PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI MTS AL-WASHLIYAH
SIMPANG GAMBUS
SKRIPSI
Diajukan Untuk Melengkapi Tugas Dan Memenuhi Syarat Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
Oleh:
ISMA WATI
Nomor Pokok : 71180514007 Program Studi Pendidikan Matematika
Jenjang Strata-1 (S1)
z
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN 2022
i
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Isma Wati
NPM : 71180514007
Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Jurusan : Pendidikan Matematika
Hobi : Menulis
Tampat/Tanggal Lahir : Nanasiam, 01 Januari 2000 Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat : Jln Sisingamangaraja Gang Perhubungan No 12
No. HP : 0852-6580-4796
Email : [email protected]
Nama Orang Tua
a. Ayah : Legiman
Pekerjaan : Petani
b. Ibu : Almh. Marsiti
c. Pekerjaan : -
Alamat Orang Tua : Dusun 1 Surya Desa Bulan-Bulan, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu bara Riwayat Pendidikan
1. SDN 017987
2. Mts Al-Washliyah Bulan-Bulan 3. SMK Negeri 1 Air Putih
4. Universitas Islam Sumatera Utara
Medan, September 2022 Mahasiswa
Isma Wati 71180514007
ii
KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillahi rabbil „alamin, segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, yang memberi ilmu dan inspirasi dan atas kehendak-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul: PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI MTS AL-WASHLIYAH SIMPANG GAMBUS.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan pada program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera Utara. Penulis menyadari bahwa dalam penyelesaian skripsi ini, sangat banyak mendapat bantuan, bimbingan, saran dari berbagai pihak. Oleh karna itu, dengan ketulusan dan kerendahan hati penulis mengucapkan terimakasih untuk kedua orang tua tercinta Bapak Legiman dan Ibu Almh. Marsiti serta seluruh Keluarga yang tiada henti-hentinya mendoakan, membimbing, dan juga memberikan dukungan baik secara moril maupun materi kepada penulis. Dalam kesempatan ini peneliti mengucapkan terimakasih kepada:
1. Bapak Dr.H. Yanhar Jamaluddin, M.AP., sebagai Rektor UISU Medan.
2. Ibu Prof. Hasrita Lubis, M.Pd., Ph.D., sebagai Dekan FKIP UISU Medan.
3. Ibu Dra. Rosliana Siregar, M.Pd. sebagai ketua program studi pendidikan Matematika yang telah banyak membantu administrasi dalam penyelesaian skripsi ini.
iii
4. Ibu Dr. Afnaria, S.Si.,M.Si sebagai dosen Pembimbing I yang telah banyak memberikan saran dan arahan sehingga terselesainya skripsi ini.
5. Bapak Syahlan, S.Pd, M.Pd sebagai dosen Pembimbing II yang telah banyak memberikan saran dan arahan sehingga terselesainya skripsi ini.
6. Seluruh Dosen dan Pegawai Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera Utara yang telah memberikan ilmunya selama peneliti menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.
7. Bapak Syarifuddin, S.Pd selaku guru matematika yang telah memberikan ilmunya, Bapak Mhd Zainuddin, S.Pd.I selaku kepala sekolah dan Ibu Muliana, S.Pd.I selaku wakil kepala sekolah beserta Guru dan pegawai Mts Al- Washliyah Simpang Gambus yang telah memberikan dukungan dan ilmunya kepada penulis selama penelitian.
8. Kakak tersayang yaitu Ayu Andriani, A.Md dan Diana Prasti, S.Pd, serta adik tersayang yaitu Dani yang telah banyak memberikan dukungan kepada penulis baik itu berupa motivasi, arahan, bimbingan dan juga semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan benar.
9. Sahabat-sahabat penulis yang bernama Nurlena, Arniati Tanjung, Nurida Saragih, S.Pd, Siti Nuraini, S.Pd, Putri Seika Srg, S.Pd, Dewi Sartika, S.Pd, Sri Elvina, S.Pd, beserta teman-teman seperjuangan prodi pendidikan matematika angkatan 2018 yang telah membantu, mendukung dan berbagai ilmu dalam penyelesaian skripsi ini.
iv
10. Rekan MENWA MAHATARA khususnya para anggota dan alumni MENWA UISU yang selalu memberikan semangat dalam penyelesaian skripsi ini.
Penulis menyadari dan tanpa menutup mata atas segala kekurangan dari isi skripsi ini, penulis mohon saran atau masukan-masukan yang bersifat membangun dari para pembaca demi kesempurnaannya. Semoga isi skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Hormat saya
Isma Wati 71180514007
vii DAFTAR ISI
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... i
KATA PENGANTAR ... ii
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 4
C. Batasan Masalah ... 5
D. Rumusan Masalah ... 5
E. Tujuan Penelitian ... 6
F. Manfaat Penelitian ... 6
BAB II KAJIAN TEORETIS, PENELITIAN YANG RELEVAN DAN KERANGKA KONSEPTUAL ... 8
A. Kajian Teoritis ... 8
1. Belajar dan Pembelajaran ... 8
2. Pengertian Berpikir Kritis ... 10
3. Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) ... 12
4. Modul ... 20
5. Materi Bangun Ruang Sisi Datar (Balok dan Kubus) ... 26
B. Penelitian yang relevan ... 33
C. Kerangka Konseptual ... 35
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 38
A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 38
B. Populasi dan Sampel Penelitian ... 38
C. Desain dan Metode Penelitian ... 39
D. Jenis Penelitian ... 40
E. Prosedur Penelitian ... 41
F. Instrumen Penelitian ... 49
G. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data ... 54
viii
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 69
A. Hasil Penelitian ... 69
B. Pembahasan ... 90
BAB V KESIMPULAN ... 95
A. Kesimpulan dan Saran ... 95
B. Saran ... 97
DAFTAR PUSTAKA ... 98
ix
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Modul Sekolah ... 4
Gambar 2.1 Kubus ... 27
Gambar 2.2 Balok ... 29
Gambar 2.3 Jaring-Jaring Kubus ... 31
Gambar 2.4 Jaring-Jaring Balok ... 31
Gambar 3.1 Denah Lokasi Penelitian ... 38
Gambar 3.2 Prosedur Penelitian ... 42
Gambar 3.3 Prosedur Pengembangan Model 3-D ... 43
Gambar 4.1 Hasil Analisis Peta Konsep Bangun Ruang Sisi Datar ... 76
x
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Defenisi Operasional Kemempuan Berikir Kritsis ... 47
Tabel 3.2 Kisi-Kisi Instrument Validasi Ahli Media ... 50
Tabel 3.3 Kisi-Kisi Instrument Validasi Ahli Materi ... 51
Tabel 3.4 Kisi-Kisi Instrument Validasi Ahli Bahasa ... 52
Tabel 3.5 Kisi-Kisi Angket Respon Siswa ... 53
Tabel 3.6 Penilaian Skor Skala Lima ... 55
Tabel 3.7 Pedoman Kriteria Kevalidan Modul ... 57
Tabel 3.8 Pedoman Kategori Kepraktisan ... 59
Tabel 3.9 Ketuntasan Belajar ... 60
Tabel 3.10 Kriteria Gain Ternormalisasi (N-Gain) ... 61
Tabel 3.11 Rubrik Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis ... 62
Tabel 3.12 Kriteria Kemampuan Berpikir Kritis ... 68
Tabel 4.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ... 72
Tabel 4.2 Komentar/Saran dari Validator ... 78
Tabel 4.3 Analisi Hasil Validasi Media ... 79
Tabel 4.4 Analisi Hasil Validasi Materi ... 79
Tabel 4.5 Analisi Hasil Validasi Bahasa ... 80
Tabel 4.6 Uji Coba I Analisis Angket Siswa ... 81
Tabel 4.7 Hasil Uji Coba I Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 83
Tabel 4.8 Uji Coba I Ketercapain Indikator ... 84
Tabel 4.9 Uji Coba I Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 85
xi
Tabel 4.10 Uji Coba I Tingkat Penguasaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 86
Tabel 4.11 Hasil Uji Coba II Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 87
Tabel 4.12 Uji Coba II Ketercapain Indikator ... 88
Tabel 4.13 Uji Coba II Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 89
Tabel 4.14 Uji Coba II Tingkat Penguasaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 90
xii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1: Silabus ... 101
Lampiran 2: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ... 103
Lampiran 3: Waktu Penelitian ... 111
Lampiran 4 : Modul Pengembangan ... 112
Lampiran 5 : Kunci Jawaban Modul Pembelajaran ... 134
Lampiran 6 : Data Hasil Validasi Modul oleh Praktisi Media ... 138
Lampiran 7: Data Hasil Validasi Modul oleh Ahli dan Praktisi Materi ... 139
Lampiran 8: Data Hasil Validasi Modul oleh Ahli dan Praktisi Bahasa ... 140
Lampiran 9: Rata-Rata Kevalidan Gabungan ... 141
Lampiran 10 Lembar Validasi Ahli Media 1 ... 142
Lampiran 11 Lembar Validasi Ahli Media 2 ... 144
Lampiran 12 Lembar Validasi Ahli Materi 1 ... 146
Lampiran 13 Lembar Validasi Ahli Materi 2 ... 148
Lampiran 14 Lembar Validasi Ahli Bahasa 1 ... 150
Lampiran 15 Lembar Validasi Ahli Bahasa 2 ... 152
Lampiran 16: Data Hasil Respon Kepraktisan Modul Uji Coba I ... 154
Lampiran 17 : Tabulasi Hasil Nilai Siswa Uji Coba I ... 155
Lampiran 18 : Tabulasi Hasil Nilai Siswa Uji Coba II ... 156
Lampiran 19: Soal Pretest Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 157
Lampiran 20: Jawaban Pretest Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 158
Lampiran 21: Soal Postest Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 160
Lampiran 22: Jawaban Postest Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ... 161
Lampiran 23: Surat Permohonan Pengajuan Judul ... 163
Lampiran 24: Surat Permohonan Pembimbing ... 164
Lampiran 25: Surat Izin Penelitian ... 165
Lampiran 26: Surat Balasan Penelitian ... 166
DAFTAR PUSTAKA
Al-Qur‟an Surah Al-Mujadillah Ayat 11
Andi Prastowo (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.
Yogyakarta: Diva Press.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Anas Sudijono. 1987. Pengantar Statistika Pendidikan. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Birgili B. Creative and Critical Thinking Skills in Problem-Based Learning Environments. Journal of Gifted Education and Creativity. 2015; 2(2): 71- 80.
Cece Wijaya. 2010. Pendidikan Remedial: Sarana Pengembangan Mutu Sumber Daya Manusia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Daryanto dan Raharjo. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Gava Media.
Depdiknas. (2003). Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Dimyati, dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Delyana, Hafizah dkk. 2021 pengembangan modul statistika berbasis project based learning. Jurnal pendidikan matematika.(Volume 05 Nomor 03):
2313-2323.
El-Share A dan Gaber H. Impact of problem-based learning on students critical thinking dispositions, knowledge acquisition and retention. Journal of Education and Practice. 2014; 5(14): 74-85.
Ennis, R. H. (2011). The Nature Of Critical Thinking: An Outline Of Critical Thinking Dispotions And Abilities.
Fathurrohman. 2016. Model-model pembelajaran inovatif. Jakarta: PT Raja Grafinda
Hanifiah, Nanang Dan Cucu Suhana. 2009. Konsep Strategi Pembelajaran.
Hasanah, Izzatul dkk. 2018 pengembangan modul suhu dan kalor berbasis project based learning untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA/MA. Jurnal pendidikan teori dan praktik. (Volume 3 Nomor 1): 38-44.
Hasratuddin. 2018. Mengapa Harus Belajar Matematika. Medan: Perc. EDIRA Hendri, John. 2009. Perancang Kuesioner Riset Pemasaran . Universitas
Gunadarma.
Hamalik, Oemar. 2004. Proses Belajar Mengajar. Jakarta Bumi Aksara
Jensen. 2011. Pembelajaran berbasis otak: paradigm pengajaran baru (2nd ed.).
(B. Molan, Penerj). Jakarta: PT Indeks.
Mardiasmo. 2004. Otonomi Dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta:Andi Made Wena. 2014. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi
Aksara.
Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Mason, Mark. 2007. “Critical Thinking and Learning”. Phyplopsophy of Education Society of Australasia. 341-343.
Nieven, N. 1999. Prototype To Reach Product Quality. Dlm, Van Den Akker, J,.
Branch, R.M., Gustafson, K,. Nieveen, N,. & Plomp, T. (Pnyt.)” Design Approaches And Tols In Educational And Training. Dordrecht: Kluwer Academic Publisher
Pratama, Hendrik dkk. 2016 pengaruh model pembelajaran project based learning berbantuan media pembelajaran pembangkit listrik tenaga mikrohidro terhadap kemampuan berpikir kritis. Jurnal penelitian fisika dan aplikasinya (JPFA). (Volume 6 nomor 2): 44-50.
Purwanto. 2007. Instrumen Penelitian Sosial dan Pendidikan Pengembangan dan Pemanfaatan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Paul, Ricard. 1990 Critical Thinking Handbook: What Ever Person Needs to Survive in a Rapidly Changing World.
Rodiawati & Komaruddin. 2018. Pengembangan E-Learning Melalui Modul Interaktif Berbasisi Learning Content Development System. Jurnal Tatsqif.
Rais. 2010. Model Project Based Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Akademik Mahasiswa. Jakarta
Sumiati dan Asra. 2007. Metode Pembelajaran. Bandung Wacana Prima
Santyasa, I.W. 2006. Pembelajaran Inovatif: Model Kolaboratif, Basis Proyek, dan Orientasi NOS.
Syahlan, Hamzah Sa‟ban. 2020. Analisis Higher Order Thinking Skill Mahasiswa Pendidikan Matematika Pada Materi Geometri. Medan: Vol. 7. No. 2.
Syahlan, 2022. Evaluasi Pembelajaran Matematika: Berbasis Capaian Pembelajaran Lulusan. Sastra UISU Press, Medan.
Sanjaya. 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.
Jakarta: Prenada Media.
Syaiful dan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sardiman. 1996. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Remaja.
Sudjana, Nana. 1990. Penilaian Hasil Proses Belajarmengajar. Bandung: Pt Remaja Resdakaya
Sukiman. 2011. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif.
Tambunan, Witarsa dkk. 2021 Pengaruh Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran daring di Yayasan Pendidikan Cawan Bethel. Jurnal Comunita Servizio.
(Volume 3 Nomor 1): 561-566.
Trianto. 2014. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif dan Kontekstual. Jakarta: Prenadamedia Group.
Thiagarajan, S. Semmel, D. S & Semmel, M.I. 1974. Instructional Development For Training Teachers Of Exceptional Childern: A Sourcebook. Indiana:
Indina University
Widyantini, T. 2014. Artikel: Penerapan Model Project Based Learning (Model Pembelajaran Berbasis Proyek) dalam Materi Pola Bilangan Kelas VII.
Yogyakarta: P4TK Matematika.
Wolcott dan Lynch. 1997. Critical Thinking In The Accounting Classroom: A Reflective Judgment Developmental Process Perspective. Accounting Education.
Wade, C. 1995. Using Writing to Develop and Assess critical Thinking. Teaching of Psychology, 22(1), 2-28.
101 Lampiran 1
SILABUS Mata Pelajaran : Matematika
Satuan Pendidikan : SMP / MTs Kelas / Semester : VIII / Ganjil Kompetensi Inti:
KI1 dan KI2:Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.
Kompetensi Dasar
Materi Pemebelajaran
Indikator Kegiatan Pembelajaran
3.9 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)
Bangun Ruang Sisi Datar
Kubus, balok, prisma, dan limas
Jaring-jaring:
Kubus, balok,
Menentukan luas permukaan kubus dan balok dengan menggunakan alat peraga berupa benda nyata
Menentukan luas permukaan prisma yang didapat dari penurunan rumus luas permukaan balok.
Menentukan luas permukaan limas dengan syarat-syarat ukuran yang harus
Mencermati model atau benda di sekitar yang merepresentasikan bangun ruang sisi datar
Melakukan percobaan untuk menemukan jari-jari bangun ruang sisi datar
Melakukan percobaan untuk menemukan rumus luas
102 prisma, dan
limas
Luas permukaan:
kubus, balok, prisma, dan limas
Volume: kubus, balok, prisma, dan limas
Menaksir volume bangun ruang tak beraturan
diketahui
Menentukan volume kubus dan balok melalui pola tertentu sehingga bisa diterapkan pada volume prisma dan limas.
Menaksir luas permukaan dan volume bangun ruang yang tidak beraturan dengan menerapkan geometri dasarnya melalui ilustrasi yang ditunjukkan.
Menghitung luas permukaan dan volume bangun ruang yang tidak beraturan dengan menerapkan geometri dasarnya melalui ilustrasi yang
ditunjukkan
permukaan dan volume bangun ruang sisi datar
Menyajikan hasil pembelajaran tentangbangun ruang sisi datar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar
4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prima dan limas), serta gabungannya
Menyajikan hasil pembelajaran tentang bangun ruang sisi datar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar
Lampiran 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : MTS AL-WASHLIYAH SIMPANG GAMBUS
Mata Pelajaran : Matematika Kelas/ Semester : VIII/ Ganjil
Materi Pokok : Bangun Ruang Sisi Datar Alokasi Waktu : 2 x 2 JP @40 menit
A. Kompetensi Inti
KI1 dan KI2: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.
B. Kompetensi Dasar
3.9 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok).
4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus,balok)
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9.1 Memahami jaring-jaring kubus dan balok 3.9.2 Menggambar jaring-jaring kubus dan balok 3.9.3 Memahami luas permukaan kubus dan balok 3.9.4 Menghitung luas permukaan kubus dan balok 3.9.5 Memahami volume kubus dan balok
3.9.6 Menghitung volume kubus dan balok
4.9.1 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan jaring- jaring kubus dan balok
4.9.2 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan luas permukaan kubus dan balok
4.9.3 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan volume kubus dan balok
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
Pertemuan 1
1. Siswa mampu memahami jaring-jaring kubus dan balok 2. Siswa mampu menggambarkan jaring-jaring kubus dan balok
3. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan unsur dan jaring-jaring kubus dan balok
Pertemuan 2
1. Siswa mampu memahami luas permukan kubus dan balok 2. Siswa mampu menghitung luas permukaan kubus dan balok 3. Siswa mampu memehami volume kubus dan balok
4. Siswa mampu menghitung volume kubus dan balok
5. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan kubus dan balok
6. Siswa mapu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok.
E. Metode Pembelajaran, Pendekatan, Alat dan Sumber Belajar Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Pendekatan : Saintifik
Alat : Papan Tulis, Laptop dan Proyektor
Sumber Belajar : Buku paket matematika kelas VIII, Modul berbasis Project Based Learning
F. Skenario Pembelajaran
Langkah-Langkah Pembelajaran
Guru Siswa Waktu
1. Kegiatan Awal 10 menit
Guru mengucapkan Salam kepada siswa, kemudian mengecek kehadiran siswa
Siswa menjawab Salam guru
Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi dasar
Siswa mendengarkan guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi dasar 2. Kegiatan Inti
Fase 1: Orientasi Siswa Pada Projek 60 menit
Guru menyampaikan projek terkait dengan materi bangun ruang sisi datar (balok dan kubus)
Siswa mengamati projek terkait dengan materi bangun ruang sisi datar
Guru meminta siswa untuk menanyakan projek yang belum dipahami
Siswa bertanya kepada guru terkait projek tersebut
Guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan terkait projek yang telah disampaikan
Siswa memberikan tenggapan terkait projek yang telah disampaikan guru
Fase 2: Mengorganisasikan Siswa Belajar
Guru
menginformasikan kepada siswa bahwa tugas secara individu
Siswa duduk di tempat duduknya masing- masing dan secara tertib
Guru memberikan tugas projek kepada siswa
Siswa mengerjakan tugas secara individu
Guru meminta siswa untuk
mempresentasikan tugas projek nya
Siswa
mempresentasikan hasil projeknya Fase 3: Membimbing Penyelidikan Individu
Pada saat siswa mengerjakan tugasnya guru memberikan bantuan seperlunya
Siswa meminta bantuan kepada guru terkait projek.
Fase 4: Mengembangkan dan Menyajikan Laporan Projek
Guru meminta siswa untuk
mempresentasikan hasil projeknya
Siswa
mempresentasikan hasil projeknya
Guru mengarahkan siswa lainnya untuk mendengarkan dan memperhatikan
Siswa mendengarkan dan memperhatikan temannya yang sedang presentasi
Fase 5: Menganalisa dan Mengevaluasi Prosedur dan Hasil Projek
Guru mengarakan
siswa untuk
mengerjakan tugas proyeknya
Siswa bertanya kepada guru jika ada yang belum dimengerti terkait proyek tersebut
Guru
menginformasikan presentasi siswa serta menegaskan konsep yang benar
Siswa mendengarkan terkait informasi yang diberikan guru
Guru memberikan tugas tambahan sebagai bahan untuk mendalam materi
Siswa mengerjakan apa yang diperintahkan oleh guru
3. Kegiatan Akhir
Guru merefleksi pembelajaran dan mengarahkan siswa
untuk membuat
kesimpulan terkait projek
Siswa menyimpulkan dan
mengkomunikasikan kesimpulannya.
10 menit
Guru memberikan tugas projek kepada siswa.
Siswa mencatat tugas yang diberikan oleh guru
Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan Salam
Siswa menjawab salam
G. Penilaian
1. Teknik Penilaian (terlampir) b. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru.
Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Keterangan : No Nama Siswa
Aspek Perilaku yang
Dinilai Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai BS JJ TJ DS
1 2 3 4
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik 75 = Baik
50 = Cukup 25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai
- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu.
Berikut Contoh format penilaian:
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1
Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan
ide/gagasan. 50
250 62,50 C 2
Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.
50
3
Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil
diskusi kelompok. 50
4 ...
100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :
Nama yang diamati : ...
Pengamat : ...
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai 1 Mau menerima
pendapat teman. 100
450 90,00 SB
2 Memberikan solusi
terhadap permasalahan. 100 3 Memaksakan pendapat
sendiri kepada anggota
100
kelompok.
4 Ma Arah saat diberi
kritik. 100
5 ... 50
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K) c. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Penugasan Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
No Aspek yang Dinilai
Skala Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai 25 50 75 100
1 Intonasi 2 Pelafalan 3 Kelancaran 4 Ekspresi 5 Penampilan 6 Gestur
b. Peserta didik meminta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang
telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.
d. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut.
Instrumen Penilaian
No Aspek yang Dinilai
Sangat Baik (100)
Baik (75)
Kurang Baik
(50)
Tidak Baik
(25) 1 Kesesuaian respon dengan
pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata 3 Kesesuaian penggunaan tata
bahasa 4 Pelafalan
Kriteria penilaian (skor) 100 = Sangat Baik 75 = Baik
50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)
Instrumen Penilaian Diskusi
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan 3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah
Keterangan :
100 = Sangat Baik 75 = Baik
50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik - Penilaian Proyek - Penilaian Produk - Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll
Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 2 3
Lampiran 3
Jadwal Kegiatan Penelitian Tahun 2022
No Kegiatan Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu s
Septemb er
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Pengajuan
judul
2 ACC
judul
3 Observasi
masalah penelitian
4 Menyusu n skripsi
5
Bimbinga n skripsi Bab I
Bimbinga n skripsi Bab II
Bimbinga n skripsi Bab III
6 ACC proposal
7 Seminar
proposal 8 Revisi
proposal
9 Pelaksana
an
penelitian
10 Bimbinga n skripsi Bab IV
11 Bimbinga n skripsi Bab V
12 ACC Sidang
i
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan modul matematika pada materi Bangun Ruang Sisi Datar untuk siswa kelas VIII MTS. Modul ini disusun berdasarkan Project Based Learning (PjBL). Modul ini juga dilengkapi dengan latihan soal untuk menguji pemahaman siswa terkait dengan materi yang terdapat pada modul. Dalam modul matematika ini akan dibahas tentang “Kubus dan Balok”.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan kesempurnaan modul ini.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu proses penyelesain modul ini, terutama dosen pembimbing skripsi penulis dan validator yang telah membimbing penyusun dalam pembuatan modul ini. Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya para peserta didik.
Medan, Juni 2022 Penulis
Isma Wati
ii DAFTAR ISI
Kata Pengantar ... i Daftar Isi ... ii Kompetensi Dasar ... iii Pokok Bahasan ... iii Indikator ... iii Tujuan Pembelajaran ... iv Petunjuk Penggunaan Modul ... iv Peta Konsep ... v Pendahuluan ... 1 Bangung Ruang Sisi Datar ... 1 A. Jaring-jaring kubus dan balok ... 2 B. Luas permukaan, Volume kubus dan balok ... 6 Latihan ... 13 Daftar Pustaka ... 15 Kunci Jawaban Modul
iii
3.8 Membedakan dan menentukan jaring-jaring kubus dan balok bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
3.9 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
Bangung Ruang Sisi Datar Bangung Ruang Sisi Datar : A. Jaring-jaring kubus dan balok
B. Luas permukaan, Volume kubus dan balok
3.9.1 Memahami jaring-jaring kubus dan balok 3.9.2 Menggambar jaring-jaring kubus dan balok 3.9.3 Memahami luas permukaan kubus dan balok 3.9.4 Menghitung luas permukaan kubus dan balok 3.9.5 Memahami volume kubus dan balok
3.9.6 Menghitung volume kubus dan balok
4.9.1 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan jaring-jaring kubus dan balok
4.9.2 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan luas permukaan kubus dan balok
4.9.3 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan volume kubus dan balok
Indikator Kompetensi Dasar
Pokok Bahasan
iv
1. Siswa mampu memahami jaring-jaring kubus dan balok 2. Siswa mampu menggambarkan jaring-jaring kubus dan balok 3. Siswa mampu memahami luas permukan kubus dan balok 4. Siswa mampu menghitung luas permukaan kubus dan balok 5. Siswa mampu memehami volume kubus dan balok
6. Siswa mampu menghitung volume kubus dan balok
7. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan unsur dan jaring- jaring kubus dan balok
8. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan kubus dan balok
9. Siswa mapu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok.
Untuk memperoleh prestasi belajar secara maksimal, maka langkah- langkah yang perlu dilaksanakan dalam modul ini antara lain:
1. Bacalah dan pahami materi yang ada pada setiap kegiatan belajar.
Bila ada materi yang belum jelas, siswa dapat bertanya pada guru.
2. Kerjakan setiap tugas diskusi terhadap materi-materi yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar.
3. Jika belum menguasai level materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan belajar sebelumnya atau bertanyalah kepada guru.
Tujuan Pembelajaran
v
Bangun Ruang Sisi Datar
Jaring-jaring kubus dan balok
Luas permukaan kubus dan balok
Volume Kubus dan balok
Kubus Balok
PETA KONSEP
1
Bangun Ruang Sisi Datar
Berdasarkan tujuan pembelajaran diatas maka kali ini kita akan membahas rangkuman materi di SMP/MTS kelas 8. Kita akan belajar mengenai bangun ruang sisi datar. Bangun ruang ada banyak macamnya. Mereka bisa dikelompokkan dalam dua golongan besar yakni bangun ruang sisi datar dan bangun ruang sisi lengkung. Bangun ruang sisi lengkung seperti bola, tabung, dan kerucut, sedangkan bangun ruang sisi datar akan kita pelajari berikut.
PENDAHULUAN
2 Kompetensi Dasar
3.8 Membedakan dan menentukan jaring-jaring kubus dan balok bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
Indikator
3.9.1 Memahami jaring-jaring kubus dan balok 3.9.2 Menggambar jaring-jaring kubus dan balok
4.9.1 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan jaring jaring kubus dan balok
Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu memahami jaring-jaring kubus dan balok 2. Siswa mampu menggambarkan jaring-jaring kubus dan balok
3. Siswa menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan jaring jaring kubus dan balok
1. Jaring-jaring Kubus
Jaring-jaring Kubus dan Balok
3
Jaring-jaring kubus adalah beragam variasi kerangka kubus yang dapat membentuk bangun kubus. Atau dapat pula diartikan bahwa jaring-jaring kubus adalah sisi-sisi suatu kubus yang jika dipadukan akan membentuk suatu kubus.
Cara Membuat Jaring-jaring Kubus
2. Jaring-jaring Balok
Jaring-jaring balok merupakan sisi-sisi balok yang direntangkan dengan mengikuti rusuk-rusuknya. Suatu gabungan sisi tersebut dapat diketahui merupakan jaring-jaring balok hanya jika bentuk jaring-jaring tersebut dilipat hingga membentuk suatu bangun ruang.
Cara Membuat jaring-jaring balok
Sediakan pensil, penggaris, dan gunting.
Gambarkan jaring-jaring kubus sesuai gambar yang di atas pada kardus maupun kertas karton.
Setelah gambar jadi, sekarang tinggal gunting gambar jaring-jaringnya.
Setelah digunting, sekarang bagian yang bergaris masing-masing ditekuk.
Setelah ditekuk-tekuk, tinggal hubungkan saja masing-masing tekukannya maka akan terbentuk kubus.
Jaring-jaring kubus yang sudah jadi seperti di atas.
Jaring-jaring kubus yang sudah jadi seperti di atas.
4 1. Pertanyaan Mendasar
Gambarkanlah jaring-jaring kubus dan balok sebanyak 2 buah. Kemudian guntinglah pola tersebut sesuai dengan gambar yang telah dibuat dan berikanlah tanda dari setiap sudut dengan huruf alfabeth ABCDEFGH
2. Perencanaan Proyek Alat dan bahan:
Pensil
Penggaris
Penghapus
Gunting
Kertas karton
Lem
Cetak sebuah pola gambar jaring-jaring balok dengan ukuran yang lebih besar atau sesuai dengan bidang karton ataupun kardus yang Anda pakai.
Selanjutnya, gunting kertas karton atau kardus tersebut mengikuti ruas garis yang sudah kita buat tadi.
Lipat-lipat pada setiap jaring tersebut berdasarkan ruas garis hingga membentuk balok yang hampir sempurna.
Untuk merekatkannya kita bisa memanfaatkan selotip. Atau Anda juga bisa mengelemnya. Jika ingin mengelem. kita perlu memberikan tambahan bidang sebagai media perekatnya.
Proyek
Sintaks Pjbl
Petunjuk Kerja:
1. Siapkan alat dan bahan yang telah tersedia
2. Buatlah jaring-jaring kubus dan balok di kertas kartron yang telah disediakan 3. Guntinglah jaring-jaring kubus dan balok tersebut
4. Bentuklah jaring-jaring kubus dan balok dengan menggunakan les sehingga menjadi sebuah benda berbentuk kubus dan balok.
5. Itulah yang dinamakan jaring-jaring kubus dan balok
5 3. Kegiatan
Setelah kalian mendapatkan jaring-jaring kubus dan balok, selanjutnya presentasikan didepan kelas dan tunjukkan kepada teman-temanmu yang disebut alas, sisi kanan, sisi depan dan lainnya.
4. Penilaian Produk
Penilaian dilakukan oleh guru pada saat siswa mempresentasikan hasil kerja yang telah dibuat didepan kelas.
5. Evaluasi
Setelah menyelesaikan proyek. Cobalah jawab beberapa pertanyaan dibawah ini dan berikan kesimpulan anda?
1. Gambarkan 3 jaring-jaring kubus dan balok?
2. Tuliskanlah 3 perbedaan antara kubus dan balok?
3. Sebutkan 5 benda yang berbentuk kubus dan balok?
Langkah Kerja:
1. Siapkan alat dan bahan yang telah tersedia
2. Gambarlah jaring-jaring kubus dan balok di kertas kartron yang telah disediakan
3. Guntinglah jaring-jaring kubus dan balok tersebut 4. Itulah yang dinamakan jaring-jaring kubus dan balok
6 Kompetensi Dasar
3.8 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
3.9 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, dan balok)
Indikator
3.9.3 Memahami luas kubus dan balok 3.9.4 Menghitung luas kubus dan balok 3.9.5 Memahami volume kubus dan balok 3.9.6 Menghitung volume kubus dan balok
4.9.2 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan luas kubus dan balok
4.9.3 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan volume kubus dan balok
Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu memahami luas permukan kubus dan balok 2. Siswa mampu menghitung luas permukaan kubus dan balok
3. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan kubus dan balok
4. Siswa mampu memahami volume kubus dan balok 5. Siswa mampu menghitung volume kubus dan balok
6. Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok
Luas Permukaan, Volume Kubus dan Balok
7
Untuk mencari luas permukaan kubus, kita mulai dari melihat jarring-jaring kubus terlebih dahulu.
Dari kedua gambar diatas, misalkan panjang rusuk kubus adalah s.
maka dapat dilihat pada gambar jarring-jaring kubus bahwa luas 1 sisi kubus adalah × = 2.
Karena kubus memiliki 6 buah sisi maka: 𝐿 = 6 × 2 = 6 2
Untuk mencari luas permukaan balok, kita mulai dari melihat jaring- jaring kubus terlebih dahulu. Perhatikan gambar berikut:
8 1. Pertanyaan Mendasar
Kubus dan balok merupakan suatu banguan ruang. Banyak sekali benda-benda yang berbentuk kubus dan balok seperti kotak tisu, dadu, kotak indomie, dan lain sebagainya. Coba gambarkan sebuah kubus dan balok kemudian tentukanlah ukurannya sesuai imajinasi anda. Setelah itu tentukanlah luas dari permukaan kubus dan balok dari ukuran yang telah anda tentukan.
2. Perencanaan Proyek Alat dan Bahan:
Gunting
Benda berbentuk balok
Pena
Pensil
Penggaris
Pensil warna Sintaks Pjbl Proyek
Petunjuk Kerja:
1. Sediakan benda berbentuk kubus dan balok.
2. Tentukanlah ukuran benda kubus dan balok sesuai keinginan anda.
3. Laporkan setiap perkembangan proyek kepada guru 4. Jika sudah selesai, presentasikanlah di depan kelas.
9 3. Kegiatan
1. Ada berapa bidang yang kongruen dan sebutkan bidang-bidang yang saling kongruen?
2. Tentukan luas masing-masing bidang tersebut?
4. Penilaian Produk
Penilaian dilakukan oleh guru pada saat siswa mempresentasikan hasil kerja yang telah dibuat di depan kelas.
5. Evaluasi
Setelah menyelesaikan proyek. Cobalah jawab beberapa pertanyaan dibawah ini dan berikan kesimpulan anda?
1) Sebutkan 5 benda yang berbentuk kubus dan balok?
2) Tuliskanlah luas permukaan kubus jika memiliki sisi 25 cm dan luas permukaan balok jika memiliki panjang 9, lebar, 6 dan tinggi 3?
Langkah Kerja:
1. Siapkan alat dan bahan yang telah tersedia
2. Guntinglah benda berbentuk kubus dan balok tersebut menjadi jaring-jaring.
3. Kemudian gambarlah jaring-jaring tersebut di kotak yang telah disediakan di lembaran selanjutnya
4. Berilah simbol setiap titik sudut pada gambar dengan menggunakan huruf alphabet
5. Berilah nama setiap sisi seperti sisi kanan, sisi bawah dan lainnya 6. Warnailah sisi yang sama atau saling kongruen
7. Amatilah gambar tersebut dengan teman sekelompokmu
10
volume kubus = 𝑉 = × × = 3
Misalkan:
𝑝 = panjang balok = lebar balok
11
= tinggi balok
𝑉 = 𝑝 × ×
1. Pertanyaan Mendasar
Kubus dan balok merupakan satu bangun ruang yang memiliki volume.
Pernakah kamu melihat sebuah benda yang berbentuk kubus dan balok.
Jika diketahui panjang sisi kotak tersebut 13 cm, maka tentukan volume kotak tersebut?
Jika diketahui sebuah benda memiliki panjang 10 cm, lebar 7 cm, dan tinggi 4 cm, maka volumenya adalah?
2. Perencanaan Proyek Alat dan Bahan:
Sedotan/lidi
Lem Proyek
Sintaks Pjbl
Petunjuk Kerja:
1. Buatlah sebuah kerangka berbentuk kubus dan balok dari sedotan atau lidi tersebut.
2. Ukuran dari kubus dan balok sesuai dengan keinginan anda.
3. Tentukanlah volumenya dari masing-masing kubus dan balok.
4. Laporkan setiap perkembangan proyek kepada guru 5. Jika sudah selesai, presentasikanlah di depan kelas.
12 3. Kegiatan
1) Apa yang dimaksud dengan volume kubus dan balok?
2) Tuliskanlah volume kubus dan balok?
4. Penilaian Produk
Penilaian dilakukan oleh guru pada saat siswa mempresentasikan hasil kerja yang telah dibuat di depan kelas.
5. Evaluasi
Setelah menyelesaikan proyek. Cobalah jawab beberapa pertanyaan dibawah ini dan berikan kesimpulan anda?
1. Sebuah kubus memiliki panjang 6 cm. Tentukanlah volumenya?
2. Jika sebuah akuarium berbentuk balok yang memiliki panjang 7 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 8 cm. tentukan volume akuarium tersebut?
3. Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 5 cm. Tentukan volume kubus tersebut?
Langkah Kerja:
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2. Sambungkan beberapa sedotan/lidi menggunakan lem sehingga membentuk sebuah kubus dan balok.
3. Jika sudah selesai, presentasikan hasil kerja di depan kelas.
13
1. Pak Ahmad memiliki akuarium dengan bentuk kubus, dimana sisinya mempunyai panjang 120 cm. Apabila akuarium tersebut ingin diisi Pak Ahmad dengan air separuhnya. Maka tentukan volume air yang akan dimasukkan dalam akuarium itu?
2. Ana dan ani mempunyai kotak pensil dengan bentuk kubus. Jika kotak pensil Ana memiliki panjang 23 cm dan kotak pensil Ani mempunyai panjang 17 cm. Maka tentukan selisih Volume kotak pensil Ana dengan Ani?
3. Kotak mainan Bela memiliki ukuran 25 cm x 20 cm x 15 cm. Jika kotak tersebut akan diisi kubus kecil dengan ukuran 7 cm x 7 cm x 7 cm. Maka tentukan jumlah kubus kecil yang termuat dalam kotak mainan itu?
4. Dalam suatu wahana wisata terdapat 3 buah kolam renang yang berukuran sama. Jika kolam renang ini memiliki bentuk balok dengan panjang 15 m, lebar 8 m dan tinggi 1,5 m. Dua kolam renang akan diisi air dengan penuh dan satu kolam diisi air setengahnya saja. Hitunglah volume air yang diperlukan untuk mengisinya?
5. Sebuah bak mandi berbentuk balok dengan panjang 150 cm, lebar 80 cm dan tinggi 100 cm. Berapa liter volume air yang dibutuhkan untuk mengisi 1/3 bak mandi tersebut?
Latihan
14
6. Tentukan panjang rusuk kubus jika luas permukaan kubus:
a. 87 cm² b. 278 cm²
7. Diketahui luas permukaan sebuah balok adalah 348 cm². Jika lebar balok adalah 6 cm dan tingginya 4 cm, berapa panjang balok tersebut?
8. Sebuah balok memiliki luas permukaan 94 cm². Jika panjang balok 5 cm dan lebar 4 cm, berapa tinggi balok tersebut?
9. Diketahui volume sebuah kubus sama dengan volume balok yaitu 1.000 cm³. Jika panjang balok adalah dua kali panjang kubus dan tinggi balok setengah kali lebar balok, berapa luas permukaan balok tersebut?
10. Luas alas sebuah kardus yang berbentuk kubus 64 cm².
Tentukan panjag rusuk dan luas permukaan kardus
15
Daftar Pustaka
https://www.google.com/search?q=contoh+soal+luas+permukaan+balok&oq=conto h+soal+luas+permukaan+balok&aqs=chrome..69i57j0i20i263i512j0i512l2j0i22i30l 6.7043j0j1
&sourceid=chrome&ie=UTF-8
https://cilacapklik.com/2022/02/contoh-soal-luas-permukaan-kubus- danjawabannya.html
https://www.diaryguru.com/2022/01/soal-ulangan-harian-jaring-jaring-kubus.html http://www.academia.edu/attachments/55064789/download_file?ct=MT YwMTcwNTgyNywxNjAxNzA1ODI3LDYyMjMzOTY4&s=swp- toolbar&iid=bcab5ab2-ec28-40c9-9c75-cd4e81972abc
https://www.pelajaran.co.id/2017/03/unsur-unsur-kubus-jaring- jaringrumus-dan-contoh-soal-lengkap.html
16
Lampiran 5
KUNCI JAWABAN
MODUL MATEMATIKA BERBASIS PjBL
MATERI : KUBUS DAN BALOK KELAS : VIII
OLEH ISMA WATI NPM: 71180514007
PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN 2022
Jawaban Jawaban Skor 1 Volume kubus = ½ x s x s x s
= ½ x 120 x 120 x 120 = 1.728.000 cm³
= 1.728 dm³ = 1.728 liter
10
2 Volume kotak pensil Rini = s x s x s
= 23 x 23 x 23 = 12.167 cm³ Volume kotak pensil Rika = s x s x s
= 17 x 17 x 17 = 4913 cm³
Selisih = Volume kotak pensil Ana – Volume kotak pensil Ani = 12.167 cm³ – 4913 cm³
= 7254 cm³
Jadi selisih Volume kotak pensil Rini dengan Rika ialah 7254 cm³.
10
3 Kumpulan soal kubus dan balok ini dapat diselesaikan dengan cara seperti berikut:
Volume kotak mainan = 25 cm x 20 cm x 15 cm = 7500 cm³
Volume kubus kecil = 5 cm x 5 cm x 5 cm = 125 cm³
Jumlah kubus yang termuat dalam kotak mainan = 28800 cm³ : 5 cm³
= 1500 cm³ Jadi jumlah kubus kecil yang termuat dalam kotak mainan itu ialah 1500 cm³.
10
4 Contoh soal balok ini dapat diselesaikan dengan rumus seperti berikut:
Volume air dua kolam renang = 2 x p x l x t = 2 x 15 x 8 x 1,5 = 360 cm³
Volume air satu kolam renang = ½ x p x l x t = ½ x 15 x 8 x 1,5 = 90 cm³
Volume air yang diperlukan = 360 cm³ + 90 cm³ = 550 cm³
Jadi volume air yang diperlukan untuk mengisi kolam renang tersebut ialah 450 cm³.
10
5 Volume 1/3 bak mandi = 1/3 x p x l x t
Volume 1/3 bak mandi = 1/3 x 150 x 80 x 100 Volume 1/3 bak mandi = 1/3 x 1.200.000 cm³
Volume 1/3 bak mandi = 400.000 cm³ = 400 dm³ = 4000 liter Jadi, air yang dibutuhkan untuk mengisi 1/3 bak mandi adalah 400 liter.
10
6 a. Luas permukaan kubus = 6 x s² 87 = 6 x s² s² = 87/6 s² = 14,5
s = √ s = 3,897 cm b. Luas permukaan kubus = 6 x s²
278 = 6 x s² s² = 278/6 s² = 46,33 s = √ s = 6,806 cm
10
7 L = 2 x ( p x l + p x t + l x t ) 348 = 2 x (p x 6 + p x 4 + 6 x 4) 348 = 2 x (6p + 4p + 24)
348 = 2 x (10p + 24) 348 = (2 x 10p) + (2 x 24) 348 = 20p + 48
348 – 48 = 20p 300 = 20p p = 300 : 20 p = 15 cm
Jadi, panjang balok tersebut adalah 15 cm.
10
8 L = 2 x ( p x l + p x t + l x t ) 94 = 2 x (5 x 4 + 4 x t + 5 x t) 94 = 2 x (20 + 4t + 5t)
94 = 2 x (20 + 9t) 94 = (2 x 20) + (2 x 9t) 94 = 40 + 18t
94 – 40 = 18t 54 = 18t t = 54 : 18 t = 3 cm
Jadi, tinggi balok tersebut adalah 3 cm.
10
9 Volume kubus = s³ 1000 = s³
s = ³√1000 s = 10 cm p = 2 x s p = 2 x 10 p = 20 cm t = 1/2 x lebar l = 2 x t V = p x l x t
1000 = 20 x (2 x t) x t 1000 = 40 x t²
t² = 1000 : 40 t² = 25 t = √25 t = 5 cm l = 2 x t
10
l = 2 x 5 l = 10 cm
L = 2 x ( p x l + p x t + l x t ) L = 2 x (20 x 10 + 20 x 5 + 10 x 5) L = 2 x (200 + 100 + 50)
L = 2 x 350 L = 700 cm²
Jadi, luas permukaan balok adalah 700 cm².
10 Luas alas kubus = s x s = s² 64 cm² = s² s = √ s = 8 luas permukaan kardus = 6 x s² = 6 x (8)² = 384 cm²
10
TOTAL 100
Lampiran 6
Data Hasil Validasi Modul oleh Praktisi Media
No Indikator Penilaian Penilaian Indikator
Validator 1 Validator 2 Penyajian
1 Keruntunan konsep 5 4
2 Kejelasan petunjuk penggunaan 4 5
3 Kejelasan tampilan isi yang didapat 4 5
4 Menggunakan konteks yang menarik 5 4
5 Dapat digunakan secara individu ataupun kelompok
4 4
6 Adanya soal contoh latihan beserta tugas 5 5 Desain
7 Kesesuaian isi materi dengan tujuan pembelajaran
4 4
8 Penggunaan variasi huruf tidak berlebihan
5 5
9 Kesesuaian rumus dengan materi 5 4
10 Spasi antar huruf normal 4 4
11 Kemenarikan penampilan isi 5 5
Konstruksi
12 Urutan sesuai peta konsep dan KD 5 5
13 Berbasis Project Based Learing 4 4
14 Membantu berpikir kritis 5 4
Jumlah 64 62
Validator 1 Validator 2 Rata-Rata
Kevalidan Total ̅ ∑
̅ ∑
̅ ̅ ̅
= 4,57 = 4,42 =
Lampiran 7
Data Hasil Validasi Modul oleh Ahli dan Praktisi Materi
No Indikator Penilaian Penilaian Indikator
Validator 1 Validator 2 Kesesuaian KD
1 Keruntunan konsep 4 5
2 Kelengkapan identitas soal 4 5
3 Penyajian soal sesuai KD dan Indikator 5 4
4 Dapat digunakan secara individu ataupun kelompok
5 4
5 Kesesuaian kategori soal 4 4
6 Tampilan kunci jawaban 3 5
7 Keterlibatan peserta didik 3 5
Keakuratan Materi
8 Kelengkapan soal sesuai materi 5 5
9 Keakuratan konsep 5 4
10 Keakuratan gambar 4 5
11 Keakuratan istilah-istilah 5 4
12 Kelengkapan soal sesuai materi 4 5
Kemenarikan materi
13 Komunikatif 3 4
14 Mendorong rasa ingin tahu 5 5
15 Kemenarikan isi materi 4 4
16 Kesesuaian soal sesuai kemampuan peserta didik
5 4
17 Urutan penyajian soal 5 5
18 Memberikan motivasi belajar 5 5
Jumlah 78 82
Validator 1 Validator 2 Rata-Rata
Kevalidan Total ̅ ∑
̅ ∑
̅ ̅ ̅
= 4,3 = 4,5 =
Lampiran 8
Data Hasil Validasi Modul oleh Ahli dan Praktisi Bahasa
No Indikator Penilaian Penilaian Indikator
Validator 1 Validator 2 Penulisan Bahasa
1 Penggunaan bahasa Indonesia sesuai dengan EYD
4 5
Komunikatif 2 Menggunakan kaidah bahasa yang baik
dan benar
4 5
3 Bahasa yang digunakan sudah dipahami 4 5
4 Penyusunan kalimat dalam Modul mudah dipahami
4 5
5 Ketepatan pemilihan bahasa dalam menguraikan materi
4 4
Kelayakan Bahasa 6 Bahasa yang digunakan dalam modul
sederhana
4 5
7 Bahasa yang digunakan dalam Modul tidak menggunakan makna ganda
4 5
8 Bahasa yang digunakan dalam Modul mudah dimengerti
4 5
9 Tidak banyak dalam menggunakan pengulangan kata
4 5
10 Istilah kosa kata yang digunakan tepat 4 5
Jumlah 40 49
Validator 1 Validator 2 Rata-Rata
Kevalidan Total ̅ ∑
̅ ∑
̅ ̅ ̅
= 4 = 4,9 =
Lampiran 9
Rata-Rata Kevalidan Gabungan Ahli dan Praktisi Media, Materi dan Bahasa ̅ ̅ ̅ ̅
̅
̅
̅
Lampiran 10
Lampiran 11
Lampiran 12
Lampiran 13
Lampiran 14
Lampiran 15
Lampiran 16
Data Hasil Respon Kepraktisan Terhadap Modul Pembelajaran Matematika Uji Coba I
No Pernyataan Skor Persentase
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1 Gambar pada cover membuat saya tertarik untuk belajar menggunakan modul.
0 0 5 13 12 0 0 16,6
%
43,3
%
40%
2 Menurut saya tampilan warna
pada modul tidak
membosankan.
0 0 9 11 10 0 0 30% 36,6
%
33,3
% 3 Penyajian materi bangun
ruang sisi datar (kubus dan balok) dalam modul mudah dipahami.
0 0 4 12 14 0 0 13,3
%
40% 46,6
%
4 Kesesuaian soal dengan materi bangun ruang sisi datar (balok dan kubus)
0 0 2 16 12 0 0 6,6% 53,3
%
40%
5 Soal-soal pada modul sesuai dengan indikator sehingga mudah dipahami peserta didik
0 0 5 12 13 0 0 16,6
%
40% 43,3
% 6 Kejelasan maksud dari soal 0 0 4 15 11 0 0 13,3
%
50% 36,6
% 7 Kejelasan petunjuk pengerjaan
soal
0 0 7 14 9 0 0 23,3
%
46,6
%
30%
8 Kemungkinan soal dapat terselesaikan
0 0 5 10 15 0 0 16,6
%
33,3
%
50%
9 Bentuk font tulisan dalam modul mudah dibaca
0 0 4 13 13 0 0 13,3
%
43,3
%
43,3
% 10 Kesesuaian bahasa yang
digunakan pada soal dengan kaidah bahasa
0 0 3 15 12 0 0 10% 50% 40%
Jumlah (%) 0 0 159,6
%
436,4
%
403,1
%
Persentase Sangat Baik (5) 40,31%
Persentase Baik (4) 43,64%
Persentase Cukup (3) 15,96%
Persentase Kurang (2) 0
Persentase Sangat Kurang (1) 0
Lampiran 17
Tabulasi Hasil Nilai Siswa Uji Coba I
No Siswa
Nilai Siswa Sebelum
Menggunakan Modul Pembelajaran
(Pretest)
Keterangan Setelah Menggunakan
Modul Pembelajaran
(Postest)
Keterangan
1 Siswa 1 86 Tuntas 91 Tuntas
2 Siswa 2
64
Tidak
Tuntas 91 Tuntas
3 Siswa 3
66
Tidak
Tuntas 70
Tidak Tuntas 4 Siswa 4
64
Tidak
Tuntas 78 Tuntas
5 Siswa 5
58
Tidak
Tuntas 77 Tuntas
6 Siswa 6
61
Tidak
Tuntas 63
Tidak Tuntas 7 Siswa 7
61
Tidak
Tuntas 78 Tuntas
8 Siswa 8 81 Tuntas 91 Tuntas
9 Siswa 9
56
Tidak
Tuntas 69
Tidak Tuntas 10 Siswa 10
59
Tidak
Tuntas 63
Tidak Tuntas 11 Siswa 11
69
Tidak
Tuntas 88 Tuntas
12 Siswa 12 80 Tuntas 89 Tuntas
13 Siswa 13
58
Tidak
Tuntas 78 Tuntas
14 Siswa 14
72
Tidak
Tuntas 86 Tuntas
15 Siswa 15
58
Tidak
Tuntas 63
Tidak Tuntas 16 Siswa 16
59
Tidak
Tuntas 67
Tidak Tuntas 17 Siswa 17
72
Tidak
Tuntas 66
Tidak Tuntas
18 Siswa 18 80 Tuntas 92 Tuntas
19 Siswa 19 86 Tuntas 88 Tuntas
20 Siswa 20
64
Tidak
Tuntas 81 Tuntas
21 Siswa 21 55 Tidak 81 Tuntas
Tuntas 22 Siswa 22
52
Tidak
Tuntas 80 Tuntas
23 Siswa 23
67
Tidak
Tuntas 83 Tuntas
24 Siswa 24
56
Tidak
Tuntas 86 Tuntas
25 Siswa 25
66
Tidak
Tuntas 69
Tidak Tuntas
26 Siswa 26 81 Tuntas 89 Tuntas
27 Siswa 27
69
Tidak
Tuntas 70
Tidak Tuntas 28 Siswa 28
66
Tidak
Tuntas 83 Tuntas
29 Siswa 29
61
Tidak
Tuntas 91 Tuntas
30 Siswa 30 78 Tuntas 94 Tuntas
Jumlah 1992 2408
Rata-rata 66,8 80