April 2018 1
MANAJEMEN
APARATUR SIPIL NEGARA
Pelatihan Dasar CPNS Gol. III Pusdiklat SDM LHK
Tahun 2021
Siklus Experiential Learning
Source:
David Kolb
Menerapkan (Menggunakan
Pemahaman)
Menyimpulkan secara Konsepsual
(Merangkum & menganalisa)
Memproses (Memperhatikan,
Merefleksikan) Mengalami
(Melakukan/melihat sesuatu)
MATERI
PEMBELAJARAN
ASN mempunyai peran sangat penting, namun menghadapi tantangan yg semakin banyak dan berat,serta saat ini masih menjadi penghambat
pembangunan krn kinerja pelayanan masih rendah.
Pemerintah telah terbitkan UU No 5 / 2014 ttg ASN,utk mengelola ASN agar profesional.
Mata diklat ini membahas ttg :
1. konsep & kebijakan Manajemen ASN 2. bagaimana kebijakan tsb
diimplementasikan diinstansi pemerintah 3. hal-hal apa yg hrs diperhatikan agar
Manajemen ASN dpt mencapai tujuannya menciptakan Profesionalisme ASN
KINERJA PNS INDONESIA
ADA DIMANA ??
98
PERMASALAHAN BIROKRASI
1. Pelayanan yg Buruk;
2. Korupsi;
3. Organisasi yg Gemuk;
4. Profesionalisme Rendah;
5. Inefisiensi & Inefektivitas;
6. Kurang Berkoordinasi/Ego Sektoral;
7. Kebijakan yg Tumpang Tindih ; 8. Politisasi & Intervensi Politik;
9. Cultureset -- Feodalistik
KOMITMEN MUTU
Berdasarkan pengalaman kalian :
terkait pelayanan ASN
April 2018 8
Kedudukan atau status jabatan PNS dalam sistem birokrasi selama ini dianggap belum sempurna untuk menciptakan birokrasi yang professional.
UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN perubahan dasar dalam manajemen SDM
1. pendekatan personel administration human resource management (SDM sebagai aset negara yang harus
dikelola, dihargai, dan dikembangkan)
2. closed career system (orientasi senioritas dan
kepangkatan) open career system (kompetisi dan kompetensi ASN dalam promosi dan pengisian jabatan)
Peserta mampu memahami
kedudukan, peran, hak dan kewajiban,
dan kode etik ASN, konsep sistem merit
dalam pengelolaan ASN, dan pengelolaan
ASN
peserta dapat :
1. Menjelaskan kedudukan, peran, hak dan kewajiban, dan kode etik ASN
2. Menjelaskan konsep sistem merit dalam pengelolaan ASN 3. Menjelaskan mekanisme
Pengelolaan ASN
April 2018 10
1
•Kedudukan, Peran, Hak dan Kewajiban dan Kode Etik ASN
2
•Konsep Sistem Merit dalam Pengelolaan ASN
3 •Mekanisme Pengelolaan ASN
MATERI MANAJEMEN ASN
MENJADI PNS
YANG
professional
UNDANG – UNDANG NO 5 TAHUN 2014
A S N
mengamanatkan utk MengelolaASN menjadi Profesional
PP NO 11 THN 2017 Jo PP NO 17 THN
2020, ttg MANAJEMEN PNS
April 2018 14
Pela- yanan publik yang ber- kualitas
&
Unsur perekat kesatuan dan
per-1-an bangsa
ASN
April 2018 15
MANAJEMEN ASN
16
untuk menghasilkan : Pegawai ASN yang
professional,
memiliki nilai dasar, etika profesi,
bebas intervensi politik,
bersih dari KKN
Pengelolaan ASN
MANAJEMEN ASN
Ps. 1 UU No. 5/14
MANAJEMEN ASN
Pengaturan profesi pegawai Agar selalu tersedia sumber
daya ASN yang unggul
selaras perkembangan jaman
dipegang
membentuk
Berfungsi :
a. Pembinaan, dan penyelenggaraan Manajemen ASN;
b. Penyimpanan
informasi Peg. ASN
UNIVERSITAS/ INST.
VERTIKAL DI DRH
APARATUR SIPIL
NEGARA
JENIS PEGAWAI ASN
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)
2. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK
)Profesi bagi PNS dan PPPK yang bekerja pada
Instansi pemerintah
April 2018 20
PNS
merupakan WNI yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menduduki jabatan
pemerintahan, memiliki Nomor Induk Pegawai secara nasional.
PPPK
adalah WNI yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)
berdasarkan perjanjian kerja sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan
April 2018 21
KEDUDUKAN, PERAN, HAK DAN KEWAJIBAN,
DAN KODE ETIK ASN
April 2018 22
KEDUDUKAN ASN
Sebagai Aparatur Negara
Pegawai ASN melaksanakan Kebijakan yg ditetapkan oleh Pimpinan Instansi
Pemerintah serta harus bebas dr pengaruh
& Intervensi semua Golongan & Parpol.
Kedudukan ASN berada di Pusat, Daerah dan Luar Negeri, namun demikian Pegawai ASN merupakan satu kesatuan
PERAN ASN
18
FUNGSI
(PS. 10 UU No 5/14)
a. pelaksana kebijakan publik;
b. pelayan publik; dan
c. perekat & pemersatu bangsa
TUGAS (PS 11 UU
No 5/14)
a. Melaksanakan kebijakan publik yg dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian
sesuai dgn ketentuan peraturan perundang-undangan;
b. Memberikan pelayanan publik yg profesional dan berkualitas; dan
c. Mempererat persatuan & kesatuan NKRI.
1
2
PERAN
(PS 12 UU No 5/14)
Sebagai PERENCANA, PELAKSANA &
PENGAWAS penyelenggaraan tugas umum pemerintahan & pembangunan nasional
melalui pelaksanaan kebijakan &
pelayanan publik yg profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari
praktik KKN
Untuk Profesional dlm memberikan pelayanan
kpd Masyarakat
ASN DITUNTUT
3
➢ Orientasi Pada kepentingan Publik
➢ Mengutamakan kepentingan Publik
➢ Etika publik
➢ Nilai-nilai publik
➢ Public trust
✓ Pemersatu bangsa
✓ Pengawal negara
✓ Mementingkan
kepentingan negara
✓ Loyalitas pada negara
✓ Semangat Nasionalisme
✓ Wawasan Kebangsaan
✓ Menciptakan kondisi aman dan damai
✓ Keragaman/pluralisme
▪ Pelayanan Publik
▪ Profesional
▪ Kompetensi (Pengetahuan, Perilaku, Skill)
▪ Etika Profesi
▪ Memahami bidang tugas
▪ Berorientasi pada mutu/
kualitas;
▪ Budaya Pelayanan ASN
▪ Tidak Diskriminatif
▪ Membangun kepercayaan publik
FUNGSI DAN TUGAS ASN
Jabatan Pimpinan Tinggi
(Psl 18 UU 5/14)
a) Jabatan Pimpinan Tinggi Utama b) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya c) Jabatan Pimpinan Tinggi
Pratama.
Jabatan Fungsional
(Psl 17 UU 5 /14)
a) Fungsional Keahlian : pratama, muda, madya, utama.
b) Fungsional Keterampilan:
Pemula, terampil, mahir.
a) Jabatan pelaksana b) Jabatan pengawas
c) Jabatan administrator.
Jabatan Administrasi
(Psl 14 UU /14)
JENIS JABATAN A S N
HAK & KEWAJIBAN ASN
. HAK
adalah suatu kewenangan / kekuasaan yg diberikan oleh hukum, suatu kepentingan yg dilindungi hukum baik pribadi maupun umum.
. HAK
adalah suatu yg patut atau layak diterima.
. Agar ASN dpt melaksanakan tugas & tanggung jawabnya dgn baik , meningkatkan produktifitas, menjamin kesejahteraan ASN dan akuntabel , maka setiap ASN diberikan Hak.
HAK-HAK PEGAWAI ASN
PPPK
(Psl 22 UU No 5/14)
PNS
(Psl 21 UU No 5/14)
a. Gaji, tunjangan, & fasilitas;
b. Cuti;
c. Jaminan pensiun & jaminan hari tua ;
d. Perlindungan.
( jaminan Kesehatan,
kecelakaan kerja, kematian, bantuan hukum) Ps.92; dan e.Pengembangan kompetensi
a. Gaji dan tunjangan;
b. Cuti;
c. Perlindungan.
(jaminan hari tua, Kesehatan,
kecelakaan kerja, kematian, bantuan hukum) ; dan
d. Pengembangan kompetensi. Ps.70
➢ suatu beban atau tanggungan yang bersifat kontraktual.
➢ sesuatu yang sepatutnya diberikan.
Kewajiban ?
KEWAJIBAN PEGAWAI ASN
(Psl 23 UU ASN):
1.
Setia & taat pada Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, & pemerintah yg sah;
2.
Menjaga persatuan & kesatuan bangsa;
3.
Melaksanakan kebijakan yg dirumuskan pejabat pemerintah yg berwenang;
4.
Menaati ketentuan peraturan perundang-
undangan;
5.Melaksanakan tugas kedinasan dgn penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran, &
tanggung jawab;
6.Menunjukkan integritas & keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan & tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan;
7.Menyimpan rahasia jabatan & hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dgn
ketentuan peraturan perundang-undangan; dan 8.Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah
Negara Kesatuan Republik Indonesia
.
PRESIDEN
KEMEN PANRB
LAN BKN
LNS
KASN
Merumuskan kebijakan
Melaksanakan Kajian dan diklat
Mengelola pegawai ASN
1. Menjaga merit system 2. Monev Seleksi JPT 3. Laporan ke Presiden
Memegang kekuasaan tertinggi pembinaan dan manajemen ASN
STRUKTUR KELEMBAGAAN
LPNK
KEMENTERIAN
KEWENANGAN & HUB OTORITAS LEMBAGA
Menteri/Kementerian PANRB
1. Perumusan & penetapan kebijakan,
2. Koordinasi & sinkronisasi kebijakan,
3. Pengawasan atas
pelaksanaan kebijakan ASN;
BKN
1. Penyelenggaraan manajemen ASN 2. Pengawasan &
pengendalian pelaksanaan NSPK manajemen ASN
(Mengelola Pegawai ASN)
KASN
Monitoring, evaluasi kebijakan, &
rekomendasi yg mengikat utk
menjamin perwujudan sistem merit
& pengawasan penerapan asas, kode etik, & kode perilaku ASN.
LAN
• Penelitian, pengkajian
kebijakan manajemen ASN,
• Pembinaan &
penyelenggaraan Diklat ASN
ASAS PENYELENGGARAAN
KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN ASN
h. efektif dan efisien i. keterbukaan
j. nondiskriminatif k. persatuan dan
kesatuan
l. keadilan dan kesetaraan, dan m. kesejahteraan.
a. kepastian hukum b. profesionalitas c. proporsionalitas d. keterpaduan
e. delegasi f. netralitas
g. akuntabilitas
PRINSIP A S N SEBAGAI PROFESI BERLANDASKAN
1. nilai dasar
2. kode etik dan kode perilaku
3. komitmen, integritas moral, dan tanggung jawab pada pelayanan publik
4. kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas
5. kualifikasi akademik
6. jaminan perlindungan hukum
dalam melaksanakan tugas, dan
7. profesionalitas jabatan.
KODE ETIK & KODE PERILAKU ASN
. ASN sebagai Profesi berlandaskan pada kode etik dan kode perilaku.
. Kode Etik dan Kode Perilaku ASN
bertujuan utk menjaga martabat dan kehormatan ASN
UU No. 5/2014 ASN
Kode Etik dan Kode Perilaku ASN
berisi pengaturan perilaku agar Pegawai ASN :
1.
Melaksanakan tugasnya dgn jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi.2.Melaksanakan tugasnya dgn cermat dan disiplin.
3.Melayani dgn sikap hormat, sopan & tanpa tekanan.
4.Melaksanakan tugasnya sesuai dgn ketentuan peraturan perundang- undangan.
5. Melaksanakan tugasnya sesuai dgn perintah atasan atau pejabat yg berwewenang sejauh tdk bertentangan dgn ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika pemerintahan.
6. Menjaga kerahasiaan yg menyangkut kebijakan Negara.
7. Menggunakan Kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab,
efektif dan efisien.
8. Menjaga agar tidak terjadi konflik
kepentingan dalam melakukan tugasnya.
9. Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yg memerlukan informasi terkait
kepentingan kedinasan.
10.Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status, kekuasaan, dan jabatannya utk mendapat atau mencari keuntungan atau
manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain.
11.Memegang teguh nilai dasar ASN & selalu menjaga reputasi dan integritas ASN, dan 12.Melaksanakan ketentuan peraturan
perundang- undangan mengenai disiplin Pegawai ASN.
FUNGSI KODE ETIK DAN KODE PERILAKU ASN
1. Sebagai Pedoman, Panduan birokrasi publik/
aparatur sipil negara dlm menjalankan tugas dan kewenangan agar tindakannya dinilai
baik.
2. Sebagai standar penilaian sifat, perilaku, dan tindakan birokrasi publik/ aparatur sipil
negara dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Etika diarahkan pada kebijakan yg benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat luas.
April 2018 41
KONSEP MERIT DALAM
SISTEM PENGELOLAAN
ASN
SISTEM MERIT ?
Sistem merit pd dasarnya adalah konsepsi dlm manajemen SDM yg menggambarkan :
diterapkannya obyektifitas pd keseluruhan proses dlm pengelolaan ASN yakni pada pertimbangan kemampuan
dan prestasi individu utk melaksanakan pekerjaannya (kompetensi dan kinerja).
Merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang
berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin,
status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan
S I S T E M M E R I T
Kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada : 1) Kompetensi
2) Kinerja secara adil dan wajar.
3) Kualifikasi
Tanpa membedakan :
. Latar belakang Politik, Ras, Warna kulit, Agama, Asal Usul, Jenis kelamin, Status pernikahan, umur atau kondisi kecacatan.
88
Obyek dilaksanakan pada semua tahapan dlm pengelolaan SDM, seperti
1.Rekruitmen 2.Pengangkatan 3.Penempatan 4.Promosi.
Sistem ini biasanya disandingkan dengan SPOIL SISTEM, (mengutamakan
pertimbangan SUBYEKTIF, seperti alasan politik, personal, kedekatan dan lainnya),
OBYEK DLM SISTEM MERIT
➢ Bagi Organisasi, sistem ini mendukung
keberadaan prinsip Akuntabilitas yg saat ini menjadi tuntutan sektor Publik.
➢ Bagi Pegawai, sistem ini Menjamin Keadilan dan menyediakan ruang Keterbukaan dalam perjalanan Karier seorang pegawai.
UU ASN secara jelas mengakomodasi sistem merit dalam pelaksanaan manajemen ASN
(Psl 51 UU ASN).
MANFAAT SISTEM MERIT
PENERAPAN SISTEM MERIT DALAM PENGELOLAAN ASN
SISTEM MERIT
PADA SEMUA KOMPONEN ATAU
FUNGSI MANAJEMEN ASN
MANAJEMEN PPPK
Psl 93 UU ASN MANAJEMEN
PNS
Psl 55 UU ASN
HARUS MENERAPKAN SISTEM MERIT
MONITORING, PENILAIAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM MERIT
JAMINAN MERIT SISTEM
MONITORING DAN PENILAIAN DIWUJUDKAN
PANGKAT &
JABATAN ASN PENGEM-
BANGAN KARIR ASN
MUTASI PEGAWAI PENILAIAN
KINERJA PROMOSI
PEGAWAI
BERDASAR KOMPETENSI, KUALIFIKASI DAN PERSYARATAN JABATAN BERDASAR KUALIFIKASI, KOMPETENSI, PENILAIAN
KINERJA
KUALIFIKASI, KOMPETENSI DAN KEBUTUHAN INSTANSI
BERDASAR KINERJA SESUNGGUHNYA PEGAWAI
BERDASAR KINERJA PEGAWAI DAN BUKAN PERTIMBANGAN SUBYEKTIF
April 2018 48
MEKANISME
PENGELOLAAN ASN
MANAJEMEN PNS
MANAJEMEN PPPK
1. Penyusunan & penetapan kebutuhan 2. Pengadaan
3. Pangkat dan Jabatan 4. Pengembangan Karier
5. Pola karier; Promosi; Mutasi 6. Penilaian kinerja
7. Penggajian dan tunjangan 8. Penghargaan
9. Disiplin
10.Pemberhentian
11.Jaminan pensiun dan hari tua 12.Perlindungan
1. Penetapan kebutuhan 2. Pengadaan
3. Penilaian kinerja
4. Penggajian dan tunjangan 5. Pengembangan kompetensi 6. Pemberian penghargaan 7. Disiplin
8. Pemutusan hubungan Perjanjian kerja
MANAJEMEN PPPK
MEKANISME PENGELOLAAN
ASN
REKRUITMEN
1
PENGEMBANGAN PEGAWAI
2
PROMOSI
3
KESEJAHTERAAN
4
MANAJEMEN KINERJA
5
DISIPLIN & ETIKA
6
PENSIUN
7
MANAJEMEN PNS
BASED ON KEBUTUHAN (ANJAB & ABK) utk JANGKA WAKTU 5 THN
SBG HAK PEGAWAI ASN, BENTUK-2 PENGEMBANGAN KOMPETENSI, PERTUKARAN PNS - SWASTA
BASIS KARIR TERBUKA (KOMPETISI)
BERDASARKAN BEBAN KERJA, TANGGUNG JAWAB, RESIKO PEKERJAAN & KINERJA
POSISI & SALARY ATAS DASAR KINERJA / PROMOSI, SANKSI ATAS TDK TERCAPAINYA KINERJA
RINCIAN KODE ETIK PROFESI & SANKSI
SEMANGAT FULLY FUNDED
51
ORGANISASI ASN
KEDUDUKAN
Wadah korps profesi pegawai ASN Republik Indonesia
TUJUAN
Menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN dan
memujudkan jiwa korsa ASN sebagai pemersatu bangsa
FUNGSI ORGANISASI ASN
Memberikan 2
perlindungan hukum & advokasi kpd anggota
Menyelenggarakan usaha untuk
peningkatan kesejahteraan anggota korps profesi ASN
3
Memberikan
rekomendasi kepada majelis kode etik
Instansi Pemerintah terhadap pelanggaran kode etik profesi dan kode perilaku profesi
Pembinaan dan 1
pengembangan profesi ASN.
4
SISTEM INFORMASI ASN (SIASN)
❑ Rangkaian informasi dan data mengenai pegawai ASN disusun secara sistematis, menyeluruh, dan terintegrasi dengan berbasis teknologi.
❑ Untuk menjamin efisiensi, efektivitas, dan akurasi pengambilan keputusan dalam Manajemen ASN.
❑ Diselenggarakan secara nasional dan terintegrasi antar
Instansi Pemerintah yang wajib memutakhirkan data secara berkala dan menyampaikannya kepada BKN untuk menjamin keterpaduan dan akurasi data dalam sistem.
❑ Dibangun berbasiskan teknologi informasi yang user friendly , mudah diaplikasikan dan diakses, namun tetap memiliki prosedur keamanan yang dipercaya.
❑ Memuat informasi dan data ASN a. Data riwayat hidup;
b. Riwayat pendidikan formal dan nonformal;
c. Riwayat jabatan dan kepangkatan;
d. Riwayat penghargaan, tanda jasa, atau tanda kehormatan;
e. Riwayat pengalaman berorganisasi;
f. Riwayat gaji
g. Riwayat pendidikan dan latihan;
h. Daftar penilaian prestasi kerja;
i. Surat keputusan; dan j. Kompetensi.
❑ Rencana pengembangan karir
❑ Pelaksanaan dan evaluasi pengembangan kompetensi
❑ Kelompok rencana suksesi yang telah ditetapkan;
❑ Data dan informasi manajemen karier di lingkungan instansi pemerintah.
PENYELESAIAN SENGKETA
❑Sengketa Pegawai ASN diselesaikan melalui upaya administratif (keberatan dan banding administratif)
❑Keberatan diajukan secara tertulis dengan memuat alasan keberatan kepada atasan pejabat yang berwenang menghukum dan tembusannya disampaikan kepada pejabat yang berwenang menghukum.
❑banding administratif diajukan kepada badan pertimbangan ASN. Ketentuan lebih lanjut mengenai upaya administratif dan badan pertimbangan ASN diatur dengan Peraturan Pemerintah.