21
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Desain Penelitian
Desain penelitian merupakan model atau metode yang digunakan peneliti untuk melakukan suatu penelitian yang memberikan arah terhadap jalannya penelitian. Desain penelitian ditetapkan berdasarkan tujuan dan hipotesis penelitian.
(Lewis, 2015). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Literature Review. Metode Literature Review digunakan untuk mengkaji, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan semua penelitian yang tersedia dengan bidang topik fenomena yang menarik, dengan pertanyaan penelitian tertentu yang relevan. Dengan penggunaan Metode Literature Review dapat dilakukan review dan identifikasi jurnal secara sistematis, yang pada setiap prosesnya mengikuti langkah-langkah atau protokol yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform yang dominan digunakan dalam pengembangan sistem informasi adalah berbasis website sedangkan metode dominan digunakan dalam menyelesaikan pengembangan sistem informasi adalah metode terstruktur (Iswara, Putra, Indrawan, Jayanatha, & Triandini, 2019).
3.2 Tahapan Literature Review
Dalam penelitian yang menggunakan metode Literature Review terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan peneliti,sehingga nantinya hasil dari studi literature dapat diakui kedibilitasnya. Berikut gambar tahapannya:
22 Gambar 3.2 Tahapan Literature Review
Database Google Scholar (n=84.400)
Hasil Pencarian Keseluruhan (n = 94.807)
Database PubMed (n=36) Database proquest (n=3935)
Science Direct (n=6436)
Skrining:
Rentang waktu 5 tahun (2015-2021) Jurnal bahasa Inggris
Google Scholar (n 17.0000) Pubmed (n =23) proquest (n = 19.089) Science Direct (n=8)
Jurnal dikecualikan karena tidak dapat di akses.
Kriteria Inklusi :
Jurnal yang berkaitan dengan
Efektivitas metode
caldiopulmonary recuscitation training terhadap retensi pengetahuan/leterampilan CPR
Google scholar (n= 3) PubMed (n=2) Proquest (n = 1) Science Direct (n = 2).
Full text:
Google Scholar (n =76) Pubmed (n = 16) proquest (n = 9) Science Direct (n = 3)
Jurnal dikecualikan karena tidak menggunakan metode penelitian RCT dan perbandingan.
Screening (n = 5.940)
Jurnal Yang Dapat Diakses Full text (n = 104)
Jurnal akhir yang sesuai dengan kriteria inklusi
(n = 8)
Ide nti fic ati on
Sc re en in g
Ei gi bil ity
Inc lud ed
23 3.2.1 Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah suatu proses pengenalan masalah yang bisa disebut dengan research problem (Asari et al., 2018). Research problem merupakan suatu bagian yang penting dalam menetukan kualitas suatu penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji permasalahan melalui jurnal internasional yang bersumber dari hasil penelitian yang dapat digunakan sebagai bahan peneliti. Masalah pada penelitian ini Efektivitas Metode Cardiopulmonary Resuscitation Training terhadap Retensi Pengetahuan/Keterampilan CPR
3.2.2 Pencarian Data
Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pencarian data menggunakan beberapawebsite jurnal yang dapat diakses secara bebas seperti, Google Scholar, Pubmed, Proquest,Portal Garuda. Berdasarkan jurnal penelitian “Literatur Review Efektivitas Metode Cardiopulmonary Resuscitation Training terhadap Retensi Pengetahuan/Keterampilan CPR”, maka peneliti menggunakan kata kunci:
Sinonim
Keyword 1
P:Cardiopulmonary Resusitation Resisutasi Jantung Paru
I: Efektivitas Daya guna
Boolean: AND
24
Keyword 2 O:Retensi Pengetahuan/Keterampilan Daya ingat/penyimpanan pengetahuan
3.2.3 Screening
Screening merupakan suatu penyaringan atau pemilahan suatu data yang bertujuan untuk mendapatkan data yang di harpkan sesuai dengan topik penelitian (Asari et al., 2018). Adapun topik yang diteliti adalah Efektivitas Metode Cardiopulmonary Resuscitation Training terhadap Retensi Pengetahuan/Keterampilan CPR. Dengan topik tersebut, maka peneliti mengakses data jurnal dalam proses penelitian ini berdasarkan pada kriteria sebagai berikut:
1. Tipe jurnal terbit full text dan berbahasa inggris 2. Terbit jurnal tahun 2015-2020
3.2.4 Penilaian Kualitas
Dalam penilaian kualitas pada metode Literature Riview (studi literature yang dimaksud adalah penilaian sumber data jurnal yang layak dengan menggunakan analisa instrumen JBI checklist. Kriteria tersebut dapat membatalkan data atau jurnal yang sudah didapat untuk dianalisa lebih lanjut.
3.2.5 Ekstraksi Data
Dalam melakukan suatu penelitian, terhrdapat suatu proses yakni ekstrasi data.
Ekstrasi data dapat dilakukakan jika semua data yang telah memenuhi syarat sudah terklarifikasi bahwa semua data ada. Ekstrasi data dilakukan setelah proses screening
25
untuk mengetahui jumlah data awal yang masih memenuhi syarat yang akan di analisa lebih jauh.
3.3 Analisa Data 3.3.1 Data Collection
Data yang diambil dari hasil penelurusan situs di internet yaitu Google Schoolar, Pubmed, ProQuest dan science direct dengan menggunakan kata kunci faktor-faktor efektivitas caldiopulmonary & knowledge resusitation training didapatkan sebanyak 8 jurnal. Kemudian jurnal tersebut dikumpulkan dalam satu folder agar mempermudah dalam menganalisa.
3.3.2 Data Reduction
Data reduction merupakan langkah dalam merangkum atau memilih hal-hal pokok dengan memfokuskan pada hal-hal penting. Data yang direduksi akan memberikan suatu gambaran lebih jelas dan dapat memudahkan dalam melakukan pengumpulan data.
3.3.3 Data Display
Penyajian data berupa sekumpulan informasi tersusun yang memberikan peningkatan pemahaman penelitian dan acuan untuk mengambil suatu tindakan berdasarkan pemahaman dan analisa penyajian data yang dapat memberikan suatu kemungkinan dalam menarik kesimpulan. Data yang disajikan berupa network, chart atau grafik, matrik dan lainnya.
26 3.3.4 Conclusions
Penarikan kesimpulan adalah jawaban dari hasil penelitian yang terfokus pada penelitian berdasarkan hasil dari analisia data yang disajikan dalam bentuk deskriptif dari objek penelitian. Agar penelitian dapat dipertanggung jawabkan kredibilitasnya maka dilakukan verifikasi (penarikan kesimpulan) yang bertujuan untuk mematangkan dengan cara menelurusi kebenaran dari laporan selama penelitian berlangsung.