INOVASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN ( TUGAS MAKALAH INOVASI KURIKULUM)
Disusun Oleh
Murjainah NIM 22106261072 Dya Ayu NIM 22106161 Melly NIM 22106161 Ismu NIM 22106161
PROGRAM DOKTORAL PENDIDIKAN DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2023
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sejak lahir manusia telah memiliki potensi dasar yang harus ditumbuhkembangkan, kelak dapat menjalankan kehidupannya dengan baik. Untuk mengaktualisasikan potensi yang dimiliki memerlukan bantuan dan usaha yang terencana sehingga pertumbuhan dan perkembangannya berjalan secara optimal. Karena itu, usaha itu dapat dilakukan melalui proses Pendidikan. Pendidikan merupakan usaha terencana melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terus menerus sehingga terjadi perubahan di setiap pertumbuhan dan perkembangan. [ CITATION Rah22 \l 1033 ] mengungkapkan bahwa pendidikan tidak hanya dipandang sebagai usaha pemberian informasi dan pembentukan keterampilan saja, tetapi juga diperluas sehingga mencakup usaha untuk mewujudkan keinginan, kebutuhan dan kemampuan individu sehingga tercapai pola hidup pribadi dan sosial yang memuaskan, pendidikan bukan semata-mata sebagai sarana untuk persiapan kehidupan yang akan datang, tetapi untuk kehidupan anak sekarang yang sedang mengalami perkembangan menuju ketingkat kedewasaannya.
Agar proses Pendidikan terlaksana secara sistematis, diperlukan kurikulum yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat diaktualisasikan ke dalam pembelajaran. sebab kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran pada semua jenis dan tingkat Pendidikan [ CITATION Tha15 \l 1033 ]. Sementara itu, [ CITATION Ale09 \l 1033 ] menyatakan bahwa kurikulum menghubungkan makro (dipilih secara resmi tujuan dan isi pendidikan) dengan mikro (tindakan pengajaran dan penilaian dalam kelas/sekolah), dan paling baik dilihat sebagai 'serangkaian terjemahan, transposisi dan transformasi. Lebih lanjut, kurikulum mencakup semua pengalaman yang diperoleh peserta didik melalui lokakarya, ruang kelas, taman bermain, dan interaksi dengan pendidik [ CITATION Bla12 \l 1033 ].
Oleh karena itu, kelancaran proses belajar mengajar tergantung pada pedoman yang efisien dan praktis yang memandu transmisi pengetahuan dari pendidik ke peserta didik.
Seiring dengan perkembangan zaman, perubahan yang terjadi pada dunia, suatu kurikulum harus secara mendalam menyelaraskan peserta didik dengan kebutuhan pasar yang berlaku dalam skala global [ CITATION Law22 \l 1033 ]. Keberhasilan Pendidikan di suatu negara di dorong oleh lahirnya inovasi baru yang dihasilkan baik oleh individu, masyarakat maupun suatu Lembaga/ institusi [ CITATION Mun15 \l 1033 ]. Demikian pula dalam system Pendidikan, kurikulum seyogyanya diselaraskan dengan kebutuhan Pendidikan. Apalagi
kurikulum 4.0 bertujuan untuk memastikan bahwa peserta didik dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan abad kedua puluh satu [ CITATION Law22 \l 1033 ].
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan tersebut, rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah
a. Bagaimanakah makna dari inovasi kurikulum dan Pembelajaran?
b. Bagaimanakah inovasi kurikulum dan pembelajaran?
c. Bagaimanakah factor-faktor yang mempengaruhi perubahan kurikulum?
1.3. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk:
a. Mendeskripsikan makna dari inovasi kurikulum dan pembelajaran b. Menganalisis inovasi kurikulum dan pembelajaran
c. Mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi perubahan kurikulum
BAB II PEMBAHASAN
2.1. Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran
Bila dilihat dari asal kata. Istilah inovasi berasal dari bahasa latin innovare yang artinya berubah sesuatu yang menjadi baru. Menurut KBBI inovasi adalah pemasukan atau pengenalan hal-hal yang baru; pembaruan. Pengertian lainnya diartikan penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat) (https://kbbi.web.id/inovasi). Menurut Idris dalam [ CITATION Sab21 \l 1033 ] inovasi adalah suatu perubahan baru yang menuju ke arah perbaikan dan berencana. Lebih lanjut, [ CITATION Sab21 \l 1033 ] mengungkapkan dalam inovasi terdapat empat ciri utama, yaitu 1) memiliki kekhasan/ khusus, 2) memiliki unsur atau ciri kebaharuan, 3) Program dilaksanakan melalui program yang terencana, 4) inovasi digulirkan memiliki tujuan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Inovasi adalah sesuatu yang baru/ kebaharuan/ novelty dari suatu gagasan, metode ataupun alat menuju suatu perubahan ke arah perbaikan.
Sedangkan, kurikulum berasal dari bahasa Latin yang berarti jalan atau arena perlombaan yang dilalui oleh kereta. Kemudian, istilah ini diadopsi dalam bidang pendidikan, sehingga mengandung pengertian kumpulan mata pelajaran yang harus diajarkan guru atau dipelajari subyek didik, atau kumpulan mata pelajaran yang ditetapkan sekolah untuk dipelajari oleh subyek didik agar lulus dan memperoleh ijazah [ CITATION Tha15 \l 1033 ].
Menurut [ CITATION Lan89 \l 1033 ] Kurikulum adalah sejumlah pengalaman pendidikan, kebudayaan, sosial, olahraga, dan kesenian yang disediakan oleh sekolah bagi murid-murid di dalam dan di luar sekolah dengan maksud menolongnya untuk berkembang menyeluruh dalam segala segi dan merubah tingkah laku mereka sesuai dengan tujuan-tujuan pendidikan.
Menurut [ CITATION Joh67 \l 1033 ] menyebutkan pengalaman hanya akan muncul apabila terjadi interaksi antara siswa dengan lingkungannya. Interaksi seperti itu bukan kurikulum, tetapi pengajaran. Kurikulum hanya menggambarkan atau mengantisipasi hasil dari pembelajaran. Johnson membedakan dengan tegas antara kurikulum dengan pembelajaran.
Semua yang berkenaan dengan perencanaan dan pelaksanaan, seperti perencanaan isi, kegiatan belajar mengajar, evaluasi, termasuk pengajaran. Berbeda dengan pendapat [ CITATION Tab62 \l 1033 ] yang mengungkapkan bahwa perbedaan antara kurikulum dan pengajaran menurutnya bukan terletak pada implementasinya, tetapi pada keluasan cakupannya. Kurikulum berkenaan dengan cakupan tujuan isi dan metode yang lebih luas atau lebih umum, sedangkan yang lebih sempit, lebih khusus menjadi tugas pembelajaran.
Menurut Taba keduanya membentuk satu kontinum. Kurikulum terletak pada ujung tujuan umum atau tujuan jangka panjang, sedangkan pembelajaran pada ujung lainnya yaitu yang lebih khusus atau tujuan dekat. Jadi, dapat disimpulkan kurikulum adalah kumpulan/
sejumlah pengalaman yang disusun sebagai pedoman/ pegangan bagi Pendidik untuk membantu dan merubah tingkah laku peserta didik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan beberapa pengertian inovasi dan kurikulum, maka dapat disimpulkan bahwa suatu program yang berisi pengalaman tersusun yang digunakan untuk membantu dan merubah peserta didik menuju kearah perbaikan/ lebih baik.
Definisi lain, Inovasi kurikulum dan pembelajaran adalah suatu proses bagi peserta didik dan guru karena mereka berusaha untuk mendapatkan pengetahuan baru [ CITATION Bal12 \l 1033 ]. [ CITATION Gio99 \l 1033 ] mengungkapkan Inovasi kurikulum dan pembelajaran adalah sesuatu yang menentukan/ memberi siswa pengetahuan yang lebih luas, mempersiapkan mereka dengan lebih baik untuk universitas dan kehidupan dewasa. Jadi, inovasi kurikulum dan pembelajaran adalah seperangkat pengalaman yang dirancang untuk mendukung suatu program agar terjadi perubahan pada peserta didik dengan penetapan tujuan yang dicapai.
INOVASI
Kurikulum dan Pembelajaran
PEMBELAJARAN Khusus-jangka pendek
Proses KURIKULUM
Umum-Jangka Panjang Produk
DAFTAR PUSTAKA
Alexander, R. (2009). Pedagogy, culture and the power of comparison. In Daniels H, Lauder H and Porter J (eds) Educational theories, cultures and learning: A critical perspective. London: Routledge.
Balckmore, P., & Kandiko, C. (2012). Strategic curriculum change: Global trends in universities. Routledge/ SRHE.
Blackmore, P., & Kandiko, C. (2012). Strategic curriculum change: Global trends in universities. Routledge.
Giordmaina, J. (1999). System of Knowledge : A Case Study of Curriculum Innovation in Malta. Swiitzerland: International Bureau of Education.
Johnson, M. (1967). Intentionality in Education . New York: Center for Curriculum Research and Services.
Langgulung, H. (1989). Manusia dan Pendidikan: Suatu Analisis Psikologik dan Pendidikan.
Jakarta: Pustaka Al-Husna.
Law, M. Y. (2022). A Review of Curriculum Change and Innovation for Higher Education.
Journal of Education and Training Studies Vol. 10, No. 2; April. Diambil kembali dari URL: https://doi.org/10.11114/jets.v10i2.5448
Munthe, A. P., Siswoyo, & Fakhrudin, M. (2015). Sumber dan Makna Inovasi dalam Pendidikan. Polygot: A journal of Language, Literature, Culture and Education, Vol.
11 No.4 Oktober.
Rahman BP, A., Munandar, S., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan dan Unsur-Unsur Pendidikan. Al Urwatul Wutsqa:
Kajian Pendidikan Islam Volume 2, Nomor 1, Juni, ISSN: 2775-4855. Diambil kembali dari https://journal.unismuh.ac.id/index.php/alurwatul
Sabdarifanti, T., Hanifah, N., Rizqi, A., & Artajaya, U. (2021). Inovasi Kurikulum: Materi Pembelajaran. Jurnal Inovasi da Riset Akademik Vol.2 No.10, ISSN: 2745-6056 | e- ISSN: 2745-7036. doi:https://doi.org/10.47387/jira.v2i10.234
Taba, H. (1962). Curriculum Development: Theory and Practice. USA: Harcourt, Brace, &
World.
Thaib, R., & Siswanto, I. (2015). Inovasi Kurikulum Dalam Pengembangan pendidikan (Suatu Analisis Implementatif). Jurnal Edukasi Vol 1, Nomor 2, July.