MEMBENTUK PENELITIAN IDE
U N I T O F T A L M O L O G I K O M U N I T A S
R I Z K I F A S A R A M D H A N I
N I N A R A T N A N I N G S I H
Pendahuluan
Pertanyaan penelitian adalah hal yang utama dalam merancang setiap proyek penelitian. Pertanyaan penelitian yang tepat akan memfasilitasi pengembangan eksperimen dan memberikan relevansi ilmiah jika hasil tidak terduga. Pertanyaan ilmiah yang dirancang dengan tidak baik dapat memberikan desain penelitian yang salah, menghambat pembentukan hipotesis yang jelas, menghambat intepretasi hasil penelitian. Landasan dan langkah awal dari setiap proyek penelitian berdasarkan dari ide penelitian.
Ide penelitian dapat berasal dari minat, pengetahuan, dan keinginan untuk mencari jawaban dari masalah yang diidentifikasi. Ide penelitian akan lebih mudah dikembangkan ketika peneliti menggunakan pikiran dan sikap ingin tahu terhadap pertanyaan- pertanyaan. Pembentukan ide penelitian merupakan langkah pertama dari proses penelitian harus
dilakukan dengan baik sehingga sisa proses penelitian dapat dilakukan dengan baik. Tujuan dari bacaan kepustakaan ini adalah untuk menyoroti poin- poin penting pengembangan ide penelitian dan panduan praktis untuk perumusan ide penelitian.
- 0 2 -
Sumber Ide Penelitian
Bagi peneliti berpengalaman, ide penelitian bisa datang secara alami dan segera dibentuk dalam protokol penelitian yang baik. Kesulitan dapat timbul pada peneliti yang tidak terbiasa dengan penelitian atau disebutkan dengan peneliti pemula. Peneliti pemula membutuhkan dorongan untuk mendapatkan ide.
Pemikiran rasional dan teknik kreatif adalah dua metode utama yang dapat digunakan untuk menghasilkan ide- ide penelitian. Leonard dan Swap (1999) mendefinisikan kreativitas sebagai proses mengembangkan dan mengekspreiksan ide-ide baru yang mungkin berguna. Ide merupakan awal dari proses kreatif. Leonard dan Swap mengusulkan lima Langkah yang menangkap fitur penting dari proses kreatif seperti pada gambar di bawah ini.
Tahap pertama adalah tahap persiapan dengan ide kreatif yang muncul berasal dari pemikiran yang matang Ide- ide penelitian sering kali berasal saat mencari literatur. Pada proses awal penelitian peneliti seringkali terintimidasi dari banyaknya informasi yang ada dan tersesat saat mencari literatur. Terdapat dua Langkah untuk mencari literatur ilmiah, pertama dengan memilih topik-topik kecil yang diminati dan didalami topik keminatan tersebut. Pada peneliti pemula mencari topik keminatan dapat membantu mendapatkan ide-ide penelitian. Tahap kedua adalah inovasi dalam mencari kesempatan dan memunculkan pertanyaan penelitian.
Tahap ketiga memunculkan perbedaan atau opsi-opsi pada ide penelitian lain yang memungkinkan. Tahap keempat melakukan inkubasi atau istirahat setelah melakukan mengeluarkan ide atau gagasan. Tahap kelima melakukan pemilihan dari daftar ide yang dibuat. Ide yang dipilih dilakukan pengembangan dengan mencari artikel atau buku yang sesuai.
Schwebel dkk memaparkan 15 hal yang harus di pikirkan dalam pengembangan ide penelitian dengan tujuan membantu peneliti pemula dan mahasiswa dalam tahap awal dari proses ilmiah.
PERTAMA : TERTARIK TENTANG TOPIK TERSEBUT
Penelitian memerlukan banyak waktu dalam menjalani dan menyelesaikannya. Ketertarikan dalam suatu topik dapat membantu untuk menyelesaikan penelitian dan peneliti dapat menikmati setiap proses yang dilakukan.
KEDUA : MENJADI AHLI DALAM LITERATUR PENELITIAN
Peneliti yang baik harus memahami penelitian-penelitian yang sudah dilakukan dan apa yang belum dilakukan pada topik yang sama.
M E M B E N T U K I D E P E N E L I T I A N | U N I T O F T A L M O L O G I K O M U N I T A S
KETIGA : INGAT TEORI
Penelitian berkualitas yang dapat bertahan meski sudah lama didasarkan pada teori dan memberikan teori
KEEMPAT : “MENGALAMI” MASALAHNYA
Seiring dengan membaca, seorang peneliti akan mengamati ,berpikir dan merencakan berdasarkan orang- orang yang terlibat dalam masalah dari penelitian yang kita inginkan.
KELIMA : DALAM MENGEMBANGKAN IDE PERLUAS PENGETAHUAN DAN MEMPERDALAM DALAM BIDANG IDE YANG DIMINATI
Peneliti yang baik mengambil kesempatan dan menciptakan kesempatan tersebut dalam membuat ide dengan cara berdiskusi dengan orang yang ahli, membandingkan penelitian-penelitian, dan berbagi informasi. Diskusi dengan kolega dapat saling bertukar pikiran dalam ide baru dan berbeda dan memberikan masukan dalam ide yang sudah kita buat.
KEENAM : CARI WAKTU UNTUK BERPIKIR DAN TENTUKAN MANA IDE TERBAIK YANG DAPAT
Mengambil waktu sementara untuk berpikir ide mana yang terbaik atau istirahat untuk memikirkan dan mendapatkan ide-ide.
- 0 4 -
KETUJUH : KESEIMBANGAN DALAM MEMBACA, BERPIKIR, DAN BEKERJA
Sering kali peneliti pemula banyak membaca dan berpikir mengenai penelitian tetapi melupakan bahwa progress dari penelitian adalah dengan mengerjakan dari penelitian tersebut, sehingga perlunya keseimbangan dari membaca, berpikir, dan bekerja.
KEDELAPAN : BERSIKAP PRAKTIS, TERHADAP DIRI SENDIRI
Ide dan mimpi besar dari penelitian harus didorong dengan kepraktisan. Ide penelitian yang baik dan mampu
“menjualnya” sangat penting untuk sukses dalam penerbitan dan pendanaan.
KESEMBILAN : BERSIKAP PRAKTIS, UNTUK MANFAAT MASYARAKAT
Ide dari penelitian yang akan kita buat harus memiliki potensi untuk membantu orang menjadi lebih sehat, lebih bahagia, atau lebih aman.
KESEPULUH : BUAT CATATAN DAN KEMUDIAN ATUR Setiap peneliti memiliki kebiasaannya sendiri dalam mengembangkan ide secara efektif. Pencatatan dari proses penciptaan ide penelitian secara tertulis akan membantu dalam pengorganisasian ide.
KESEBELAS : MENJADI ITERATIF
Peneliti pemula terkadang bertanya apa yang lebih dulu, ide atau metodologi? Atau topik penelitian atau hipotesis?
Jawabannya adalah ide memunculkan metode tetapi ini dapat memberikan umpan balik untuk penyempurnaan ide dan pertanyaan penelitian memunculkan hipotesis sehingga saat mengklarifikasi hipotesis dapat menjadi umpan balik untuk pertanyaan penelitian.
M E M B E N T U K I D E P E N E L I T I A N | U N I T O F T A L M O L O G I K O M U N I T A S
KEDUABELAS : MENJADI KREATIF
Terdapat banyak penelitian-penelitian yang telat dilakukan dan penelitian yang dilakukan masih relevan dalam 10, 20 dan bahkan 50 tahun. Untuk membantu dalam krevativitas pertimbangkan penggunaan teknologi saat ini yang membantu dalam memecahkan masalah penelitian, masalah penelitian yang melintasi multi disiplin ilmu, dan berdiskusi dengan berbagai profesional yang memiliki ketertarikan dengan topik yang ingin dilakukan.
KETIGABELAS : SEIMBANGKAN ANTARA “BESAR”
DAN “KECIL”
Ide-ide “besar” penelitian layak untuk dilakukan tetapi dapat memberikan kesulitan tersendiri. Bagi peneliti pemula ide
“besar” dapat memberikan kesulitan dan proses penelitian lanjutan dan dana besar yang dibutuhkan. Penelitian dengan ide
“kecil” akan menjalani kesulitan karena bisa jadi tidak menjawab pertanyaan penelitian yang penting. Perlunya menemukan
- 0 6 - KEEMPATBELAS : BANGUN SECARA BERTAHAP
Ide-ide yang sudah dihasilkan dilanjutkan dalam program atau rencana pengembangan penelitian secara bertahap.
Terdapat topik besar dari ide penelitian dilanjutkan kedalam cabang-cabang ide dari penelitian dan dilakukan pengembangan penelitian yang bertahap dapat membantu dalam rencana karir kedepan terutama dalam penelitian- penelitian yang kita.
KELIMABELAS : PERTIMBANGKAN BEKERJA SECARA TIM
Peneitian yang sukes jarang dikerjakan oleh satu orang peneliti. Kolaborasi interdisipliner dapat memberikan penelitian yang baik, meskipun penelitian dapat berjalan lebih lambat karena adaptasi dari cara yang berbeda dalam melakukan penelitian interdisipliner. Tim yang produktif bekerja sama dengan terampil untuk memilih dan menyempurnakan ide-ide terbaik.
Kesimpulan
Melakukan penelitian berkualitas tinggi sulit dilakukan dan diperlukan kesabaran dalam melakukan penelitian. Motivasi diri untuk menyelesaikan penelitian menjadi kunci untuk bertahan dalam
proses penelitian. Mengembangkan ide penelitian yang baik adalah langkah pertama dalam mencapai keberhasilan penelitian, kerja
keras dan ketekukan dalam langkah-langkah penelitian akan menghasilkan kesuksesan pada akhirnya.
M E M B E N T U K I D E P E N E L I T I A N | U N I T O F T A L M O L O G I K O M U N I T A S