• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI PENERAPAN GAYA MENGAJAR SELF CHECK PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI PENERAPAN GAYA MENGAJAR SELF CHECK PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2012/2013."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA

VOLI MELALUI PENERAPAN GAYA MENGAJAR

SELF CHECK PADA SISWA KELAS VIII DI

SMP NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN

TAHUN AJARAN 2012/2013

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh

Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh

MUHAMMAD RIZALI LUBIS

071266120061

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala

rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi

ini dibuat untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan dari

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.

Penulis menyadari, keberadaan skripsi ini bagai setetes air dilaut yang tak

punya apa-apa, namun dalam penyelesaiannya sangat banyak mendapat bantuan

dan dorongan dari berbagai pihak. Selanjutnya penulis sadar bahwa selaku

manusia biasa tak luput dari kesalahan "Tidak ada gading yang tidak retak, kalau

tidak retak, bukanlah gading. Tidak ada manusia yang tidak punya kesalahan,

kalau tidak punya kesalahan bukanlah manusia". Oleh karena itu, penulis

menyampaikan mohon maaf yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang

sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu penulis baik moril

maupun material sehingga penulis dapat menyelesaikan kuliah tepat pada

waktunya dengan pembuatan skripsi ini. Secara Khusus saya ucapkan terima kasih

yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor UNIMED yang

telah menerima penulis sebagai mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan

kejenjang program S-l.

2. Bapak Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes, selaku Dekan FIK UNIMED,

Bapak Drs. Suharjo, M.Pd, Sebagai Pembantu Dekan I FIK UNIMED,

(4)

dan Bapak Dr. Budi Valianto, M.Pd, Sebagai Pembantu Dekan III FIK

UNIMED.

3. Bapak Dr. Tarsyad Nugraha, M,kes selaku Ketua Jurusan dan Bapak Drs.

Suryadi Damanik, M.Kes sebagai sekretaris jurusan pada jurusan

Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) di FIK UNIMED.

4. Bapak Samsuddin, S.pd, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang

telah meluangkan waktunya memberikan bimbingan, masukan, dan

nasehat kepada penulis selama proses penyusunan skripsi, sehingga skripsi

ini dapat terselesaikan dengan baik.

5. Para Dosen dan Asisten Dosen, Staf Administrasi dan perlengkapan di

lingkungan FIK UNIMED.

6. Bapak Kepala Sekolah serta Guru Olahraga SMP Negeri 2 Percut Sei

Tuan, yang telah memberikan izin serta bantuan dalam penelitian di

sekolah tersebut.

7. Kepada kedua orang tua tercinta Marahaman Lbs dan Khairani Lbs yang

telah mengasuh dan membesarkan penulis serta memberikan jalan terbaik

pada penulis dengan berbagai dukungan baik bersifat moril maupun

materil serta doa-doannya.

8. Adik saya Yuni dan Uki terima kasih atas kasih sayang dan doa-doannya

kepada penulis.

9. Teman-temanku (Mardon Situmorang, Ian Andrew, Stevan Lalui, Abdl

Azis, Hendra julianto) dan teman-teman seperjuanganku mahasiswa PJS B

(5)

10.Adik-adik para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan T.A

2011/2012 yang telah bersedia meluangkan waktunya dalam pelaksanaan

tes.

Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang turut

serta memberikan bantuan dan sumbangan pemikiran selama penulis mengikuti

perkuliahan.

Semoga penulisan skripsi ini dapat berguna bagi semua pembaca, terutama

bagi penulis sendiri. Amin

Medan, September 2013

Penulis

(6)

ABSTRAK

MUHAMMAD RIZALI LUBIS, Peningkatan Hasil Belajar Passing Atas Bola Voli Melalui Penerapan Gaya Mengajar Self Check Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2012/2013.

Pembimbing : SAMSUDDIN SIREGAR

Skripsi Medan : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2012

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Passing Atas Bola

Voli Melalui Penerapan Gaya Mengajar Self Check Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2

Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2012/2013. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2

Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2011/2012. Dengan Menggunakan gaya mengajar self check,

maka sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII I dengan jumlah siswa sebanyak 30

orang yang diberi tindakan berupa pembelajaran melalui penerapan gaya mengajar self check

terhadap hasil belajar passing atas. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah Penelitian

Tindakan Kelas (Classroom Action Research).

Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan tes hasil belajar di akhir setiap

siklus yang berbentuk aplikasi penilaian passing atas bola voli. Pelaksanaan dilaksanakan selama

dua minggu atau dua kali pertemuan. Analisa data dilakukan dengan reduksi data dan paparan

data.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Dari 30 siswa terdapat 9 siswa dengan nilai

setelah dikonversikan (30%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar sedangkan 21 orang

siswa dengan nilai setelah dikonversikan (70%) belum tuntas dengan nilai rata-rata 68.73.

Kemudian siklus I diberikan perlakuan dan pada akhirnya diberikan tes passing atas bola voli

terdapat 18 siswa dengan nilai setelah dikonversikan sebesar (60%) yang telah tuntas dalam

belajar, Sedangkan 12 siswa dengan nilai setelah dikonversikan sebesar (40%) belum tuntas

(7)

nilai setelah dikonversikan sebesar (86,66%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar.

sedangkan yang 4 siswa dengan nilai setelah dikonversikan sebesar (13,33%) belum tuntas

dengan nilai rata-rata 75. Dari tes awal sampai dilakukannya siklus I dan siklus II telah terjadi

peningkatan kemampuan dalam meningkatkan hasil belajar passing atas bola voli melalui

penerapan gaya mengajar self check pada siswa kelas VIII Di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan

(8)

i

BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN

A. Landasan Teori ...

1. Hakikat Pendidikan Jasmani ...

2. Konsep Pembelajaran Pendidikan Jasmani ...

(9)

ii

1. Populasi ...

2. Sampel ...

C. Metode Penelitian ...

D. Desain Penelitian ...

E. Instrumen Penelitian ...

1. InstrumenTes ...

2. Instrumen Perlakuan ...

3. Instrumen Penilaian ...

F. Teknik Penelitian ...

1. Teknik Pengumpulan Data ...

2. Teknik Pengolaahan Data ...

IV HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data Penelitian ...

B. Hasil Penelitian ...

C. Pembahasan Hasil Penelitian ...

V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan ...

B. Saran ...

(10)

iv

DAFTAR TABEL

1. Pelaksanaan Gaya Mengajar Periksa Diri ...

2. Daftar Siswa ...

3. Lembar portofolio penilaian passing atas bola voli ...

4. Tabel deskripsi hasil prates passing atas bola voli ...

(11)

iii

DAFTAR GAMBAR

1. Lapangan ...

2. Bola Voli ...

3. Cara permainan ...

4. Sikap Permulaan Passing Atas ...

5. Posisi Sikap Dengan Bola ...

6. Posisi Tangan Passing Atas ...

7. Cara Pelaksanaan Passing ...

8. Passing Atas ...

9. Desain PTK dalam pendidikan jasmani dan kepelatihan olah raga ...

10. Grafik ketuntasan belajar siswa pada tes siklus 1 ...

11. Grafik ketuntasan belajar siswa pada tes siklus II ...

12. Diagram peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa secara

(12)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan

melaksanakan fungsi-fungsi tertentu dalam rangka membantu peserta didik agar

menjadi manusia terdidik sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan pendidikan

berkaitan erat dengan hal yang ingin dicapai dalam program pendidikan. Oleh

sebab itu, pendidikan nasional berkaitan erat dengan filsafat negara yang

dianutnya.

Pendidikan nasional merupakan akar dari kemajuan suatu bangsa sesuai

dengan pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945. Undang-Undang Dasar 1945

mengamanatkan upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan pemerintah

merupakan badan pengurus pendidikan yang bertugas menyelenggarakan sistem

pendidikan nasional yang telah diatur oleh Undang, yaitu

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Proses

pencapaian tujuan pendidikan nasional yang selama ini telah dicanangkan oleh

pemerintah sudah saatnya diterapkan di sekolah secara optimal.

Sekolah sebagai salah satu lembaga formal memiliki tugas dan wewenang

menyelenggarakan proses pendidikan. Salah satu pendidikan yang dilaksanakan di

sekolah adalah pendidikan jasmani. Pendidikan jasmani hakikatnya adalah

pendidikan melalui aktifitas jasmani atau aktifitas gerak. Pendidikan jasmani

diajarkan di sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif,

(13)

2

afektif dan psikomotor sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, selain itu

penjas juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Samsudin (2008:2) dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan

mengatakan, bahwa :

Pendidikan jasmani adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, jasmani, psikomotor, kognitif, dan afektif setiap siswa.

Permainan bola voli sebagai salah satu materi ajar dalam pendidikan

jasmani memiliki kedudukan penting dalam pelaksanaannya. Hal ini sesuai

dengan standar kompetendi (SK) mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan

dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dimana salah satu

kompetensi dasar (KD) mempraktikkan teknik dasar salah satu permainan dan

olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai

kerjasama, toleransi, percaya dini, keberanian, menghargai lawan, bersedia

berbagi tempat dan peralatan, ini menunjukkan permainan bola voli bukan sekedar

pada penyampaian materi belaka, namun lebih kepada kemampuan siswa dalam

penerapannya. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian khusus dalam pengajarannya

agar tercapainya kompetensi dasar sesuai dengan apa yang diharapkan.

Permainan bola voli sebagai olah raga kreatif yang menuntut gerak

komplek (jalan, lari, lompat dsb) memiliki enam teknik dasar dalam

pelaksanaannya, yaitu (1) servis, (2) passing, (3) smass, (4) block, (5) menyerang

(14)

3

Dari keenam teknik tersebut, passing merupakan salah satu teknik yang

paling sering diajarkan disekolah. Passing dalam pengajarannya dibagi menjadi

dua, salah satunya yaitu passing atas (teknik pukulan/pengambilan tangan keatas).

Tujuan dari pengajaran teknik passing atas tersebut adalah agar siswa dapat

mengaplikasikannya dalam permainan bola voli.

Sejalan dengan uraian diatas, berdasarkan hasil survei awal yang

dilakukan pada maret 2012 mengenai mempraktikkan teknik dasar salah satu

permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik

serta nilai kerjasama, toleransi, percaya dini, keberanian, menghargai lawan,

bersedia berbagi tempat dan peralatan (dikhususkan pada bola voli) masih sangat

memprihatinkan. Hal ini berdasarkan beberapa temuan dilapangan ; (1)

keterbatasan alokasi waktu dalam pengajaran bermain voli, knususnya pengajaran

passing atas 2^ 40 menit dirasa kurang cukup untuk melaksanakan pembelajaran

secara maksimal, (2) masih banyak terdapat guru penjas yang yang berkutat pada

pembelajaran bersifat konvensional, sehingga pembelajaran bermain bola voli

menjadi kurang menarik bahkan cenderung membosankan bagi siswa, (3)

kurangnya minat siswa terhadap permainan bola voli, dan (4) kurangnya sarana

dan prasarana penunjang pelajaran bola voli di sekolah.

Berdasarkan permasalahan diatas, dapat diketahui bahwa ketidak

berhasilan siswa dalam proses pembelajaran disekolah disebabkan oleh dua

faktor, yaitu faktor guru dan faktor siswa. oleh karena itu, faktor yang lebih

dahulu diperbaiki ialah faktor guru. Kualitas pembelajaran yang dirancang dan

(15)

4

Dengan demikian, hal yang harus diperhatikan oleh guru dalam pembelajaran bola

voli khususnya passing atas adalah bahwa pembelajaran bermain voli khususnya

passing atas harus dirancang sebaik-baiknya agar dapat menumbuhkan

kemampuan dan minat siswa dalam pelajaran bermain voli khususnya passing

atas.

Terkait dengan uraian diatas, pemilihan metode pengajaran merupakan

salah satu solusi yang tepat guna mengatasi permasalahan dalam pembelajaran

bermain voli khususnya passing atas. Samsul arif (2000) dalam "penelitiannya

yang berjudul modifikasi pembelajaran bermain bola voli untuk meningkatkan

waktu aktif belajar di SMP 3 Paseh "menyimpulkan bahwa penerapan teknik atau

metode mengajar tertentu mampu meningkatkan keberhasilan siswa dalam

pembelajaran bermain bola voli.

Berangkat dari hasil penelitian tersebut, penelitian kali ini mencoba

menerapkan metode self check (periksa diri). Metode self check (periksa diri)

adalah suatu metode mengajar yang dikembangkan dengan fokus kepada siswa.

Maksudnya, siswa memeriksa sendiri tugas yang diberikan guru kepadanya,

keputusan selanjutnya diserahkan kepada siswa agar lebih bertanggung jawab.

Dari berbagai uraian diatas, maka penelitian kali ini mengambil judul

"Peningkatan Hasil Belajar Passing Atas Bola Voli Melalui Penerapan Gaya

Mengajar Self Check Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Percut Sei

(16)

5

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan pemaparan pada latar belakang masalah, penulis

mengidentifikasi masalah sebagai berikut:

1. Apakah factor metode pembelajaran yang diterapkan guru pendidikan

jasmani pada materi passing atas bola voli siswa kelas VIII SMP Negeri 2

Percut Sei Tuan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa?

2. Apakah factor motivasi siswa terhadap passing atas bola voli dapat

mempengaruhi hasil belajar siswa?

3. Apakah faktor sarana dan prasana pembelajaran dapat mempengaruhi hasil

belajar siswa?

4. Apakah dengan menerapkan metode mengajar self check pada proses

pembelajaran passing atas bola voli dapat mempengaruhi hasil belajar

siswa?

C. Batasan Masalah

Berawal dari permasalahan keterbatasan alokasi waktu dalam pengajaran I

bermain voli, knususnya pengajaran passing atas 2 x 40 menit dirasa kurang

cukup untuk melaksanakan pembelajaran secara maksimal, guru penjas yang yang

berkutat pada pembelajaran bersifat konvensional, kurangnya minat siswa

terhadap permainan bola voli, dan terbatasnya sarana dan prasarana penunjang

pelajaran bola voli di sekolah. Maka penelitian kali ini lebih memfokuskan pada

penerapan metode dalam pengajaran bola voli khususnya passing atas. Mengingat

metode bermain voli khususnya passing atas yang cukup bervariasi, oleh karena

(17)

6

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah, identifikasi masalah di atas,

maka dapat dirumuskan permasalahan yang akan diteliti adalah :"Apakah

penerapan metode mengajar self check dapat meningkatkan hasil belajar passing

pada siswa kelas VIII di SMP N 2 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2012/2013 ".

E. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mengajar self

check terhadap hasil belajar passing khususnya kemampuan teknik passing atas

pada siswa kelas VIII di SMP N 2 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2012/2013.

F. Manfaat Penelitian

1. Secara Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusu konkret

dalam pembelajaran pendidikan jasmani khususnya pada materi bola voli

(passing atas). Penelitian ini juga dapat dijadikan bahan pijakan untuk

mendukung, memperkuat, juga melakukan pengembangan pada penelitian

selanjutnya. Khususnya yang berkaitan dengan kemampuan bermain bola

voli dengan menggunakan metode self check.

2. Secara Praktis

a. Bagi Guru

Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pembelajaran bagi guru untuk

(18)

7

penelitian ini diharapkan menjadi feedback bagi guru Pendidikan

Jasmani dalam menyusun strategi pendekatan pembelajaran yang lebih

variatif yang diharapkan memberikan manfaat dalam pelaksanaan

proses pembelajaran permainan bolavoli di Sekolah.

b. Bagi Siswa

Siswa diharapkan memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang

lebih baik serta siswa menjadi lebih antusias terhadap pembelajaran

permainan bolavoli pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani di

Sekolah. Selain itu, seperti yang diharapkan oleh PBVSI bahwa

apabila anak menyenangi permainan bolavoli diharapkan mereka

menjadi generasi penerus yang berkualitas untuk meningkatkan

prestasinya setinggi-tingginya yang juga meningkatnya perbolavolian

nasional.

c. Bagi Peneliti

Peneliti secara tidak langsung telah ikut andil bagian dalam

memberikan pemahaman dan memperkuat pelaksanaan proses

pembelajaran permainan bolavoli yang lebih kreatif dan inovatif yang

(19)

62

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Sesuai dengan hasil penelitian setelah memberikan tindakan dari siklus I

sampai dengan siklus II dapat disimpulkan bahwa penerapan gaya mengajar self

sheck dapat memberikan peningkatan terhadap hasil belajar passing atas bola voli

pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2011/2012.

B. Saran

Adapun saran dari peneliti sebagai berikut:

1. Disarankan pada Guru Pendidikan Jasmani SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan

untuk mempertimbangkan penggunaan gaya mengajar self sheck dengan

materi yang disesuaikan karena hal ini dapat membangkitkan semangat

belajar siswa.

2. Disarankan kepada guru pendidikan jasmani untuk meningkatkan hasil

belajar passing atas bola voli kepada siswa yang belum tuntas dengan

menggunakan gaya mengajar self sheck dengan materi yang bervariasi.

3. Dari hasil penelitian ditemukan banyak siswa tidak memahami

penggunaan teknik dasar passing atas bola voli, disarankan pada guru agar

melaksanakan pembelajaran melalui penerapan gaya mengajar self sheck

ini, diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih semangat dalam

(20)

63

4. Kepada para teman-teman mahasiswa FIK UNIMED agar dapat mencoba

melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan gaya

mengajar self sheck.

5. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian dengan

menggunakan gaya mengajar self sheck kiranya dapat mencoba dengan

(21)

64

DAFTAR PUSTAKA

Samsudin (2008:2) Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan.

Mosston Musca (1994) Teaching Physical Education, Third Edition, Sydney Colombus Toronto. London. Merill Publishing Company.

Arif, Samsul. 2000. Modifikasi pembelajaran bermain bola voli untuk meningkatkan waktu aktif belajar di SMP 3 Paseh. UPI Bandung : Tidak diterbitkan. Depdiknas. 2005. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas

Dieter, Beutelshtahl. 1988. Belajar Bermain Bola Voli. Bandung : Pionir Jaya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia 2007. Jakarta : Balai Pustaka.

Kosasih, Engkos. 1999. Olahraga Teknik dan Program Latihan dan Akademik. Jakarta: Persindo Lutan, Rusli. 1997. Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sudjana. 1992. Metode Statistika. Bandung : Tarsito.

Sugiono. 2008. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sudjana, Nana dan Ibrahim. 1989. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Barru.

Syariruddin, Aip.1991. Pengetahuan Olahraga, CV Baru, Jakarta: Grasindo.

Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan. Jakarta: Sinar Grafika.

Gambar

Grafika.  http://aritmaxx.wordpress.com/2012/06/15/instrument_penelitian/.

Referensi

Dokumen terkait

Nilai feeding rate tertinggi menggunakan metode SNI adalah papan partikel sengon kerapatan rendah (78,33 µg/ekor/hari untuk SNI dan 16,67 µg/ekor/hari untuk JIS) dan feeding

Perpustakaan Umum Kota Magelang dengan Pendekatan Arsitektur

harga, mendistribusikan, serta mempromosikaonya melalui proses pertukamn agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan. Jadi setelah kita membuat sesuatu yang

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh AC Nielsen Indonesia tahun 2005 di DKI Jakarta diperoleh hasil yang cukup meresahkan, disebutkan tingkat pertumbuhan ritel tradisional

[r]

Faktor penyebab erosi terbesar pada Situ Bojongsari adalah karena tanah yang terbawa aliran permukaan akibat vegetasi di sekitar situ tidak dapat menahan aliran permukaan

Dalam hal ini yang menjadi subjek penelitian ini adalah guru pamong, dengan sumber data yaitu, kepala sekolah, guru dan siswa SMP IT At-Taqwa Miri Sragen, dan dalam memperoleh

Dalam penulisan laporan ini identifikasi masalahnya adalah bagaimana aplikasi asuhan keperawatan pada klien dengan masalah keperawatan utama kerusakan interaksi sosial : Menarik