• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan zat warna alami untuk tekstil dari buah mangsi BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembuatan zat warna alami untuk tekstil dari buah mangsi BAB I"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Tugas Akhir

Pembuatan Zat Warna Alami untukTekstil dari Buah Mangsi

1

Universitas Sebelas Maret Surakarta

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Indonesia memiliki bahan zat warna dari berbagai bahan alam yang

melimpah. Penggunaan zat warna alami sekarang lebih diutamakan karena

mudah diuraikan oleh alam dan ramah lingkungan dibanding zat warna

sintetis. Buah mangsi / buah tinta / tampal besi (Phyllanthus reticulatus poir)

adalah sejenis tanaman liar yang tumbuh di pekarangan daerah pinggiran

pedesaan yang tersedia melimpah. Buah mangsi merupakan salah satu jenis

tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber zat warna alami untuk

tekstil dengan mengambil buahnya. Selain itu buah mangsi bisa dimanfaatkan

untuk membuat sel surya (fotokimia), sebagai pengganti sel surya dari bahan

silikon. Buah mangsi dapat juga dimanfaatkan untuk spidol white board. Oleh

karena itu pewarna alami yang dihasilkan dari buah mangsi merupakan

pewarna tekstil yang aman(www.tanamanobat.com).

B. PERUMUSAN MASALAH

Dari Latar belakang di atas timbul permasalahan sebagai berikut :

1. Bagaimana cara membuat zat warna alami untuk tekstil dari buah mangsi

baik secara batch maupun secara soxhlet dengan menggunakan pelarut air.

2. Bagaimana pengujian tahan luntur warna terhadap tekstil yang telah

dilakukan pewarnaan dengan zat warna alami dari buah mangsi setelah

dilakukan proses mordanting dengan menggunakan tawas dan NaOH,

pewarnaan dan fiksasi dengan menggunakan CaO dan tawas.

C. TUJUAN

1. Menentukan cara membuat zat warna alami untuk tekstil dari buah mangsi

(2)

Laporan Tugas Akhir

Pembuatan Zat Warna Alami untukTekstil dari Buah Mangsi

Universitas Sebelas Maret Surakarta

2

2. Menguji ketahanan luntur warna terhadap tekstil yang telah dilakukan

pewarnaan dengan zat warna alami dari buah mangsi setelah dilakukan

proses mordanting dengan menggunakan tawas dan NaOH, pewarnaan dan

fiksasi dengan menggunakan CaO dan tawas.

D. MANFAAT

1. Bagi mahasiswa dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang cara

pembuatan zat warna alami untuk tekstil dari buah mangsi serta dapat

mempelajari proses ekstraksi.

2. Bagi masyarakat :

Ø Dapat memanfaatkan buah mangsi sebagai zat warna alami untuk

tekstil yang tidak mempunyai nilai jual menjadi produk yang lebih

berguna dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi sehingga dapat

digunakan sebagai alternatif usaha.

Ø Dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang cara pembuatan

zat warna alami untuk tekstil dari buah mangsi.

3. Bagi Institusi dapat menambah data tentang pembuatan zat warna alami

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh zat pewarna alami dari kulit manggis melalui proses ekstraksi baik dengan soxhlet maupun tangki berpengaduk, yang

Pembuatan Karbon Aktif dari Ampas Mangrove Jenis Rhizophora mucronata Sisa Hasil Ekstraksi Pembuatan Zat Warna Alami.. Program Studi Diploma III Teknik Kimia

Tugas Akhir Pembuatan Zat Warna Alami Dari Buah Mangrove Jenis Rhizopora stylosa Dalam Bentuk Bubuk Sebagai Pewarna Batik.. D3 Teknik Kimia FakultasTeknik Universitas Sebelas

Ampas mangrove jenis Rhizopora mucronata merupakan sisa hasil ekstraksi pembuatan zat warna alami dan dapat dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan karbon aktif. Tahap pembuatan

Kain Batik Hasil Perendaman dengan Zat Warna Alami dari Buah Mangrove Jenis Rhizopora stylosa pada Waktu Perendaman 2 Jam .... Kain Batik Hasil Perendaman dengan Zat Warna Alami

Pada proses pencelupan bahan tekstil dengan zat warna alam dibutuhkan proses fiksasi (fixer) yaitu proses penguncian warna setelah bahan dicelup dengan zat warna alam

Pengambilan zat warna alami dari buah mangrove (Rhizopora Mucronata) dilakukan dengan proses ekstraksi dengan metode batch tiga tahap skala pilot plant menggunakan

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh zat pewarna alami dari kulit manggis melalui proses ekstraksi baik dengan soxhlet maupun tangki berpengaduk, yang