• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODIFIKASI ADSORBEN DARI ABU VULKANIK GUNUNG KELUD DENGAN HNO3 DAN UJI ADSORPTIVITASNYA TERHADAP ION LOGAM Ni(II) DAN Zn(II) DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI ELEKTROPLATING.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MODIFIKASI ADSORBEN DARI ABU VULKANIK GUNUNG KELUD DENGAN HNO3 DAN UJI ADSORPTIVITASNYA TERHADAP ION LOGAM Ni(II) DAN Zn(II) DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI ELEKTROPLATING."

Copied!
142
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 5. Korelasi Inframerah Gugus Fungsional Senyawa Organo-Silikon
Gambar 1. Skema Kerja Alat Spektrofotometer FTIR (Stuart, 2004: 19)
Gambar 3. Contoh Data Grafik yang dihasilkan dari Analisa GSA (Sudarlin,
Gambar 5. Spektra FTIR Adsorben Hasil Sintesis (ADHNO 3) Sebelum dan Sesudah Adsorpsi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui efektifitas adsorpsi ion logam Cu(II) menggunakan adsorben silika termodifikasi arginin dengan senyawa penggandeng GPTMS dan silika tanpa modifikasi.

Adsorpsi ion logam Cd(II) pada HAS dan HAS-M dengan pH yang bervariasi dari pH 3-9 pada konsentrasi ion logam 100 ppm dan waktu kontak 60 menit .... Adsorpsi ion logam Cu(II) pada

terhadap kristalinitas abu layang dan kemampuan adsorpsinya terhadap ion logam Cr, serta mengetahui pengaruh pH dan waktu kontak terhadap proses adsorpsi ion logam Cr oleh

Zeolit alam dimodifikasi dengan EDTA 0,1 M yang digunakan untuk mengadsorpsi ion campuran Cu(II), Ni(II), dan Zn(II) dengan konsentrasi mula – mula 50 mg/L dengan variasi waktu

Penelitian penggunaan silika mesopori MCM-48 yang dimodifikasi dengan 1,5-difeniltiokarbazon (MCM-48-NH) sebagai adsorben ion Ni(II) telah dilakukan.. Adsorpsi ion

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pH, konsentrasi ion logam, dan waktu kontak (kondisi adsorpsi) antara ion logam (Ion Cu(II) dan Cr(VI))

Zeolit alam dimodifikasi dengan EDTA 0,1 M yang digunakan untuk mengadsorpsi ion campuran Cu(II), Ni(II), dan Zn(II) dengan konsentrasi mula – mula 50 mg/L dengan variasi waktu

Berdasarkan pada Gambar 2 terlihat bahwa adsorpsi ion logam Ni(II) oleh komposit kitosan- alumina mencapai titik optimum pada pH 5 dengan daya adsorpsi sebesar