PENELITIAN PENGEMBANGAN
PENELITIAN PENGEMBANGAN
(RESEARCH AND DEVELOPMENT)
(RESEARCH AND DEVELOPMENT)
PENELITIAN PENGEMBANGAN
Adalah Metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut.
Menurut Sujadi (2003), pengembangan
adalah: suatu proses atau langkah-langkah
untuk mengembangkan suatu produk baru,
atau menyempurnakan produk yang telah
ada, yang dapat di pertanggungjawabkan.
Ciri-Ciri Penelitian Pengembangan
Masalah yang ingin dipecahkan merupakan
masalah nyata yang mempunyai kaitan dengan upaya inovatif atau apikasi (penerapan) teknologi dalam pembelajaran sebagai pertanggung
jawaban profesional dan komitmen terhadap pemerolehan kualitas pembelajaran.
Pengembangan model, pendekatan dan metode pembelajaran serta media belajar yang
menunjang keefektifan pencapaian kompetensi
siswa.
Ciri-Ciri Penelitian Pengembangan
Proses pengembangan produk, validasi yang
dilakukan melalui uji ahli, dan uji coba lapangan secara terbatas perlu dilakukan sehingga produk yang dihasilkan memiliki manfaat dalam
meningkatkan kualitas pembelajaran. Proses
pengembangan, validasi, dan uji coba lapangan tersebut seyogyanya dideskripsikan secara jelas, sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara akademik.
Proses pengembangan model, pendekatan, modul, metode, dan media pembelajaran perlu
didokumentasikan secara rapi dan dilaporkan secara sistematis sesuai dengan kaidah penelitian yang
mencerminkan originalitas.
R & D Borg and Gall
Menurut Borg and Gall (1989): Penelitian dan Pengembangan adalah “a process used develop and validate educational product”.
Penelitian ini juga disebut ‘research based development’, yang muncul sebagai strategi dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Research and Development dimanfaatkan untuk menghasilkan model pelatihan
keterampilan sebagai upaya pemberdayaan
Selain untuk mengembangkan dan memvalidasi hasil-hasil pendidikan, Research and
Development juga bertujuan untuk menemukan pengetahuan- pengetahuan baru melalui ‘basic research’, atau untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan khusus tentang masalah-masalah yang bersifat praktis melalui ‘applied
research’, yang digunakan untuk meningkatkan praktik-praktik pendidikan.
R & D Borg and Gall….
Langkah-Langkah Pengembangan
Versi Borg dan Gall (1989) ada 10 tahap
Versi 4 D (2007) ada 4 tahap
Versi Dick- Carey ada 10 tahap
Versi ADDIE ada 5 Tahap
Langkah-Langkah Pengembangan Versi Borg dan Gall (1989)
Perencanaan
Pengembangan draft produk awal
uji coba lapangan awal
revisi hasil uji coba uji lapangan
produk utama
revisi produk
uji coba lapangan skala luas/uji kelayakan
revisi produk final
Desiminasi dan
implementasi
Langkah-Langkah Pengembangan Versi Sugiyono (2009)
Langkah-langkah yang dikembangkan Borg n Gall kemudian disederhanakan oleh Tim
Puslitjaknov (2008) menjadi beberapa langkah, yaitu”
Melakukan analisis kebutuhan
Mengembangkan Produk Awal
Validasi ahli dan revisi
Ujicoba lapangan skala kecil
Ujicoba lapangan skala besar
Versi 4 D (Menurut Tyagarajan,1974)
Pendefenisian (Define)
Studi pendahuluan untuk menetapkan kebutuhan dalam pembelajaran.
Hal yang perlu diperhatikan a.l. kesesuaian pembelajaran dengan kurikulum yang berlaku, perkembangan siswa,
situasi dan kondisi sekolah.
Perencanaan (Design)
Perencanaan tahap-tahap pengembangan produk dan menyusun desain awal produk
Pengembangan (Develope)
Validasi dari ahli (dosen dan guru) untuk mengetahui validitas isi dan konstruksi produk revisi produk.
Ujicoba terbatas untuk mengetahui tingkat kelayakan/keterpakaian produk revisi.
Ujicoba lapangan revisi produk.
Penyebarluasan (Disseminate)
Sosialisasi/penyebarluasan produk.
Contoh Penelitian 4D Di lapangan
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN TUGAS UNJUK KERJA SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI LISTRIK DINAMIS DI SMA NEGERI 8
YOGYAKARTA Tahap Define:
Metode ceramah dipadu dengan media (audio visual/
presentasi menggunakan layar LCD).
Jarang melakukan percobaan. Jika dilakukan percobaan di lab, belum menggunakan panduan performance task.
Input siswa: Tahun Ajaran 2010/2011, Nilai terendah 9,2 dan nilai tertinggi 9,75
Karakteristik Siswa : Aktif, Mandiri, intelegensi di atas rata-rata
Evaluasi: Sebagian besar berdasar aspek kognitif (tes tertulis). Penilaian hasil percobaan, belum diukur
secara terstruktur dan menyeluruh.
Contoh Penelitian 4D Di lapangan
Fasilitas Ruang Kelas : Dilengkapi LCD Proyektor dan Layar LCD
Ruang Laboratorium Fisika : Peralatan lengkap (alat ukur layak pakai, jumlah memadai, petunjuk praktikum.
Materi yang akan diteliti Listrik Dinamis dengan fokus hukum ohm
Pengambilan data dilakukan satu (1) kali pertemuan.
Tahap Design:
Menetapkan materi, Menetapkan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan menyusun Indikator (terangkum dalam RPP)
Membuat LKS, Membuat instrumen penilaian tugas unjuk kerja mengembangkan kisi-kisi penilaian
menyusun instrumen sesuai kisi-kisi Rubrik lembar pengamatan penilaian
Melakukan konsultasi intensif
Produk: Instrumen penilaian unjuk kerja Tahap Develop:
Revisi
Validasi dosen ahli & guru
Revisi
Ujicoba pd beberapa siswa
Revisi
Ujicoba pd banyak siswa
Produk: Instrumen penilaian unjuk kerja Tingkat keterpakaian instrumen penilaian unjuk kerja
Tahap Disseminate: Sosialisasi/penyebarluasan produk
Penggunaan instrumen penilaian unjuk kerja di kelas-kelas dan di sekolah-sekolah.
Contoh Penelitian 4D Di lapangan
Menurut Dick-Carey ada 10 tahap
1. Mengidentifikasikan tujuan umum pembelajaran.
2. Melaksanakan analisi pembelajaran
3. Mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa
4. Merumuskan tujuan performansi
5. Mengembangkan butir–butir tes acuan patokan 6. Mengembangkan strategi pembelajaran
7. Mengembangkan dan memilih materi pembelajaran 8. Mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif
9. Merevisi bahan pembelajaran
10.Mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif.
MODEL ADDIE (Analysis-Design- Develop-Implement- Evaluate)
Salah satu fungsinya ADIDE yaitu menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program pelatihan yang efekti, dinamis dan mendukung kinerja pelatihan itu sendiri.
Model ini menggunakan 5 tahap pengembangan yakni 1. Analysis (analisa)
2. Design (desain/perancangan) 3. Development (pengembangan)
4. Implementation (implementasi/eksekusi)
5. Evaluation (evaluasi/ umpan balik)
Contoh-Contoh Penelitian Pengembangan
Pengembangan Modul Berbasis Multiple Inteligent untuk pembelajaran Biologi
Pengembangan Bahan Ajar fisika Rancang Bangun alat Praktikum Archimedes untuk Anak Tunanetra
Pengembangan CD pembelajaran Materi Ekologi berbasis Pendekatan Lingkungan
Pengembangan Video Praktikum IPA untuk kelas VII SMP/MTs