UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR DRIBBLING KAKI BAGIAN LUAR DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MENGGUNAKAN GAYA MENGAJAR
KOMANDO PADA SISWA KELAS X SMA SWASTA METHODIST- 8 MEDAN
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Syarat-Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
OLEH
POPI INDRAYANI NAINGGOLAN NIM, 071266120093
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur pertama sekali penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
segala hikmat dan karunia yang telah diberikan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Driblling Dalam Permainan Sepak Bola melalui Gaya Komando Pada Siswa Kelas X SMA Swasta Methodist-8 Medan Tahun
pelajaran 2013/2014”.
Selama penyusunan skripsi ini tentunya tidak telepas dari bantuan, bimbingan dan arahan
dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si. Rektor Universitas Negeri Medan.
2. Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes. Dekan FIK UNIMED.
3. Drs. Suharjo, M.Pd. Pembantu Dekan I FIK UNIMED.
4. Drs. Mesnan, M.Kes. Pembantu Dekan II FIK UNIMED.
5. Drs. Budi Valianto, M.Pd. Pembantu Dekan III FIK UNIMED.
6. Drs. Suryadi Damanik, M.Kes. Ketua Jurusan PJKR FIK UNIMED.
7. Afri Tantri,S.Pd,M.Pd. Sekretaris Jurusan PJKR FIK UNIMED.
8. Bapak Sabar Surbakti, S.Pd, M.Or. Sebagai Dosen Pembimbing saya, yang tiada henti dan
bosan-bosannya memberikan waktu untuk membimbing, memotivasi serta memberikan
dukungan dan semangat kepada saya dalam menyelesaikan skripsi ini.
9. Bapak/Ibu dosen FIK UNIMED yang juga turut serta dalam membantu penyelesaian skripsi
ini.
10. Terima kasih kepada pihak perpustakaan Fakultas maupun Universitas yang telah banyak
membantu dalam penyelesaian skripsi ini.
11. Bapak Kepala sekolah SMA Swasta Methodist-8 Medan yang telah memberikan izin kepada
saya melaksanakan penelitian disekolah tersebut. Bapak Daniel Siregar, S.Pd selaku Guru
Olahraga, Bapak/Ibu guru beserta Staf Tata Usaha yang telah membantu saya dalam
melaksanakan penelitian.
12. Teristimewa penulis ucapkan terima kasih kepada Ayahanda (Aiptu Sahat Nainggolan) dan
Ibunda (Dorna Purba) yang setiap saat berdoa dan memberikan dukungan material dan
spiritual yang tak tenilai harganya, buat Ayahanda dan Ibunda (mertuaku) dinias yang selalu
O’ozisokhi Gea, S.Pd yang selalu membimbing, mengarahkan saya, memberi masukan dan
saran-saran dan yang selalu setia menemani saya setiap saat dalam penyusunan skripsi ini,
Buat kedua abangku (Bripda Jaya.W. H Nainggolan dan Popo Leony Nainggolan), Kakak
Ipar dan Anakku Sophya Argha Gea (Alm.),, yang selalu memberikan semangat dan
dukungan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Kalian adalah inspirasi dan
semangat ku.
13. Buat rekan-rekan mahasiswa FIK UNIMED dan seluruh teman-teman, sahabat, dan semua
pihak yang tak bisa penulis sebutkan satu persatu, yang telah banyak membantu dalam
penyelesaian skripsi ini.
Akhirnya, semoga segala kebaikan yang telah diberikan kepada penulis menjadi berkat dan amal
yang diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selanjutnya tulisan ini dipersembahkan untuk
pengembangan ilmu pengetahuan dan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Medan, 15 Desember 2014
Penulis,
DAFTAR ISI
Hal
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR .. ... vii
DAFTAR LAMPIRAN ... vii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 4
C. Batasan Masalah ... 5
D. Rumusan Masalah ... 5
E. Tujuan Penelitian ... 5
F. Manfaat Penelitian ... 5
BAB II LANDASAN TEORITIS ... 7
A. Kajian Teoritis ... 7
1. Hakekat Pendidikan Jasmani ... 7
3. Hakekat Menggiring (Dribbling) bola ... 13
4. Hakekat Belajar ... ... 19
5. Hakekat Hasil Belajar ... 20
6. Hakekat Gaya Mengajar ... ... 23
7. Hakekat Gaya Mengajar Komando ... 23
B. Kerangka Berpikir ... 27
C. Hipotesis ... 28
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 29
A. Lokasi Dan Waktu Penelitian ... 29
1. Lokasi Penelitian ... ... 29
2. Waktu Penelitian ... 29
B. Populasi Dan Sampel... 29
1. Populasi ... 29
2. Sampel ... 29
C. Metode Penelitian ... 29
D. Desain Penelitian ... 33
E. Instrumen Penelitian ... 35
F. Teknik Analisa Data ... 37
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 40
A. Deskripsi Data Penelitian ... 40
C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 49
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 51
A. Kesimpulan ... 51
B. Saran ... 51
DAFTAR PUSTAKA ... 52
DAFTAR TABEL
Halaman Tabel 1. Anatomi Gaya Mengajar Komando ... 25
Tabel 2. Jumlah siswa kelas X SMA Swasta Methodist-8 Medan ... 29
Tabel 3. Pelaksanaan Gaya Komado ... 34
Tabel 4. Lembar Portofolio Penilaian Proses Kemampuan Dribbling
Kaki bagian luar ... 36
Tabel 5. Indikator Penilaian ... 38
Tabel 6. Kondisi Awal Nilai siswa kelas X SMA Swasta
Methodist-8 Medan ... 40
Tabel 7. Deskripsi Hasil Pre-test Dribbling Kaki Bagian Luar
Sepak Bola ... 41
Tabel 8. Deskripsi Hasil Pre-test,Siklus I dan Siklus II Dribbling Kaki
Bagian Luar Sepak Bola Kaki Bagia Luar ... 42
Tabel 9. Data Siklus I asil Belajar Teknik Dribbling Kaki Bagian Luar
pada siswa kelas X SMA Swasta Methodist-8 Medan ... 45
Tabel 10. Frekuensi Nilai Tes Dribbling Kaki Bagian Luar
pada Siklus II ... 47
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Dribbling Bola dengan Kaki Bagian Dalam ... 15
Gambar 2. Dribbling Bola dengan Kaki Bagian Luar ... 16
Gambar 3. Dribbling Bola dengan Menggunakan Punggung Kaki ... 17
Gambar 4. Desain Penelitian Model Slalom Dribble ... 35
Gambar 5. Diagram Batang Hasil Belajar Pendidikan Jasmani siswa pada kondisi Awal/Pra siklus kelas X SMA Swasta Methodist-8 Medan ... 41
Gambar 6. Persentase Nilai Akhir Siklus I Hasil Belajar Teknik Dribbling kaki bagian luar pada siswa kelas X-I SMA Swasta Methodist-8 Medan ... 45
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus 1 ... 54
Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus 2 ... 58
Lampiran 3. Susunan Kepanitian Pengambilan Data Penelitian ... 64
Lampiran 4. Kondisi Awal Nilai siswa kelas X SMA Swasta
Methodist-8 Medan ... 65
Lampiran 5. Nilai Pre-test Hasil Belajar Dribbling kaki bagian luar
sepak bola (Pra Siklus) ... 66
Lampiran 6. Nilai Proses Hasil Belajar Dribbling kaki bagian luar
sepak bola (Siklus I) ... 68
Lampiran 7. Lembar Observasi Aktivitas siswa pada Pembelajaran
Siklus I ... 70
Lampiran 8. Nilai Proses Hasil Belajar Dribbling kaki bagian luar
sepak bola (Siklus II) ... 71
Lampiran 9 . Lembar Obseravasi Aktivitas siswa pada Pembelajaran
Siklus II ... 73
Lampiran 10. Perbandingan Hasil Belajar Dribbling kaki bagian luar
Siklus I dan Siklus II ... 74
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sepak bola merupakan salah satu olahraga permainan yang sudah dimainkan sejak lama di
berbagai Negara, meskipun menggunakan istilah yang berbeda. Semua permainan itu
memiliki tujuan yang sama, yaitu permainan yang dimainkan oleh dua tim dan pemain
dari tiap tim berusaha memainkan bola dan menjaga bola agar tidak direbut oleh tim
lawan dan berusaha memasukan bola ke dalam jaring atau gawang lawan.
Di lingkungan persekolahan, permainan sepak bola termasuk salah satu ruang lingkup materi
aktivitas pembelajaran permainan dan olahraga, dalam materi pelajaran Pendidikan
Jasmani Kesehatan Olahraga dan Rekreasi (Penjasorkes), yang sudah tertera dalam
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, yang telah dirumuskan dalam
standar kompetensi sebagai berikut: “Melakukan teknik dan taktik berbagai permainan
dan olahraga didasari konsep yang benar dan memiliki nilai-nilai yang terkandung
didalamnya”.
Melalui aktivitas pembelajaran olahraga permainan sepak bola ini, potensi-potensi
pendidikan yang ada pada siswa diharapkan dapat tumbuh berkembang secara optimal,
baik potensi dalam dimensi kognitif, afektif, maupun psikomotor. Dimensi kognitif yang
berpeluang besar untuk ditumbuh kembangkan melalui aktifitas permainan sepak bola
seperti memperhitungkan arah datangnya bola, mengukur seberapa kuatnya operan yang
akan diberikan kepada kawan dan mengukur berapa kuatnya tendangan ke gawang lawan
permainan sepak bola, dimensi afektif dan psikomotor pun dapat tumbuh berkembang
dengan cara bekerja sama, bertanggung jawab, disiplin, saling menghargai, sportivitas,
mencari ruang dalam permainan, ketepatan dalam memberikan umpan, kebugaran
jasmani, dll.
Secara umum kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan melibatkan
aktivitas fisik, demikian halnya dalam belajar dribbling sepak bola dengan kaki bagian
luar. Salah satu faktor keberhasilan guru dalam menyampaikan materi yang diajarkan di
pengaruhi oleh metode atau gaya mengajar. Metode mengajar diartikan sebagai cara yang
dipilih guru untuk berinteraksi dengan baik. Metode mengajar yang sesuai dalam
pelaksanaan pembelajaran akan membantu siswa untuk menguasai materi yang diajarkan
sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai.
Seperti halnya juga dengan materi pembelajaran dribbling sepak bola dengan kaki
bagian luar penyampaian materinya pada siswa, guru memerlukan metode yang tepat agar siswa
tidak mudah bosan dan kurang bersemangat dalam pembelajaran tersebut. Bila guru pendidikan
jasmani olahraga dan kesehatan menggunakan metode yang tepat dalam proses pembelajarannya
tentu itu akan menarik minat serta perhatian siswa terhadap pembelajaran tersebut dan bila siswa
mulai menaruh minat dalam pembelajaran tersebut maka siswa pasti akan lebih mudah
memahami dan mengerti tentang pembelajaran tersebut.
Seiring dengan uraian diatas, maka proses kegitan belajar mengajar harus dapat
dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan peserta didik itu sendiri. Maka dengan itu perlu dicari
satu bentuk gaya mengajar dalam kegitan proses belajar mengajar merupakan salah satu solusi
atau cara pendekatan yang bisa diharapkan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan materi dan kebutuhan pembelajaran yang akan
disampaikan. Beberapa gaya mengajar dapat diterapkan selama pembelajaran berlangsung,
tergantung dari keadaan kelas atau siswa.
Pada materi pembelajaran dribbling sepak bola teknik dasar yang sulit dipahami oleh
siswa untuk mepraktekkannya dengan tepat adalah membawa bola dengan kaki bagian luar
dengan benar. Dimana siswa kadang terlihat kesulitan untuk melakukan dribbling sepak bola
bagian kaki luar dengan tepat pada saat mendribbling sepak bola tersebut. Karena masih banyak
siswa yang terkadang ragu-ragu pada saat mendribbling bola tersebut. Serta siswa juga kadang
tidak melakukan teknik dribbling sepak bola dengan menggunakan kaki bagian luar dengan
proses yang sebenarnya. Selama ini guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dalam
penyampaian materi dribbling sepak bola dengan kaki bagian luar kurang menjelaskan secara
detail mengenai cara yang tepat pada saat melakukan dribbling sepak bola dengan menggunakan
kaki bagian luar dengan benar. Sehingga itu menimbulkan kesalahan persepsi pada siswa, dan
juga menimbulkan kesulitan pada siswa pada saat akan melakukan dribbling sepak bola dengan
menggunakan kaki bagian luar.
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan peneliti di SMA Swasta Methodist-8
Medan pada jam pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pokok bahasan dribbling
sepak bola, khususnya pada saat siswa mempraktekkan apa yang telah dijelaskan oleh gurunya.
Informasi yang diperoleh dari guru penjas dari 30 orang siswa yang ada dikelas X-1 hanya ada
13 orang siswa yang memahami tentang teknik dribbling sepak bola dengan kaki bagian luar.
Berarti dari data tersebut sekurang kurangnya hanya sekitar 43,33 % dari jumlah siswa yang ada
yang berhasil memahami mengenai tentang teknik dribbling sepak bola dengan kaki bagian luar.
sekolah yaitu sekitar 80% dari keseluruhan siswa. Belum diketahui secara pasti penyebab dari
kesulitan siswa untuk melakukan teknik dribbling sepak bola dengan kaki bagian luar, mungkin
karena kurang jelasnya penjelasan yang diberikan oleh guru pendidikan jasmani mengenai teknik
dribbling sepak bola dengan kaki luar dalam tersebut atau kurang perhatian siswa mengenai
pejelasan yang diberikan oleh guru pendidikan jasmani tersebut.
Banyak faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, diantaranya adalah motivasi,
minat, bakat, semangat, kondisi fisik, sarana atau media pembelajaran guru, dan strategi
pembelajaran yang digunakan oleh guru dan lain-lainnya. Menyangkut dari hal tersebut, perlu
adanya suatu pembaharuan dalam pembelajaran untuk memungkinkan siswa dapat mempelajari
pendidikan jasmani khususnya materi dribbling sepak bola menjadi lebih mudah, lebih cepat,
lebih bermakna, efektif dan menyenangkan. Untuk diperoleh suatu cara agar siswa dapat
menguasai dribbling sepak bola dengan kaki bagian luar dengan benar sehingga akan
menghasilkan dribbling sepak bola secara maksimal. Salah satunya adalah melalui gaya
mengajar komando.
Dengan ini penulis menerapkan gaya mengajar komando pada siswa kelas X SMA
Swasta Methodist-8 Medan. Karena SMA Swasta Methodist-8 Medan dinilai mempunyai
prospek kedepan dalam menciptakan manusia-manusia handal yang siap pakai dalam memenuhi
tuntutan zaman. Dengan gaya mengajar tersebut pada wadah atau lembaga sekolah yang
memang sudah selayaknya dilakukan, diharapkan mampu menunjukkan hasil yang lebih baik.
Hal itu memerlukan suatu kiat khusus agar aplikasinya tidak mengalami kendala yang
berarti. Kondisi lingkungan yang mendukung membuat penulis menetapkan SMA Swasta
Methodist-8 Medan sebagai lokasi penelitian. Dan diharapkan dari hasil penelitian ini
Diharapkan pada guru harus lebih cermat dalam memilih dan menggunakan gaya mengajar
dalam mempelajari suatu keterampilan gerak menggiring bola (dribbling) dalam
permainan sepak bola bagi siswa SMA dan setingkatnya. Sehingga penggunaan gaya
mengajar nantinya bisa lebih dikenal luas dikalangan para pendidikan siswa itu sendiri.
B. Identifikasi Masalah
Suatu hal terpenting yang terkandung dalam mengajar ialah guru sepenuhnya yang mengatur,
menciptakan suasana belajar, merangsang, mengarahkan, dan membimbing aktivitas dan
situasi belajar. Dalam hal ini setiap murid atau individu harus aktif dan guru melayani
serta membawa murid dalam situasi belajar, mengorganisasi dan membimbing
pengalaman belajar. Situasi seperti inilah yang disebut dengan gaya mengajar.
Berdasarkan latar belakang masalah dalam penelitian ini, maka yang menjadi identifikasi
masalah adalah : Faktor apa saja yang mempengaruhi belajar siswa itu dalam
mempelajari keterampilan menggiring bola (dribbling) dalam permainan sepak bola?
Sejauh mana efektivitas gaya mengajar dalam mempelajari keterampilan menggiring bola
(dribbling) dalam permainan sepak bola? Manakah gaya mengajar tersebut yang lebih
tepat digunakan dalam mempelajari keterampilan menggiring bola (dribbling) kaki
bagian luar permainan sepak bola? Adakah yang signifikan pada hasil yang dicapai gaya
mengajar komando?
C. Pembatasan Masalah
Untuk menghindari interpensi yang berada dalam penelitian ini maka perlu kiranya
yang akan dicapai. Adapun yang menjadi pembatasan masalah dalam penelitian ini
adalah upaya meningkatkan hasil belajar dribbling sepak bola dengan kaki bagian luar
melalui pembelajaran menggunankan gaya komando pada siswa kelas X SMA Swasta
Methodist-8 Medan tahun pelajaran 2013/2014.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian, latar belakang masalah, identifikasi masalah dan pembatasan masalah
maka rumusan masalah yang diteliti adalah: “Apakah pembelajaran dengan menggunakan
gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar dribbling menggunakan kaki
bagian luar pada permainan sepak bola pada siswa siswa kelas X SMA Swasta
Methodist-8 Medan Tahun Pelajaran 2013/2014 ?
E.Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : “Untuk mengetahui apakah ada Peningkatan Hasil
Belajar Dribbling Menggunakan Kaki Bagian Luar Pada Permainan Sepak Bola Pada
Siswa kelas X SMA Swasta Methodist-8 Medan Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan
menggunakan Gaya Mengajar Komando”.
F. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah :
2. Memberikan informasi berapa besar peningkatan gaya mengajar Inklusi terhadap hasil
belajar dribbling sepak bola pada Siswa kelas X SMA Swasta Methodist-8 Medan.
3. Sebagai bahan masukan bagi guru pendidikan jasmani agar dapat memilih gaya mengajar
yang tepat dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah khususnya hasil belajar
dribbling sepak bola.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A.Kesimpulan
Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus dan berdasarkan
seluruh pembahaan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut
:
Bahwa melalui penerapan model mengajar gaya komando dapat meningkatkan hasil belajar
teknik dasar dribbling kaki bagian luar pada siswa kelas X-1 SMA Swasta Methodist-8
Medan. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan yang meningkat pada setiap
siklus.
Pada data awal pra siklus persentase ketuntasan yaitu 20% dan pada siklus I persentase
ketuntasan meningkat menjadi 53,33% atau jumlah siswa yang dikategorikan tuntas
sebanyak 16 siswa yang kemudian terjadi lagi peningkatan persentase ketuntasan pada
akhir siklus II yang mencapai 86,67% atau jumlah siswa yang masuk kategori tuntas
sebanyak 26 siswa dari jumlah keseluruhan siswa yaitu 30 siswa.
B.Saran
Adapun saran yang dapat peneliti berikan terkait dengan hasil penelitian antara lain:
1. Dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa, guru hendaknya lebih sering melatih
siswa dengan berbagai metode pengajaran, walau dalam taraf yang sederhana, dimana
keterampilan, sehingga siswa berhasil atau mampu memecahkan masalah-masalah yang
dihadapinya.
2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan perbandingan bagi peneliti selanjutnya apabila akan mengadakan penelitian yang sejenis dengan memperhatikan kendala -
DAFTAR PUSTAKA
Andun Sudijandoko. (2010). Pembelajaran Pendidikan Jasmani Yang Efektif dan Berkualitas. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia (Nomor 1 Tahun 2010). Hlm. 1.
Arikunto, Suharsimi.(2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara Aqib, Zainal.(2004). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru. Bandung : Yrama Widya.
Bigge, Morris L. Learning Theories for Teacher. New York, USA : Harper Collins Edition. 1982.
Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kurikulum Berbasis Kompetensi: Pendidikan Jasmani. Jakarta : Diknas.
Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta. Diknas
Hamdani, A.R. 2007. Permainan Sepak Bola. Surabaya : Apollo.
Hamalik, Oemar (2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT.Bumi Aksara.
Hasibuan, J.J dan Nodjino.(1986). Proses Belajar Mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Koger Robert. Latihan Andal Sepak Bola Remaja. Latihan Dan Keterampilan Andal Untuk Pertandingan Dasar Yang Lebih Baik.Saka Mitra Kompetensi. Klaten. 2007.
Komarudin. (2005). Dasar Gerak Sepakbola. Yogyakarta. FIK UNY.
Kristiyanto.(2002). Penelitian Tindakan Kelas Dalam Pendidikan Jasmani dan Kepelatihan Olahraga. Surakarta : Upt Penertiban dan Percetakan UNS Press.
Liestadi dkk.2004. Buku Penuntun Kurikulum Pelajaran Sepak Bola. Medan. Pegda PSSI SUMUT.
Luxbacher, Joseph A., 2004, Sepakbola, edisi kedua, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada. Luxbatcher, J. (1999). Sepakbola: Taktik danTeknik Bermain. Jakarta : PT Raja
Grafindo Persada.
M. Sajoto. (1995). Peningkatan dan Pembinaan Kesehatan Kondisi Fisik dalam Olahraga, Semarang : Dahara Prize.
Mielke Danny, Dasar-Dasar Sepak Bola. Cara Yang Lebih Baik Untuk Mempelajarinya. Pakar Raya, Bandung 2007.
Sajoto, M. 1990. Peningkatan dan Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta: Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.Depdikbud Jendral Pendidikan Tinggi FPOK IKIP Semarang.
Slameto. 1995. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Suharsono.Sukintaka.(1999). Permainan dan Metodik.Jakarta : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Suherman Adang,Drs, (2001), “Menuju Perkembangan Menyeluruh”, Departemen Pendidikan
Nasional, Jakarta.
Sucipto, dkk (2000). Sepak Bola. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.
Sukatamsi.(1994). Teknik dan Taktik dalam Permainan Bola Besar. Surakarta : Tiga Serangkai.
Sukintaka.(1992). Teori Bermain. Bandung : DEPDIKBUD.