cek tubing reagen ada gelembung atau tidak. Kosongkan botol pembuangan. 2. Hidupkan alat

Tekan power ON switch pada bagian belakang alat, kemudian alat akan melakukan inisialisasi kemudian ditunggu hingga selesai.

3. Cek background

(7)

 WBC ≤ 0,3 x 109/L * HGB ≤ 0,1g/dL  RBC ≤ 0,05 x 1012/L * PLT ≤ 10 x 109/L

Kalau background tidak masuk range, maka dapat dilakukan startup ulang. B. Analisa Sampel

 Cara menjalankan sampel, tekan pada tombol ID yang terletak dibawah layar.  Masukan ID pasien dan tekan ENTER.

 Masukkan sampel darah yang telah dihomogenkan pada jarum probe alat, lalu tekan

tobol Aspirate.

 Tunggu hingga hasil keluar dan akan mengeluarkan hasil print out secara otomatis.

C. Mematikan Alat

Cara mematikan alat tekan Menu pilih Shutdown kemudian Enter (gunakan E-Z c leanser untuk shutdown) kemudian tekan Aspirate.

V. Calibrasi dan Control 1. Control

 Untuk memasukkan nilai control tekan Menu pilih Quality Control pilih L-J

Analysis pilih L-J Edit dan masukkan nilai control.

 Untuk menjalankan control pilih L-J Count dan masukkan sampel control para 12

dan tekan Aspirate. Tunggu hingga hasil keluar dan tekan tombol print. 2. Calibrasi

Cara melakukan kalibrasi tekan Menu pilih Cali bration

 Manual (Untuk merubah factor secara manual)

 Calibration (masukkan nilai kalibrator) kemudian jalankan kalibrator 5X untuk

mencari factor secara otomatis. Hal-hal yang perlu diperhatikan

1. Apabila menemukan hasil pemeriksaan:

a. Hemoglobin kurang dari 5gr/dL atau lebih dari 20gr/dL dan atau,

b. Leukosit kurang dari 2,5 ribu/mm3 atau lebih dari 30 ribu/mm3 dan atau,

c. Trombosit kurang dari 100.000/µL atau lebih dari 1 juta/µL dan atau,

d. Hematokrit kurang dari 15% atau lebih dari 60%, maka pemeriksaan diulang/duplo dengan memperhatikan factor pra analitik (ambil darah baru), analitik, pasca analitik.

2. Apabila hasil pemeriksaan trombosit rendah (<150.000mm3) harap dicek pada slide dan apabila

ditemukan trombosit bergerombol ulangi pemeriksaan dengan antikoagulan Natrium Citras. 3. Laporkan dan konsultasikan ke dokter penanggung jawab laboratorium.

Petugas laboratorium segera memberitahukan hasil tersebut ke dokter atau perawat.

UNIT TERKAIT

(8)

OPERATIONAL ALAT AUTOMATED HEMATOLOGY ANALYZER SYSMEX XT 2000i

PENGERTIAN

Cara melakukan pemeriksaan Hematologi dengan menggunkan alat Sysmex XT 2000i. TUJUAN

Untuk mengukur kadar hemoglobin, jumlah leukosit, trombosit, eritrosit, hematokrit, MCV, MCH, MCHC secara otomatik.

KEBIJAKAN

1. Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan prosedur baku dari pabrik / yang sudah ditetapkan.

2. Petugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat har us benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

3. Apabila alat mengalami masalah, lakukan penanganannya sesuai dengan petunjuk dalam buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

4. Jika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian Laboratorium dan kemudian menghubungi teknisi alat yang bersangkutan.

PROSEDUR I. Alat

Hematology Analyzer Sysmex XT 2000i II. Bahan

Darah EDTA 2 – 3 ml (vena) Darah EDTA (kapiler)

Tidak boleh ada bekuan Tidak boleh lisis

III. Cara Kerja

A. Menghidupkan Alat 1. Persiapan

a. Cek kecukupan reagent b. Cek kecukupan printer

c. Cek instrumen : kabel dan selang terpasang dengan benar d. Cek sampler : pindahkan rak yang tidak terpakai

e. Cek pembuangan : buang jika sudah penuh 2. Menghidupkan Alat

Urutan menghidupkan alat : Printer – Komputer – Instrument (setelah menu log on muncul)

3. Log On pada Komputer

a. Hidupkan komputer, window 2000 akan muncul secara automatis. b. Program XT akan berjalan dan akan muncul sbb :

c. User name, Password. 4. Self Test

(9)

Ketika instrumen dihidupkan, alat akan melakukan operasi : Self test, Instrument QC download, Initilixation bagian mekanik dan hidrolik, mencuci, menunggu temperatur stabil dan cek background.

Nilai batas background yang diperbolehkan : WBC Diff. WBC RBC HGB PLT PLT-O

Jika nilai background keluar, nilai yang keluar akan berwarna merah kemudian klik Auto Rinse.

Jika nilai Background masuk, klik OK dan alat siap dioperasikan. B. Quality Control

Sebelum melakukan analisa QC pastikan data target dan limit QC telah didefinisikan terlebih dahulu .

Analisa QC

1. Cek lampu ready pada alat menyala hijau, jika tidak kemungkinan ada sesuatu yang error.

2. Klik QC Analysis.

3. Pilih QC File yang digunakan kemudian klik OK.

4. Pada mode QC manual : mix sampel QC ke aspirator probe tekan start. Pada mode QC close : masukkan sampel QC ke Rack dan tekan tombol start.

5. Setelah analisa selesai, akan tampil nilainya, bila nilainya berwarna kuning atau merah maka hasil QC keluar dari batas. Untuk mengulang tekan cancel lalu ulangi langkah 3. Bila QC telah masuk tekan Accept.

C. Analisa Sampel 1. Mode manual

a. Siapkan sampel, minimal 1 mL yang diambil sebanyak 80µL oleh alat. b. Cek status alat dalam keadaan ready (lampu ready menyala hijau) c. Klik manual icon pada toolbar.

d. Masukkan No. Sampel, No. MR, nama pasien, jenis kelamin pasien serta pilih parameter dan mode manual.

e. Klik OK setelah selesai di set.

f. Mix sampel, buka penutup sampel dan masukan ke dalam aspieate pipet kemudian tekan tobol start, tun ggu sampai terdengar beep 2x lalu tarik sampel.

g. Cek sekali lagi data pasien pada spesimen dan data pada komputer, sebelum pindah ke OS berikutnya.

2. Analisa mode sampler

a. Siapkansampel dengan tabung vacutainer sebanyak 2 ml. b. Masukkan sampel ke dalam rack.

c. Klik icon Registrasi.

i. Masukkan No. Sampel, No. MR, nama pasien dan jenis kelamin serta pilih parameter dan metode sampler.

(10)

iii. Masukkan no. Tube.

d. Cek sekali lagi data pasien pada spesimen dengan komputer. e. Masukkan rack ke dalam sampler di sisi sebelah kanan. f. Klik sample star, klik OK.

3. Capilary mode

a. Siapkan sampel yang telah diencerkan 1 ;: 4 (40µL darah + 160 µL diluen) b. Cek status alat dalam keadaan Ready (lampu ready menyala hijau)

c. Klik manual icon pada toolbar.

d. Masukkan no. Sampel, no. MR, nama pasien serta pilih jenis kelamin, jenis pemeriksaan dan pilih mode capilary.

e. Klik OK setelah selesai di set, mix sampel, buka penutup sampel.

f. Masukkan ke dalam aspirate pipet kemudian tekan tombol start, tunggu sampai terdengar beep 2x lalu tarik sampel.

g. Cek sekali lagi data pasien pada spesimen dan data pada komputer, sebelum pindah ke OS berikutnya.

UNIT TERKAIT

Petugas laboratorium, distributor alat

OPERASIONAL ALAT UROMETER 720 URINE CHEMISTRY ANALYZER PENGERTIAN

Melakukan pemeriksaan kimiawi urine. TUJUAN

Untuk melakukan pemeriksaan kimiawi urine : pH, berat jenis, protein, reduksi, bilirubin, nitrit, keton, leukosit esterase, eritrosit eritrase, urobilinogen.

KEBIJAKAN

1. Dalam menggunakan peralatan laboratorium harus sesuai dengan prosedur baku dari pabrik / yang sudah ditetapkan.

2. Petugas laboratorium dalam mengoperasionalkan / menggunakan alat harus benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan.

3. Apabila alat mengalami masalah, lakukan penanganannya sesuai dengan petunjuk dalam buku trouble shooting Laboratorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

4. Jika masalah belum teratasi (alat rusak), segera melaporkan ke Kepala Bagian Laboratorium dan kemudian menghubungi teknisi alat yang bersangkutan.

PROSEDUR CARA KERJA

1. Tekan tombol ON/OFF yang ada dibelakang mesin. 2. Siapkan urine yang akan di tes.

(11)

3. Masukkan Nomor Registrasi Pasien.

a. Masukkan Nomor Lot yang ada pada botol strip. b. Masukkan ID sampel.

c. Pilih warna dari urine d. Pilih kekeruhan dari urine

e. Enter untuk menyimpan dan melakukan pemeriksaan urine. f. Klik tombol ESC 2x untuk kembali ke keadaan Standby. 4. Campur / homogenkan spesimen.

5. Celupkan reagent strip ke dalam urine pasien.

6. Masukkan Strip Urine ke mesin secara kontinue apabila jumlah urine yang akan di tes lebih dari 1.

7. Hasil akan keluar setelah strip loading di mesin selama 15 detik. 8. Cek sekali lagi kesesuaian identitas pasien.

CARA UNTUK MENGETAHUI NILAI KALIBRASI MESIN UROMETER 720 1. Klik tombol ESC 2x dalam keadaan monitor pada mesin Standby. 2. Tekan angka 900 lalu enter.

3. Pilih Ent White Calibration.

4. Klik tombol ESC untuk kembali ke keadaan Standby. 5. Masukkan strip White Calibration.

6. Check dan nilai RGB Kalibrasi dalam range 318 – 248.

7. Apabila nilainya keluar dari ranfe maka mesin dinyatakan tidak layak pakai. Catatan :

Setelah selesai melakukan tes pasien, cocokkan sekali lagi data pasien, dan hasil pemeriksaan, sebelum melanjutkan ke pasien/pemeriksaan berikutnya

UNIT TERKAIT

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh suatu alat peraga yang dapat memnyalakan dan memadamkan lampu LED apabila area tertentu pada sensor disentuh lalu

Bersihkan kembali alat dan tempat kerja setelah bekerja D Langkah Kerja 1 Pemeriksaan Tegangan Baterai Ukur tegangan baterai menggunakan multitester dengan selektor di posisi DCV..