• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKALA KEMATANGAN EMOSIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKALA KEMATANGAN EMOSIONAL"

Copied!
72
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1

SKALA KEMATANGAN EMOSIONAL

Data Responden

Nama :

Jenis Kelamin : L/P

Usia :...Tahun

Petunjuk Pengisian

Dibawah ini terdapat sejumlah pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan “Kematangan emosional”. Anda diminta untuk menjawab pernyataan-pernyataan yang telah disediakan yang seduai dengan diri anda pada kolom jawaban.

SS : Sangat setuju

S : Setuju

TS : Tidak setuju

STS : Sangat tidak setuju

Contoh :

No Item SS S TS STS

1 Saya marah tanpa alasan yang jelas √

Skala Kematangan Emosional

No Item SS S TS STS

1 Saya mampu mengambil keputusan

2 Saya berpikir, seandainya saya seberuntung dia

3 Saya dapat menyesuaikan diri dengan cepat dalam lingkungan baru

4 Melalui raut wajahnya, saya langsung mengerti apa yang diinginkan teman saya tanpa ia mengatakannya

5 Saya benci jika teman dekat saya berteman akrab dengan orang lain

(2)

6 Saya menangis mendengar kabar meninggalnya kerabat dekat saya

7 Saya menghindari hal-hal yang membuat saya kesal

8 Keputusan saya berubah-ubah

9 Saya mampu mengutarakan ide-ide dan gagasan dengan jelas kepada orang lain 10 Saya dapat menerima kelebihan dan

kekurangan yang ada pada diri saya

11 Saya cemas jika kelemahan saya diketahui orang lain

12 Berada ditengah keramaian membuat saya kikuk

13 Saya canggung berbincang-bincang dengan orang yang baru saya kenal

14 Saya sulit mengerti apa yang diinginkan teman saya

15 Saya kurang peka terhadap perasaan orang lain

16 Saya bergaul dengan orang-orang dari berbagai kalangan

17 Saya pacaran demi menjaga gengsi 18 Saya senang melihat teman saya bahagia 19 Saya benci terhadap orang yang mudah marah 20 Saya sedih jika teman saya tertimpa musibah 21 Sulit bagi saya untuk mengendalikan perasaan

kesal saya

22 Saya bertindak spontan tanpa memikirkan konsekuensinya

23 Saya bersyukur terhadap semua yang saya dapatkan dengan kerja keras

24 Saya butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru

(3)

25 Saya peka akan perasaan teman saya 26 Saya bergantung pada diri saya sendiri

27 Saya kesal jika teman dekat saya mendapat pujian dari oranglain

28 Apabila saya sedang marah, saya mengalihkan kekesalan saya dengan berbagai hal positif

29 Saya suka marah-marah sendiri jika sedang kesal

30 Saya senang melihat oranglain menderita 31 Saya bertingkah laku kasar terhadap teman-

teman saya

32 Saya panik jika sedang kesal

33 Saya membutuhkan teman untuk berbagi keluh kesah

34 Saya berani bertanya kepada orang yang baru saya kenal

35 Setiap orang diberikan kemampuan yang berbeda-beda

36 Dalam bertindak saya memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu

37 Saya mengutarakan pendapat ketika diskusi di kelas

38 Sebelum bertindak, saya memikirkan terlebih dahulu untung dan rugi dari tindakan yang saya ambil

39 Dalam menghadapi suatu masalah, saya sulit memutuskan apa yang seharusnya saya lakukan

40 Saya iri dengan keberhasilan oranglain

41 Bagi saya, teman adalah hal yang penting dalam hidup

42 Saya puas jika sudah mencaci maki orang

(4)

yang membuat saya kesal

43 Saya menjadi kacau ketika situasi yang saya hadapi mulai memburuk

44 Saya mulai tersinggung dengan ucapan teman-teman saya

45 Bila menghadapi masalah, saya berusaha untuk memikirkan cara penyelesaiannya 46 Saya sulit menerima pendapat oranglain 47 Saya akan bertanggung jawab akan terhadap

setiap keputusan yang saya ambil

(5)

Lampiran 2

UJI COBA INSTRUMEN

A. UJI VALIDITAS

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 36 100.0

Excludeda 0 .0

Total 36 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

VAR00001 3.0278 .65405 36

VAR00002 2.4444 .80868 36

VAR00003 2.6389 .79831 36

VAR00004 2.2500 .69179 36

VAR00005 2.8333 1.00000 36

VAR00006 2.5833 .84092 36

VAR00007 3.0278 .90982 36

VAR00008 2.3333 .79282 36

VAR00009 2.7222 .84890 36

VAR00010 3.0000 .89443 36

VAR00011 2.5278 .84468 36

VAR00012 2.4167 .84092 36

VAR00013 2.1667 .73679 36

VAR00014 2.3056 .70991 36

VAR00015 2.5278 .84468 36

VAR00016 2.9167 .96732 36

VAR00017 2.8611 .79831 36

VAR00018 3.2500 .99642 36

VAR00019 2.1111 .82038 36

VAR00020 2.8056 1.00909 36

VAR00021 2.1944 .82183 36

VAR00022 2.5000 .81064 36

VAR00023 3.0000 1.21890 36

VAR00024 2.6111 .76636 36

VAR00025 2.5278 .73625 36

(6)

VAR00026 2.2778 1.11127 36

VAR00027 2.8333 1.00000 36

VAR00028 2.7778 .98883 36

VAR00029 2.2500 .90633 36

VAR00030 3.1111 1.08963 36

VAR00031 2.8889 1.06309 36

VAR00032 2.5000 .84515 36

VAR00033 2.6944 1.06421 36

VAR00034 2.6111 .90326 36

VAR00035 3.1667 1.00000 36

VAR00036 2.9722 1.05522 36

VAR00037 2.6111 .87105 36

VAR00038 2.9722 1.05522 36

VAR00039 2.3056 .70991 36

VAR00040 2.8889 1.03586 36

VAR00041 3.1111 .94952 36

VAR00042 2.8889 1.00791 36

VAR00043 2.2778 .77868 36

VAR00044 2.5278 .81015 36

VAR00045 3.0833 1.05221 36

VAR00046 2.8056 .82183 36

VAR00047 3.1667 .77460 36

Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 123.2778 628.778 .592 .960

VAR00002 123.8611 633.037 .367 .961

VAR00003 123.6667 620.457 .692 .960

VAR00004 124.0556 639.140 .257 .962

VAR00005 123.4722 608.085 .802 .959

VAR00006 123.7222 619.749 .673 .960

VAR00007 123.2778 619.806 .618 .960

VAR00008 123.9722 626.771 .535 .961

VAR00009 123.5833 624.821 .544 .961

VAR00010 123.3056 618.561 .658 .960

VAR00011 123.7778 633.721 .334 .961

VAR00012 123.8889 622.387 .608 .960

VAR00013 124.1389 635.209 .346 .961

VAR00014 124.0000 637.829 .287 .961

VAR00015 123.7778 616.578 .747 .960

VAR00016 123.3889 618.930 .597 .960

(7)

VAR00017 123.4444 623.340 .618 .960

VAR00018 123.0556 611.540 .732 .960

VAR00019 124.1944 633.190 .357 .961

VAR00020 123.5000 608.543 .785 .959

VAR00021 124.1111 635.416 .302 .962

VAR00022 123.8056 628.047 .490 .961

VAR00023 123.3056 601.761 .759 .960

VAR00024 123.6944 643.304 .465 .962

VAR00025 123.7778 627.263 .564 .961

VAR00026 124.0278 635.399 .214 .962

VAR00027 123.4722 612.256 .715 .960

VAR00028 123.5278 618.428 .594 .960

VAR00029 124.0556 637.083 .234 .962

VAR00030 123.1944 605.818 .776 .959

VAR00031 123.4167 607.450 .764 .959

VAR00032 123.8056 627.247 .488 .961

VAR00033 123.6111 614.759 .620 .960

VAR00034 123.6944 612.104 .799 .959

VAR00035 123.1389 610.523 .751 .960

VAR00036 123.3333 606.800 .783 .959

VAR00037 123.6944 621.533 .606 .960

VAR00038 123.3333 617.029 .581 .960

VAR00039 124.0000 630.457 .495 .961

VAR00040 123.4167 606.821 .798 .959

VAR00041 123.1944 617.875 .632 .960

VAR00042 123.4167 617.964 .591 .960

VAR00043 124.0278 628.313 .505 .961

VAR00044 123.7778 631.263 .410 .961

VAR00045 123.2222 613.092 .661 .960

VAR00046 123.5000 617.914 .735 .960

VAR00047 123.1389 619.837 .731 .960

B. UJI RELIABILTAS Reliability Statistics Cronbach's

Alpha N of Items

.961 47

(8)

Lampiran 3

TABEL HASIL PRE TEST KEMATANGAN EMOSIONAL SISWA KELAS X TEKNIK MESIN SMK SARASWATI SALATIGA

NO Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 JML

1 AE 3 4 3 3 3 2 3 3 3 4 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 4 3 3 2 3 3 3 134

2 AW 3 1 2 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 3 2 1 3 3 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 2 1 2 1 1 2 89

3 AM 3 2 3 2 2 3 2 4 4 3 3 3 2 2 3 3 2 4 2 4 2 3 4 3 3 4 3 4 2 4 3 2 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 142

4 AD 3 2 2 2 1 2 3 2 1 3 3 2 2 1 1 3 2 2 1 3 1 3 1 2 1 2 1 2 2 2 1 2 1 2 1 2 2 3 1 1 1 2 2 2 3 1 3 88

5 AY 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 141

6 AF 3 2 2 2 2 1 2 2 1 3 2 2 2 3 2 1 2 1 3 2 2 3 2 3 2 1 3 2 1 2 1 2 1 2 3 1 1 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 90

7 AK 3 2 2 2 2 2 1 2 1 2 2 2 2 3 3 3 2 1 2 3 2 2 2 1 3 1 3 1 2 1 2 3 1 2 2 2 2 1 2 3 2 2 2 3 1 2 2 94

8 AH 3 2 2 1 3 2 1 2 2 3 2 2 1 1 2 1 2 2 2 1 2 3 1 4 2 4 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 1 2 3 2 3 3 2 3 1 2 2 94

9 AR 4 2 3 3 3 2 4 1 4 4 2 1 1 2 2 4 3 4 3 3 1 1 4 2 3 1 3 4 1 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 2 1 3 3 4 136

10 BA 2 1 2 2 1 2 1 2 1 2 3 1 3 1 1 2 2 1 2 1 2 2 3 2 2 1 2 3 2 3 3 3 1 1 2 2 2 3 2 1 2 1 1 3 3 3 3 91

11 FH 4 3 3 1 3 2 4 3 2 4 2 3 2 2 3 2 3 4 2 3 3 3 4 3 3 2 3 4 4 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 142

12 CA 3 2 3 2 4 3 4 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 3 2 2 3 2 5 3 3 5 5 3 2 3 3 5 3 3 2 4 3 4 3 3 4 3 4 150

13 CJ 4 2 3 4 4 2 3 3 4 4 3 3 2 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 1 4 4 1 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 158

14 DN 2 2 1 2 2 1 3 2 3 2 1 2 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 1 3 1 3 1 2 2 1 1 1 3 2 1 1 2 1 1 2 2 1 2 2 85

15 DM 3 4 3 2 3 3 4 2 3 3 1 3 2 2 3 4 2 4 2 3 2 3 3 2 2 4 3 3 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 133

16 DA 4 3 4 3 3 3 4 2 2 3 1 2 2 2 3 4 3 4 2 3 2 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 4 3 4 3 3 4 2 2 3 3 2 2 4 3 4 138

17 EN 3 3 2 2 4 4 4 3 2 4 3 3 3 2 3 4 4 4 4 4 2 3 4 2 3 3 4 4 1 4 4 4 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 156

18 EA 3 3 3 2 2 1 3 1 3 2 3 1 2 1 1 3 2 3 1 1 2 1 2 3 1 3 1 2 2 2 1 2 3 1 2 3 1 1 2 2 3 1 2 1 1 2 2 90

19 ES 4 2 3 3 4 2 4 4 4 4 4 4 3 2 3 4 4 4 3 4 3 3 4 3 3 1 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 2 4 3 4 162

20 GB 2 1 2 2 1 2 3 1 3 1 2 1 2 2 2 1 3 2 2 1 3 1 1 2 2 3 2 1 2 1 2 1 3 1 4 2 1 4 2 1 4 1 2 2 3 1 2 90

21 HW 4 2 2 3 3 4 3 3 3 4 4 2 2 3 4 4 4 4 3 3 1 2 4 2 3 1 4 4 1 4 3 1 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 146

22 IW 3 3 4 2 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 1 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 4 1 3 3 3 3 146

23 IR 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 4 3 1 3 2 2 4 2 3 3 4 3 2 3 3 2 1 4 3 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 3 3 132

24 MD 2 1 2 2 1 2 3 1 2 2 3 1 1 3 2 3 1 4 1 1 2 2 2 4 2 1 2 2 1 4 1 2 2 2 1 1 2 2 2 1 2 4 1 2 3 3 2 93

25 MU 3 4 3 2 3 3 3 3 3 4 2 2 2 3 3 4 3 3 1 4 2 3 1 3 3 4 3 2 2 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 139

26 MA 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 1 4 2 2 4 2 3 1 3 3 2 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 136

27 PA 3 2 3 2 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 2 2 3 3 3 2 4 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 4 3 4 143

28 RN 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 3 3 2 3 4 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 4 147

29 RA 2 3 4 1 4 4 4 2 4 4 2 2 1 3 4 3 3 4 2 4 4 3 4 4 2 4 2 1 2 4 4 3 4 2 4 4 1 3 3 4 3 3 4 3 4 4 4 147

30 SE 2 3 1 2 1 2 3 2 3 1 1 3 2 2 1 3 1 3 2 1 1 2 1 2 1 2 1 3 2 2 2 2 2 2 2 1 4 1 2 2 1 2 2 3 1 1 1 87

31 SS 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 4 142

32 SW 2 3 1 2 2 2 1 2 2 3 2 2 1 3 1 1 3 2 1 2 1 1 1 3 2 1 1 2 3 2 1 1 3 1 3 1 3 1 2 1 3 2 2 1 3 1 3 87

33 SU 4 3 3 2 3 4 3 2 3 4 2 2 3 2 2 4 3 4 2 3 2 3 4 2 3 2 3 2 3 3 3 2 4 3 4 4 3 4 2 3 4 3 2 3 4 3 4 140

34 TS 3 3 2 4 4 3 3 2 3 4 4 4 1 3 2 4 4 4 3 3 1 1 4 4 4 1 4 3 4 4 1 3 4 4 3 2 3 1 1 4 4 4 2 1 4 2 3 139

35 WS 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 4 3 2 2 3 2 2 4 4 3 2 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 141

36 WR 4 3 4 2 4 3 4 1 3 3 2 4 4 2 3 3 4 4 1 4 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 3 4 1 4 4 1 1 2 4 4 4 152

JML 4520

(9)

TABEL HASIL POST TEST KELOMPOK EKSPERIMEN DAN KELOMPOK KONTROL

NO NAMA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 JML 1e AW 3 3 4 2 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 4 2 3 3 3 3 148 2e AE 3 2 3 2 4 3 4 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 3 2 2 3 2 5 3 3 5 5 3 2 3 3 5 4 3 2 4 3 4 3 3 4 3 4 151 3e AF 3 2 3 2 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 2 2 3 3 3 2 4 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 4 3 4 143 4e AK 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 4 143 5e AH 4 3 3 2 3 4 3 2 4 4 2 2 3 2 2 4 3 3 2 3 2 3 4 2 3 2 3 2 3 3 3 2 4 3 4 4 3 4 2 3 4 3 2 3 4 3 4 140 6e BA 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 4 3 2 2 3 2 2 4 4 3 2 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 141 7 DN 2 2 1 2 2 1 3 2 3 2 1 2 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 1 3 1 3 1 2 2 1 1 1 3 2 1 1 2 2 1 2 2 3 2 3 89 8 EA 3 3 3 2 2 1 3 1 3 2 3 1 2 1 1 3 3 3 2 1 2 1 2 3 1 3 1 2 3 2 2 2 3 2 3 3 1 2 2 2 3 1 2 1 3 2 2 99 9 GB 2 2 3 2 1 3 3 2 3 1 4 1 3 2 4 1 3 2 2 1 3 1 1 2 2 3 2 1 2 2 2 1 4 1 4 2 1 4 2 1 4 1 2 2 4 2 3 104 10 MD 2 1 2 2 1 2 3 1 2 2 3 1 1 3 2 3 1 4 1 1 2 2 2 4 2 1 2 2 1 4 1 2 2 2 1 1 2 2 3 2 2 4 1 2 3 4 3 97 11 SE 2 3 1 2 1 2 3 2 3 1 1 3 2 2 1 3 1 3 2 1 1 2 1 2 2 3 2 3 2 2 2 3 2 3 3 1 4 3 2 2 2 4 2 3 1 2 1 99 12 SW 2 3 1 2 2 2 1 2 2 3 2 2 1 3 1 1 3 2 1 2 1 1 1 3 2 1 1 2 3 2 2 1 3 1 3 1 2 3 3 1 3 4 2 1 3 2 3 93

(10)

Lampiran 4

YAYASAN PEMBINA REHABILISASI DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT SMK SARASWATI SATIGA

Jl. Hasanudin 738 Salatiga

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Kelas

Semester / Tahun Hari / Tanggal Alokasi Waktu

Judul / Spesifikasi Layanan : : : : :

X Teknik Mesin II / 2013-2014

Kamis, 3 April 2014 1 x 40 menit

Kematangan Emosional Bidang Bimbingan : Pribadi

Jenis layanan : Informasi

Fungsi layanan : Pemahaman, pengembangan

Sasaran : AW,AE,AF,AK,AH,BA

Tujuan : 1. Siswa mampu memahami kematangan emosional, faktor ,karateristik dan aspek-aspek kematangan emosional.

2. Siswa mampu memahami dan mengerti contoh nyata dari seseorang yang memiliki kematangan emosional di lingkungan sosialnya.

3. Siswa mampu mengungkapkan dan bercerita mengenai pengalaman yang berhubungan dengan perilaku emosional selama di sekolah.

Karakteristik yang diharapkan : Kritis, kontrol diri, pemahaman diri.

Materi : Terlampir

Metode : Permainan, diskusi, ceramah

Uraian Kegiatan : 1) Kegiatan awal

a. Mengajak siswa berdoa b. Memperkenalkan diri

c. Mengecek kehadiran siswa (absensi) d. Menjelaskan tujuan penyampaian materi

(11)

2) Kegiatan inti a. Eksplorasi

Bertanya kepada siswa: apa yang kalian ketahui tentang kematangan emosional.

Siswa mendengarkan penjelasan mengenai kematangan emosional.

b. Elaborasi

Siswa secara aktif mendengarkan penjelasan mengenai kematangan emosional.

Siswa di berikan contoh-contoh nyata yang melibatkan kematangan emosional.

Siswa melakukan tanya jawab dan sharing pengalam pribadi tentang kematangan emosional.

Siswa diajak bermain game / Ice breaking

Siswa mengungkapkan manfaat dan perasaannya dari kegiatan yang telah dilaksanakan

3) Kegiatan akhir

Siswa bersama praktikan melakukan evaluasi kegiatan menyimpulkan materi yang telah disampaikan.

Tempat : Ruang kelas 14

Penyelenggara Layanan : Mahasiswa BK UKSW

Alat dan Perlengkapan : Kertas, LCD, spidol, white board, Laptop Keterkaitan layananan : Observasi,wawancara

Evaluasi penilaian dan tindak lanjut

a. Penilaian Proses : Mengamati antusias, respon, dan aktifitas siswa saat kegiatan layanan berlangsung. Dalam penilaian proses ini akan dilakukan observasi dengan panduan sebagai berikut:

(12)

b. Penilaian Hasil

c. Tindak lanjut

:

:

Aspek yang Diobservasi

Sangat Baik

Baik Kurang Baik

Tidak Baik Antusias

siswa Partisipasi siwa Respon siswa Kelancaran layanan Suasana layanan

Catatan khusus

1. Laiseg :

Memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan.

2. Laijapen :

Memantau perilaku siswa sehari-hari terkait dengan perilaku yang mengindikasi kematangan emosional seminggu setelah pemberian layanan.

3. Laijapang :

Setelah layanan bimbingan kelompok teknik role play yang ke kedelapan, penyelenggara menyiapkan dan menyebarkan skala kematangan emosional untuk mengetahui berhasil tidaknya layanan diberikan untuk meningkatkan kematangan emosional siswa.

Mengevaluasi kegiatan dan memberikan layanan bimbingan kelompok teknik role play pada pertemuan selanjutnya dengan topik yang sudah ditentukan

Buku Sumber :

1. Katkovsky, Walter & Gorlow, Leon. 1976. The psychology of adjusment; current concepts and application McGraw-

(13)

Hill Book Company, New York.

2. Buku 55 permainan BK penerbit Paramitha Publishing

Sumber Dana : Rp. 9.000

Salatiga, 1 April 2014 Mengetahui

Koordinator BK

Nikmatu Rochmah,S.Psi

Pemberi Layanan

YUNI ANTO

(14)

LAPORAN PELAKSANAAN DAN EVALUASI (PENILAIAN), ANALISIS DAN TINDAK LANJUT SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SESI 1

“KEMATANGAN EMOSIONAL”

A. Topik Permasalahan : Kematangan Emosional B. Spesifikasi Kegiatan

a. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi b. Jenis Layanan : Informasi

c. Fungsi Layanan : Pemahaman, Pengembangan d. Sasaran Layanan : AW,AE,AF,AK,AH,BA C. Pelaksanaan layanan

a. Waktu : 1 x 40 menit / 3 April 2014

b. Tempat : Ruang Kelas 14

c. Deskripsi dan komentar tentang pelaksanaan Layanan

Sesi 1 dilaksanakan di ruang kelas 14. Kegiatan awalnya, penulismenyapa siswa dilanjutkan melakukan perkenalan dirinya kembali terhadap para siswa yang terpilih untuk melakukan sesi bimbingan kelompok. Dilanjutkan dengan doa dan absensi, kemudian penulis menjelaskan kegiatan selama sesi 1 ini, dimana dalam sesi 1 ini siswa diajak untuk kegiatan bimbingan klasikan mengenai kematangan emosional dan sedikit mengulas mengenai bimbingan kelompok teknik role play.

Selanjutnya penulis bertanya kepada siswa mengenai apa itu kematangan emosional, faktor-faktor yang mempengarui, karakteristik dan aspek-aspek kematangan emosional. Setelah itu di lanjutkan dengan ice breaking untuk mencairkan suasana agar siswa tidak bosan dan malas. Untuk kegiatan selanjutnya siswa diajak sharing mengenai pengalaman yang berkisar tentang kematangan emosional saat mereka berada di sekolah.

d. Cara penilaian.

Respon siswa mengenai penjelasan materi, kemudian antusias dan partisipasi siswa dalam kegiatan layanan ini apakah mereka memahami, mengerti, serta terlibat aktif dalam pemberian materi mengenai kematangan emosional di sekolah dalam power point.

e. Deskripsi dan evaluasi tentang hasil kegiatan.

(15)

1. Relating (Hubungan)

Hubungan antara siswa dan penulis semakin hari semakin akrab dan tidak lagi ada perasaan canggung diantara mereka, siswa merasa nyaman dan senang dengan layanan yang penulis berikan.

2. Releasing (Melegakan Perasaan)

Keenam siswa merasa nyaman dan senang dengan layanan BK mereka mengutarakan antusias mereka mengenai layanan BK dikelas.

3. Re-creating (Menciptakan)

Penciptaan suasana yang penulis lakukan dengan memberikan pengantar materi yang akan dibahas mengenai kematangan emosional di sekolah, dari hal ini maka akan memberikan gambaran mengenai kematangan emosional secara nyata di lingkungan sekolah.

4. Reexperiencing (Mengalami Kembali)

Dari hasil penjelasan penulis mengenai kematangan emosional di sekolah, siswa diminta merenungkan kembali dan sharing mengenai kematangan emosional selama mereka berada di sekolah.

5. Resolving (Menyelesaikan)

Penyelesaian pada kegiatan ini pada perefleksian diri siswa terhadap kegiatan yang telah dilakukan

Menurut saya kegiatan layanan pada sesi 1 (pertama) bimbingan klasikal, respon dan antusias keenam siswa sangat baik, siswa sangat antusias, mereka berpartisipasi dan merespon apa yang penulis berikan dengan baik, mereka juga memahami apa yang penulis berikan, sehingga mereka memahami tujuan dari pemberian materimengenai kematangan emosional di sekolah..

D. Analisis Hasil Penilaian

a. Memberikan kesempatan untuk bertanya kepada siswa jika siswa belum mengerti.

b. Deskripsi dan komentar tentang hasil analisis

Siswa dapat memperoleh manfaat dari hasil layanan ini sehingga siswa mampu memahami pentingnya seseorang memiliki emosi yang matang.

E. Tindak lanjut

a. Cara-cara tindak lanjut

Membantu siswa yang masih mengalami masalah yang berhubungan dengan pemahaman diri mereka.

b. Deskripsi dan komentar tentang cara-cara tindak lanjut

(16)

Siswa antusias dalam kegiatan ini sehingga dalam dalam penilaian segera 100%

siswa mengatakan senang dengan kegiatan ini. Untuk hasil penilaian segera dapat dilihat pada halaman Penilaian segera.

Lampiran Check List

Salatiga, 4 April 2014 Mengetahui

Koordinator BK

Nikmatu Rochmah,S.Psi

Penulis

YUNI ANTO

Aspek yang diobservasi Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Antusias Siswa

Aktivitas Siswa

Respon Siswa

Partisipasi Siswa Kelancaran Layanan Suasana Layanan

Catatan khusus Siswa sudah menemukan pemahaman mereka mengenai kematangan emosional.

(17)

EVALUASI KEGIATAN BIMBINGAN KELOMPOK SESI 1, 3 April 2014

NAMA : KELAS : NO ABSEN :

1. Apa yang kalian ketahui tentang kematangan emosional? Jelaskan!

2. Hal-hal atau faktor apa saja yang mempengarui kematangan emosional?

3. Jelaskan apabila remaja belum matang emosinya?

(18)

MATERI SESI 1

KEMATANGAN EMOSIONAL

A. Pengertian Kematangan Emosional

Menurut Katkovsky dan Gorlow (1976), kematangan emosi adalah dimana kepribadian secara terus menerus berusaha mencapai keadaan emosi yang sehat, baik secara intrafisik maupun interpersonal. Karena sifatnya yang dinamis, bisa dipelajari dan lebih mudah diamati, maka para ahli dan peneliti psikologi cenderung lebih tertarik utnuk mengkaji tentang emosi daripada unsur-unsur perasaan.

B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kematangan Emosional

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kematangan emosi seseorang (Astuti,2000) antara lain :

a. Pola asuh orang tua, keluarga merupakan lembaga pertama dan utama dalam kehidupan anak, tempat belajar dan menyatakan dirinya sebagai mahluk sosial, karena keluarga merupakan kelompok sosial yang pertama tempat anak dapat berinteraksi. Dari pengalaman berinteraksi dalam keluarga ini menentukan pula perilaku anak.

b. Pengalaman traumatis, kejadian-kejadian traumatis masa lalu dapat mempengaruhi perkembangan emosi seseorang. Kejadian-kejadian traumatis dapat bersumber dari lingkungan keluarga ataupun lingkungan di luar keluarga.

c. Temperamen, temperamen dapat didefinisikan sebagai suasana hati yang mencirikan kehidupan emosional seseorang. Pada tahap tertentu masing- masing individu memiliki kisaran emosi sendiri-sendiri, dimana temperamen merupakan bawaan sejak lahir, dan merupakan bagian dari genetik yang mempunyai kekuatan hebat dalam rentang kehidupan manusia.

d. Jenis kelamin, perbedaan jenis kelamin memiliki pengaruh yang berkaitan dengan adanya perbedaan hormonal antara laki-laki dan perempuan, peran jenis maupun tuntutan sosial berpengaruh terhadap adanya perbedaan karakteristik emosi diantar keduanya.

e. Usia, perkembangan kematangan emosi yang dimiliki seseorang sejalan dengan pertambahan usia, hal ini dikarenakan kematangan emosi dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan dan kematan fisiologis seseorang.

(19)

C. Karakteristik Kematangan Emosional

Menurut Hurlock (1999), individu yang dikatakan matang emosinya yaitu :

a. Dapat melakukan kontrol diri yang bisa diterima secara sosial.

Individu yang emosinya matang mampu mengontrol ekspresi emosi yang tidak dapat diterima secara sosial atau membebaskan diri dari energi fisik dan mental yang tertahan dengan cara yang dapat diterima secara sosial.

b. Pemahaman diri individu yang matang.

Belajar memahami seberapa banyak kontrol yang dibutuhkannya untuk memuaskan kebutuhannya dan sesuai dengan harapan masyarakat.

c. Menggunakan kemampuan kritis mental.

Individu yang matang berusaha menilai situasi secara kritis sebelum meresponnya, kemudian memutuskan bagaimana cara bereaksi terhadap situasi tersebut.

Menurut Walgito (2002), individu yang dikatakan matang emosinya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

a. Seseorang yang matang emosinya dapat menerima baik keadaan dirinya maupun orang lain seperti apa adanya, sesuai dengan keadaan obyektifnya. Hal ini disebabkan orang yang matang emosinya dapat berpikir secara baik dan obyektif.

b. Seseorang yang matang emosinya pada umumnya tidak bersifat implusi, akan merespon stimulus dengan cara mengatur pola berpikir secara baik untuk memberikan tanggapan kepada stimulus tersebut.

c. Seseorang yang matang emosinya, dapat mengontrol emosi dan ekspresinya dengan baik, walaupun dalam keadaan marah, orang tersebut dapat mengatur kapan kemarahan tersebut dimanifestasikan.

d. Seseorang yang matang emosinya, dapat berpikir objektif, sehingga akan bersifat sabar, penuh oengertian dan pada umumnya cukup mempunyai toleransi yang baik.

e. Seseorang yang matang emosinya akan mempunyai tanggung jawab yang baik, dapat berdiri sendiri, tidak mudah mengalami frustasi dan mengahadapi masalah dengan penuh pengertian.

(20)

YAYASAN PEMBINA REHABILISASI DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT SMK SARASWATI SATIGA

Jl. Hasanudin 738 Salatiga

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Kelas

Semester / Tahun Hari / Tanggal Alokasi Waktu Tempat

Bidang Bimbingan

Judul / spesifikasi Layanan Jenis Layanan

Fungsi Layanan Sasaran

Identifikasi kebutuhan dan Permasalahan

: : : : : : : : : : : :

X Teknik Mesin II / 2013-2014 Senin, 7 April 2014 2 x 40 menit

Kelas 12 Pribadi Kemandirian

Bimbingan Kelompok (Topik Tugas) Pemahaman, Pencegahan, dan Pengentasan AW,AE,AF,AK,AH,BA

Beberapa siswa kelas X Tehnik Mesin yang membutuhkan bantuan dalam memahami kemandirian

A. Tujuan : 1. Siswa mampu memahami tentang kemandirian serta mampu memutuskan apa yang dikehendaki dan

bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambilnya.

2. Siswa mampu melakukan peran dalam kegiatan role play secara bergantian dimana mereka berperan sesui tokoh yang sudah ditentukan.

3. Siswa bersama-sama melakukan evaluasi, sharing, dan berdiskusi mengenai kemandirian.

B. Materi Layanan : Role Play atau bermain peran mengenai kemandirian mengangbil keputuasan dan bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut.

C. Metode : Role Play atau bermain peran D. Uraian Kegiatan :

(21)

No Kegiatan Pemimpin 1. Tahap Pembentukan

a. Pembentukan kelompok untuk melakukan kegiatan pada sesi kedua dan ketiga, terdapat 6 siswa dalam kegiatan pada sesi ini.

b. Doa pembuka. Doa akan dipimpin oleh penulis, dilanjutkan salam pembuka.

c. Para anggota saling memperkenalkan diri, dan juga mengungkapkan tujuan dan harapannya yang ingin dicapai.

d. Selanjutnya penulis sebagai pemimpin kelompok, menjelaskan tujuan yang ingin dicapai melalui bimbingan kelompok bebas, kode etik, dan azas kerahasiaan perlu ditekankan. Selanjutnya mengucapkan ikrar kerahasiaan.

2 Tahap Peralihan

a. Pemimpin kelompok menjelaskan tata tertib dari kegiatan-kegiatan yang akan ditempuh pada tahap III ( Tahap Kegiatan).

b. Pemimpin kelompok mempersiapkan anggota untuk masuk ke tahap kegiatan dengan memastikan lagi kesiapan anggota dalam menjalani kegiatan.

3. Tahap kegiatan

a. Penulis dimana dalam hal ini bertindak sebagai pemimpin kelompok menjelaskan materi (topik) yang akan disampaikan mengenai kemandirian, selanjutnya dalam kegiatan ini dilanjutkan dengan bermain peran (Role Play) . b. Pemimpin kelompok membagi peran kepada anggota kelompok yang akan

melaksanakan kegiatan role play, mulai dengan membagi peran yang sudah ditentukan.

c. Selanjutnay pemimpin kelompok membagikan naskah role play mengenai kemandirian, dan memberikan waktu 10 menit untuk mempelajari dan mendalami karakter tokoh dalam naskah tersebut.

d. Anggota kelompok melakukan kegiatan role play sesuai dengan naskah yang sudah mereka pelajari sebelumnya. Anggota kelompok melakukan dengan sungguh-sungguh dan menghayati setiap naskah terutama penekanan dalam

(22)

menangani kemandirian.

e. Setelah sesi pertama selesai dilanjutkan sesi kedua dimana anggota kelompok bergantian melakukan peran yang berbeda dari sesi sebelumnya.

f. Pemimpin kelompok mengajak anggota kelompok untuk menyimpulkan hasil kegiatan bermain peran yang dilakukan, serta melakukan evaluasi kegiatan.

g. Pemimpin kelompok meminta pengamat kegiatan untuk melaporkan hasil pengamatannya untuk kemudian ditanggapi anggota kelompok lain.

4. Tahap pengakhiran

a. Pemimpin kelompok melakukan penilaian segera dengan memberikan beberapa pertanyaan.

b. Pemimpin kelompok memberitahu bahwa kegiatan akan diakhiri.

c. Pemimpin kelompok menyampaikan kesan pesan yang diperolehnya melalui kegiatan ini.

d. Pemimpin kelompok mempersilakan para anggota kelompok untuk mengemukakan kesannya dan hasil sesuai kegiatani ini.

e. Pemimpin kelompok menawarkan musyawarah merencanakan pertemuan berikutnya tentunya untuk menentukan masalah berikutnya.

f. Doa penutup, dipimpin oleh pemimpin kelompok, salam penutup.

g. Perpisahan (jabattangan)

E. Alat dan Media : Kertas, Bolpoin F. Rencana penilaian dan

tindak lanjut

:

a. Penilaian Proses

b. Penilaian Hasil :

:

- Menilai kesungguhan anggota kelompok saat mengikuti kegiatan bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran (Role Play). (Lembar observasi penilaian proses terlampir)

1. Laiseg :

Memberikan pertanyaan kepada anggota kelompok, apa manfaat dari kegiatan ini, hal apa yang mereka pelajari mengenai kemandirian.

(23)

c. Tindak lanjut :

2. Laijapen

Memantau pembiasaan perilakunya mereka dalam mengatasi masalah dalam lingkungan sekolah agar bisa membuat keputusan dengan tepat dan bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut.

3. Laijapang

Setelah layanan bimbingan kelompok teknik role play yang ke delapan, penyelenggara menyiapkan dan menyebarkan skala kematangan emosional untuk mengetahui berhasil tidaknya layanan diberikan untuk meningkatkan kematangan emosional pada siswa.

Mengevaluasi kegiatan dan memberikan layanan bimbingan kelompok teknik role play pada pertemuan selanjutnya dengan topik yang berbeda.

Koordianator BK

Nikmatu Rochmah,S.Psi

Pemberi Layanan

Yuni Anto

(24)

LAPORAN PELAKSANAAN, EVALUASI, ANALISIS, DAN TINDAK LANJUT SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SESI 2

A. Topik Permasalahan : Kemandirian B. Spesifikasi Kegiatan

1. Bidang bimbingan : Pribadi

2. Jenis Layanan : Bimbingan Kelompok

3. Fungsi Layanan : Pemahaman, Pencegahan, dan Pengentasan C. Sasaran Layanan : AW,AE,AF,AK,AH,BA

D. Pelaksanaan Layanan

1. Waktu : Senin, 7 April 2014 2. Tempat : Ruang Kelas 12 E. Deskripsi dan komentar tentang pelaksanaan kegiatan

Tahap kegiatan diawali penulis dengan menjelaskan topik yang akan dibahas dan dilakukan selama proses treatment mengenai kemandirian. Penulis kemudian membagikan materi mengenai kemandirian. Setelah itu penulis juga menjelaskan sedikit mengenai bimbingan kelompok dengan teknik role play atau bermain peran, dilanjutkan dengan pembagian naskah bermain peran beserta pembagian peran dari tiap-tiap siswa dan sebagai pengamat. Setelah semua siswa mendapatkan peran masing-masing kemudian siswa diberikan waktu 10 menit untuk mempelajari naskah tersebut dan mendalami peran dalam kegiatan role play ini.

Dalam kegiatan penutup, penulis menjelaskan bahwa sesi kedua dalam kegiatan ini akan segera berakhir. Penulis mengajak kelompok untuk melakukan evaluasi kegiatan yang sudah berlangsung. Selain itu, penulis mempersilahkan pengamat membacakan hasil pengamatan yang sudah dilakukan, untuk kemudian dibahas bersama-sama. Kemudian kegiatan akan dilanjutkan sesi ketiga dengan materi dan kegiatan yang sama hanya kita memutar peran pemain, hal ini bertujuan agar semua siswa bisa merasakan hal yang sama.

1. Cara penilaian

Mengamati sendiri dan menunjuk salah seorang siswa sebgai pengamat dalam kegiatan role play untuk mengamati perilaku, penghayataan peran, aktivitas, respon, kelancaraan, dan penekanan pada kemandirian selama layanan.

2. Deskripsi dan evaluasi tentang hasil kegiatan

(25)

Kegiatan ini dilaksanakaan sesuai dengan rancangan yang ditetapkan penulis dan siswa memberikan respon yang baik saat pelaksanaan layanan.

F. Tindak lanjut : Memberikan skala kematangan emosional untuk melihat perkembangan perilaku siswa setelah diberikan layanan.

Mengetahui Salatiga, 9 April 2014

Koordinator BK Penulis

Nikmatu Rochmah,S.Psi Yuni Anto

(26)

LEMBAR OBSERVASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK ROLE PLAY

SESI 2 (KEDUA)

Lembar Observasi Penulis Aspek yang

diobservasi

Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik

Antusias Siswa

Respon Siswa

Partisipasi Siswa

Kelancaran Layanan

Suasanan Layanan

Catatan Khusus

Lembar Observasi Pengamat Role Play Aspek yang

diobservasi

Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik

Kelancaran Kegiatan

Respon Anggota Kelompok

Antusias Anggota Layanan

Catatan Khusus

Gambar

TABEL HASIL PRE TEST KEMATANGAN EMOSIONAL SISWA KELAS X TEKNIK  MESIN SMK SARASWATI SALATIGA
TABEL HASIL POST TEST KELOMPOK EKSPERIMEN DAN KELOMPOK KONTROL  NO NAMA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 JML 1e AW 3 3 4 2 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3

Referensi

Dokumen terkait

Observasi proses pemberian layanan bimbingan klasikal bertujuan untuk mengamati secara nyata kegiatan bimbingan klasikal yang dilakukan oleh seorang guru BK di

Menurut Supriyo (2010:5) Layanan klasikal merupakan format pemberian layanan bimbingan dan konseling yang sasarannya pada seluruh siswa dalam satu kelas atau gabungan

Bimbingan klasikal yaitu layanan bantuan bagi siswa yang berjumlah antara 20 40 orang melalui kegiatan klasikal yang disajikan secara sistematik, bersifat pengem- bangan dan

mengenai cara peningkatan kecerdasan emosional melalui pemberian layanan bimbingan klasikal, (2) Melatih siswa untuk meningkatkan kecerdasan emosionalnya dengan

Dari pengamatan penulis selama kegiatan bimbingan kelompok berlangsung, peserta mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok dengan baik dan peserta masih

Menurut Supriyo (2010:5) Layanan klasikal merupakan format pemberian layanan bimbingan dan konseling yang sasarannya pada seluruh siswa dalam satu kelas atau gabungan

Berkaitan dengan pembahasan yang di atas bimbingan klasikal dalam POP BK SMP (2016: 72) Pengertian Bimbingan klasikal merupakan kegiatan layanan yang diberikan

Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal  Layanan bimbingan klasikal bukanlah suatu kegiatan mengajar atau menyampaikan materi pelajaran sebagaimana mata pelajaran yang dirancang