8
BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Pada pelaksanaan kegiatan kerja magang ini kedudukan yang diisi adalah posisi sebagai web developer didalam UMKM ini, serta melakukan koordinasi langsung dengan pemilik, pada proses koordinasi yang dilakukan seminggu sekali secara tatap muka maupun melalui aplikasi video conference, untuk melaporkan proses kerja dari sistem web yang sudah dibuat kepada pemilik UMKM.
Selama proses kerja magang dilakukan, pengerjaan dilakukan secara individu
tanpa membentuk tim, dan dipantau langsung oleh Ibu Linda selaku pemilik UMKM ini. Pihak dari UMKM juga membantu dalam menyelesaikan tugas kerja magang atau project ini, dengan membantu memberikan data atau informasi yang dibutuhkan untuk melengkapi project ini, dan juga memberikan masukan dan juga ide untuk konten yang ada pada web ini.
3.2 Tugas yang dilakukan
Pada program kerja magang yang dilakukan pada UMKM bengkel Aneka
Motor sebagai web developer, ada beberapa tugas dan tanggung jawab yang diberikan serta dijalankan selama periode kerja magang. Pertama mahasiswa perlu mengetahui user requirement yang dibutuhkan untuk membuat sistem berbasis web ini, setelah mengetahui user requirement yang dibutuhkan, mahasiswa melanjutkan untuk membuat database dan program untuk sistem web ini. Hasil akhir dari magang ini merupakan sistem inventaris gudang berbasis web yang akan diberikan kepada UMKM dan juga Ibu Linda selaku pemilik UMKM.
8
9 3.3. Uraian Pekerjaan Magang
Pada saat melakukan praktek kerja magang, terdapat pekerjaan pekerjaan yang
dilakukan selama pembuatan project ini, berikut adalah uraian dari pekerejaan pekerjaan yang dilakukan selama program kerja magang berlangsung
3.3.1 Melakukan Analisa User Requirement
Pada minggu pertama dilakukannya praktek kerja magang, dimulai dengan melakukan analisis user requirement yang akan digunakan untuk mengetahui fungsi yang dibutuhkan oleh pengguna untuk menggunakan sistem ini nanti, dengan melakukan diskusi kepada pemilik UMKM akan seperti apa sistemnya nanti. Selain melakukan Analisa user requirement, pekerjaan yang dilakukan adalah melakukan desain mockup tampilan yang akan diberikan pada pengguna.
3.3.2 Desain Tampilan Dashboard Admin dan Pembuatan Database
Kemudian pada minggu kedua praktek kerja magang, dilakukan pembuatan desain untuk dashboard admin yang telah dibuat pada mockup sebelumnya, yang sudah diberikan pada pemilik UMKM. Pada pembuatan desain dashboard ini bertujuan untuk menggambarkan hasil akhir dari tampilan yang akan ada pada sistem yang akan dibuat, terjadi beberapa revisi setelah pemberian desain kepada pemilik UMKM setelah dilakukan revisi desain yang sudah sesuai maka dilakukan lah pembuatan database untuk menyimpan data yang akan digunakan, berikut adalah database yang digunakan pada sistem web ini.
10 Gambar 3.1 Tabel Database
Pada gambar 3.1 merupakan gambar tabel yang akan digunakan untuk membuat sistem inventaris gudang ini, gambar diatas merupakan tabel yang ada pada database inventaris gudang. Setiap tabel menyimpan data untuk menyimpan data yang keluar dan masuk terkait dengan proses penginputan yang dilakukan oleh admin. Berikut penjelasan kegunaan dari tiap tabel sebagai berikut :
• Tabel User :
Tabel ini, merupakan tabel yang memiliki isi mengenai data dan juga daftar setiap orang yang terdaftar di dalam UMKM dan user yang menggunakan sistem invetaris gudang.
• Tabel Type User :
Tabel ini, merupakan tabel yang menyimpan data tipe user dari UMKM ini, setiap user memiliki peran masing masing, dari admin yang dapat mengelola barang masuk dan edit harga serta melihat detail transaksi, dan juga terdapat kasir yang hanya bisa untuk melakukan transaksi terhadap konsumen saja.
11
• Tabel Detail Transaksi :
Tabel ini berisi detail dari transaksi yang dilakukan oleh kasir, data ini juga akan digunakan untuk melakukan cetak struk dari transaksi yang dilakukan.
• Tabel Transaksi :
Tabel ini, merupakan tabel yang menyimpan seluruh transaksi yang dilakukan oleh kasir yang dapat dilihat oleh admin, data ini juga akan digunakan untuk melakukan pencetakan laporan keuangan.
• Tabel Supplier :
Tabel ini, merupakan tabel yang menyimpan data untuk setiap supplier yang ada.
• Tabel Keuangan :
Tabel ini, merupakan tabel yang menyimpan data dari setiap transaksi pembelian barang dari supplier maupun penjualan barang kepada customer.
• Tabel Jenis :
Tabel ini merupakan tabel yang menyimpan data dari jenis jenis barang yang ada pada gudang.
• Tabel Barang masuk :
Tabel ini menyimpan data dari setiap pembelian barang yang masuk dari supplier.
12
• Tabel Barang :
Tabel ini merupakan, tabel yang menyimpan data dari setiap barang yang dimiliki pada gudang
Gambar 3.2 Tabel Relasi
13 Pada gambar 3.2 merupakan gambaran dari relasi yang ada pada database
3.3.3 Pembuatan Fungsi Kelola Barang
Pada minggu ketiga program kerja magang ini, mahasiswa mulai
membuat fungsi dari inventaris gudang yang dibuat, pada minggu ini adalah pembuatan fungsi untuk mengelola barang yang akan dimasukan pada gudang, barang yang dimasukan pada gudang ini terbagi menjadi dua fungsi. Fungsi yang pertama adalah fungsi untuk menambahkan barang yang akan dimasukan kemudian fungsi yang kedua adalah fungsi untuk menambahkan jenis barang, jenis barang disini berfungsi untuk memudahkan admin atau user yang menggunakan untuk membuat kategori sesuai dengan barang yang ada pada gudang. Untuk pembuatan fungsi menambahkan daftar barang adalah sebagai berikut.
14 Gambar 3.3 Pembuatan Fungsi Tambah Barang
Pada gambar 3.3 merupakan gambar pembuatan program tambah barang, yang nanti akan digunakan sebagai fungsi penambahan barang yang akan dimasukan kegudang
Gambar 3.4 Tampilan dari Fungsi Tambah Barang
15 Pada gambar 3.4 merupakan gambar dari fungsi tambah barang yang berfungsi untuk menambahkan barang yang akan ditambahkan kedalam gudang, selain itu fitur ini juga menampilkan barang barang yang sudah terdaftar pada gudang
Kemudian berikutnya adalah pembuatan program untuk menambahkan jenis barang yang ada pada sistem inventaris gudang ini, berikut adalah pembuatan program penambahan kategori jenis barang
Gambar 3.5 Pembuatan Fungsi Tambah Jenis
Pada gambar 3.5 merupakan fungsi yang dibuat pada sistem inventaris gudang, yang berfungsi sebagai fitur untuk menambahkan kategori jenis barang yang akan membantu admin atau user untuk menentukan kategori barang yang akan dimasukan kedalam inventaris gudang.
16 Gambar 3.6 Tampilan Fungsi Tambah Jenis
Pada gambar 3.6 merupakan tampilan dari fungsi tambah jenis. Pada halaman ini admin dapat menambahkan jenis kategori barang jika ada barang jenis baru atau ketika memang fungsi ini diperlukan
3.3.4 Pembuatan Fungsi Kelola Supplier dan Pembelian Barang
Pada minggu keempat program kerja magang ini, program kerja yang dilakukan adalah melaporkan dan menyerahkan progress dari pekerjaan minggu sebelumnya. Setelah melaporkan pekerjaan yang sudah dilakukan, mahasiswa menjelaskan kepada pemilik UMKM fungsi yang akan dibuat berikutnya, mahasiswa menjelaskan akan menambahkan dua fungsi, fungsi pertama untuk mengelola supplier yang biasa memberikan supply barang pada bengkel ini.
Fungsi pertama berguna untuk memudahkan admin atau user yang menggunakan inventaris ini untuk mengetahui dari supplier yang satu mana barang yang datang atau barang yang masuk ini berasal, yang kedua merupakan proses pembelian barang. Berikut merupakan proses pembuatan fungsi
17 pengelolaan supplier
Gambar 3.7 Pembuatan Fungsi Kelola Supplier
Pada gambar 3.7 merupakan proses pembuatan fungsi untuk mengelola supplier yang akan digunakan untuk mengelola supplier yang biasa mengirim barang kepada bengkel.
18 Gambar 3.8 Tampilan Fungsi Kelola Supplier
Pada gambar 3.8 merupakan tampilan dari fungsi kelola supplier. Pada halaman ini admin dapat menambahkan supplier dan mengelola supplier yang ada pada toko.
Setelah membuat fungsi untuk mengelola supplier, berikutnya adalah membuat fungsi untuk membeli barang untuk diinput kedalam gudang sebagai barang masuk . Berikut merupakan proses pembuatan fungsi pembelian barang.
19 Gambar 3.9 Pembuatan Fungsi Pembelian Barang
Pada gambar 3.9 merupakan gambar pembuatan fungsi pembelian yang akan digunakan admin atau user untuk melakukan input barang masuk kedalam invetaris gudang.
Gambar 3.10 Tampilan Fungsi Pembelian Barang
20 Pada gambar 3.10 merupakan gambar tampilan fungsi pembelian yang akan digunakan admin atau user untuk melakukan pembelian barang kepada supplier yang sudah didaftarkan pada bagian kelola supplier
3.3.5 Pembuatan Fungsi Transaksi dan Mencetak Laporan
Pada minggu kelima proses kerja magang, sama seperti sebelumnya melaporkan hasil yang sudah dikerjakan pada minggu sebelumnya kepada pemilik UMKM, kemudian melakukan diskusi untuk pembuatan fungsi berikutnya, yang akan dibuat selanjutnya adalah fungsi transaksi dan juga cetak laporan keuangan, fungsi transaksi sendiri dilakukan oleh kasir yang melakukan transakasi baru, sedangkan fungsi cetak laporan yaitu fungsi cetak transaksi harian, dan juga cetak transaksi bulanan, sedangkan laporan keuangan berfungsi untuk mencetak hasil dari transaksi penjualan barang dan juga pembelian barang yang masuk kedalam gudang. Berikut adalah pembuatan fungsi transaksi dan cetak laporan.
21 Gambar 3.11 Pembuatan Fungsi Transaksi
Pada gambar 3.11 merupakan pembuatan fungsi untuk melakukan transaksi yang akan dilakukan
Gambar 3.12 Tampilan Fungsi Transaksi
Pada gambar 3.12 merupakan tampilan dari transaksi yang telah dilakukan setelah melakukan transaksi, maka dilakukan pembayaran. Tampilan pembayaran
22 akan dijelaskan pada gambar 3.12
Gambar 3.13 Tampilan Pembayaran Transaksi
Pada gambar 3.13 merupakan tampilan pembayaran dari transaksi yang sudah dijelaskan pada gambar 3.12
Setelah membuat fungsi transaksi berikutnya adalah membuat fungsi untuk melakukan pencetakan transaksi, berikut adalah pembuatan fungsi untuk mencetak transaksi
23 Gambar 3.14 Pembuatan Fungsi Cetak Transaksi
Pada gambar 3.14 merupakan pembuatan fungsi untuk melakukan pencetakan transaksi yang sudah dilakukan
Gambar 3.15 Tampilan Fungsi Cetak Transaksi
Pada gambar 3.15 merupakan tampilan dari fungsi cetak transaksi yang berfungsi untuk melakukan pencetakan transaksi yang sudah dilakukan
24 Setelah melakukan pembuatan fungsi untuk melakukan transaksi dan mencetak transaksi, hal berikutnya yang dilakukan adalah membuat fungsi untuk melihat laporan, laporan keuangan disini berguna untuk melihat keuntungan yang didapat, pengeluaran dana yang dikeluarkan, dan juga pemasukan yang didapatkan, berikut adalah proses pembuatan fungsi melihat laporan
Gambar 3.16 Pembuatan Fungsi Laporan Pembelian
Pada gambar 3.16 dijelaskan fungsi untuk melihat laporan dari pembelian barang masuk kedalam gudang.
25 Gambar 3.17 Tampilan Laporan Pembelian
Pada gambar 3.17 merupakan tampilan untuk melihat laporan dari pembelian barang masuk kedalam gudang.
Gambar 3.18 Pembuatan Fungsi Laporan Transaksi Bulanan
26 Pada gambar 3.18 merupakan fungsi untuk melihat laporan dari transaksi penjualan yang dilakukan secara bulanan
Gambar 3.19 Pembuatan Fungsi Laporan Transaksi Bulanan
Pada gambar 3.19 merupakan tampilan laporan dari transaksi penjualan yang dilakukan secara bulanan
27 Gambar 3.20 Pembuatan Fungsi Laporan Transaksi Harian
Pada gambar 3.20 merupakan proses pembuatan fungsi untuk melihat laporan transaksi yang dilakukan secara harian
Gambar 3.21 Tampilan Laporan Transaksi Harian
28 Pada gambar 3.21 merupakan tampilan untuk melihat laporan transaksi yang dilakukan secara harian
Gambar 3.22 Proses Pembuatan Fungsi Laporan Keuangan
Pada gambar 3.22 merupakan proses pembuatan fungsi untuk melihat laporan keuangan secara keseluruhan dari transaksi penjualan atau pembelian barang.
29 Gambar 3.23 Proses Tampilan Laporan Keuangan
Pada gambar 3.23 merupakan tampilan untuk melihat laporan keuangan secara keseluruhan dari transaksi penjualan atau pembelian barang.
Setelah melakukan pembuatan fungsi untuk melihat laporan, hal yang dilakukan berikutnya adalah pembuatan fungsi untuk mencetak laporan yang ada, berikut merupakan proses pembuatan dari fungsi mencetak laporan keuangan.
30 Gambar 3.24 Pembuatan Cetak Laporan Transaksi Bulanan
Pada gambar 3.24 merupakan pembuatan fungsi untuk melakukan pencetakan laporan transaksi bulanan yang dilakukan secara keseluruhan, atau bulanan.
31 Gambar 3.25 Pembuatan Fungsi Cetak Laporan Transaksi Harian
Pada gambar 3.25 merupakan proses pembuatan fungsi cetak laporan transaksi harian yang berfungsi mencetak seluruh transaksi pada hari atau tanggal tertentu.
32 Gambar 3.26 Pembuatan Fungsi Cetak Pembelian
Pada gambar 3.26 merupakan proses pembuatan fungsi cetak pembelian yang berfungsi mencetak pembelian barang masuk.
3.3.6 Pembuatan Tambah User dan Kelola Data User
Pada minggu ke enam program kerja magang, seperti biasa mahasiswa
melaporkan hasil pekerjaan yang dilakukan pada minggu sebelumnya, dan kemudian menjelaskan apa yang akan dikerjakan pada minggu ini. Pada minggu ini yang akan dikerjakan adalah pembuatan fungsi untuk menambah user yang akan menggunakan sistem inventaris gudang ini dan mengelola data dari user tersebut, Berikut merupakan proses pembuatan fungsi tambah user dan kelola data user.
33 Gambar 3.27 Pembuatan Tambah User dan Kelola Data User
Pada gambar 3.27 merupakan proses pembuatan fungsi tambah user dan kelola daftar user yang akan digunakan sebagai fungsi untuk menambahkan user baru untuk ditambahkan sebagai user baru yang menggunakan sistem ini dan untuk melihat daftar setiap user yang menggunakan sistem ini.
34 Gambar 3.28 Tampilan Tambah User dan Kelola Data User
Pada gambar 3.28 merupakan tampilan untuk menambah user yang akan menggunakan sistem invetaris gudang ini.
3.3.7 Pembuatan Fungsi Login dan Cetak Data
Pada minggu ke tujuh program kerja magang ini mahasiswa melakukan pembuatan fungsi login untuk membedakan user yang login dan melakukan cetak data. Cetak data disini adalah mencetak data barang, user , dan supplier yang tersimpan dan sudah dibuat pada fungsi kelola barang, user dan juga supplier. Dari data yang sudah tersimpang tersebut dapat dilihat melalui fungsi ini, dan juga dapat mencetak data yang sudah disimpan ini. Berikut adalah proses pembuatan fungsi login dan cetak data
35 Gambar 3.29 Pembuatan Fungsi Login
Pada gambar 3.29 merupakan proses pembuatan fungsi login yang akan digunakan bagi user untuk masuk kedalam sistem inventaris gudang
Gambar 3.30 Tampilan Fungsi Login
36 Pada gambar 3.30 merupakan tampilan login yang akan digunakan bagi user untuk masuk kedalam sistem inventaris gudang
Setelah itu, proses berikutnya adalah membuat fungsi cetak data, cetak data disini berfungsi untuk menampilkan data barang, jenis barang, dan supplier yang sudah tersimpan. Berikut proses pembuatan fungsi cetak data.
Gambar 3.31 Pembuatan Fungsi Cetak Data Barang
Pada gambar 3.31 merupakan fungsi untuk mencetak data dari barang yang ada pada gudang.
37 Gambar 3.32 Tampilan Cetak Data Barang
Pada gambar 3.32 merupakan tampilan dari barang yang ada dan sudah terdaftar pada sistem
Gambar 3.33 Pembuatan Fungsi Cetak Data Jenis Barang Pada gambar 3.33 merupakan fungsi untuk mencetak data dari jenis barang yang sudah dibuat pada sistem dan yang ada pada gudang
38 Gambar 3.34 Tampilan Cetak Data Jenis Barang
Pada gambar 3.34 merupakan tampilan dari jenis barang atau kategori barang yang sudah dimasukan kedalam sistem
Gambar 3.35 Pembuatan Fungsi Cetak Data Supplier
39 Pada gambar 3.35 merupakan fungsi untuk mencetak data dari supplier barang yang terdaftar pada toko
Gambar 3.36 Tampilan Cetak Data Supplier
Pada gambar 3.36 merupakan tampilan dari supplier yang ada pada toko dan sudah terdaftar pada sistem
3.3.8 Testing dan Penyerahan Sistem
Pada minggu terakhir proses kerja magang ini, adalah melakukan testing sistem yang dibuat, dan juga melakukan penyerahan sistem yang dibuat serta melakukan demo kepada UMKM dan user yang akan menggunakan sistem ini.
Setelah demo dilakukan adalah melakukan penyerahan sistem kepada UMKM dan user yang terkait.
40 Gambar 3.37 Hasil dari User Acceptance Test (UAT) Admin
Pada gambar 3.37 merupakan hasil dari User Acceptance Test yang diberikan kepada admin yang akan menggunakan sistem tersebut.
Gambar 3.38 Hasil dari User Acceptance Test (UAT) Pemilik Bengkel Pada gambar 3.38 merupakan hasil dari User Acceptance Test yang diberikan kepada pemilik bengkel yang akan menggunakan sistem tersebut.
41 3.4 Kendala yang dihadapi
Pada proses kerja magang ini, mahasiswa mengalami beberapa kendala yang
ada pada saat melakukan pekerjaan pada proses kerja magang ini. Masalah yang dihadapi pada saat melakukan proses magang ini :
1. Pada saat program kerja magang berlangsung, terjadi pandemic covid 19 yang menyebabkan adanya hambatan ketika ingin bertemu oleh pemilik UMKM secara langsung.
2. Fasilitas hardware yang ada pada UMKM untuk melakukan pembuatan sistem kurang memadai.
3. Kendala atas kurangnya pengalaman dan wawasan mengenai web development pada saat melakukan proses kerja magang, sehingga mengalami beberapa hambatan ketika membuat beberapa fungsi.
3.5 Solusi dari Kendala yang dihadapi
Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala kendala yang dihadapi selama proses kerja magang ini adalah :
1. Melakukan beberapa pertemuan melalui zoom ataupun via whatsapp untuk melakukan komunikasi kepada Ibu Linda
2. Meminjam laptop dari salah satu pegawai pada bengkel Aneka Motor yang cukup memadai untuk dilakukan pembuatan sistem menggunakan laptop dari pegawai yang bersangkutan tersebut
3. Meminta bantuan dari teman ataupun orang yang lebih mengerti tentang web development dan mencari beberapa solusi melalui internet.