• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENELITIAN PENGEMBANGAN PENELITIAN PENGEMBANGAN (RESEARCH AND DEVELOPMENT) (RESEARCH AND DEVELOPMENT)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENELITIAN PENGEMBANGAN PENELITIAN PENGEMBANGAN (RESEARCH AND DEVELOPMENT) (RESEARCH AND DEVELOPMENT)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PENELITIAN PENGEMBANGAN

PENELITIAN PENGEMBANGAN

(RESEARCH AND DEVELOPMENT)

(RESEARCH AND DEVELOPMENT)

(2)

PENELITIAN PENGEMBANGAN

Adalah Metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut.

Menurut Sujadi (2003), pengembangan

adalah: suatu proses atau langkah-langkah

untuk mengembangkan suatu produk baru,

atau menyempurnakan produk yang telah

ada, yang dapat di pertanggungjawabkan.

(3)

Ciri-Ciri Penelitian Pengembangan

Masalah yang ingin dipecahkan merupakan

masalah nyata yang mempunyai kaitan dengan upaya inovatif atau apikasi (penerapan) teknologi dalam pembelajaran sebagai pertanggung

jawaban profesional dan komitmen terhadap pemerolehan kualitas pembelajaran.

Pengembangan model, pendekatan dan metode pembelajaran serta media belajar yang

menunjang keefektifan pencapaian kompetensi

siswa.

(4)

Ciri-Ciri Penelitian Pengembangan

Proses pengembangan produk, validasi yang

dilakukan melalui uji ahli, dan uji coba lapangan secara terbatas perlu dilakukan sehingga produk yang dihasilkan memiliki manfaat dalam

meningkatkan kualitas pembelajaran. Proses

pengembangan, validasi, dan uji coba lapangan tersebut seyogyanya dideskripsikan secara jelas, sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara akademik.

Proses pengembangan model, pendekatan, modul, metode, dan media pembelajaran perlu

didokumentasikan secara rapi dan dilaporkan secara sistematis sesuai dengan kaidah penelitian yang

mencerminkan originalitas.

(5)

R & D Borg and Gall

Menurut Borg and Gall (1989): Penelitian dan Pengembangan adalah “a process used develop and validate educational product”.  

Penelitian ini juga disebut ‘research based development’,  yang muncul sebagai strategi dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Research and Development dimanfaatkan untuk menghasilkan model pelatihan

keterampilan sebagai upaya pemberdayaan

(6)

Selain untuk mengembangkan dan memvalidasi hasil-hasil pendidikan, Research and

Development juga bertujuan untuk menemukan pengetahuan- pengetahuan baru melalui ‘basic research’, atau untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan khusus tentang masalah-masalah yang bersifat praktis melalui ‘applied

research’, yang digunakan untuk meningkatkan praktik-praktik pendidikan.

R & D Borg and Gall….

(7)

Langkah-Langkah Pengembangan

Versi Borg dan Gall (1989) ada 10 tahap

Versi 4 D (2007) ada 4 tahap

Versi Dick- Carey ada 10 tahap

Versi ADDIE ada 5 Tahap

(8)

Langkah-Langkah Pengembangan Versi Borg dan Gall (1989)

 Perencanaan

 Pengembangan draft produk awal

 uji coba lapangan awal

 revisi hasil uji coba uji lapangan

 produk utama

 revisi produk

 uji coba lapangan skala luas/uji kelayakan

 revisi produk final

 Desiminasi dan

 implementasi

(9)
(10)

Langkah-Langkah Pengembangan Versi Sugiyono (2009)

Langkah-langkah yang dikembangkan Borg n Gall kemudian disederhanakan oleh Tim

Puslitjaknov (2008) menjadi beberapa langkah, yaitu”

 Melakukan analisis kebutuhan

 Mengembangkan Produk Awal

 Validasi ahli dan revisi

 Ujicoba lapangan skala kecil

 Ujicoba lapangan skala besar

(11)

Versi 4 D (Menurut Tyagarajan,1974)

Pendefenisian (Define)

Studi pendahuluan untuk menetapkan kebutuhan dalam pembelajaran.

Hal yang perlu diperhatikan a.l. kesesuaian pembelajaran dengan kurikulum yang berlaku, perkembangan siswa,

situasi dan kondisi sekolah.

Perencanaan (Design)

Perencanaan tahap-tahap pengembangan produk dan menyusun desain awal produk

Pengembangan (Develope)

Validasi dari ahli (dosen dan guru) untuk mengetahui validitas isi dan konstruksi produk revisi produk.

Ujicoba terbatas untuk mengetahui tingkat kelayakan/keterpakaian produk revisi.

Ujicoba lapangan revisi produk.

Penyebarluasan (Disseminate)

Sosialisasi/penyebarluasan produk.

(12)

Contoh Penelitian 4D Di lapangan

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN TUGAS UNJUK KERJA SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI LISTRIK DINAMIS DI SMA NEGERI 8

YOGYAKARTA Tahap Define:

Metode ceramah dipadu dengan media (audio visual/

presentasi menggunakan layar LCD).

Jarang melakukan percobaan. Jika dilakukan percobaan di lab, belum menggunakan panduan performance task.

Input siswa: Tahun Ajaran 2010/2011, Nilai terendah 9,2 dan nilai tertinggi 9,75

Karakteristik Siswa : Aktif, Mandiri, intelegensi di atas rata-rata

Evaluasi: Sebagian besar berdasar aspek kognitif (tes tertulis). Penilaian hasil percobaan, belum diukur

secara terstruktur dan menyeluruh.

(13)

Contoh Penelitian 4D Di lapangan

 Fasilitas Ruang Kelas : Dilengkapi LCD Proyektor dan Layar LCD

 Ruang Laboratorium Fisika : Peralatan lengkap (alat ukur layak pakai, jumlah memadai, petunjuk praktikum.

 Materi yang akan diteliti Listrik Dinamis dengan fokus hukum ohm

 Pengambilan data dilakukan satu (1) kali pertemuan.

Tahap Design:

 Menetapkan materi, Menetapkan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan menyusun Indikator (terangkum dalam RPP)

 Membuat LKS, Membuat instrumen penilaian tugas unjuk kerja mengembangkan kisi-kisi penilaian

menyusun instrumen sesuai kisi-kisi Rubrik lembar pengamatan penilaian

 Melakukan konsultasi intensif

(14)

Produk: Instrumen penilaian unjuk kerja Tahap Develop:

Revisi

Validasi dosen ahli & guru

Revisi

Ujicoba pd beberapa siswa

Revisi

Ujicoba pd banyak siswa

Produk: Instrumen penilaian unjuk kerja Tingkat keterpakaian instrumen penilaian unjuk kerja

Tahap Disseminate: Sosialisasi/penyebarluasan produk

Penggunaan instrumen penilaian unjuk kerja di kelas-kelas dan di sekolah-sekolah.

Contoh Penelitian 4D Di lapangan

(15)

Menurut Dick-Carey ada 10 tahap

1. Mengidentifikasikan tujuan umum pembelajaran.

2. Melaksanakan analisi pembelajaran

3. Mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa

4. Merumuskan tujuan performansi

5. Mengembangkan butir–butir tes acuan patokan 6. Mengembangkan strategi pembelajaran

7. Mengembangkan dan memilih materi pembelajaran 8. Mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif

9. Merevisi bahan pembelajaran

10.Mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif.

(16)

MODEL ADDIE (Analysis-Design- Develop-Implement- Evaluate)

Salah satu fungsinya ADIDE yaitu menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program pelatihan yang efekti,  dinamis dan mendukung kinerja pelatihan itu sendiri.

Model ini menggunakan 5 tahap pengembangan yakni 1. Analysis (analisa)

2. Design (desain/perancangan) 3. Development (pengembangan)

4. Implementation (implementasi/eksekusi)

5. Evaluation (evaluasi/ umpan balik)

(17)
(18)

Contoh-Contoh Penelitian Pengembangan

Pengembangan Modul Berbasis Multiple Inteligent untuk pembelajaran Biologi

Pengembangan Bahan Ajar fisika Rancang Bangun alat Praktikum Archimedes untuk Anak Tunanetra

Pengembangan CD pembelajaran Materi Ekologi berbasis Pendekatan Lingkungan

Pengembangan Video Praktikum IPA untuk kelas VII SMP/MTs

Pengembangan Modul IPA Terpadu berbasis

Saling Temas

Referensi

Dokumen terkait

Sutama (2015:183) menyatakan bahwa penelitian penelitian dan pengembangan adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau

Penelitian dan pengembangan ( Research and Development ) adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru. Pengambilan data dalam

Penelitian dan pengembangan ( Research and Development ) adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru. Pengambilan data

Teknik ini tidak hanya memberikan harapan dapat disempurnakannya proses proses dan produk saat ini, tetapi diharapkan juga mampu mengembangkan produk baru yang sebelumnya

Penelitian research and development dalam pembelajaran adalah proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk- produk yang digunakan. Langkah-langkah

“ Penelitian Pendidikan dan pengembangan (R & D) adalah proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Langkah-langkah dari proses ini

mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada dan dapat dipertanggungjawabkan (Sukmadinata, 2010: 164). Sampel dalam penelitian ini adalah

Sutama (2015:183) menyatakan bahwa penelitian penelitian dan pengembangan adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau