1
Pada era modern seperti sekarang ini memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kemajuan teknologi dan infomasi saat ini melonjak sangat pesat, sehingga mulai banyak sekali masyarakat yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan infomasi secara kreatif dengan membuat karya- karya atau ide-ide baru maupun dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dan informasi untuk melakukan komunikasi. Dengan begitu masyarakat saat ini dapat mengakses semua jenis informasi yang berada dalam internet karena kecanggihan teknologi dan informasi saat ini, dan juga masyarakat dapat berkomunikasi ataupun memperoleh informasi melalui aplikasi seperti Instagram, karena adanya dukungan kecanggihan teknologi dan informasi yang sangat memudahkan masyarakat untuk mengakses sebuah informasi dan juga melakukan komunikasi.
Instagram telah menjadi suatu fenomena tersendiri dikalangan pengguna media sosial khususnya remaja. Walaupun banyak media sosial lain sering digunakan tetapi instagram sendiri tidak kalah populernya karena instagram termasuk media sosial yang pertama bergerak dalam hal mengunggah dan sharing foto. Banyak orang yang memanfaatkan instagram sebagai sarana untuk berbisnis dengan cara mengunggah foto produk yang akan mereka pasarkan dengan berbagai variasi efek gambar yang dapat menarik pembeli.
Berdasarkan Hootsuite: (We are Social) Indonesian Digital Report bulan februari 2022 menyebutkan bahwa pengguna Instagram di Indonesia sebanyak 84,8% dari jumlah total penduduk Indonesia tahun 2022 yang menandakan ini merupakan salah satu media sosial paling populer di Indonesia menduduki peringkat ke dua. Persentase pengguna internet yang menggunakan setiap platform media sosial (berbasis survei) ditunjukkan melalui gambar di bawah ini:
Gambar 1.1 Platforms Media Sosial Yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia
Sumber: hootsuite:we are social indonesian digital report, 2022
Martabak Alfarizi yang beralamatkan di Jalan ratu sianum no.36 kelurahan 3 ilir kecamatan ilir timur 2 Palembang masih melakukan bisnis martabaknya dengan cara yang konvensional yang artinya bisnis dilakukan dengan cara lama tanpa memanfaatkan kecanggihan teknologi yang dilakukan secara offline dengan membuka toko atau tempat fisik tidak menggunakan media online. Di dalam dunia usaha, pengusaha yang tidak bisa mengikuti arus perkembangan atau perubahan zaman akan ketinggalan semakin jauh.
Bisa saja usahanya tetap stagnan atau mungkin malah bangkrut. Sama halnya dengan pemanfaatan teknologi yang ada. Karena saat ini sudah masuk pada era digital, bagi pebisnis start-up yang mencoba menggeluti dunia bisnis online bisa dikatakan cukup mudah. Oleh karena itu setiap pengusaha wajib
mengikuti arus digital ini, agar tidak semakin tergerus dengan cepatnya arus digitalisasi, termasuk di dunia bisnis Martabak Alfarizi yang telah berdiri sejah tahun 2012 memiliki pesanan
sekitar kurang lebih 150-300 pcs dalam sehari, bahkan jika ada pesanan spesial bisa mencapai ribuan pcs dalam satu hari. Dengan adanya media sosial khususnya instagram mampu menghubungkan produsen dengan konsumen melalui media sosial dengan lebih cepat tak terbatas ruang dan waktu. Adanya teknologi internet berupa media sosal ini produsen dan konsumen terkoneksi dengan mudah tanpa perlu bertatap muka secara langsung.
Perkembangan dunia usaha sudah semakin berkembang, khusunya pada bidang kuliner di kota Palembang. Promosi melalui media sosial menawarkan banyak cara baru untuk mengembangkan bisnis kuliner, dampak perkembangan digital lebih banyak terjadi di level bisnis ketimbang urusan mengolah makanan. Akibatnya pemanfaatan media sosial seperti Instagram sangat digemari. Informasi yang diberikan melalui media sosial memberikan pengaruh menarik bagi konsumen. Martabak Alfarizi menyadari perkembangan media sosial ini mampu membantu untuk mengoptimalkan bisnisnya. Dalam memanfaatkan peluang perkembangan media sosial yang ada Martabak Alfarizi mulai membuat rancangan strategi pemasaran melalui media sosial dengan menggunakan platform media sosial yang dapat dijangkau dengan mudah oleh konsumen. Salah satu platform media sosial yang akan digunakan Martabak Alfarizi untuk memulai kegiatan pemasaran kuliner martabak adalah media sosial instagram. Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul
“Perancangan Media Sosial Instagram Sebagai Media Promosi Pada Martabak Alfarizi”
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan dalam latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang penulis kemukakan adalah “Bagaimana merancang media sosial instagram sebagai media promosi pada Martabak Alfarizi?”.
1.3 Ruang Lingkup Pembahasan
Untuk mempermudah dan membuat laporan akhir ini terarah dan tidak menyimpang dari perumusan masalah, maka penulis membatasi ruang lingkup pembahasan. Adapun ruang lingkup yang akan dibahas penulis adalah perancangan media sosial instagaram sebagai media promosi pada Martabak Alfarizi.
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.4.1 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya bagaimana perancangan media sosial instagaram sebagai media promosi pada Martabak Alfarizi.
1.4.2 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penulisan laporan ini adalah sebagai berikut:
1. Manfaat Teoritis
a. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan di bidang manajemen pemasaran khususnya mengenai perancangan media sosial Ianstagram sebagai media promosi.
b. Sebagai referensi pada penelitian selanjutnya mengenai perancangan media sosial Instagram sebagai media promosi.
2. Manfaat Praktis
a. Diharapkan dapat menjadikan sumber informasi atau masukan yang dapat dipertimbangkan bagi pihak Martabak Alfarizi Palembang atau marketplace lain dalam merancang media sosial Instagram sebagai media promosi b. Dapat menjadi bahan bacaan atau referensi yang
memberikan manfaat bagi pembaca khususnya di bidang pemasaran.
1.5 Metodologi Penelitian
1.5.1 Ruang lingkup Penelitian
Adapun ruang lingkup dari penelitian ini dilakukan pada konsumen Martabak Alfarizi Palembang yang beralamatkan di Jalan ratu sianum no.36 kelurahan 3 ilir kecamatan ilir timur 2 Palembang, Sumatera Selatan.
1.5.2 Jenis dan Sumber Data
Dalam penulisan laporan akhir, penulis menggunakan dua macam cara yaitu data primer maupun data sekunder. Menurut Sekaran dan Bougie (2017:130) jenis dan sumber analisis data ada dua, antara lain sebagai berikut:
1. Data Primer
Data Primer (Primary data) mengacu pada informasi yang diperoleh langsung dari tangan pertama) oleh peneliti terkait dengan variabel berkaitan untuk tujuan tertentu dari studi. Data primer dalam penyusunan laporan ini didapatkan melalui hasil penyebaran kuesioner kepada konsumen Martabak Alfarizi Palembang yang mengetahui Martabak Alfarizi atau pernah mengetahui Martabak Alfarizi Palembang.
2. Data Sekunder
Data sekunder (secondary data) mengacu pada informasi yang dikumpulkan dari sumber-sumber literatur yang sudah ada, seperti buku, jurnal atau skripsi.
1.5.3 Metode Pengumpulan Data
Adapun metode pengumpulan data untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penulisan laporan akhir ini, yaitu:
1. Observasi
Menurut Crewsell dalam Sugiyono (2015:235) observasi merupakan proses untuk memperoleh data dari tangan pertama dengan mengamati orang dan tempat pada saat dilakukan penelitian.
2. Wawancara
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dimana pewawancara (peneliti atau yang diberi tugas melakukan pengumpulan data) dalam mengumpulkan data mengajukan suatu pertanyaan kepada yang diwawacarai. (Larry, dalam Sugiyono, 2015:224)
3. Riset Kepustakaan
Penulis mengumpulkan dan memperoleh data yang diperlukan dengan mencari keterangan dan informasi yang berupa literaur- literatur, dokumen, dan buku bacaan lainnya serta media elektromik seperti internet yang berhubungan dengan laporan yang penulis buat untuk melengkapi laporan akhir ini.
1.6 Analisa Data
Penulis menggunakan metode kualitatif dalam penulisan laporan akhir ini. Menurut Sugiyono (2016:7), data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, gerak tubuh, ekspresi wajah, bagan, gambar dan foto.
Adapun metode yang digunakan penulis untuk menganalisis data adalah data yang diperoleh dari Martabak Alfarizi Palembang, baik data yang didapatkan melalui wawancara maupun observasi yang selanjutnya data tersebut diinput dalam perancangan media sosial Instagram sebagai media promosi pada Martabak Alfarizi.
1.6.1 Alur Perancangan Promosi Media Sosial Instagram
Gambar 1.2 Alur Perancangan Promosi Media Sosial Instagram
1.6.2 Alur Pembuatan Akun Sosial Media Instagram
Gambar 1.3 Alur Pembuatan Akun Sosial Media Instagram