• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Manajemen Portofolio & Analisis Investasi"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Sesi 6:

ANALISIS KEUANGAN

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(2)

Analisis

Keuangan

Copyright © 2010 Bandi.staff.fe.uns.ac.id.

S

e

s

i

6

S

e

s

i

6

(3)

ANALISIS FUNDAMENTAL

&

TEKNIKAL

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(4)

PENDAHULUAN

• Unt menentukan nilai sekuritas (eg. saham) investor melakukan

analisis, sesuai tujuan investasinya

• Ada 2 pendekatan dlm analisis:

1. Fundamental

2. Teknikal

• NILAI mempengaruhi HARGA, dan pembandingan keduanya

akan menentukan sekuritas sbg:

– MURAH atau MAHAL,

– TUMBUH atau TIDAK TUMBUH

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(5)

Fundamental (rasional)

Nilai saham Beli/jual HARGA

Over valued

Under valued Teknikal

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(6)

Analisis sekuritas

• Fundamental:

Metode evaluasi sekuritas dengan mengukur nilai intrinsik

saham tertentu

mendasarkan pd fundamental (karakteristik) persh, untuk

mengestimasi nilainya, dan potensi pertumbuhan mendatang

.

Analis mengkaji dari kondisi ekonomi, industri, sampai

kondisi finansial dan manajemen perusahaan

Menggunakan data riil untuk mengevaluasi nilai saham,

meliputi data: pendapatan, laba, pertumbuhan mendatang,

ROE, marjin laba,

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(7)

Analisis sekuritas

Teknikal:

Metode evaluasi sekuritas dg menganalisis statistik yang dihasilkan oleh aktivitas pasar, seperti: harga dan volume yang telah lalu

mendasarkan pada pergerakan (harga) pasar (tidak menyinggung karakteristik perusahaan), atau historis perdagangan & harga saham

Metode ini tidak berusaha mengukur nilai intrinsik sekuritas, tetapi

menggunakan bagan dan alat lain untuk mengidentifikasi pola yang dpt menunjukkan aktivitas mendatang

Analis Teknikal percaya bahwa kinerja historis saham pasar merupakan indikasi kinerja mendatang.

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(8)

Analisis Fundamental

• Unt mendptkan ciri fundamental persh (getting down to basics) • Fokus pd penciptaan potret persh, identifikasi nilai intdrinsik atau

“fundamental” saham, BELI atau JUAL shm berdasarkan pg informasi ini. • Indikator mendasar: arus kas, return on asset, gearing, historis laba ditahan

unt pendanaan pertumbuhan mendatang, kekuatan manajemen modal unt maksimalisasi laba return pemilik

• Analisis Lap Keu (ALK) atau kuantitatif analisis = bagian terbesar dari analisis fundamental

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(9)

Analisis Fundamental

Ketiga berisi PENDAPAT auditor atas LK pershn yg

diaudit. Isinya adl pendapat dan bukan JAMINAN

akurasi laporan

Paragraph 3

Paragrap ini berisi BAGAIMANA PABU

diterapkan, dan luasnya pershn yg dinilai.

Paragraph 2

Pertama menunjukkan tanggung jwb auditor dan

direktor persh scr umum, dan pernyataan luasnya

laporan keuangan yg diaudit.

Paragraph 1

Laporan Auditor Independen

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(10)

Analisis Fundamental

- Laba bersih dibagi dg jmlh saham yg beredar, sering disebut EPS.

Net Income Per Share

- Laba final setlh dikurangi seluruh biaya

Net Income

- Pajak penghasilan yang dibayarkan ke kantor pajak

Income Tax Expense

- Pembayaran atas biaya utang (obligasi) yang beredar.

Interest Expense

- Laba bersih sebelum sebelum dikurangi biaya bunga dan pajak.

Net Income before Interest and Tax

- biaya-baiaya yg tdk pas jika dimasukkan ke dlm COGS seperti biaya administrasi dan pemasaran.

Operating Expenses

- Disebut laba kotor, yakni pendapatan dikurangi COGS

Gross Margin

- Beban yg merefleksikan biaya produk atau barang yg menghasilkan pendapatan, contoh, jika satu unit daging baiayanya 50 sen, maka COGS adl 50 sen

Cost of Goods Sold

- Hasil dari penjualan kpd pelanggan

Revenue

Income Statement

(11)

Analisis Fundamental

Goodwill – ekses harga beli di atas nilai pasar wajar aset.

Stockholders' Equity – menunjukkan bgm sisa aset pershn didanai, yg meliputi

saham biasa dan preferen, saham treasuri dan laba ditahan

Aset Lain – meliputi aset yg kurang pas dlm katergori di atas

Utang Jk Panjang – Utang yg tdk jth tempo dlm 12 bln ke depan. Misalnya utang obligasi yg beredar unt beberapa thn.

Peralatan & Properti – dpat digambarkan lbh akurat sbg aset operasi jangka panjang

(dikurangi depresiasi atas aset tsb).

Utang Lancar – meliputi kewajiban pershn yg jth tempo dlm 12 bln mendatang.

Aset Lancar – meliputi: kas, piutang dagang, dan aset lain yg dpt dikonversi ke dlm kas relatif cepat

SISI KANAN (Kewajiban & ekuitas pemegang saham)

SISI KIRI (Aset)

Contoh: NERACA

(12)

Analisis Fundamental

- Peningkatan dlm kas dr thn sebelumnya akan dicatat sc normal, dan penurunan dlm kas dicatat dlm (kurung).

Kenaikan (Penurunan) bersih dlm Kas

- Kas yg dibayarkan atau diterima dr penerbitan dan peminjaman dana. Seksi ini meliputi dividen yg dibayar (walaupun kadang pos ini dicantumkan di bawah kas dr operasi)

Kas dr Aktivitas Pendanaan

- Kas yg digunakan unt investasi dlm aset, dan hasil dr penjualan di luar produk utama, peralatan atau aset jangka panjang lainnya

Kas dr Aktivitas Investasi

- Kas yg dihasilkan dr operasi pershn setiap hari

Kas dr Aktivitas Operasi

Laporan Arus Kas

(13)

• Laporan keuangan diwajibkan oleh peraturan dan dipublikasikan biasanya kuartalan dan tahunan (di US)

• Pembahasan Manajemen memberikan pemahaman yg lbh baik kpd investor tentang APA yg tlh dilakukan pershn dan biasanya dimunculkan beberapa bidang kunci tentang kesuksesan manajemen

• Lap Keu Auditan lebih memiliki kredibilitas daripada LK non auditan • Neraca mencantumkan aset, utang, dan ekuitas pemegang saham

– Unt seluruh pos Neraca: Aset = Utang + Modal. – Dua sisi harus IMBANG

• Laporan Laba rugi meliputi pendapatan, biaya, laba, dan laba per lembar

Analisis Fundamental-

conclusion

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(14)

• Unt perusahaan, baris atas adl PENDAPATAN sedangkan baris bawah LABA bersih

• Lap L/R akunnya beberapa berwujud pos non kas, seperti depresiasi

• Lap Arus Kas tidak mencantumkan pos non kas, dan menyatakan BERAPA uang aktual yang dihasilkan perusahaan

• Lap Arus Kas dibagi ke dalam tiga bagian, kas dari: operasi, pendanaan, dan investasi

• Baca selalu catatan atas LK, krn memberi kita inf lebih dalam atas kisaran luas tentang gambaran yang dilaporkan dlm 3 laporan keuangan

Analisis Fundamental-

conclusion

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(15)

Analisis Teknikal

Analisis teknikal didasarkan pada tiga asumsi:

1. Apa yg terjadi di pasar (

The market discounts everything

).

2. Harga bergerak dlm trend (

Price moves in trends

).

3. Sejarah cenderung akan terulang (

History tends to repeat

itself

).

1. The market discounts everything.

mempertimbangakan pergerakan harga, mengabaikan faktor fundamental prsh, namun menganggap bahwa pd waktu tertentu harga saham

merefleksikan/ dpt berpengaruh pada perusahaan/ faktor fundamental.

Analis ini percaya bahwa fundamental perusahaan bersamaan dg faktor ekonomis yg lebih luas dan psikologi pasar tercermin dlm harga saham

Hasilnya adalah analisis pergerakan harga dg pandangan teori teknikal sbg produk dari penawaran dan permintaan untuk saham tertentu di pasar

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(16)

Analisis Teknikal

Analisis teknikal didasarkan pada tiga asumsi:

2.

Price moves in trends.

pergerakan harga dipercaya mengikuti trend

Setelah trend dicapai, pergerakan harga mendatang mengikuti arah yang sama seperti trend

Umumnya strategi dagang didasarkan pd asumsi ini

3. History tends to repeat itself.

Pergerakan harga akan terulang dg sendirinya

Sifat repetitif pergerakan harga tercirikan pada psikologi pasar

Menggunakan pola bagan (chart patterns) unt analisis pergerakan harga & memahami trend.

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(17)

Fundamental vs Technical

• Persamaan: mrp Teknik analisis keuangan, • Perbedaan

3. Tujuan untuk dagang (

trading

)

3. tujuannya untuk investasi

(

investing

)

2. Pendek, e.g.: mingguan, harian,

jam, atau menit

2. horison waktu: jangka panjang,

tahunan atau lebih panjang.

1. Mendasarkan pada alur (

charts

)

1. Mendasarkan pada laporan

keuangan

Teknikal

Fundamental

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(18)

Fundamental vs Technical

• Mungkinkah bisa digabungkan penggunaannya (

Co-Exist)

• Banyak pelaku pasar sukses besar dengan

menggabungkan kedua analisis

– Example: some fundamental analysts use technical analysis

techniques to figure out the best time to enter into an

undervalued security. Oftentimes, this situation occurs when

the security is severely

oversold

. By timing entry into a

security, the gains on the investment can be greatly improved.

(source: Investopedia)

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(19)

Fundamental vs Technical

• Alternatively, some technical traders might look at

fundamentals to add strength to a technical signal.

– For example, if a sell signal is given through technical

patterns and indicators, a technical trader might look to

reaffirm his or her decision by looking at some key

fundamental data. Oftentimes, having both the

fundamentals and technicals on your side can provide the

best-case scenario for a trade.

(source: Investopedia)

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(20)

• Satu konsep penting dlm analisis teknikal adl TREND

• Trend?

– Umum: arah scr umum (

general direction

)

– An Teknikal: perubahan tinggi dan rendah yg membentuk

suatu trend

– Example:

• uptrend = a series of higher highs and higher lows, • downtrend = one of lower lows and lower highs

Analisis Teknikal

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(21)

Analisis Teknikal

• Titik 2 dlm bagan adl TINGGI pertama, yg ditentukan stlh itu harga jatuh mulai titik ini

• Titik 3 adl RENDAH yg dicapai sbg penurunan dr harga tinggi Manajemen Portofolio & Analisis

Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(22)

• Ada 3 tipe Trend (arah):

– Uptrends

– Downtrends

– Sideways/Horizontal Trends

• Seperti namanya, ketika tiap antara PUNCAK sukses dan PANGKAL

(successive peak and trough) adl lbh tinggi, dianggap trend atas (upward) . • Jika Pangkal menjadi lebih rendah, dianggap tren bawah (downtrend). Ketika

ada pergerakan kecil atas atau bawah di puncak dan pangkal, maka dinamakan trend sideways or horizontal.

• Jk kita menginginkan teknikal yg benar, mungkin kita mengatakan bhw trend

horisontal/sideways adl bukan trend, tetapi kurang menunjukkan trend dilihat arahnya.

• Dlm banyak kasus, pasar menunjukkan tiga cara trend: naik, turun, lurus (nowhere).

Analisis Teknikal:

Tipe Trend

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(23)

• Ada 3 kelas Trend (horison/lamanya):

1. Trend jangka panjang (trend utama): trend yg

berakhir lebih dari 1 tahun, terdiri dr trend

menengah.

2. Trend Menengah: berakhir antara 1 dan 3 bln

3. Trend Jangka Pendek (

near-term trend

): trend

kurang dari 1 bln, mrp komponen trend utama dan

menengah.

Analisis Teknikal:

Tipe Trend

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(24)

Analisis Teknikal:

Tipe Trend

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(25)

Dua kata penting dalam analisis teknikal dlm

hubungannya dg TREND:

1. trend adl teman anda

2. Jangan menentang trend (

don't buck the trend

)

Analisis Teknikal:

conclusion-Trend

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(26)

Analisis Teknikal-Chart

Chart: grapik yg menunjukkan seri harga selama waktu tertentu. • Dlm Oct 2004 (Point 1), harga shm sekitar $245, sedangkan • Dlm June 2005 (Point 2), harga shm sekitar $265.

• BERARTI: saham telah menaik antar Oct 2004 dan Jun 2005.

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(27)

Ada 4 tipe bagan (

chart

):

1.

Bagan garis (

the line chart

),

2.

Bagan Batang (

the bar chart

),

3.

Bagan batang kecil (

the candlestick chart

)

4.

Bagan titik dan gambar (

the point and figure chart

).

Penggunaan bagan oleh investor dan pedagang

tergantung pd informasi yg dicari dan level keahlian

mereka\

Analisis Teknikal:

Tipe Chart

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(28)

Analisis Teknikal-

Line Chart

Bagan garis:

• hanya menyajikan harga penutupan slm periode tertentu.

• Dibentuk dg menghubungan harga penutupan slm periode tertentu

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(29)

Analisis Teknikal- Bar Chart

Bagan garis:

• pengembangan bagan garis dg menambahkan inf lainnya, terdiri dr grs vertikal pd tiap titik data.

• grs vertikal: menunjukkan titik (harga penutupan) tertinggi dan terendah pd periode perdagangan

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

(30)

Memahami Analisis Teknikal- Candlestic Chart

Bagan garis:

• sama dg bagan bar, berbeda cara membangun scr visual

• ada 2 warna: jika harga penutupan naik dp harga pembukaan mk gambar putih atau terang, dan MERAH = diperdagangkan menurun, HITAM=diperdagangkan dg harga menaik

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

(31)

Memahami Analisis Teknikal- Point & Figure Chart

Bagan garis:

• tdk terkenal di kalangan pedagang & memiliki sejarah panjang

• Titik & gambar (point and figure) menggantikan noice (peubahan harga tidak signifikan

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

(32)

Teori tertua dlm analisis teknikal, yg mendasarkan pd

perubahan harga primer, dan harian

Dibentuk dari serangkaian editorial

Wall Street

Journal

, yg ditulis oleh

Charles H. Dow

dr th 1900

s/d waktu meninggalnya th 1902

Editorial tsb merefleksikan keyakinan Dow:

Bgm pasar saham berperilaku, dan

Bgm pasar dpt digunakan unt mengukur kesehatan

lingkungan bisnis

Dow Theory

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

(33)

• s/d meninggal, Dow tdk pernah mempublikasikan teorinya scr

lengkap, namun penerusnya mengembangkan teori tsb

• Penerus yg berkontribusi pd Dow theory:

– William P. Hamilton's "The Stock Market Barometer"

(1922),

– Robert Rhea's "The Dow Theory" (1932),

– E. George Schaefer's "How I Helped More Than 10,000

Investors To Profit In Stocks" (1960) and

– Richard Russell's "The Dow Theory Today" (1961).

Dow Theory

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

(34)

Penilaian Aset Finansial

(

)

(

)

(

)

PV =

CF

1 + r

... +

CF

1 +r

1 n 1 2 2

1

CF

r

n

.

0

1

2

n

r

CF

1

CF

2

CF

n

Value

...

+

+

+

Manajemen Portofolio & Analisis

Investasi

(35)

Harga Sekuritas (Obligasi & Saham)

• Prinsip penilaian: yg menentukan harga sekuritas adl nilai estimasian

• Nilai intrinsik atau nilai estimasian: PV arus kas harapan dari sekuritas tsb. Secara matematis adl:

• Notasi,

Vt=0 = nilai aset sekarang (periode waktu 0)

CF = arus kas mendatang yang dihasilkan dari pemilikan aset

k = tingkat diskonto yang pas atau tingkat return yang disyaratkan untuk investasi jenis aset tertentu.

n = jumlah periode yang arus kasnya diharapan selama itu.

= =

+

=

n t t t

k

CF

V

1 0

)

1

(

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

(36)

Referensi

• Jones, Charles, P.

“INVESTMENT Analysis and Management”,

5th. ed.,

John Willey & Son, 1996.

• Brigham, Eugene F., dan Phillip R. Daves. 2004.

Intermediate

Financial Management

, 8th edition. USA: South-Western Co.

• Ross, Stephen A.; Randolph W. Westerfield; Jeffrey Jaffe. 2005.

Corporate Finance

, 7th. Singapore: Ed.

McGraw

-Hill.

• Usman, Marzuki, Djoko Koesnadi, Arys Ilyas, Hasan Zein M., I

Gede Putu Ary Suta, I Nyoman Tjager, Srihandoko,

“ABC

PASAR MODAL INDONESIA”

. Jakarta: IBI dan ISEI Cabang

Jakarta, 1990.

Manajemen Portofolio & Analisis Investasi

Bandi, Dr., M.Si., Ak

Menelusur referensi yg membahas analisis keuangan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penyusunan portofolio optimal dari saham keuangan didapat 15 saham dan rata-rata kinerjanya sebesar 0.01345907, sedangkan portofolio optimal saham perdagangan jasa

rasional tentu akan memilih saham-saham yang masuk portofolio optimal dalam. investasinya sehingga saham-saham yang masuk portofolio optimal

Seratus lembar saham XYZ yang dimiliki A pada saat expiration date hanya bernilai Rp95.000 ditambah dengan Rp5.000 maka nilainya adalah Rp100.000 atau sama dengan nilai

Kemudian menilai kinerja dari portofolio saham setelah dilakukan investasi dengan menggunakan ketiga metode pengukuran kinerja portofolio, yaitu The Sharpe Index, The Treynor Index,

Pengujian Hipotesis 2 (H2) membuktikan bahwa kinerja portofolio saham yang dipersiapkan untuk menghadapi pasar bearish (Portofolio Saham C) ternyata tidak menunjukkan perbedaan

Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja portofolio saham winner menghasilkan kinerja yang lebih rendah dibandingkan dengan kinerja yang dihasilkan portofolio saham

Diagram Proporsi Saham Optimal Dari enam saham perusahaan yang masuk dalam portofolio optimal, nilai pengembalian yang diekspektasikan dari portofolio tersebut dapat ditentukan dengan

Perbedaan Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal Hal Analisis fundamental Analisis teknikal Alat analisis Menggunakan laporan keuangan Menggunakan grafik harga saham Jangka