Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20161
PENDAHULUANBAB I
1. Latar Belakang
Penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme harus berpedoman pada azas umum penyelenggaraan negara yang meliputi kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan Umum, Keterbukaan, Proporsionalitas dan Akuntabilitas.
Azas akuntabilitas adalah azas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggaraan negara harus dapatdipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 mewajibkan setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara negara pemerintahan termasuk Unit Pelaksana Teknis yang merupakan satuan kerja mandiri wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dan kebijaksanaan yang dipercayakan kepadanya berdasarkan perencanaan strategi yang dirumuskan sebelumnya.
BBKPM Surakarta berdasar Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 532/MENKES/PER/VII/2007 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 2354/MENKES/PER/XI/2011 merupakan Unit Pelaksana Teknis dibawah Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang dilakukan di dalam dan di luar gedung.Pelayanan UKM meliputi upaya promosi kesehatan paru, skrining kesehatan paru, surveilans, pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan kesehatan paru. Pelayanan UKP yang dilakukan meliputi pelayanan rawat jalan, laboratorium, radiologi, farmasi, diagnostik paru, fisioterapi, gawat darurat, one day care (rawat inap) dan konseling kesehatan paru.
Tugas dan fungsi BBKPM Surakarta tersebut dijabarkan dalam Rencana
StrategisBBKPM Surakarta 2016-2019 dan dijabarkan lebih lanjut dalam Rencana
Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta 2016
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20162 2. Maksud dan Tujuan
Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta tahun 2016ini mempunyai maksud dan tujuan, yaitu :
Maksud
Sebagai perencanaan kegiatan tahunan yang akan dilaksanakan dan harus dicapai oleh BBKPM Surakarta tahun 2016.
Tujuan
Tujuan penyusunan Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta tahun 2016 adalah sebagai pedoman seluruh pihak mengenai target yang harus dicapai BBKPM Surakarta tahun 2016.
3. Visi dan Misi a. Visi
Visi adalah gambaran tentang masa depan ( future ) yang realistik dan ingin diwujudkan dalam kurun waktu tertentu. Dalam rangka memberikan arah pandang kedepan terkait dengan kinerja dan peranannya serta untuk memberikan gambaran tentang kondisi masa depan yang ingin dicapai oleh BBKPM Surakarta ditetapkan visi untuk periode 2016-2019 yaitu :
b. Misi
Sejalan dengan visinya untuk menjadi Rumah Sakit Paru kelas B unggulan pada tahun 2019, maka diperlukan rumusan mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi yang akan dicapai. Adapun misi untuk periode 2016-2019 adalah:
VISI
“MENJADI RUMAH SAKIT PARU KELAS B UNGGULAN PADA TAHUN 2019”
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20163 4. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi.
Berdasar Pasal 2 Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 532/MENKES/PER/VII/2007 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor :2354/MENKES/PER/XI/2011, BBKPM Surakarta mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, pelayanan kesehatan, penunjang kesehatan, promosi kesehatan dan kemitraan serta pengembangan sumberdaya di bidang kesehatan paru masyarakat.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimanadiamanatkanpasal 2 tersebut, BBKPM Surakarta menyelenggarakan fungsi :
1. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelayanan kesehatan rujukan paru spesialistik dan atau subspesialistik yang berorientasi kesehatan masyarakat;
2. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan paru masyarakat;
3. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kemitraan dan pengembangan sumberdaya di bidang kesehatan paru masyarakat;
4. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pendidikan dan pelatihan teknis di bidang kesehatan paru masyarakat;
5. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi penelitian dan pengembangan kesehatan paru masyarakat;
6. Pelaksanaan urusan Tata Usaha.
MISI
1. Menyelenggarakan pelayanan medik kesehatan paru dan pernapasan yang terakreditasi;
2. Meningkatkan pelayanan Unggulan TB-HIV secara komprehensif;
3. Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan penelitian kesehatan paru;
4. Mendorong kemandirian hidup sehat dan menjalin kemitraan
dibidang kesehatan paru masyarakat.
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20164 Susunan Organisasi BBKPM Surakarta terdiri atas :
1. Bidang Pelayanan dan Penunjang Kesehatan
Bidang Pelayanan dan Penunjang Kesehatan mempunyai tugas pokok : melaksanakan perencanaan dan evaluasi di bidang pemeriksaan, pengobatan dan pelayanan rehabilitasi kesehatan paru spesialistik dan subspesialistik yang berorientasi masyarakat serta rujukan dengan sarana pelayanan kesehatan.
Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Bidang Pelayanan dan Penunjang Kesehatan menyelenggarakan fungsi :
a. Penyusunan perencanaan dan evaluasi pemeriksaan dan pengobatan kesehatan paru masyarakat;
b. Penyusunan perencanaan dan evaluasi pelayanan rehabilitasi kesehatan paru masyarakat;
c. Penyusunan perencanaan dan evaluasi pelayanan rujukan;
d. Penyusunan perencanaan dan evaluasi kegiatan penunjang kesehatan;
e. Penyusunan perencanaan pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pemeliharaan dan pengembangan sarana kesehatan;
Bidang Pelayanan dan penunjang Kesehatan terdiri dari : a. Seksi Pelayanan Kesehatan
Seksi Pelayanan Kesehatan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan perencanaan dan evaluasi pemeriksaan dan pengobatan kesehatan paru masyarakat, pelayanan rehabilitasi kesehatan paru masyarakat, serta pelayanan rujukan.
b. Seksi Penunjang Kesehatan
Seksi Penunjang Kesehatan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan perencanaan dan evaluasi kegiatan penunjang kesehatan, serta pelaksanaan kegiatan pemeliharaan dan pengembangan sarana kesehatan.
2. Bidang Promosi Kesehatan dan Pengembangan Sumber Daya.
Bidang Promosi Kesehatan dan Pengembangan Sumber Daya mempunyai
tugas pokok : melaksanakan perencanaan dan evaluasi penyuluhan kesehatan
dan konseling pemberdayaan masyarakat, kerjasama, serta pengembangan
sumber daya di bidang kesehatan paru masyarakat.
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20165 Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Bidang Promosi Kesehatan dan Pengembangan Sumber Daya menyelenggarakan fungsi :
a. Penyusunan perencanaan dan evaluasi kegiatan penyuluhan kesehatan dan konseling;
b. Penyusunan perencanaan dan evaluasi kegiatan pemberdayaan masyarakat;
c. Penyusunan perencanaan dan evaluasi kerjasama;
d. Penyusunanperencanaan dan evaluasi kegiatan pengembangan sumber daya.
Bidang Promosi Kesehatan dan Pengembangan Sumber Daya terdiri atas : a. Seksi Promosi Kesehatan
Seksi Promosi Kesehatan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan perencanaan dan evaluasi kegiatan penyuluhan kesehatan dan konseling, pemberdayaan masyarakat dan kerjasamaserta hubungan masyarakat.
b. Seksi Pengembangan Sumber Daya
Seksi Pengembangan Sumber Daya mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pengembangan sumber daya meliputi pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan paru masyarakat.
3. Bagian Tata Usaha
Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program, pengelolaan informasi, evaluasi dan laporan, urusan tata usaha, keuangan, kepegawaian, kerumahtanggaan, perlengkapan dan hubungan masyarakat.
Dalam melaksanakan tugasnya, Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi:
a. Pelaksanaan penyusunan rencana program dan anggaran, penyajian informasi, evaluasi dan laporan;
b. Pelaksanaan urusan kepegawaian, tata usaha, perlengkapan dan rumah tangga;
c. Pelaksanaan urusan keuangan.
Bagian Tata Usaha terdiri dari : a. Subbagian Umum
Subbagian Umum mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana
program dan anggaran, penyajian informasi, evaluasi dan laporan, urusan
kepegawaian, tata usaha, perlengkapan dan rumah tangga.
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20166 b. Subbagian Keuangan
Subbagian keuangan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, perbendaharaan dan akuntansi.
4. Struktur Organisasi
Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 532/MENKES/PER/VII/2007 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor :2354/MENKES/PER/XI/2011 struktur organisasi BBKPM Surakarta terdiri dari:
a. Kepala
b. Kepala Bagian Tata Usaha 1) Kepala Sub Bagian Umum 2) Kepala Sub Bagian Keuangan
c. Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Kesehatan 1) Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan
2) Kepala Seksi Penunjang Kesehatan
d. Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Sumber Daya Kesehatan membawahi:
1) Kepala Seksi Promosi Kesehatan
2) Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Kesehatan e. Kepala Instalasi
f. Kelompok Jabatan Fungsional berangka kredit dan non angka kredit Gambar 1.
Struktur Organisasi BBKPM Surakarta berdasar Permenkes Nomor :
532/MENKES/PER/VII/2007
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20167
Rencana Kinerja Tahunan BBKPM Surakarta Tahun 20168
SASARAN STRATEGIS/PROGRAMBAB II
BBKPM Surakarta telah menetapkan sasaran-sasaran strategis yang ingin dicapai oleh BBKPM Surakarta, yaitu :
1. Terwujudnya cost effectiveness bidang pelayanan kesehatan paru;
2. Terwujudnya kepuasan stakeholders;
3. Terwujudnya pengembangan jenis pelayanan spesialistik dan pelayanan penunjang;
4. Terwujudnya transformasi mutu pelayanan yang terakreditasi;
5. Terwujudnya Rumah Sakit Paru Surakarta unggulan sebagai Pusat Rujukan Kesehatan Paru;
6. Terwujudnya Rumah Sakit Jejaring;
7. Terwujudnya Rumah Sakit Paru Surakarta sebagai wahana pendidikan dan pelatihan serta penelitian di bidang kesehatan paru;
8. Terwujudnya kehandalan sarana dan prasarana;
9. Terwujudnya system informasi dan Komunikasi Rumah Sakit yang terintegrasi;
10. Terwujudnya budaya menolong dan berkinerja;
11. Terwujudnya SDM yang excellent.
DariDari sasaran strategis tersebut diatas, dijabarkan lebih lanjut mengenai indikator-