PERBEDAAN CONTRACT RELAX STRETCHING DAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE PADA NYERI TRIGGER POINT SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan tabel 4.7 hasil uji hipotesis beda pengaruh antara pemberian latihan contract relax stretching dengan pemberian static stretching diperoleh nilai p = 0,000 ( p
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka masalah yang dapat dirumuskan adalah adakah perbedaan contract relax stretching dan myofascial release technique
Sedangkan pada beda pengaruh antara ischemic compression dan strecthing exercise di peroleh p-value 0,001, sehingga disimpulkan bahwa ada beda pengaruh antara
Hasil tersebut dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian Myofascial Release terhadap penurunan nyeri dan disabilitas pada penderita Myofascial Trigger Point.. Syndrome otot
Pada penelitian ini uji hipotesis II memiliki nilai probabilitas p=0,000 (p<0,05) dari pernyataan tersebut berarti pada sampel kelompok perlakuan contract relax
Hal tersebut menunjukkan bahwa intervensi pada kelompok perlakuan 2 (contract relax stretching) memberikan penurunan yang bermakna terhadap nyeri pada sindrom
Berdasarkan hasil simpulan dari penelitian integrated neuromuscular inhibition technique dan myofascial release technique dalam menurunkan nyeri myofascial trigger point
Berdasarkan hasil dan pembahasan pada skripsi dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Ada pengaruh Active Dynamic Neck Exercise terhadap Nyeri Leher pada