iv ABSTRAK
REZA TAUFIK AKBAR, 210110060206, 2013. Skripsi ini berjudul Pemanfaatan Media
Sosial oleh Fadjroel Rachman dan Farhat Abbas dalam Wacana Calon Presiden Independen.
Studi Kasus Penggunaan Twitter oleh Fadjroel Rachman dan Farhat Abbas dalam Wacana
Pencalonan Presiden Independen. Pembimbing utama Dr. Herlina Agustin, S.Sos.,
MT., Pembimbing Pendamping Pandan Yudhapramesti S. Sos., MT., Jurusan
Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Jatinangor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan dan
pemanfaatan media sosial Twitter oleh Fadjreol Rachman dan Farhat Abbas dalam
wacana pencalonan Presiden Independen. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian studi kasus, dengan menggunakan metode tersebut, peneliti akan
melihat lebih jauh mengapa para politikus tersebut membuat account Twitter dan
bagaimana mereka menggunakan Twitter sebagai media propaganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan intensitas penggunaan twitter Fadjroel
Rahman dalam konteks propaganda wacana pencalonan presiden independen
sangat tinggi hal ini dikarenakan Fadjroel memiliki tim yang ikut mengelola akun
tersebut. Berbeda dengan Farhat yang mengelola secara mandiri akun Twitternya,
sehingga intensitas akun Farhat masih kalah dibanding akun Fadjroel. Wacana
yang dikembangkan Fadjroel di Twitter cenderung menyentuh banyak aspek dan
mendalam yang tentu terkait erat dengan latar belakang dirinya baik secara
akademik, aktivitas sosial, dan aktivitas politik. Berbeda dengan Farhat yang
kerap kali tidak spesifik dalam membahas suatu persoalan tertentu. Farhat Abbas
cenderung memancing kontroversi lewat tweet-tweet-nya yang berseberangan
dengan pandangan-pandangan umum.
Simpulan penelitian ini yaitu dapat dilihat perbedaan penggunaan media
sosial Twitter oleh kedua calon presiden independen, yakni Fadjroel dan Farhat.
Perbedaan yang signifikan dalam isu-isu di Twitter yang dibicarakan keduanya
menyiratkan bahwa keduanya berada dalam dua kutub pemikiran yang berbeda.
Selain itu perbedaan aktivitas penggunaan akun Twitter menunjukkan secara
konkret diferensiasi strategi komunikasi politik antara keduanya saat melakukan
v ABSTRACT
REZA TAUFIK AKBAR, 210110060206, 2013. This Thesis Entitled The Use Of Social
Media By Fadhroel Rachman And Fa rhat Abbas In The Discourse Of
Independent Presidential Candidate. A Case Study Of The Use Of Twitter By
Fadjroel Rachman And Farhat Abbas In The Discourse Of Independent
Presidential Candidacy. Principal supervisor Dr. Herlina Agustin, S.Sos., MT.,
Assistant Supervisor Pandan Yudhapra mesti, S.Sos., MT., Department of
Journalism, Faculty of Communication Sciences, University of Padjadjaran,
Jatinangor .
This study aims to determine how the usage of social media and the usage
of Twitter by Fadjroel Rachman and Fa rhat Abbas in the discourse of
Independent Presidential candidacy. This study uses a ca se study method, by
using these methods, researchers will see further why the politicians a re making a
Twitter account and how they use Twitter as a medium of propaganda.
Results of this study indicate the intensity of the twitter propaganda
Fadjroel Rahman in the discourse conxtext of the independent presidential
candidacy is very high because it has teams participating Fadjroel manage the
account. In contrast to Farhat who manage independently Twitter account, so the
intensity Farhat account is still less than Fadjroel account. Discourse that
developed Fadjroel on Twitter tend to touch many aspects and depth that
correspond with his background, both academic, social, and political activity.
Farhat contrast to the often non-specific in discussing a particular issue. Farha t
likely to provoke a controversy over his tweet-tweet that opposite with common
views.
The conclusions of this study can be seen that the differences in use of
social media Twitter by two independent presidential candidates, namely Fadjroel
and Farhat. Significant differences in the issues discussed at Twitter both imply
that they are in two different poles of thought. Besides differences Twitter a ccount
usage activity show concretely differentiation strategies of political
communication between the two during a practice propaganda in the independent