• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Angkutan Sedimen Pada Batang Kuranji.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Angkutan Sedimen Pada Batang Kuranji."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

AI{ALISIS

ANGKUTAN SEDIMEN PADA

BATANG KT]RANJI

SKRIPSI

Oleh

JUANDA PUTRA

0lt72u2l

JURUS$I TEKNIK SIPIL

-

FAI(ULTAS

TEKNIK

LINI!'ERSITAS ANDALAS

PADANG

(2)

ABSTRAK

Daerah aliran sungai adalah tenpat presipitasi mengkorcentrasi ke sungai. Aktiftas pada DAS yang menyebabkan perubafuzn ekosistem, misalqle perubahan tata guna lahan, khususnya

di

daerah hulu, dapat memberikan

dampak pada daerah

hilir

berupa perubahanfluktuasi debir air dan kandungan

sedimen serta

naterial

terlarut laianya. Sedimen merupakan hasil dari proses

erosi yang mengendap

di

bagian bawah kaki bukit, dr.rcrah getwngan banjir disaluran air. Laju sedimen tahunan tata-rata dari suatu DAS tergahtung pada

faktor iklim, jenis tarah, tata guna lahan, dan topograli.

Pada sungai Batang Kuranji

yang

merupakzn daerah pengaliran sungai yang bermuara

di

kota padang tetah terjadi sedimenta,ti yang cukup besar pada daerah

hilir.

Dengan semakin tinggi intesitas curah hujan pada

DAS Batang Kuranji menyebabkan laju sedimen menihgkat.

Ddri

obser.vasi

yang

ditakukan

pada

sungai Batang

Kuranji

ruas

bendung Gunung nago- Bypass terjadi produksi setlimen yang cukup besar, yaitu

sebesar 74760,73 (to ./tahun) yang terdifi

dari

9a,4 pasir, 5% kereket, j7% batu

dan 49ok adalah sirtu. Sementara pada daerah kolam bendung Gunung Nago

didapatkan jumlah produksi sedimen sebesar 6194,57 (ton/tahuk). ptoduksi

sedimen

yang

besar

yang

terjadi pada kolam bendung dapat meryebabkan fungsi bangtnan sungai tidak lagi berjalan nornml, dan ini akan berpengaruh

pada fungsi bendung.

(3)

BAB

I

PENDAHULUAN

l l

Latar

Belakang

Seiring

dengan pertambahan

waktu tingkat

kepadatan

:enduduk semakin

betambah

sehingga menyebabkan

lahan

kosong

,:makin

berkurang. Dengan meningkatnya kepadatan

penduduk -.romatis kebutuhan masyarakat

juga

meningkat

baik dari

segi pangan, .andang dan papan. Salah satu kebutuhan penduduk yang sangat penting :dalah

di

bidang pertanian

untuk

memenuhi kebutuhan pangan. Untuk

nemenuhi

kebutuhan masyarakat temebut maka

perlu

peningkatan di ridang pertanian.

Dalam rangka

p€ningkatan

bidang

pertanian-

air

bersih

dan iieperluan lainnya maka dibutuhkan sumber daya air yang cukup. Untuk penyediaan sumber daya

air

yang cukup maka diupayakan usaha-usaha 3gar ketersediaan air selalu ada. Salah satu usaha yang dilakukan adalah pembangunan bendung pada sungai-sungai

yang kritis.

Sungai

yang

ridak bisa

menahan

air

atau ketika musim

panas

kering, tentu

perlu dibangun bendung dengan maksud air yang ada

tidak

langsung mengalir ke daerah

hilir.

Dengan adanya aliran

air

di

dalam sungai akan mengakibatkan adanya angkutan sedimen,

yang

berupa angkutan muatan dasar (bed

loatl)

dan

angkutan muatan

layang

(suspended

/oa{.

Sedimentasi

iersebut menimbulkan

pendangkalan

badan perairan seperti

sungai, .raduk, bendungan atau

pintu air

dan

daerah sepanjang sungai, yang
(4)

mengkaji

sedimentasi

yarg

dihasilkan oleh

aliran

sungai pada periode

tertentu. Karena persoalan

yaag

muncul saat

sekararg

adalah meningkatnya sedimentasi

di

daerah kolam bendung yang menyebabkan adanya usaha penggalian oleh masyarakat

lokal

yang

dijadikan

sebagai usaha

tambalan. Hal

ini

dapat berakibat

fungsi

sungai

tidak lagi

sesuai dengan aslinya.

1.2 Tujuan

dan

Manfaat

1.2.1

TujuanPenelitian

l.

Menghituflg volume sedimen pada ruas bendung Gunung Nago sampai dengan

By

pass dengan

melakukan survey

terhadap banyaknya sedimen (pasir,kerekel dan batu) yang diangkut.

2.

Mengamati

perubahan

dasar sungai akibat

pengangkutan matefial teBebut.

1.2.1

Manfaat Penelitian

Dari hasil kajian yang

dilakukan

tersebut, diharapkan dapat
(5)

BAB

VI

KESIMPULAN

6.1

Kesimpulan

Dari

pembahasan

yang dilakukan dapat diambil

beberapa kesimpulan antara lain :

i

l.

Produksi

sedimen

maksimum

terjadi

pada

lokasi

2

(korong

gadang) yaitu 23177,5

(mr

/tahun).

^

2,

Besarnya sedimen

yang

terbentuk pada

ruas

gunung

nago sampai By'pass adalah 74760,73 (ton/tahun).

3.

Akibat

pengangkutan

material

di

dasar sungai menyebabkan permukaan dasar sungai

tidak

rat4

dan

teiadi

penggerusan pada tebing sungai.

4.

Terjadi

penumpukan material sedimen batuan

yang

berukuran 50

cm

150 cm pada badan sungai.

5.

Banyaknya sedimen yang

diargkut

tergantung dari permintaan

oleh

konsumen

dan

ketersediaan sedimen

di

sungai

Batang Kuranj i.

6-2 Saran

Demi

kesempurnaan

hasil

penelitian

ini

diharapkan

untuk mempeftimbangkan beberapa hal berikut :

l.

Untuk

kelanjutan

penelitian

ini,

diharapkan dapat dilanjutkan

lagi

pada daerah

hilir

Bypass sampai dengan muara Batang Kuranji.

2.

Pemerintah

kota

Padang

perlu

memberlakukan

peratuan

daerah (PERDA) tentang penggalian pada alur sungai.

(6)

DAFTARPUSTAKA

tl]

Akry..M

Sf:.i?!ili.

^kajian kinerja pLTA

Batang

Agam

Terhadap

leyba]ryI

debit

aliran-,

tugas

akhir,

""i""

]t""

a"O"f*,

Padang, 20O6.

t2l

SuriprlJv{.Eng

DR

h.

.pelestariqn

Sumber

Daya

Tanah

dan

llr"

ANDI yOGyAKARTA,

yoryakarq

2004

13l

FebruarmaLMT.

-studi

karalaeristik daerqh

aliran

sun..ai

(DAg

dan kerusaken

alur

sungai Botong

X*o"ji

tot,

poiri::

Padng)003.

I4l

Suhartanto, Ery,"Optin

asi

pengeloloan

DAS

tli

Sub

Daerah

Alrran Sungai Cidsnau Kaburyten

Serang

fropinsi

niien

Menggunakan Model

Hidrologi ANSWERS,:parrfirf,

Sul*

pi,

Bogor,200l.

{jlo"oto,

-Bambang Agts,

,,Hidraulika

Transpor

Sedimen,, Diktat, Universitas

cajah Mada

yogyakarta

l99Z_

Soemarto,B^.I.E.,Dpl.H,Ir.,. H

idrologi

Ze,{zift

Usaha Nasional,,, Surabay4 1 986.

t5l

Referensi

Dokumen terkait

Muara yang didominasi debit sungai Muara ini terjadi pada sungai dengan debit sepanjang tahun cukup besar yang bermuara di laut dengan gelombang relatif kecil

Dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan sumber daya air untuk Kota Padang, khususnya di kawasan DAS Batang Kuranji. Memberikan masukan ilmiah dan formal untuk

Muara ini terjadi pada sungai dengan debit sepanjang tahun cukup besar yang bermuara di laut dengan gelombang relatif kecil Pada waktu air surut sedimen akan

Sungai adalah air tawar yang mengalir dari sumbernya di daratan menuju dan bermuara di laut, danau atau sungai yang lebih besar, aliran sungai merupakan aliran

Proses sedimentasi pada daerah sungai merupakan kejadian yang simultan,.. yang dapat mengakibatkan pendangkalan pada dasar sungai dan

Dari hasil running analisa profil aliran dengan menggunakan program HEC-RAS 4.0 maka didapatkan tinggi luapan air sungai kuranji yang menyebabkan banjir setinggi

HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang komposisi insekta di Batang Kuranji Kota Padang diperoleh hasil sebagai berikut: Berdasarkan Tabel 1 di bawah

Erosi tebing sungai akibat penambangan bahan galian C terhadap lahan di Batang Kalumbuk Kenagarian Ampang Kuranji Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, pada daerah penelitian