• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penerapan Pendekatan Saintifik terhadap Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MA Manongkoki Kab. Takalar - Repositori UIN Alauddin Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Pengaruh Penerapan Pendekatan Saintifik terhadap Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MA Manongkoki Kab. Takalar - Repositori UIN Alauddin Makassar"

Copied!
130
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1Keterkaitan antara Langkah Pembelajaran dengan Kegiatan Belajar dan
Tabel 2.2Analisis Kekuatan dan Kelemahan Pendekatan Saintifik
Tabel 4.1
Tabel 4.2Distribusi Frekuensi dan Persentase Minat Belajar Peserta Didik pada
+7

Referensi

Dokumen terkait

Madani Alauddin Pao-Pao.(2) Untuk mengetahui pengaruh model konsiderasi dalam meningkatkan moral peserta didik pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs. Madani Alauddin Pao-Pao

Implikasi dari penelitian ini adalah 1) bagi siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 5 Kabupaten Wajo untuk memahami strategi pembelajaran yang dapat terus meningkatkan

Hasil analisis yang diperoleh mengenai akhlak karimah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Polewali Mandar, dapat diketahui bahwa terdapat 16 peserta didik yang

Pelaksanaan metode pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak dengan melalui metode ekspositori yang dilakukan oleh guru dengan menggunakan alat peraga sangat efektif dan

Kedudukan akhlak dalam bidang studi Akidah Akhlak merupakan jiwa dari pada pendidikan Islam, terwujudnya akhlak mulia pada peserta didik tidak lepas dari

akhlak agar lebih pintar memilih model pembelajaran dan jangan hanya menggunakan satu jenis model dalam proses belajar mengajar agar peserta didik tidak merasa jenuh dan

adalah: (1) Apakah Dengan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pserta Didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII MTsN Ma’rang

Rendahnya hasil belajar Akidah terutama materi akhlak terpuji kelas IV MIS Guppi Paranglompoa Kab. Gowa disebabkan kurangnya pengetahuan dan pemahaman peserta