• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perpustakaan Universitas Gunadarma BARCODE SURAT KETERANGAN. Nomor: 141/PERPUS/UG/2020. : TRI DAMAYANTI, SE.MM / /

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perpustakaan Universitas Gunadarma BARCODE SURAT KETERANGAN. Nomor: 141/PERPUS/UG/2020. : TRI DAMAYANTI, SE.MM / /"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Perpustakaan Universitas Gunadarma BARCODE

BUKTI UNGGAH DOKUMEN PENELITIAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Nomor Pengunggahan

SURAT KETERANGAN

Nomor: 141/PERPUS/UG/2020

Surat ini menerangkan bahwa:

Nama Penulis : CINTA NAMARA

Nomor Penulis : 11215513

Email Penulis : [email protected]

Alamat Penulis : KP.SIRNA BHAKTI, DS.PURWASARI, KEC.CICURUG.

dengan penulis lainnya sebagai berikut:

Penulis ke-2/Nomor/Email : TRI DAMAYANTI, SE.MM / 040701 / [email protected]

Telah menyerahkan hasil penelitian/ penulisan untuk disimpan dan dimanfaatkan di Perpustakaan Universitas Gunadarma, dengan rincian sebagai berikut :

Nomor Induk : FTI/ID/PENELITIAN/141/2020

Judul Penelitian : ANALISIS PENGARUH KUALITAS, IKLAN DAN HARGA PRODUK TERHADAP MINAT BELI AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK AQUA

Tanggal Penyerahan : 27 / 10 / 2020

Demikian surat ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya dilingkungan Universitas Gunadarma dan Kopertis Wilayah III.

(2)

ANALISIS PENGARUH KUALITAS, IKLAN DAN HARGA PRODUK TERHADAP MINAT BELI AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK

AQUA

¹Cinta Namara

²Tri Damayanti

¹Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma

([email protected]) ²Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi

Universitas Gunadarma

([email protected])

ABSTRAK

Air Mineral Dalam Kemasan menjadi barang konsumsi yang sulit di pisahkan dalam keseharian masyarakat. Air Mineral Dalam Kemasan menjadi produk yang banyak dibutuhkan oleh konsumen sehingga berkembang begitu pesat di Indonesia. Besarnya kebutuhan akan produk air mineral,banyak bermunculan pengusaha-pengusaha baru yang terjun kedalam bisnis Air Mineral Dalam Kemasan, hal tersebut mengakibatkan semakin ketatnya persaingan antar perusahaan air mineral. Dari hasil Uji T dapat di simpulkan bahwa Kualitas dan Iklan berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli air minum dalam kemasan merek AQUA sedangkan Harga Produk tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli air minum dalam kemasan merek AQUA. Penelitian ini menggunakan aplikasi perangkat lunakIBM SPSS 20 FOR WINDOWS. Hasil uji F dapat disimpulkan Variabel Kualitas Iklan dan Harga Produk secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadapan Variabel Minat Beli. Koefisien Determinasi R² Variabel Kualitas, Iklan dan Harga Produk berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian sebesar 60,8% sedangkan sisanya sebesar 39,2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Dari hasil uji Normalitas dapat disimpulkan bahw amodel regresi memenuhi asumsi normalitas dan model regresi tersebut bebas dari Multikolinearitas, Autokorelasi, dan Heteroskedastisitas, maka model regresi tersebut layak untuk digunakan.

(3)

PENDAHULUAN

Air minum dalam kemasan merupakan salah satu jenis produk yang saat ini menjanjikan keuntungan, karena air merupakan kebutuhan pokok setiap makhluk hidup terlebih lagi manusia. Air minum dalam kemasan yang pada mulanya hanya di konsumsi oleh sebagian orang saja saat ini sudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat, salah satu pelopor dan leader produk Air minum dalam kemasan ini adalah Aqua yang di produksi oleh PT.Aqua Golden Missisippi. Seiring berkembangnya, Seiring berkembangnya teknologi, perusahaan Air Mineral Dalam Kemasan saling berlomba untuk meningkatkan kualitas dan melakukan inovasi-inovasi produk air mineral yang bertujuan untuk menarik konsumen. Dalam menghadapi persaingan antar produk air minum dalam kemasan, perusahaan di tuntut untuk membuat strategi untuk mempertahankan konsumen agar tidak berpidah menjadi konsumen produk lain dan terus mengembangkan serta mencari konsumen baru. Bisnis Air Minum Dalam Kemasan semakin menggiurkan karena kebutuhan akan air minum terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Perusahaan yang menggarap bisnis pun semakin banyak dan terus melakukan ekspansi untuk memperluas jaringan pasar produk-produknya. Kebutuhan masyarakat akan air minum sangat tinggi tetapi ketersediaan air yang Layak minum dalam arti berkualitas dan terjamin dari segi kesehatan semakin sulit di peroleh. Saat ini masyarakat, terutama di kota-kota besar tidak bisa lagi lepas dari Air Mineral Dalam Kemasan menjadi barang konsumsi yang sulit di pisahkan dalam keseharian masyarakat. Air Mineral Dalam Kemasan menjadi produk yang banyak dibutuhkan oleh konsumen sehingga berkembang begitu pesat di Indonesia. Besarnya kebutuhan akan produk air mineral,banyak bermunculan pengusaha-pengusaha baru yang terjun kedalam bisnis Air Mineral Dalam Kemasan, hal tersebut mengakibatkan semakin ketatnya persaingan antar perusahaan air mineral. Berbagaima macam merek air mineral telah banyak dikenal oleh masyarakat antara lain Aqua, Club, Vit, Ades, dan berbagai macam merek air mineral dalam kemasan lainnya. Banyaknya merek air mineral yang beredar di pasaran tentunya membuat konsumen melakukan pertimbangan tertentu dalam memilih merek air minum yang akan dibeli dan yang akan dikonsumsi. Bagi sebuah perusahaan untuk dapat memenangkan suatu persaingan pasar, yaitu perusahaan tersebut perlu memperhatikan apa yang melandasi seorang konsumen dalam memilih suatu produk, dalam hal ini adalah minat membeli dari seorang konsumen yang selalu timbul setelah adanya proses evaluasi alternative dan didalam proses evaluasi seseorang akan membuat suatu

(4)

rangkaian pilihan mengenai produk yang hendak dibeli atas dasar merek maupun

minat. Menurut Basu Swasthadan Irawan (2001), faktor-faktor yang mempengaruhi

minat membeli berhubungan dengan perasaan dan emosi, bila seseorang merasa senang dan puas dalam membeli barang atau jasa makahal itu akan memperkuat minat membeli,ketidakpuasan biasanya menghilangkan minat. Dalam bisnis selalu ada kompetisi antar perusahaan. Perusahaan akan terus berusaha untuk memperluas pasar dan mempertahankan eksistensiperusahaan. Pemasaran merupakan sebuah faktor penting dalam suatu lingkaran kehidupan suatu produk yang berakhir dengan terpenuhinya kebutuhan konsumen. Pemasaran merupakan unsure penting dalam perusahaan untuk menentukan sukses tidaknya suatu bisnis. Untuk itu perusahaan harus menerapkan pengertian pemasaran dengan benar agar tetap bertahan. Minat beli (willingnesstobuy) merupakan bagian dari komponen perilaku dalam sikap mengkonsumsi. Menurut Kinnear dan Taylor (1995), minat beli adalah tahap kecenderungan responden untuk bertindak sebelum keputusan membeli benar-benar dilaksanakan. Suatu produk dapat dikatakan telah dikonsumsi oleh konsumen apabila produk tersebut telah diputuskan untuk dibeli. Keputusan untuk membeli dipengaruhi oleh nilai produk yang dievaluasi. Bila manfaat yang dirasakan lebih besar dibandingkan pengorbanan untuk mendapatkannya, maka dorongan untuk membelinya semakin tinggi. Sebaliknya bila manfaatnya lebih keci ldibandingkan pengorbanannya maka biasanya pembeli akan menolak untuk membeli danp ada umumnya beralih mengevaluasi produk lain yang sejenis. Salah satu keunggulan dalam persaingan ini terutama adalah kualitas produk yang dapat memenuhi keinginan konsumen. Bila tidak sesuai dengan spesifikasi maka produk akan ditolak. Sekalipun produk tersebut masih dalam batas toleransi yang telah ditentukan maka produk tersebut sebaiknya perlu menjadi catatan untuk menghindari terjadinya kesalahan yang lebih besar diwaktu yang akan datang. Demikian juga konsumen dalam membeli suatu produk konsumen selalu berharap agar barang yang dibelinya dapat memuaskan segala keinginan dan kebutuhannya.Untuk itu perusahaan harus dapat memahami keinginan konsumen, sehingga perusahaan dapat menciptakan produk yang sesuai dengan harapan konsumen. Kualitas produk yang baik merupakan kunci perkembangan produktivitas perusahaan.Kualitas produk merupakan hal penting yang harus diusahakan oleh setiap perusahaan apabila menginginkan produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar. Untuk menawarkan suatu kreativitas, agar dimata konsumen terlihat berbeda atau unik maka di butuhkan promosi produk berupa iklan, dalam penyampaian pesanpun harus jelas dan terarah, agar dapa tmenciptakan daya tarik tersendiri terhadap produk yang diiklankan tersebut. Iklan yang menarik dan kreatif tentunya akan menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut. Harga merupakan salah satu faktor

(5)

penting dari sisi penyedia jasa untuk memenangkan suatu persaingan dalam memasarkan produknya.Oleh karena itu harga harus ditetapkan.Menurut Augusty Ferdinand (2006), harga merupakan salah satu variabel penting dalam pemsaran, dimana harga dapat mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli suatu produk,karena berbagai alasan. Alasan ekonomi akan menunjukkan harga yang rendah atau harga terlalu berkompetis merupakan salah satu pemicu penting untuk meningkatkan kinerja pemasaran,tetapi alas an psikologis dapat menunjukkan bahwa harga justru merupakan indikator kualitas dan karena itu dirancang sebagai salah satu instrumen penjualan sekaligus sebagai instrument kompetisi yang menentukan.

HASIL DANPEMBAHASAN

Pada tahun 1998, Aqua (yang berada dibawah naungan PT Tirta Investama) melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli dalam nutrisi.Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk, marketshare, dan penerapan teknologi pengemasan air terkini. Dibawah bendera DANONE-AQUA, kini Aqua memilik ilebih dari1.000.000 titik distribusi Yang dapat diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.

Uji Validitas

Dalam penelitian ini, validitas dari indicator analisis menggunakan df (degree of

freedom) dengn rumus df=n-2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel dalam

penelitian ini, yaitu (n) = 90, maka besarnya df dapat dihitung 90-2=88. Dengan d f = 88 dan alpha = 0,10 didapat r tabel=0.1745 (dengan melihat r table pada df

= 88 dengan uji dua sisi). Jika nilai r hitung lebih besar dari r table dan bernilai positif , maka butir pertanyaan atau indicator tersebut dinyatakan valid (Ghozali, 2005).

Hasil Pengujian Validitas

Variabel Item/Kode rHitung rTabel Keterangan

MinatBeli(Y) P1 0,759 0,174 Valid P2 0,789 0,174 Valid P3 0,772 0,174 Valid Kualitas (X1) P4 0,830 0,174 Valid P5 0,888 0,174 Valid P6 0,896 0,174 Valid

(6)

Cronbach's Alpha N ofItems .665 3 Cronbach's Alpha NofItems .842 3 Iklan(X2) P7 0,874 0,174 Valid P8 0,776 0,174 Valid P9 0,826 0,174 Valid Harga (X3) P10 0,934 0,174 Valid P11 0,920 0,174 Valid P12 0,911 0,174 Valid Sumber :HasilpengolahanSPSS

Berdasarkan tabel 4.4hasil diatas keseluruhan indicator dari variabel yang diteliti dinyatakan valid dengan r hitung > r table (0,174), sehingga dapat disimpulkan seluruh indicator Kualitas, Iklan, Harga Produk (X) dan Minat Beli (Y) dinyatakan valid.

Uji Reliabilitas

Suatu Variabel dikatakan reliable jika memberikan nilai Alpha (α) 0,6 dengan r table sebesar 0,174. Reliabilitas kurang dari 0,6 adalah kurang baik, sedangkan diatas 0,6 adalah baik. Hasil pengujian Reliabilitas pervariabel dapat dilihat pada table sebagai berikut.

Minat Beli(Y) Reliability Statistics

Sumber :LampiranoutputSPSS

Hasil uji reliabilitas dari variabel Minat Beli (Y) dapat dilihat dari output

Reliability Statistics. Didapatnilai Cronbach’s Alphase besar 0,665.Karena nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,60 makadapat disimpulkan bahwa alat ukur

Dalam penelitian in ireliabel.

Kualitas (X1) Reliability Statistics

Sumber :LampiranoutputSPSS

Hasil uji reliabilitas dari variabel Kualitas (X1) dapatdilihatdari output

Reliability Statistics. Didapat nilai Cronbach’sAlphase besar 0,842. Karena nilai Cronbach’sAlpha lebih besar dari 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa alat ukur

(7)

Cronbach's Alpha NofItems .767 3 Cronbach's Alpha NofItems .911 3 Iklan (X2) Reliability Statistics Sumber :Lampiranoutput SPSS

Hasil uji reliabilitas dari variabel Iklan (X2) dapat dilihat dari output

Reliability Statistics. Didapat nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,767. Karena nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,60 maka dapat disimpulka bahwa alat ukur

Dalam penelitian ini reliabel.

Harga Produk(X3) Reliability Statistics

Sumber :Lampiranoutput SPSS

Hasil uji reliabilitas dari variabel Harga Produk (X3) dapat dilihat dari output

Reliability Statistics .Didapat nilai Cronbach’s Alphasebesar 0,911.Karena nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa alat ukur

dalam penelitian ini reliabel.

Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi,variabel residual memiliki distribusi normal. Data dikatakan valid jika model regresi berdistribusi normal yaitu titik-titik pada grafik p-plot menyebar di sekitar garis diagonal.

(8)

1

Berdasarkan hasil grafik Normal Probability Plot diatas menunjukan bahwa data menyebar disektor garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal ,maka model regresi memenuhi asumsi normalitas.

Uji Multikoliniearitas

Uji ini bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen) yang kuat atau tinggi. Model regresi bebas dari masalah multikolinieritas apabila nilai tolerance diatas 0,10 dan nilai VIF kurang dari 10 yang berarti tidak ada korelasi antar variabel bebas.

Hasil Pengujian Multikoliniearitas

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig. Correlations Collinearity Statistics

B Std.Error Beta Zero-

order

Partial Part Tolerance VIF

(Constant) Kualitas Iklan Harga Produk 3.230 .776 4.164 .000 .331 .083 .403 4.000 .000 .718 .396 .268 .443 2.258 .264 .080 .297 3.285 .001 .660 .334 .220 .548 1.824 .146 .081 .190 1.789 .077 .676 .189 .120 .398 2.513 a.DependentVariable:MinatBeli Uji Heterokedastisitas

Uji ini bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan dengan pengamatan yang lain. Jika Varians dan residual dari suatu pengamatan ke pengamatan yang lain,

maka disebut homokedastisitas,dan jika varians berbeda disebut

heterokedastisitas.Deteksi adanya heterokedastisitas dapat dilakukan dengan melihat grafik Scatterplot yang disajikan di atas.

(9)

Model UnstandardizedCoefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std.Error Beta (Constant) KUALITAS 1 IKLAN HARGA 3.230 .776 4.164 .000 .331 .083 .403 4.000 .000 .264 .080 .297 3.285 .001 .146 .081 .190 1.789 .077

Model R RSquare AdjustedRSquare

Std. Error of the Estimate

1 .783a .614 .600 1.260

Dari grafik Scatterplot diatas dapat dilihat bahwa tidak ada pola yang jelas serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 (nol) pada sumbuY,maka disimpulkan tidak terjadi heterokedastisitas pada data tersebut.

Uji Autokolerasi

Hasil Pengujian Auto kolerasi

ModelSummaryb Model R RSquare AdjustedR

Square Std.Errorofthe Estimate Durbin-Watson 1 .783a .614 .600 1.260 1.729 a.Predictors:(Constant),KUALITAS,IKLAN,HARGA a. DependentVariable:MINATBELI

Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson sebesar 1,729 karena 1,729<2,5 .Berdasarkan criteria pengujian jika nilai Durbin- Watson antara1,5sampai 2,5 maka data tidak mengalami autokorelasi, maka dapat disimpulkan bahwa data pada penelitian ini tidak terjadi autokorelasi.

Analisis Regresi Linear Berganda

Hasil Koefisien Regresi Linear Berganda

Coefficientsa

a.DependentVariable:MINATBELI Sumber :LampiranoutputSPSS

Koefisien Determinasi (𝐑𝟐)

(10)

Model UnstandardizedCoefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std.Error Beta (Constant) Kualitas 1 Iklan Harga 3.230 .776 4.164 .000 .331 .083 .403 4.000 .000 .264 .080 .297 3.285 .001 .146 .081 .190 1.789 .077

Dari hasil perhitungan diperoleh hasil besarnya pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent yang dapat diterangkan oleh model persamaan ini adalah sebesar 0,600 atau 60%.hal ini menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel kualitas, iklan dan harga terhadap minat beli yang dapat diterangkan oleh model persamaan ini adalah sebesar 60% dan sisanya 40%

Di pengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel yang diteliti.

Uji T (Parsial)

Uji T (uji parsial) dilakukan untuk menguji hipotesis apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kualitas (X1) iklan (X2) dan harga produk (X3) secara parsial atau terpisah terhadap minat beli (Y). Pengujian hipotesis dilakukan dengan melihat nilai sig pada tabel coefficients, jika nilai sig<0,05maka Ho ditolak yang berarti bahwa ada pengaruhyang signifikan antara variabel kualitas (X1) iklan (X2) dan harga produk(X3) secara parsial atau terpisah terhadap minat beli (Y). sebaliknya jika nilai sig>0,05 maka Ho diterima yang berarti bahwa tidak ada pengaruh signifikan antara variabel kualitas (X1) iklan (X2) dan harga produk (X3) secara parsial atau terpisah terhadap minat beli (Y).

Hasil Pengujian Uji T

Coefficientsa

a.DependentVariable:Minat Beli

Uji F (Simultan)

Dependent variabel (variabel tidakbebas) Minat Beli (Y) dalam penelitian ini diuji kebenarannya dengan menggunakan uji F.Pengujian ini dengan melihat taraf signifikan,jika taraf signifikan yang dihasilkan dari perhitungan <0,05 maka Ho ditolak, sebaliknya jika taraf signifikan dihasilkan dari perhitungan >0,05maka Ho diterima.Dari analisis diperoleh hasil.

(11)

Model SumofSquares df MeanSquare F Sig. Regression 1 Residual Total 217.173 3 72.391 45.570 .000b 136.616 86 1.589 353.789 89

Hasil Pengujian Uji F

ANOVAa

a.DependentVariable:MinatBeli

b.Predictors:(Constant),HargaProduk,Iklan,Kualitas

Dari tabel diatas ,jika nilai signifikan >0,05 maka Ho diterima Ha ditolak. Jika pada f hitung<f tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak,yaitu pada variabel harga f hitung sebesar 45,570>2,009 maka Ho ditolak Ha diterima.Dengan demikian dapat berarti bahwahi potesis Ha“Kualitas, Iklan dan Harga Produk bersama-sama memiliki pengaruh terhadap Minat Beli

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan setelah dilakukan pengujian mengenai pengaruh kualitas, iklan dan harga produk terhadap minat beli air minum dalam kemasan merekA qua,maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:

1. Bahwa variabel kualitas berpengaruh secara parsial terhadap minat beli air

minum dalam kemasan merek Aqua. Karena,konsumen cenderung melihat suatu produk dari kualitas dan dari hasil penelitian ini konsumen percaya akan kualitas air minum dalam kemasan merek Aqua.

2. Bahwa variable iklan berpengaruh secara parsial terhadap minat beli air

minum dalam kemasan merek Aqua. Karena,dari hasil kuisioner menunjukan konsumen tertarik dengan iklan yang ditayangkan dan mengakui keunggulannya.

3. Bahwa variable harga produk tidak berpengaruh secara parsial terhadap minat

beli air minum dalam kemasan merekAqua.Karena,Harga air minum dalam

kemasan merek Aqua kurang bersaing dengan produk lainnya atau karena kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk Aqua Membuat konsumen tidak mempermasalahkan tentang harga.

(12)

4. Bahwa varibel kualitas, iklan dan harga produk secara bersama-sama

Berpengaruh secara simultan terhadap minat beli air minum dalam kemasan merek Aqua. Karena, konsumen percaya dengan produk air minum dalam kemasan merek Aqua dan sampai saat ini produk Aqua terus menguasai pasar untuk produk air mineral.

SARAN

Berdasarkan kesimpulan diatas,dapat dikemukakan beberapa saran yang diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan air minum dalam kemasan merek Aqua atau pihak lain yang berkepentingan. Adapun saran yang diberikan antaralain:

1. Pihak Perusahaan Aqua hendaknya terus mempertahankan kualitas produknya karena dari hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas dari produk Aqua yang paling besar pengaruhnya terhadap minat beli konsumen, sehingga apabila terus meningkatkan kualitas sudah dilakukan dengan baik maka minat beli konsumen akan produk tersebut juga semakin baik dan banyak pelanggan yang akan membeli atau mengkonsumsi air minum dalam kemasan merekAqua.

2. Dalam hal harga produk pihak perusahaan Aqua memperhatikan lagi tentang harga produk, dikarenakan melalui hal tersebut konsumen dapat lebih tertarik untuk membeli produk air minum dalam kemasan merekAqua dan produk dapat semakin bersaing dengan produk lain sehingga diharapkan akan menarik minat pembelian konsumen akan produk air minum dalam kemasan merekAqua.

(13)

DAFTARPUSTAKA

A, ShimpTerence. 2003. Periklanan Promosi & Aspek Tambahan Komunikasi

Pemasaran.Terpadu ,Jilid 1 (Edisi5). Jakarta: Erlangga.

Annafik,Aldaan Faikar.2012.Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga Dan Daya

Tarik Iklan Terhadap Minat Beli Sepeda Motor Yamaha. Skripsi

S1.Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.

Arumsari, Dheany.2012.Analisis PengaruhKualitas Produk, Harga Dan Promosi

Terhadap Keputusan Pembelian Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Merek Aqua. SkripsiS1.Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.

Bachriansyah,Rizky Amalina.2011.Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Daya Tarik

Iklan, dan Persepsi Harga Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Produk Ponsel Nokia.Skripsi S1.Semarang:Universitas Diponegoro Semarang.

Basu,Swasthadanirawan,2001.Manajemen Pemasaran Modern, Liberty : Yogyakarta. Basu,Swastha DH.1994.Asas-Asas Marketing.Cetakan Ketiga. Liberty:Yogyakarta. Dewa,NdaruKusuma.2009.Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Daya Tarik Promosi

Dan Harga Terhadap Minat Beli (Studi Kasus Star Onedi Area Jakarta Pusat).

Tesis S2.Semarang:Universitas Diponegoro Semarang.

Ferdinand,Augusty.2006.Metode Penelitian Manajemen :Pedoman Penelitian Untuk

Penulisan Skripsi, Tesis dan Disertasi Ilmu Manajemen. Semarang:Badan

Penerbit Universitas Diponegoro.

Ferdinand, Augusty. 2002.Pengembangan Minat Beli Merek Ekstensi.Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Ghozali,Imam.2006.Aplikasi Analisis Multivarite dengan SPSS.Cetakan Keempat, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Handoko, T.Hani.2000.Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia.BPFE: Yogyakarta.

Keller,KevinLane.1998.Strategic Brand Management: Building,Measuringand

Managing Brand Equity.NewJersey:Prentice-Hall,Inc.

Kinnear, ThomasC .Dan JamesR. Taylor.2005.Marketing research.An Applied

(14)

Kotler,Philip dan GaryArmstrong.2008.Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi12. Jilid 1.Jakarta:Erlangga.

Kotler,Philip.2001.Manajemen Pemasaran :Analisis,Perencanaan,Implementasi

dan Kontrol.Jakarta: PT. Prehalindo.

Kotler, Philipdan Amstrong. 2001.Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi Kedelapan, Jilid 1 Erlangga,Jakarta.

Saladin,Djaslim.1996.Unsur-Unsur Inti Pemasaran dan Manajemen Pemasaran, Bandung:MandarMaju.

Tjiptono, Fandy.2008.Strategi Pemasaran. Edisi Ketiga.Yogyakarta:Andi. Winahyu, DasantiJiwaning. 2012. Analisis Pengaruh Persepsi Harga, Kualitas

Produk Dan Daya TarikI klan Terhadap Minta Beli Air Minum Axogy.

Skripsi S1.Semarang:Universitas DiponegoroSemarang.

Yazia,Vivil.2014.Pengaruh Kualitas Produk, Harga Dan Iklan Terhadap

Keputusan Pembelian Handphone Blackberry. Padang: Journal of

Economic and Economic Education Vol.2 No.2

Topbrand.2017. Top Brandindex 2017 kategori Air Minum Dalam kemasan. Diambil dari:http://www.topbrand-award.com(diakses 24 September 2017)

Wikipedia.2017.Sejarah Perusahaan Aqua.Diambil dari: diakses 7Desember2017)

http://www.aqua.com(diakses 17Desember2017)

https://rengkodriders.wordpress.com/2012/03/31/sejarah-aqua/(diakses 17Desember 2017)

http://irwansyah the princeoflove.blogspot.co.id/2014/05/normal-0-false-false-false-en- us-x-none.html (diakses 17Desember2017)

Referensi

Dokumen terkait

Apabila perkembangan negosiasi perdagangan sektor jasa dalam forum World Trade Organization (WTO) yang masih berlangsung sampai saat ini diamati secara cermat, maka dapat

Gaya komunikasi menurut Wubbles diatas, dapat dikategorikan berdasarkan ciri-ciri yang membedakannya, yaitu adanya indikator penciptaan suasana kelas, pemberian tugas atau

Pengisian nama orang tua/wali pemilik SKHUAMBN, diisi sesuai dengan yang tercantum pada ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya atau

Masalah yang dialami oleh Koperasi Susu Sintari ini tidak berdampak negatif pada semua petani/peternak lainnya, disebabkan karena mereka masih ingin meningkatkan

Privatisasi melalui pasar modal belum tentu dapat memacu pertumbuhan perekonomian.Hal ini terjadi bisa dilihat dari komposisi investor yang membeli saham BUMN di

Hipotesis 2 total asset turn over tidak berpengaruh terhadap return on assets Total asset turn over merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur perputaran semua aktiva yang

Peranan OCHA sangat penting, dibandingkan organisasi lainnya dikarenakan OCHA merupakan aktor utama yang bertanggung jawab atas berjalannya program penanggulangan

Fungsi iklan adalah brosur benar-benar sangatlah penting sebagai alat iklan atau alat promosi, yang menarik dan juga memungkinkan kamu untuk mempromosikan satu atau