• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Penelitian

Dalam pe nelitian i ni, p enulis m elakukan a nalisis unt uk m elihat pe rbandingan kinerja ke uangan ba nk um um s yariah d engan ba nk um um konve nsional di Indonesia selama periode tahun 2008-2013.

B. Desain Penelitian

Penelitian i ni a kan m eneliti pe ngaruh C AR, F DR, B OPO d an N PF s ebagai variabel independen terhadap Return On Asset (ROA) sebagai variabel dependen pada P erbankan S yariah s erta C AR, LDR, BOPO d an N PL sebagai v ariabel independen terhadap Return On Asset sebagai variabel dependen pada Perbankan Umum K onvensional. Penelitian di lakukan pa da B ank Umum/ U nit Syariah dalam hal ini diwakili oleh Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Mega Syariah (BMS) dan Bank Muamalat sedangkan Bank Umum Konvensional diwakili oleh Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank M ega da n Bank Negara Indonesia (BNI). A lat a nalisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik yang berupa uji analisis regresi linier berganda dan uji beda dua rata-rata (independent sample t-test).

(2)

C. Metode Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan dua metode pengumpulan data, yaitu :

1. Studi Pustaka

Penelitian in i me ngumpulkan d ata dan t eori yang relevan t erhadap permasalahan yang a kan di teliti de ngan m elakukan s tudi pus taka t erhadap literatur dan bahan pustaka lainnya seperti artikel, jurnal, buku dan penelitian terdahulu.

2. Studi Dokumenter

Pengumpulan data sekunder yang berupa laporan keuangan tahunan masing-masing Bank yang diperoleh dari website masing-masing-masing-masing bank.

D. Jenis Data

Jenis d ata yang d igunakan d alam p enelitian i ni adalah d ata s ekunder yang berupa l aporan ke uangan t ahunan da ri B ank-bank U mum S yariah d an B ank Umum Konvensional di Indonesia.

E. Populasi dan Sampel

Populasi yang di gunakan da lam p enelitian in i a dalah Bank U mum S yariah dan Bank Umum Konvensional yang terdaftar di Bank Indonesia. Yaitu sebanyak 8 bank. A dapun m etode yang di gunakan d alam pe nentuan s ampling a dalah dengan m enggunakan m etode purposive sampling, yaitu s ampel d itarik berdasarkan karakteristik tertentu yang dianggap mempunyai sangkut paut dengan karakteristik popul asi yang di ketahui s ebelumnya (Husein U mar, 20 11:92).

(3)

Kriteria unt uk pe milihan s ampel yang a kan diteliti d alam p enelitian in i a dalah sebagai berikut:

1. Bank Umum Syariah yang telah berdiri lebih dari 5 t ahun yang menyajikan laporan keuangan triwulanan dan rasio yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu dari 31 D esember 2008 sampai 31 Maret 2013 dan telah disampaikan kepada Bank Indonesia.

2. Bank Umum Konvensional yang memiliki cabang s yariah yang menyajikan laporan keuangan triwulanan dan rasio yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu dari 31 Desember 2008 sampai 31 Maret 2013 dan telah disampaikan kepada Bank Indonesia.

Berdasarkan kriteria pemilihan sampel di atas, diperoleh jumlah sampel sebanyak 8 ba nk dengan j umlah da ta t riwulanan s ebanyak 168 s ebagaimana t ercantum dalam tabel dibawah ini,

Tabel 3.1

Total Sampel Penelitian

Tahun Sampel

Sampel Penelitian

Jumlah Bank Umum Syariah Bank Umum Konvensional

BRIS BSM BMS Muamalat BRI Mandiri BNI Mega

2008 4 4 4 4 4 4 4 4 32 2009 4 4 4 4 4 4 4 4 32 2010 4 4 4 4 4 4 4 4 32 2011 4 4 4 4 4 4 4 4 32 2012 4 4 4 4 4 4 4 4 32 2013 1 1 1 1 1 1 1 1 8 TOTAL 21 21 21 21 21 21 21 21 168

(4)

F. Variabel dan Skala Pengukuran 1. Variabel Dependen

Variabel d ependen d alam p enelitian i ni ad alah Return On As set ( ROA) yang di gunakan unt uk m engukur k emampuan m anajemen b ank da lam memperoleh laba secara keseluruhan.

2. Variabel Independen

Agar pe nelitian i ni da pat di laksanakan s esuai de ngan yang di harapkan, maka pe rlu di pahami berbagai uns ur-unsur y ang menjadi d asar d ari s uatu penelitian ilmiah yang termuat dalam operasionalisasi variabel penelitian. Secara lebih rinci, operasionalisasi variabel penelitian adalah sebagai berikut :

Tabel 3.2 Variabel Independen

Variabel Konsep Indikator Skala

Permodalan (CAR)

(X1)

CAR adalah rasio kinerja

bank untuk mengukur kecukupan modal yang dimiliki bank untuk menunjang aktiva yang mengandung atau menghasilkan risiko. Aturan baru dari Bank Indonesia CAR minimum bagi setiap perbankan nasional adalah 8. (Bank Indonesia, 2011)

CAR = Modal Bank ATMR Rasio

KualitasAsset (X2)

NPL adalah untuk melihat

seberapa besar tingkat kredit bermasalah yang telah disalurkan oleh bank. Bank Indonesia memberikan aturan baku maximal 5 untuk nilai NPL (Bank Indonesia, 2011). NPL = Total Kredit Bermasalah Total S eluruh Kredit Rasio Likuiditas (X3)

LDR adalah rasio antara

seluruh jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank (kasmir,2010). LDR = Total Pembiayaan Dana P ihak Ketiga Rasio

(5)

Variabel Konsep Indikator Skala Efisiensi

(X4)

BOPO untuk mengukur

tingkat efisiensi dan kemampuan bank dalam melakukan kegiatan operasionalnya. (Bank Indonesia, 2011) BOPO = Biaya Operasional Pendapatan Operasional Rasio Rentabilitas (X5)

ROA untuk mengukur

Kemampuan manajemen bank dalam memperoleh keuntungan secara keseluruhan (Kasmir,2010).

ROA = Laba Bersih Total Aktiva

Rasio

Sumber : Hasil olahan penulis

G. Metode Analisis Data

Dalam pe nelitian i ni P engolahan d ata unt uk membandingkan ki nerja keuangan antara B ank Umum S yariah de ngan B ank U mum K onvensional menggunakan t eknik s tatistik yang be rupa uj i b eda dua r ata-rata ( independent sample t-test). Tujuan dari uji hipotesis yang berupa uji beda dua rata-rata pada penelitian i ni a dalah unt uk m enentukan m enerima a tau m enolak hi potesis yang telah dibuat sebagai berikut:

1. Jika F hitung dengan Equal variance assumed (diasumsi kedua varians sama) memiliki n ilai sig. > 0 .05 m aka d inyatakan b ahwa k edua v arian s ama. Bila kedua v arians s ama, m aka s ebaiknya m enggunakan d asar Equal variance assumed (diasumsi ke dua va rian s ama) unt uk t hitung. J ika t hi tung sig. < 0.05, dikatakan kinerja keuangan Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional terdapat perbedaan yang signifikan, sebaliknya jika t hitung sig > 0.05 dinyatakan kinerja keuangan Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional tidak terdapat perbedaan yang signifikan.

(6)

2. Jika F hitung dengan Equal variance assumed (diasumsi kedua varians sama) memiliki n ilai sig. < 0.05, m aka di nyatakan ba hwa ke dua va rians be rbeda. Bila ke dua va rians be rbeda, m aka unt uk m embandingkan ke dua popu lasi dengan t -test s ebaiknya m enggunakan da sar Equal variance not assumed (diasumsi kedua varian tidak sama) untuk t hitung. Jika t hitung dengan Equal variance not assumed memiliki sig. > 0.05, da pat di katakan ba hwa k inerja keuangan Bank U mum S yariah d engan Bank U mum K onvensional t idak terdapat perbedaan yang signifikan, namun jika sig. < 0.05, da pat dinyatakan bahwa ki nerja ke uangan B ank Umum Syariah de ngan Bank U mum Konvensional terdapat perbedaan yang signifikan.

Untuk m enilai pe ngaruh pa rsial m asing-masing va riabel i ndependen terhadap v ariabel d ependen m aka d igunakan Metode a nalisis yang di gunakan adalah analisis regresi berganda dengan persamaan kuadrat terkecil (OLS) dengan bantuan program SPSS 11.5 for windows untuk mempermudah dalam melakukan analisis dengan persamaan regresi sebagai berikut:

𝑌𝑌1𝑅𝑅𝑅𝑅𝑅𝑅 = 𝑎𝑎 + 𝑏𝑏1𝐶𝐶𝑅𝑅𝑅𝑅 + 𝑏𝑏2𝐵𝐵𝑅𝑅𝐵𝐵𝑅𝑅 + 𝑏𝑏3𝑁𝑁𝐵𝐵𝑁𝑁 + 𝑏𝑏4𝑁𝑁𝐹𝐹𝑅𝑅 + 𝑒𝑒

𝑌𝑌2𝑅𝑅𝑅𝑅𝑅𝑅 = 𝑎𝑎 + 𝑏𝑏1𝐶𝐶𝑅𝑅𝑅𝑅 + 𝑏𝑏2𝐵𝐵𝑅𝑅𝐵𝐵𝑅𝑅 + 𝑏𝑏3𝑁𝑁𝐵𝐵𝑁𝑁 + 𝑏𝑏4𝑁𝑁𝐹𝐹𝑅𝑅 + 𝑒𝑒

Dimana:

𝑌𝑌1 ∶ 𝑅𝑅𝑅𝑅𝑅𝑅 𝐵𝐵𝑎𝑎𝐵𝐵𝐵𝐵 𝑈𝑈𝑈𝑈𝑈𝑈𝑈𝑈 𝑆𝑆𝑆𝑆𝑎𝑎𝑆𝑆𝑆𝑆𝑎𝑎ℎ

(7)

Sebelum dilakukan uji regresi berganda akan dilakukan uji asumsi sebagai berikut:

1. Uji Normalitas

Uji n ormalitas b ertujuan untuk m enguji a pakah da la m odel r egresi, v ariabel dependen dan i n dependen m emiliki di stribusi normal atau t idak. Model regrsi yang b aik adalah me miliki d istribsi n ormal a tau me ndekati n ormal. Untuk menguji a pakah di stribusi da ta nor mal a taukah t idak, m aka dapat di lakukan dengan analisis grafik dan uji statistik.

a) Analisis Grafik

Salah s atu car a t ermudah u t uk m elihat n ormalitas r esidual ad alah d engan melihat grafik histogram yang membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang me ndekati n ormal. Namun d emikian, h anya d engan m elihat histogram, ha l i ni da pat m embingungkan, khus usnya unt uk j umlah s ampel yang kecil. Metode lain untuk menguji normalitas data adalah dengan melihat normal pr obabilty pl ot. N ormal pr obability pl ot a dalah m embandingkan distribusi kumulatif data yang sesungguhna dengan distribusi kumulatif dari distribusi normal (hyphothetical d istribution). D istribusi n ormal akan membentuk s uatu g aris l urus di agonal, da n p loting da ta r esidual a kan dibandingkan d engan garis di agonal. A pabila di stribusi da ta nor mal, m aka garis yang m enggambarkan da ta s esungguhnya a kan m engikuti g aris diagonalnya. D asar p engambilan ke putusan da ri a nalisis nor mal pr obability plot adalah sebagai berikut:

(8)

diagonal menunjukkan p ola di stribusi nor mal, m aka r egresi m emenuhi asumsi normalitas.

2) Jika da ta m enyebar j auh da ri g aris di agonal da n a tau t idak m engikuti arah garis di agonal t idak m enunjukkan pol a di stribusi nor mal, m aka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas.

b) Analisis Statistik

Untuk mendeteksi normalitas data dapat dilakukan pula melalui statistik yang salah s atunya d apat d ilihat me lalui Kolmogrov-Smirnov test (K-S). m etode pengujian normal tidaknya distribusi data dilakukan dengan nilai signifikansi variabel, j ika s ignifikan l ebih be sar da ri alpha 5, m aka m enunjukkan distribusi data normal.

2. Uji Multikolinearitas

Uji m ultikolinearitas di lakukan unt uk m enguji apakah pa da m odel r egresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Untk mendeteksi ada atau tidaknya multikolinearitas didalam model ini adalah dengan cara sebagai berikut:

a) Nilai 𝑅𝑅2 sangat tinggi, te tapi s ecara in dividual v ariabel-variabel b ebas

banyak yang tidak signifikan mempengaruhi variabel terikat.

b) Menganalisa m atrik k orelasi an tar v ariabel b ebas j ika t erdapt k orelasi antar variabel bebas yang cukup tinggi (>0,9) hal ini merupakan indikasi adanya multikolinearitas.

(9)

c) Dilihat d ari n ilai VIF ( Variance Inflation Factor) d an Tolerance. N ilai Tolerance < 0,10 da n V IF > 10 (berarti te rdapat mu ltikolinearitas a ntar variabel independen dalam model regresi).

3. Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedatisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjasi ketidaksamaan v ariance dari residual satu penamatan ke pengamatan yang alin. Jika variance dari residula satu pengamatan ke pengamatan yang lain t etap, m aka di sebut H omoskedastisitas dan j ika b erbeda di sebut Heteroskedastisitas. M odel r egresi yag ba ik a dalah yang hom oskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas.

Salah s atu car a u ntuk m elihat aad a t idaknya h eteroskedatisitas ad alah menggunakan uj i Glejser. Uji i ni di lakukan dengan c ara m elakukan r egresi variabel b ebas d engn n ilai a bsolut d ari r esidualnya. J ika v ariabel b ebas signifikan s ecaran s tatistik me mpengaruhi va riabel de penden, m aka a da indikasi te rjadi h eteroskedatisitas. S ebaliknya, jik a v ariabel b ebas tid ak signifikan s ecara s tatistik m empengaruhi va riabel de penden, m aka a da indikasi tidak terjadi heteroskedastisitas.

H. Hipotesis

Hipotesis m erupakan j awaban sementara t erhadap r umusan pe nelitian, oleh ka rena i tu rumusan m asalah p enelitian b iasanya di susun d alam be ntuk kalimat pernyataan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah:

H1 : V ariabel C AR be rpengaruh pos itif d an s ignifikan t erhadap R OA b ank umum konvensional.

(10)

H2 : V ariabel LDR b erpengaruh pos itif da n s ignifikan t erhadap R OA ba nk umum konvensional.

H3 : Variabel BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA bank umum konvensional.

H4 : V ariabel N PL b erpengaruh n egatif d an s ignifikan t erhadap ROA b ank umum konvensional.

H5 : V ariabel C AR be rpengaruh pos itif d an s ignifikan t erhadap R OA b ank umum syariah.

H6 : V ariabel F DR be rpengaruh pos itif da n s ignifikan t erhadap R OA ba nk umum syariah.

H7 : Variabel BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA b ank umum syariah.

H8 : V ariabel N PF b erpengaruh n egatif d an s ignifikan t erhadap R OA b ank umum syariah.

I. Pengujian Hipotesis

Setelah m elakukan pe ngujian nor malitas da n p engujian asumsi-asumsi, langkah s elanjutnya yaitu m elakukan pe ngujian hi potesis yang d iajukan menggunakan analisis r egresi me malui u ji-t m aupun uj i-F. t ujuan di gunakan analisis r egresi a dalah u ntuk m engetahui pe ngaruh va riabel-variabel i ndependen terhadap v ariabel d ependen, b aik s ecara p arsial m aupun s imultan, s erta mengetahui b esarnya d ominasi v ariabel-variabel i ndependen t erhadap variabel dependen.

(11)

Langkah-langkah untuk menguji hipotesis-hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Uji Statistik t

Uji ini di maksudkan u ntuk m engetahui t ingkat s ignifikansi p engaruh masing-masing v ariabel bebas t erhadap v ariabel terikat d engan asumsi v ariabel bebas yang lain tidak berubah (cateris paribus).

Langkah-langkah yang ditempuh dalam pengujian adalah sebagai berikut: a. Menentukan formulasi Ho dan Ha

Ho : b erarti t idak ad a p engaruh yang s ignifikan an tara v ariabel i ndependen terhadap variabel dependen.

Ha : b erarti ad a p engaruh yang s ignifikan antara v ariabel i ndependen terhadap variabel dependen.

b. Menentukan daerah penerimaan dengan menggunakan uji t.

Tolak Ho jika angka probabilitas (signifikansi) lebih kecil dari α =5 Terima Ho jika angka probabilitas (signifikansi) lebih besar dari α =5

2. Uji Statistik F

Digunakan unt uk m enguji s ignifikansi pe ngaruh va riabel i ndependen secara b ersama-sama t erhadap v ariabel d ependen. Langkah-langkah y ang ditempuh dalam pengujian ini adalah:

a. Perumusan hipotesis Ho dan Ha

Ho : ρ = 0, diduga variabel independen secara bersama-sama t idak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.

(12)

Ha : ρ ≠ 0, diduga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.

b. Menetapkan kriteria pengujian yaitu:

Tolak Ho jika angka signifikansi lebih kecil dari α =5 Terima Ho jika angka signifikansi lebih besar dari α =5

3. Koefisien Determinasi (𝐑𝐑𝐑𝐑)

Koefisien D eterminasi ( 𝑅𝑅2) di gunakan unt uk m endeteksi s eberapa j auh

kemampuan m odel d alam m enerangkan v ariasi v ariabel d ependen. Koefisien Determinasi ( 𝑅𝑅2) d inyatakan d alam p rosentase yang n ialinya b ekisar an tara 0 <

(𝑅𝑅2) < 1. Nilai (𝑅𝑅2) yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen

dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas. Sebaliknya, nilai (𝑅𝑅2) yang

mendekati s atu m enandakan v ariabel-variabel i ndependen m emberikan ha mpir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen.

Gambar

Tabel 3.2  Variabel Independen

Referensi

Dokumen terkait

Segala puji hanya milik Allah Yang Maha Agung atas segala rahmat, kemudahan, dan pertolongan-Nya sehingga Tugas Akhir saya dengan Judul “Prosedur Pelaksanaan

Jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan sebagian besar responden (81 %) adalah berjumlah kurang dari 5 orang. Dengan melihat pada data demografi responden dapat dikatakan

Multifunction storage merupakan produk yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan furniture yang dapat beradaptasi pada semua ruang, terutama masyarakat

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena karunia- Nya bisa melaksanakan penelitian dan menyelesaiakan laporan Skripsi dengan judul “Portal

Dalam menjamin kualitas farmasetik, sediaan yang dibuat harus memenuhi beberapa parameter fisik yang meliputi daya sebar, viskositas, dan daya lekat Uji sifat fisik repelan

Ikhtisar Aspek Keberlanjutan Tata Kelola Keberlanjutan Tantangan Pandemi Bersama Melewati Inspirasi dalam Perbankan Berkelanjutan Inspirasi Budaya Keberlanjutan Inspirasi

Dermatitis atopik adalah keadaan peradangan kulit kronis dan residif, disertai gatal yang umumnya sering terjadi selama masa bayi dan anak-anak, sering

Tunjukkan bahwa panjang gelombang de Broglie dari suatu partikel kira-kira sama dengan panjang gelombang sebuah foton yang berenergi sama, bila